Bertemu Keluarga

Setelah pemahamannya bertambah, Liu Feng segera menuju ke beberapa pedagang untuk membeli oleh-oleh yang akan ia persembahkan untuk keluarganya. Setelah itu baru lah ia mencari alat transportasi untuk menuju kawasan pegunungan Hao Shan mengunjungi kediaman orang tuanya. Rasa rindu yang belum pernah ia rasakan sebelumnya kini terasa berbeda saat dirinya sudah menjadi seperti ini.

Seperti sebelumnya, Liu Feng menggunakan kereta kuda untuk menuju toko obat milik ayahnya. Ia yang belum mengetahui jalan Kota Shaanxi memilih cara praktis dan menikmati perjalanan yang menempuh waktu dua jam tersebut.

Tidak lama kemudian kereta kuda yang dinaikinya tiba di depan sebuah toko, seorang lelaki paruh baya yang kebetulan sedang berada di luar tampak serius memperhatikan Liu Feng saat ia turun dari kereta kuda.

Lelaki paruh baya tersebut tertegun sejenak, kemudian mulutnya terangkat dengan sedikit ragu.

"Feng'er..?"

Tepat setelah lelaki paruh baya tersebut menyebut nama Liu Feng, seorang anak kecil berlari dan memeluk paha lelaki tersebut dengan manja.

"Ayah, kapan kita bermain lagi.." gadis kecil itu merengek dengan ekspresi penuh harap.

Liu Feng sedikit terkejut namun hatinya merasa hangat seolah dirinya baru saja menemukan arti sebuah kehidupan. Ia tidak menyangka jika selama ini benar-benar telah mengabaikan keluarganya terlalu jauh.

"Ayah.." ucap Liu Feng dengan ekspresi menekan rasa bersalahnya.

"Akhirnya kau kembali pulang.." ucap Liu Haikuan yang merupakan ayah kandungnya tersebut.

"Iya ayah, aku kembali pulang" jawab Liu Feng hendak berlutut di depan ayahnya.

"Tidak perlu seperti itu, semua yang kita lalui memang tidak mudah" ucap Liu Haikuan sambil menahan bahu putranya itu.

Liu Feng segera menegakkan badannya kembali, ia melihat tubuh ayahnya yang tampak lelah dan terlihat jika dirinya sudah banyak bekerja keras untuk keluarga.

"Ayah, siapa kakak ini?" tanya gadis kecil yang memperhatikan Liu Feng dengan penasaran.

"Ini adalah kakakmu.." ucap Liu Haikuan pada gadis kecil yang merupakan putri bungsunya tersebut.

"Hore.. Akhirnya aku punya teman bermain.." ujar gadis yang masih tampak polos tersebut.

Liu Feng menatap dengan hangat, diusianya yang sudah dewasa ia beruntung masih diberikan seorang adik yang cantik dan imut.

"Hei cantik, siapa namamu?" tanya Liu Feng sambil berjongkok.

"Namaku Liu Yifei.." jawab gadis kecil itu dengan bangga.

"Nama yang bagus, kakak akan memberikan hadiah untukmu" ucap Liu Feng sambil mengeluarkan beberapa manisan dari dalam cincin penyimpanannya.

"Terimakasih kakak.." ucap Liu Yifei sambil melompat kegirangan.

Setelah mendapatkannya gadis kecil itu berlari ke dalam rumahnya yang berada tepat di samping toko herbal milik ayahnya.

"Rasanya sudah lama sekali tidak melihat mu" ujar Liu Haikuan pada putranya tersebut.

"Sebelumnya aku terlalu sibuk bekerja, sehingga baru sekarang bisa pulang menemui ayah dan ibu" Liu Feng menjawab pertanyaan ayahnya dengan ekspresi tenang.

"Tidak apa-apa, justru ayah merasa bersalah padamu. Membiarkan seorang anak bekerja keras adalah tindakan tidak terpuji bagi seorang ayah.." Liu Haikuan merasa bersalah, tidak enak hati terhadap anaknya sendiri.

"Anggap ini sebagai pembelajaran agar aku bisa lebih mandiri dan mengerti tentang artinya kehidupan" Liu Feng berkata dengan hati yang hangat.

"Sebaiknya kita masuk ke dalam dan berbincang dengan santai, sepertinya ibumu sangat merindukan dirimu" Liu Haikuan mengajak putranya itu untuk masuk ke dalam rumahnya.

Liu Feng merasa nyaman saat pertama kali masuk ke dalam rumah orangtuanya, ada jejak cinta kasih sudah lama tidak ia rasakan. Meski rumah ini tidak terlalu besar, namun bisa dikatakan cukup layak untuk ukuran hidup normal di sekitar tempat ini yang berada di sekitar wilayah pegunungan.

Sesaat kemudian, seorang wanita yang berumur empat puluh tahunan datang menyapa dan memeluk Liu Feng dengan penuh rasa kerinduan. Sebagai seorang ibu, Yun Xhuan tentu sangat berkesan atas kepulangan putranya tersebut.

