PESTA

Jerome tetap berdiri dengan senantiasa di samping Maitias pria itu masih sibuk dengan pekerjaannya tanpa mempedulikan Ellen yang sejak tadi berusaha mencari perhatian kepadanya

"Maitias ini sudah waktunya makan siang kau tidak lapar?". Ellen melirik jam dinding sudah tiga jam wanita itu duduk di sana tanpa di pedulikan oleh siapapun "Maitias.... Bagaimana dengan acara nanti malam, sepertinya kita akan menjadi pasangan"

"Pasangan....". Gumam Maitias tidak adanya Eve bersamanya membuat pria itu berpikir sejenak . Huh ini sangat mengesalkan, Eve seharusnya selalu bersama ku hingga aku tidak harus mencari pasangan lagi Papa dan Mama juga pasti akan menjodohkan ku lagi dengan wanita itu

"Kita bisa bersama nanti malam".

Maitias masih diam dengan segala pikirannya dia merindukan Eve yang bahkan tidak menghubungi nya belakangan ini

"Maitias kau mendengarkan ku?".Tanya Ellen tak kunjung mendapatkan perhatian dari pria itu

"Kau sudah selesai? keluarlah".ucap Maitias tanpa melihat ke arah dirinya "Aku sibuk". Tatapan pria itu sangat kesal hingga membuat Jerome kini turun tangan

"Ellen pulang lah dahulu,Tuan Muda sepertinya tidak mood". jerome mengantar wanita itu sampai ke pintu keluar

"Apa karena Istrinya lagi? Cih dia tidak seharusnya menikah dengan wanita kampungan itu jika aku menjadi Istri Maitias aku bahkan akan meninggalkan karir ku sepenuhnya"

"Ini bukan urusan mu Ellen, biarkan mereka menyelesaikan urusan rumah tangga mereka"

"Di lihat dari segi mana pun aku lebih layak di bandingkan wanita itu".

Brak!

Pintu tertutup begitu saja semakin membuat Ellen sangat kesal, Jerome menutup pintu tanpa seizinnya begitu dia keluar . Dasar Jerome dia tidak berubah sejak dulu!

********

Malam pun datang Maitias yang pulang apartemen sejenak memastikan istrinya di sana tapi nihil, tebakan pria itu sejak awal benar Eve tidak menghubunginya seharian ini dan dia bahkan tidak pulang untuk mengurusnya

Apakah orang-orang itu jauh lebih penting dari ku? Eve kenapa kau semakin menjauh... . Matias menatap kosong ke kamar mereka sebelum mengambil jas dan merapikan dirinya untuk menghadiri pesta

Dia menoleh sepucuk kertas di meja, kertas yang sebenarnya sudah dia lihat sejak pagi tapi dia tidak sempat membacanya karena terburu-buru

Sayang maafkan aku pergi sebelum kamuu bangun, aku tidak sempat memasak tapi jangan lupa sarapan di luar .Pesan singkat yang membuat Maitias menghela nafas, Eve sering menuliskan secarik kertas itu membuatnya sedikit muak karena perhatian yang hanya di utarakan dalam selembar kertas

"Lupakan lah!"

Pria itu menatap dirinya di cermin dia sudah terlihat sangat rapi dan lebih baik dari sebelumnya banyak kolega dan juga orang-orang penting yang akan dia temui sakit hatinya tidak akan membuat pria itu tampil sebagai orang yang kusut

Jerome menunggu pria itu di bawah sana langsung melajukan mobilnya menuju rumah keluarga Regard sebuah Mansion besar tempat di adakannya pesta malam ini, mereka melintasi jalan yang cukup membosankan

"Tuan Maaf jalanan sungguh macet sepertinya kita harus lewat dari jalur lain"

"Terserah, yang penting kita sampai"

Pria itu mengambil jalan yang cukup sepi namun memakan waktu yang cukup lama, jalan tersebut sangat sepi karena melalui beberapa bangunan terbengkalai

Bangunan-bangunan itu cukup menarik perhatian Maitias untuk melihat keluar. “Sayang sekali, aku mungkin bisa membangun beberapa investasi di daerah ini hingga membuatnya hidup kembali . Tatapan Maitias kini terfokus pada kendaraan yang berhenti di depan sebuah gedung dengan dua orang yang dia kenal "Jerome pelankan..."

"Ah baik Tuan". Pria itu menurut lalu menatap ke arah tatapan Maitias dia cukup terkejut karena keberadaan dua orang di sana "Tuan saya pikir anda sebaiknya bertanya pada Nona nantinya". Jerome dapat melihat wajah kesal pria di belakangnya

"Jerome dia bahkan tidak punya waktu untuk sarapan pagi bersama ku! Apa kau pikir aku pria bodoh yang membiarkan Istri ku bersama dengan pria lain?"

