Tiba Di Kota Shaanxi

Pada perjalanan Liu Feng kali ini ke Kota Shaanxi tergolong lancar, meski hari sudah gelap kereta kuda yang membawanya tidak menemukan kendala apapun. Hal ini dikarenakan Kota Shaanxi merupakan Kota terdekat dengan wilayah Ibukota sehingga masih banyak para penduduk maupun para pedagang yang melintasi jalur yang sama.

“Kota Shaanxi, sepertinya ini akan menjadi Kota pertamaku untuk melihat dunia luar yang menarik” gumam Liu Feng sambil tersenyum kecil dan perlahan memasuki Gerbang Kota.

Hampir sama dengan Kota Xi’an, aktivitas warga penduduk di Kota ini cukup aktif dengan banyaknya warga yang masih berlalu-lalang serta sekelompok orang yang sedang melakukan transaksi jual beli. Mereka adalah para petani yang sedang menjual hasil panen mereka kepada para pedagang besar atau juga pada tengkulak, barang-barang tersebut merupakan komoditas yang biasa diperjualbelikan kembali di Kota Xi’an.

Sama seperti di Gerbang Kota Xi’an, para penjaga juga memungut biaya untuk memasuki Kota Shaanxi. Setelah mengetahui kondisinya, maka Liu Feng tidak keberatan mengeluarkan biaya lebih untuk pajak masuk ke Kota tersebut. Selain karena ia tidak kekurangan uang, tentunya ia ingin turut menyumbang bagi keberlangsungan para prajurit yang saat ini banyak dikirim ke perbatasan wilayah untuk berperang.

“Tuan, apakah anda ingin menetap atau hanya sekedar berkunjung?” tanya seorang penjaga dengan ramah setelah melihat kemurahan hati Liu Feng.

“Sebetulnya saya memiliki keluarga di Kota ini, cuma baru sekarang saya ingin mendatangi keluarga saya. Namun apabila diperlukan persyaratan lain, maka saya akan mengikutinya dengan patuh” ucap Liu Feng dengan berterus terang.

Mendengar perkataan dari Liu Feng, penjaga tersebut agak bingung untuk menentukan keputusan. Selain untuk mendapatkan pendapatan tambahan, sebenarnya prajurit penjaga tersebut ingin mengetahui identitas Liu Feng yang baru pertama kali ia lihat.

“Sebaiknya Tuan membuat identitas menetap saja, hal ini dikarenakan situasi Kota yang mulai tidak stabil” penjaga itu berkata dengan ragu-ragu takut menyinggung perasaan Liu Feng.

“Hmmm.. Baiklah, tidak masalah jika seperti itu” Liu Feng menanggapinya dengan santai, ia memperhatikan di sekitarnya memang banyak penjaga yang berpatroli.

Liu Feng kemudian memberitahukan namanya dengan lengkap kepada petugas pencatatan yang berada di Gerbang Kota, setelah membayar biaya tambahan ia pun mendapatkan identitasnya berupa sebuah lencana yang berstempel lambang Kota Shaanxi dan juga namanya.

Setelah menyelesaikan proses administrasi kelengkapan dirinya untuk bisa tinggal di Kota Shaanxi, ia segera kembali menaiki kereta kudanya dan meminta untuk diantarkan ke penginapan yang terdekat pusat Kota. Walau bagaimanapun juga, Liu Feng masih awam tentang Kota yang baru didatanginya. Sehingga ia masih membutuhkan bantuan dari kusir untuk membawanya ke tempat yang tepat.

“Cukup menarik..” gumam Liu Feng saat melihat bangunan-bangunan di sepanjang jalan, bisa dikatakan jika Kota Shaanxi memiliki kemiripan dengan Kota Xi’an yang merupakan Kota besar.

Tidak lama berselang, kereta kuda yang dinaiki oleh Liu Feng tiba di sebuah bangunan yang merupakan gabungan dari penginapan dan juga restoran.

“Tuan, kita sudah sampai” ucap kusir yang mengantarkan Liu Feng.

“Terimakasih paman..” ucap Liu Feng sambil mengeluarkan beberapa koin perak sebagai tambahan dari biaya yang sudah ia keluarkan dimuka.

“Senang melayani anda ..” jawab kusir tersebut dengan secercah senyum mengembang.

