bab 7 hari kelulusan

Nizar memarkirkan mobil di tempat parkir sekolahan ,

" Alhamdulillah udah sampe ayo turun " ajak Nizar

Mama Lita dan Nizar berjalan menuju aula sekolah , di sana sudah ramai ,

Di depan di hiasi panggung yang begitu mewah , di sebelah kanan tempat siswa dan siswi kelas 3 SMA teman teman Lita ,

di sebelah kiri tempat wali murid duduk menyaksikan acara kelulusan ,

dan di barisan paling depan di isi para guru dan kepala sekolah serta orang orang berpengaruh dan terpandang , termasuk papa Lita , karna beliau adalah guru agama sekaligus donatur di sekolah ini

"lllitaaa , Masya Allah cantik sekali kamu " teriak Dita , berjalan menghampiri Lita

"assalamualaikum dulu lah dit , gak sopan kamu ya ada Tante vira sama kak Nizar juga " tegur disya , emang kadang kadang ya Dita ini kalo udah ketemu my besti aja pasti heboh ,

" heheh assalamualaikum Tante Lita Kaka Nizar " ucap nya sambil tersipu malu ,

"waalaikumsalam," jawab nya serempak

"dek kakak sama mama kesana ya , kalo butuh apa apa panggil aja " ucap Nizar mengusap kepala Lita sayang ,

"iya kak , mah , "jawab Lita

Mama dan Nizar berjalan ke area khusus wali murid dan duduk di kursi paling depan ,

" lit , cantik banget si , serasi banget lagi sama kak Nizar couplean ya , " ucap Dita mencolek lengan Lita

"iya lah , tuh sama kaya mama sama papa tema nya navy hari ini " jawab Lita

" ayo duduk yu , pegel aku pakai heels cenat cenut'" ajak disya

Mereka bertiga ber iringan jalan , dan memilih tempat duduk paling depan , tempat duduk Lita di sebelah pojok kiri mendekati kursi para wali murid , dan di samping nya tempat Nizar duduk , disya di tengah dan Dita di pinggir kanan dekat dengan kursi siswa hanya terhalang satu langkah saja ,

Aula sudah penuh dan acara akan di mulai sebentar lagi ,

"assalamualaikum Lita , hai ini buat kamu selamat ya " Dion menyapa Lita , meskipun jarak nya cukup jauh namun tetap terdengar , ia memberikan buket berisi boneka beruang untuk Lita ,

"waalaikumsalam iya makasih ya Dion , kamu juga selamat ya " jawab Lita tersenyum ramah, Lita mengambil buket nya yang di ambilkan oleh Dita lalu ke disya ,

Nizar mendengar ada lelaki yang menyapa istrinya langsung menoleh dan melihat siapa dia , sial pakai acara ngasih buket lagi dia juga punya tapi bukan sekarang ngasih nya , apa lagi melihat lelaki itu mencuri curi pandang ke arah istrinya,

"astaghfirullah halajim, sabar Nizar sabar gak boleh emosi , ini acara Lita , kamu harus hargai itu " ucap nya lirih menenangkan diri nya sendiri ,

" kenapa nak ? " tanya mama

" gak PP ko mah ," jawab nya

Mereka kembali pokus karna acara sudah di mulai , dan satu persatu rangkaian acara berjalan dengan mulus , pembacaan nilai terbaik pun di dapatkan oleh Lita , dan Dion yang ke dua ,

Nizar bangga istri kecilnya mendapat nilai terbaik , sudah ia siapkan cincin terindah untuk istri tercinta nya, namun sayang seribu sayang Dion lagi dan lagi mendekati istrinya ,

" Lita selamat ya nilai kamu yang terbaik , " ucap Dion tersenyum ramah, meskipun berjarak tapi Nizar tau tatapan mata Dion ke Lita adalah tatapan jatuh cinta , lihat saja Dion memandangi Lita dengan begitu kagum ,

" oh iya makasih Dion , kamu juga selamat ya , maaf Dion aku duluan ya kakak aku udah nungguin tuh " ucap Lita menunjuk Nizar yang sudah menunggunya di depan mobil ,

"iya hati hati ya assalamualaikum" ucap Dion tetap berdiri dan melihat Lita

"waalaikumsalam" jawab Lita mulai berjalan mendekati sang kakak

Nizar melihat Lita datang langsung merentang kan tangan tanda siap memeluk gadis kecil itu , Lita berlalu kecil menyambut kakak nya , dan happ , Lita berada di pelukan nya sekarang , Nizar suka itu , suka melihat ekspresi Dion yang tetap melihat nya di sana tatapan cemburu nya kentara sekali dan tangan yang mengepal ,

" selamat ya dek , kakak bangga sama kamu , ini hadiah dari kakak ," ucap Nizar menyodorkan cicin nya pada Lita ,

" makasih kakak cantik banget cincin nya " Lita berbinar melihat itu

sebelum memakaikan cincin di tangan Lita Nizar ber ujar , .

" dek Will you marry me" ucap Nizar lembur dengan tatapan cinta dan ketulusan , berbeda dengan ekspresi Lita yang terkejut,

"apa Lita gak denger kak , ulangi lagi , " pinta nya ,

"hahaha bercanda cantik banget ya cocok di jari kamu , yuk pulang , mama papa udah nungguin " ajak nya setelah memasangkan cincin di jari manis Lita

...****************...

Yeay makasih guys tetep setia baca karya aku 😁 sarangheo ❤️

Lanjut dan baca terus ya bentar akan ada surprise,

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!