Setelah berkata seperti itu Patriark Fang Dongcheng segera menatap ke arah cucu perempuannya itu, ada segudang harapan yang terpancar di wajahnya.
"Nona Fang Yin sangat cantik, siapapun laki-laki yang melihatnya pasti akan jatuh cinta" jawab Liu Feng dengan jujur.
Mendengar perkataan dari Liu Feng wajah Fang Yin terlihat tidak suka, seolah-olah ada lapisan es yang menutupinya.
Sementara Patriark Fang Dongcheng mengangguk puas dan bangga atas penilaian dari lelaki yang akan menjadi cucu menantunya tersebut.
"Baguslah kalau begitu, sepertinya kita akan melaksanakan upacara pernikahan dengan segera" ucap Patriark Fang Dongcheng kemudian.
"Kakek, sepertinya ada yang salah. Tolong pertimbangkan kembali.." tiba-tiba suara Fang Yin terdengar membuat beberapa orang tersenyum canggung.
"Apa masalahnya? Bukankah seharusnya itu baik-baik saja?" tanya Patriark Fang Dongcheng sambil mengerutkan keningnya.
"Aku dan dirinya baru pertama kali berjumpa, bukankah ini terlalu awal untuk membahas masalah pernikahan?" tanya Fang Yin berusaha memperjuangkan isi hatinya.
Menyadari ada penolakan dari calon istrinya, Liu Feng tersenyum canggung lalu berkata.
"Itu benar, kami baru pertamakali bertemu. Sebaiknya kami berteman terlebih dahulu untuk lebih saling mengenal"
"Hmm..."
Setelah Liu Feng selesai berbicara suara Fang Yin berdehem, ekspresinya terlihat semakin dingin memandang penuh permusuhan ke arah Liu Feng.
Fang Yin adalah gadis terbaik di Klan Fang, di usianya yang masih tergolong muda ia sudah berada di ranah pendekar kaisar. Ia juga sudah terbiasa menolak para tuan muda yang datang untuk mendekatinya, mereka semua adalah ahli beladiri yang selama ini memiliki prestasi di keluarganya masing-masing.
"Sebelumnya aku pernah mendengar tentang keberadaan keluarga Liu di Kota Xi'an, salah satu keturunannya juga bernama Liu Feng dan sudah ditunangkan dengan seorang wanita dari keluarga Shiao. Bukankah margamu adalah Liu?" tanya Fang Yin secara langsung kepada Liu Feng.
Mendengar hal ini ekspresi wajah Liu Feng berubah, namun ia berusaha tetap tenang karena tidak mungkin juga ia menutupi identitasnya di Kota Xi'an.
"Benar, saya berasal dari keluarga Liu. Pemuda dengan nama yang sama juga itu adalah saya, pemuda yang pernah bertunangan dengan wanita yang bernama Shiao Ling" ucap Liu Feng tanpa ragu sedikitpun.
Saat mendengar pengakuan Liu Feng, mata Fang Yin menatap ke arahnya dengan tatapan penuh kehinaan. Kakeknya hari ini berencana untuk menikahkan dirinya dengan sosok pemuda yang berada jauh di bawah kualifikasinya, hal ini membuat Fang Yin merasa diremehkan.
Memperhatikan sikap kedua orang yang masih muda tersebut, Patriark Fang Dongcheng menarik napas dalam-dalam. Ia tidak mengira jika cucunya tidak dapat menyembunyikan sifat permusuhan dan malah berkata sesuatu hal yang membuat Liu Feng merasa tersinggung.
"Yin'er, apa yang kau katakan sungguh tidak sopan" Patriark Fang Dongcheng berkata dengan nada marah.
Sementara itu, Fang Yongzhen selaku ayah Fang Yin tampak memerah menahan malu karena kelakuan putrinya.
"Nak, tolong jangan diambil hati apa yang dikatakan oleh Yin'er" ucap Fang Yongzhen dengan rasa serba salah.
"Tenang saja, tidak masalah" ucap Liu Feng sambil melambaikan tangannya.
"Memang seperti itu adanya, seseorang yang menjadi suamiku seharusnya adalah orang yang kuat dan memiliki jati diri yang bisa diandalkan. Bukan lelaki lemah yang berasal dari keluarga yang tidak memiliki latar belakang" Fang Yin berkata dengan nada mencibir ke arah Liu Feng.
"Yin'er, diam kamu..!" bentak Patriark Fang Dongcheng sambil menggebrak meja makan.