Setelah itu Liu Feng berjalan menuju penerima tamu untuk memesan kamar, ia ingin segera beristirahat dan merasakan malam yang damai di Kota Shaanxi. Meski ini adalah malam keduanya menikah dengan Fang Yin, namun entah mengapa ia seperti baru saja terbebas dari kurungan yang telah menghimpitnya.

“Selamat datang tuan, ada yang bisa kami bantu?” sapa seorang pelayan pria yang bertugas di meja penerima tamu.

“Saya ingin bermalam untuk satu malam, jika saya ingin mendapatkan kamar yang terbaik berapa biaya yang harus saya keluarkan?” tanya Liu Feng dengan tenang.

Pelayan tersebut tidak langsung menjawab, ia memperhatikan ke arah Liu Feng dengan teliti. Dari pakaian sederhana yang dikenakannya, pelayan pria tersebut tampak ragu sejenak seperti meremehkan dirinya.

“Satu koin emas untuk biaya satu malam” jawab pelayan tersebut sambil tersenyum, namun jelas terlihat jika senyum tersebut tampak meremehkan.

Liu Feng mengangguk pelan, lalu segera mengeluarkan satu koin emas sesuai biaya yang disebutkan pelayan tersebut. Liu Feng sebenarnya tidak perhitungan, namun menanggapi sikap pelayan tersebut yang sudah meremehkan dirinya maka ia pun enggan memberikan uang tambahan bagi orang seperti itu.

Pelayan pria tersebut sedikit terkejut saat melihat Liu Peng sanggup mengeluarkan uang satu koin emas dengan mudah, sepertinya ia sedikit menyesal karena sikapnya yang baru saja mengabaikan seorang tuan muda.

“Baik tuan, ini kunci kamarnya. Selain itu besok pagi sarapan pagi masih berada di lantai ini..” ucap pelayan tersebut dengan lebih ramah.

Setelah menerima kunci kamar, Liu Feng segera mengikuti seorang pelayan lainnya yang bertugas untuk mengantarkannya ke kamar yang sudah dipesannya itu. Kali ini pelayan yang menuntunnya tampak lebih ramah, karena sebagai seorang pelayan ia sudah terbiasa mengantar tamu ke depan kamarnya, apalagi mereka yang memesan kamar terbaik di penginapan ini.

“Nona, bisakah saya meminta bantuanmu?” tanya Liu feng sesaat ia tiba di depan pintu kamar.

“Apa itu tuan?” tanya pelayan wanita itu dengan hati-hati, ia khawatir tamu yang diantarnya itu memiliki keinginan aneh yang tidak bisa ia lakukan.

“Bisakah nona membawa beberapa informasi kepada saya besok pagi, semuanya harus lengkap untuk yang terjadi di Kota Shaanxi ini” pinta Liu Feng.

Mendengar hal ini, pelayan wanita tersebut sedikit waspada. Ia khawatir jika tamu yang menginap di tempatnya adalah seorang mata-mata dari Kerajaan Ma yang belakangan ini marak mendatangi Kota Shaanxi secara diam-diam.

“Nona jangan khawatir, saya hanyalah seseorang yang berasal dari keluarga Liu” Liu Feng buru-buru mengeluarkan tanda pengenalnya yang baru saja ia buat.

Pelayan tersebut memeriksanya dengan seksama, lalu ia mengangguk pelan setelah memastikan jika pengunjungnya tersebut merupakan bagian dari Kota Shaanxi yang sudah terdaftar di pasukan keamanan Kota.

“Mohon maaf tuan atas sikap saya sebelumnya” pelayan wanita tersebut meminta maaf dengan tulus.

“Tidak apa-apa, saya mengerti” ucap Liu Feng tanpa mempermasalahkannya.

“Untuk informasi yang tuan maksud akan saya berikan besok pagi, mohon sabar menunggu” ucap pelayan tersebut menanggapi permintaan Liu Feng sebelumnya.

“Baiklah kalau begitu..” Liu Feng kemudian mengeluarkan satu koin emas untuk biaya pengumpulan informasi yang ia butuhkan.

“Terimakasih tuan..” ucap pelayan wanita tersebut dengan wajah tersenyum sumringah.