"Tapi Tuan anda tahu bagaiamana sikap Nona, saya yakin dia tidak akan melakukan hal jahat di belakang anda"

"Cukup Jerome! lajukan kendaraan ini aku sudah cukup muak seminggu ini!"

Jerome tidak dapat berkutit karena pria itu sudah sangat marah dia hanya berdoa dalam hatinya agar Maitias tidak mengambillangkah yang salah .

Nona apa yang anda lakukan di daerah ini bersama pria itu kenapa juga pria itu sangat dekat dengan mu. Gumam Jerome saat melihat Romeo yang merangkul dan mengusap pundak Eve dari jauh . Tuan pasti akan sangat marah

******

Silvia menatap putranya dari kejauhan dia siap menyambut pria itu bersama wanita cantik di sampingnya, Ellen dengan gaun nya yang bernuansa gold menambah kesan mewah di tubuh wanita seksi itu

"Bukankah dia sangat tampan tante, dia benar-benar membuat ku kagum". Ucap Ellen saat Maitias mendekat dia sangat senang terutama ketika Maitias tidak membawa Eve bersamanya pastilah kedua orang itu sedang bertengkar

'Sayang". Silvia memeluk putranya dengan hangat, Maitias hanya membalas singkat lalu menatap Ellen dengan malas "Ellen tidak punya pasangan hari ini, apa kau tidak ingin menemaninya?"

Pria itu menghela nafas sekarang ingatannya tertuju pada Romeo dan Eve mereka sangat dekat tadi, emosi pria itu menjadi meluap tanpa dia bisa keluarkan dari dalam benaknya . “baiklah jika kau bisa kenapa aku tidak !” .Maitias mengangguk dengan cepat Ellen merangkul lengan pria itu membuat mereka berdua menjadi pusat perhatian di sana

Tentu nya Bernad tersenyum sumringah bersama dengan Ayah Ellen, Denis Vuithon di ujung sana "Apakah malam ini sebuah keajaiban Bernad liha anak kita mereka adalah pasangan paling sempurna malam ini!". Puji Denis dengan kagum

"Aku juga berpikir demikian, aku yakin putra ku mulai luluh"

"Cih aku ragu, bagaimana dengan perempuan itu mereka belum bercerai!"

"Kau santai saja! Jika Dia benar-benar mencintai perempuan itu, putra ku akan mengumumkan pernikahan nya ke seluruh dunia, tapi kau lihat dia masih bungkam aku yakin dia hanya tertarik semata tidak lama lagi mereka akan usai"

"Ah aku menunggu hari itu, semakin cepat makan perusahaan kita juga bisa bekerja sama dengan baik Bernad!". Denis menepuk pundak sahabat lamanya itu, mereka adalah teman dekat saat mereka berada di sekolah menengah.

Kembali lagi pada dua orang yang baru saja datang kesana karena undangan pada perusahaan firma mereka, Romeo menatap Eve dengan cemas "Kau yakin kau bisa menjalankan tugas ini dengan baik? kau tampak sangat lemah"

"Aku yakin romeo! aku tidak ingin menulur waktu aku hanya ingin memepersingkat waktu untuk menyelesaikan masalah ini, kau tahu.... aku sudah membuat Maitias menunggu terlalu lama untuk membangun keluarga kecil kami"