Seluruh anggota keluarga lainnya terdiam, bahkan Fang Yongzhen merasa sangat bersalah pada saat ini dan menatap ke arah Liu Feng dengan ekspresi penuh penyesalan.
"Nona Fang, mengapa anda begitu kasar dan tidak bisa menahan diri? Boleh saja kamu berkeberatan atas hubungan pernikahan kita. Namun jika bukan karena guruku, aku sudah menghabisi seseorang yang berani menghina keluarga ku" ucap Liu Feng dengan senyum dingin di wajahnya.
"Yin'er cepatlah meminta maaf pada Liu Feng, setelah itu kau harus menjalani hukuman keluarga karena telah berbuat yang tidak selayaknya" ucap Patriark Fang Dongcheng dengan nada kesal.
Sebagai pemimpin keluarga, Fang Dongcheng jelas merasa jengkel dengan sikap putrinya tersebut. Ia kecewa dengan sikap Fang Yin yang berani menolak keputusan leluhur, jika dibiarkan maka keluarga Fang yang ia pimpin akan menerima kutukan dan diliputi kesialan. Memikirkan hal ini wajah Patriark Fang Dongcheng tampak menggelap, aura kemarahannya dengan cepat merembes dari tubuhnya.
Semua orang tampak tertekan dengan aura yang hanya muncul beberapa detik saja sebelum Patriark menyadari dan buru-buru menariknya, hanya Liu Feng yang tampak tenang dari awal hingga akhir.
"Kakek.. Maafkan aku" Fang Yin menyadari kemarahan pemimpin keluarga Fang itu.
Dengan wajah menunduk ia menahan kembali seluruh kegalauan dan kegelisahannya terhadap Liu Feng yang akan menjadi suaminya itu.
"Pernikahan ini sudah ditentukan, siapapun tidak bisa menolaknya" ucap Patriark Fang Dongcheng dengan tegas.
"Yin'er, jika kamu masih bersikeras ingin menolaknya maka kamu bisa pergi meninggalkan keluarga Fang" sambung Patriark Fang Dongcheng.
Liu Feng yang menyaksikan semuanya hanya berdiam diri, ia tidak terlalu memikirkan apa yang terjadi pada akhirnya. Baginya asal penolakan bukan datang dari dirinya itu sudah cukup, jika tidak maka ia akan dicap sebagai murid yang tidak berbakti.
Mendengar perkataan tegas dari kakeknya sendiri membuat Fang Yin menggigit bibirnya, ia tahu konsekuensinya jika menolak pernikahan yang sudah direncanakan sejak lama itu. Ia juga sudah menyatakan sikap dengan keras, alih-alih Liu Feng akan marah dan mengakhiri kontrak pernikahan namun hal itu tidak terjadi.
Padahal jika Liu Feng marah dan memutuskan untuk mengakhiri kontrak pernikahannya, maka hubungan mereka pun akan gugur dengan sendirinya dan ia tidak dikatakan melanggar aturan leluhur.
Melihat lagi ke arah Liu Feng, pandangan Fang Yin tampak kesal bercampur putus asa. Dalam benaknya, Liu Feng benar-benar seperti lelaki yang tidak tahu malu.
"Liu Feng, maafkan kami atas peristiwa barusan. Semuanya sudah ditentukan, kuharap kau tidak menolaknya" ucap Patriark Fang Dongcheng dengan serius.
Fang Dongcheng sedikit tertarik dengan ketenangan Liu Feng sebelumnya, dengan kemarahan pendekar suci seperti dirinya seharusnya Liu Feng akan merasa kesusahan. Namun dengan jelas ia melihat jika Liu Feng tidak terpengaruh sama sekali menandakan jika calon cucu menantunya tersebut memiliki rahasia yang sangat dalam.
Selain itu, ia juga yakin jika leluhur keluarga Fang tidak mungkin salah menentukan seseorang yang sudah ditentukan sejak lama itu untuk bergabung ke dalam keluarga Fang. Bahkan dengan keberadaan dirinya itu, diyakini jika Klan Fang akan mencapai kejayaannya.
"Tidak masalah, saya menerimanya" ucap Liu Feng dengan ekspresi santai.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
Darus Sutriatno
Sepertinya ini pengalaman author pribadi /Facepalm/
2025-01-24
1
Ahmad Syah
fangyin mmmmm
2025-02-08
0
Shahrul Yoe
mc tolol/Frown/
2025-01-25
0