Di dalam kamar, Liu Feng segera merebahkan dirinya untuk merasakan fasilitas kamar yang sudah ia sewanya tersebut. Harga satu koin emas untuk biaya yang sudah ia keluarkan tergolong murah, bisa dikatakan ini merupakan kamar terbaik yang pernah ia rasakan selama ini. Meski itu di kamar Fang Yin sekalipun, ia masih harus tidur di lantai sepanjang malam.

“Apa kabarnya wanita kejam itu ya?” gumam Liu Feng sedikit memikirkan wajah istrinya, namun bukan rindu yang ia rasakan.

Sejujurnya Liu Feng sendiri sudah lupa dengan rasanya jatuh cinta, semenjak ia berlatih dan menempa dirinya di dunia Kehampaan selama tiga puluh tahun jelas ia sudah melupakan hal-hal yang bersifat percintaan. Jadi bukannya karena ia tidak tegas dengan Fang Yin, hanya saja Liu Feng sama sekali tidak menganggapnya ada. Adapun pernikahannya tidak lepas dari kewajiban yang ia jalankan untuk memenuhi permintaan gurunya.

Terpopuler

Comments

Cahaya Sidrap

Cahaya Sidrap

🤞🤞🤞🤞

2025-02-16

0

Agus Rahmat

Agus Rahmat

tenang saja nanti diatur

2024-11-02

0

Sang M

Sang M

cerita makin jelek gara2 Host gak punya harga. karakter bloon coookk...

2024-10-25

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Ucapan Pengemis Tua
3 Dunia Kehampaan
4 Kultivasi Aura Mendalam
5 Masa Lalu Liu Feng
6 Tetangga Yang Baik Hati
7 Memberi Pelajaran
8 Kecemasan Tuan Kota
9 Keluarga Fang
10 Reaksi Fang Yin
11 Hadiah Dari Liu Feng
12 Masih Memaafkan
13 Malam Pertama (21++)
14 Mendaftar Menjadi Relawan
15 Putri Tuan Kota Xie Shuang
16 Tiba Di Kota Shaanxi
17 Informasi Warisan Kultivator Keabadian
18 Bertemu Keluarga
19 Permintaan Liu Feng
20 Pangeran Ma Shihao
21 Membunuh Pangeran Ma Shihao
22 Menyamarkan Identitas
23 Sesuatu Yang Terlewat
24 Akar Roh Kayu
25 Memecahkan Formasi
26 Memasuki Reruntuhan Makam Kuno
27 Pedang Kelas Surgawi
28 Kebodohan Liu Feng
29 Membentuk Dantian
30 Jurus Tebasan Iblis
31 Menghancurkan Formasi Perlindungan
32 Keluar Dari Makam Kuno
33 Menghadapi Pendekar Kerajaan Ma
34 Kehebatan Jurus Pamungkas Liu Feng
35 Mendapatkan Sikap Hormat
36 Kembali Pulang
37 Membayar Hutang
38 Mengunjungi Feng Xiaoya
39 Masalah Datang Lagi
40 Mengobati Nyonya Feng
41 Kemarahan Klan Lei
42 Keterkejutan
43 Kondisi Fang Yin
44 Mengundang Kematian
45 Sikap Bodoh
46 Menyelamatkan Feng Xiaoya
47 Kecemasan Keluarga Yun
48 Berkunjung Ke Kediaman Liu Feng
49 Semangat Bertarung Xie Shuang
50 Hewan Iblis Tingkat Ke Tujuh
51 Kemarahan Raja Ma Kun
52 Menyerap Inti Hewan Spiritual
53 Memasuki Wilayah Kerajaan Ma
54 Pilihan Sulit Fang Yin
55 Kecemasan Liu Feng
56 Mulai Menyadari Sesuatu Yang Luar Biasa
57 Serangan Pembuka
58 Membunuh Bawahan Raja Ma Kun
59 Kartu Truf Raja Ma Kun
60 Pertempuran Melawan Leluhur Keluarga Ma
61 Teknik Formasi Jaring Kematian
62 Mendominasi Pertarungan
63 Penyesalan Fang Yin
64 Kebahagiaan Sepasang Suami Istri
65 Wanita Yang Menggemaskan
66 Tingkah Aneh Xie Shuang
67 Semalam Di Kota Fuzhou
68 Peran Istri Yang Mendominasi
69 Memulai Pertemuan
70 Kegelisahan Raja Lin Dan
71 Bertemu Adik Ipar
72 Siasat Raja Lin Dan
73 Kecurigaan Pendekar Pelindung Klan Xie
74 Keterangan Fang Zitao
75 Perbincangan Di Saat Tenang
76 Ancaman Yang Mengintai
77 Kemarahan Tuan Kota Xie Haoran
78 Dimulainya Peperangan
79 Kemunculan Liu Feng
80 Aku Juga Bisa Menghancurkannya Kembali
81 Bertemu Fang Yuan Kembali
82 Menjadi Penguasa (TAMAT) SEASON 1
Episodes