Episodes
1 PROLOG
2 ORANG TUA TOXIC
3 MENGHABISKAN WAKTU BERSAMA
4 WANITA PENGGANGGU
5 SANGAT SIBUK
6 PESTA
7 KECEMBURUAN
8 DUA WANITA ULAR
9 KEKESALAN MAITIAS
10 PRIA IBLIS
11 PERHATIAN ELLEN
12 MULAI ACUH
13 TIDAK ADA WAKTU
14 BERLIBUR BERSAMA ELLEN
15 MELINDUNGI MAITIAS
16 TERUSIK
17 MENYEMPATKAN WAKTU
18 PERASAAN MAITIAS
19 HUBUNGAN YANG MEREGANG
20 MERAHASIAKAN SESUATU?
21 KESAL TAPI PEDULI
22 MATE
23 SALING MENDUA?
24 PINGSAN
25 KONTRASEPSI
26 KEKECEWAAN MAITIAS
27 PISAH ATAP
28 PERMOHONAN EVE
29 GEJALA
30 KESEMPATAN.
31 KEPERCAYAAN YANG PUDAR
32 LUKA TERDALAM
33 KEBINGUNGAN JEROME
34 TIDAK ADA HARAPAN
35 SURAT CERAI
36 PERINGATAN
37 KECEMASAN AIDEN
38 DALAM BAHAYA
39 MERINDUKAN MU
40 SIKAP YANG MENCUAT
41 PERTEMUAN PERS
42 MEMANFAATKANNYA SITUASI
43 HAL YANG SAMA
44 BALAS DENDAM CHERYL
45 BENAR-BENAR IBLIS
46 RENCANA TERAKHIR AIDEN
47 PENYERANGAN
48 KEMATIAN AIDEN
49 MEMBERESKAN BIANG MASALAH
50 ANALISA
51 PEMBALASAN MAITIAS
52 AKHIR DARI SI JAHAT
53 MENJEMPUT PULANG.
54 TEMPAT YANG SEPI
55 MULAI ASING
56 KEPANIKAN ROMEO
57 MASIH MENGINGATNYA
58 HARAPAN ROMEO
59 MENEMUI EVE LAGI
60 MELAHIRKAN.
61 EVE MENGHILANG
62 TERPISAHKAN LAGI.
63 PASRAH
64 DESA KECIL DI NEW ZEALAND
65 JULIAN DAN JULIE
66 PERTEMUAN TIDAK TERDUGA
67 ANAK-ANAK YANG LUCU
68 PERTEMUAN TIDAK TERDUGA
69 TERUKIR DI KEPALA KU
70 TEMPAT PULANG
71 SADAR DIRI
72 PERNIKAHAN YANG HARUS.
73 KEPUTUSAN
74 PERNIKAHAN (The End)
75 Epilog
76 Pengumuman Comeback
77 #New Novel "Pernikahan Yang Salah"
Episodes

Updated 77 Episodes

1
PROLOG
2
ORANG TUA TOXIC
3
MENGHABISKAN WAKTU BERSAMA
4
WANITA PENGGANGGU
5
SANGAT SIBUK
6
PESTA
7
KECEMBURUAN
8
DUA WANITA ULAR
9
KEKESALAN MAITIAS
10
PRIA IBLIS
11
PERHATIAN ELLEN
12
MULAI ACUH
13
TIDAK ADA WAKTU
14
BERLIBUR BERSAMA ELLEN
15
MELINDUNGI MAITIAS
16
TERUSIK
17
MENYEMPATKAN WAKTU
18
PERASAAN MAITIAS
19
HUBUNGAN YANG MEREGANG
20
MERAHASIAKAN SESUATU?
21
KESAL TAPI PEDULI
22
MATE
23
SALING MENDUA?
24
PINGSAN
25
KONTRASEPSI
26
KEKECEWAAN MAITIAS
27
PISAH ATAP
28
PERMOHONAN EVE
29
GEJALA
30
KESEMPATAN.
31
KEPERCAYAAN YANG PUDAR
32
LUKA TERDALAM
33
KEBINGUNGAN JEROME
34
TIDAK ADA HARAPAN
35
SURAT CERAI
36
PERINGATAN
37
KECEMASAN AIDEN
38
DALAM BAHAYA
39
MERINDUKAN MU
40
SIKAP YANG MENCUAT
41
PERTEMUAN PERS
42
MEMANFAATKANNYA SITUASI
43
HAL YANG SAMA
44
BALAS DENDAM CHERYL
45
BENAR-BENAR IBLIS
46
RENCANA TERAKHIR AIDEN
47
PENYERANGAN
48
KEMATIAN AIDEN
49
MEMBERESKAN BIANG MASALAH
50
ANALISA
51
PEMBALASAN MAITIAS
52
AKHIR DARI SI JAHAT
53
MENJEMPUT PULANG.
54
TEMPAT YANG SEPI
55
MULAI ASING
56
KEPANIKAN ROMEO
57
MASIH MENGINGATNYA
58
HARAPAN ROMEO
59
MENEMUI EVE LAGI
60
MELAHIRKAN.
61
EVE MENGHILANG
62
TERPISAHKAN LAGI.
63
PASRAH
64
DESA KECIL DI NEW ZEALAND
65
JULIAN DAN JULIE
66
PERTEMUAN TIDAK TERDUGA
67
ANAK-ANAK YANG LUCU
68
PERTEMUAN TIDAK TERDUGA
69
TERUKIR DI KEPALA KU
70
TEMPAT PULANG
71
SADAR DIRI
72
PERNIKAHAN YANG HARUS.
73
KEPUTUSAN
74
PERNIKAHAN (The End)
75
Epilog
76
Pengumuman Comeback
77
#New Novel "Pernikahan Yang Salah"

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!