Updated 82 Episodes

1
Prolog
2
Ucapan Pengemis Tua
3
Dunia Kehampaan
4
Kultivasi Aura Mendalam
5
Masa Lalu Liu Feng
6
Tetangga Yang Baik Hati
7
Memberi Pelajaran
8
Kecemasan Tuan Kota
9
Keluarga Fang
10
Reaksi Fang Yin
11
Hadiah Dari Liu Feng
12
Masih Memaafkan
13
Malam Pertama (21++)
14
Mendaftar Menjadi Relawan
15
Putri Tuan Kota Xie Shuang
16
Tiba Di Kota Shaanxi
17
Informasi Warisan Kultivator Keabadian
18
Bertemu Keluarga
19
Permintaan Liu Feng
20
Pangeran Ma Shihao
21
Membunuh Pangeran Ma Shihao
22
Menyamarkan Identitas
23
Sesuatu Yang Terlewat
24
Akar Roh Kayu
25
Memecahkan Formasi
26
Memasuki Reruntuhan Makam Kuno
27
Pedang Kelas Surgawi
28
Kebodohan Liu Feng
29
Membentuk Dantian
30
Jurus Tebasan Iblis
31
Menghancurkan Formasi Perlindungan
32
Keluar Dari Makam Kuno
33
Menghadapi Pendekar Kerajaan Ma
34
Kehebatan Jurus Pamungkas Liu Feng
35
Mendapatkan Sikap Hormat
36
Kembali Pulang
37
Membayar Hutang
38
Mengunjungi Feng Xiaoya
39
Masalah Datang Lagi
40
Mengobati Nyonya Feng
41
Kemarahan Klan Lei
42
Keterkejutan
43
Kondisi Fang Yin
44
Mengundang Kematian
45
Sikap Bodoh
46
Menyelamatkan Feng Xiaoya
47
Kecemasan Keluarga Yun
48
Berkunjung Ke Kediaman Liu Feng
49
Semangat Bertarung Xie Shuang
50
Hewan Iblis Tingkat Ke Tujuh
51
Kemarahan Raja Ma Kun
52
Menyerap Inti Hewan Spiritual
53
Memasuki Wilayah Kerajaan Ma
54
Pilihan Sulit Fang Yin
55
Kecemasan Liu Feng
56
Mulai Menyadari Sesuatu Yang Luar Biasa
57
Serangan Pembuka
58
Membunuh Bawahan Raja Ma Kun
59
Kartu Truf Raja Ma Kun
60
Pertempuran Melawan Leluhur Keluarga Ma
61
Teknik Formasi Jaring Kematian
62
Mendominasi Pertarungan
63
Penyesalan Fang Yin
64
Kebahagiaan Sepasang Suami Istri
65
Wanita Yang Menggemaskan
66
Tingkah Aneh Xie Shuang
67
Semalam Di Kota Fuzhou
68
Peran Istri Yang Mendominasi
69
Memulai Pertemuan
70
Kegelisahan Raja Lin Dan
71
Bertemu Adik Ipar
72
Siasat Raja Lin Dan
73
Kecurigaan Pendekar Pelindung Klan Xie
74
Keterangan Fang Zitao
75
Perbincangan Di Saat Tenang
76
Ancaman Yang Mengintai
77
Kemarahan Tuan Kota Xie Haoran
78
Dimulainya Peperangan
79
Kemunculan Liu Feng
80
Aku Juga Bisa Menghancurkannya Kembali
81
Bertemu Fang Yuan Kembali
82
Menjadi Penguasa (TAMAT) SEASON 1

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!