"Feng'er bagaimana kabarmu?" tanya ibunya.

"Baik Bu.." jawab Liu Feng mengangguk senang.

"Kau sudah tumbuh besar, lima tahun berlalu begitu cepat" Yun Xhuan berkata dengan tatapan penuh kasih sayang.

"Aku merindukanmu ibu.." ucap Liu Feng dengan senyum penuh kasih sayang.

Sesaat berikutnya, Liu Feng dan keluarganya berkumpul. Dengan ditambah Liu Yifei membuat suasana menjadi semakin hangat, kali ini Liu Feng seperti merasakan kehidupan baru dan berjanji untuk menjaganya.

Liu Feng mengeluarkan beberapa benda yang sebelumnya ia beli di sekitar penginapan, beberapa barang berharga tersebut membuat kedua orang tua Liu Feng sedikit heran. Namun untungnya Liu Feng berhasil meyakinkan kedua orang tuanya jika semuanya didapatkan dari hasil bekerja keras selama lima tahun terakhir.

Pada kesempatan itu juga Liu Feng bercerita tentang pengalaman hidupnya di Kota Xi'an dan juga berakhirnya kisah pertunangan dirinya dengan Shiao Ling. Ada sedikit penyesalan di hati ayah dan ibunya, namun setelah dijelaskan jika Shiao Ling yang memintanya maka kedua orang tua Liu Feng bisa berbesar hati.

"Bu, saat ini aku sudah menikah" ucap Liu Feng bermaksud menceritakan statusnya.

"Dimana istrimu?" tanya ibunya dengan penasaran.

"Ia berasal dari keluarga Fang, saat ini aku datang kesini karena kebetulan situasi Kota yang tidak baik-baik saja. Sebagai seorang kultivator saat ini dirinya sedang berfokus untuk bergabung dengan pasukan keamanan Kota" jawab Liu Feng.

Mendengar jika menantu mereka seorang kultivator wanita, Liu Haikuan dan istrinya mengangguk pelan. Kehidupan seorang kultivator memang berbeda, apalagi mereka menyadari jika Liu Feng bukan seniman beladiri ataupun kultivator terlatih. Mereka yang semula penasaran dengan menantu barunya tersebut akhirnya harus menahan keinginannya. Setidaknya mereka mengenal keluarga Fang, keluarga yang cukup terpandang di Kota Xi'an.

"Feng'er, menjadi seorang kultivator dan memenuhi panggilan untuk menjadi prajurit keamanan Kota adalah tugas mulia. Sangat jarang seorang wanita bisa mengabdikan dirinya bagi kepentingan orang banyak di tengah situasi yang seperti sekarang ini" Liu Haikuan menguatkan putranya, kini ia sedikit mengerti tentang kepulangan Liu Feng ke kediamannya.

"Betul, meskipun hal ini terbilang langka namun ibu tetap bangga memiliki menantu yang seperti itu" ucap Yun Xhuan sambil menatap penuh kasih kepada Liu Feng.

Mendengar ucapan penuh motivasi dari kedua orangtuanya Liu Feng hanya tersenyum dalam hati, meski tidak sepenuhnya benar namun ia tidak menyalahkan Fang Yin yang menurutnya masih sedikit pengalaman. Suatu hari Liu Feng berharap jika wanita yang sudah menjadi istrinya tersebut bisa menemukan pijakan yang tepat dan tidak keliru dalam mengambil keputusan.

Bersama Liu Yifei, Liu Feng melewati hari dengan penuh canda tawa. Ia yang sangat menyayangi adiknya tersebut sangat bahagia dan melupakan tentang cinta seorang wanita dewasa yang selalu membuat hatinya jengkel.

Terpopuler

Comments

Roni Sakroni

Roni Sakroni

mantap mantap

2024-10-01

0

Mamat Stone

Mamat Stone

lanjutkan

2024-07-30

1

Reca

Reca

jarang sekali di ditemukan mc mempunyai seorang adik laki-laki, yg mana nanti bisa mengikuti jejak kakak nya dan berpetualang bersama, tapi rata2 perempuan adik nya 😁

2024-07-21

1

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Ucapan Pengemis Tua
3 Dunia Kehampaan
4 Kultivasi Aura Mendalam
5 Masa Lalu Liu Feng
6 Tetangga Yang Baik Hati
7 Memberi Pelajaran
8 Kecemasan Tuan Kota
9 Keluarga Fang
10 Reaksi Fang Yin
11 Hadiah Dari Liu Feng
12 Masih Memaafkan
13 Malam Pertama (21++)
14 Mendaftar Menjadi Relawan
15 Putri Tuan Kota Xie Shuang
16 Tiba Di Kota Shaanxi
17 Informasi Warisan Kultivator Keabadian
18 Bertemu Keluarga
19 Permintaan Liu Feng
20 Pangeran Ma Shihao
21 Membunuh Pangeran Ma Shihao
22 Menyamarkan Identitas
23 Sesuatu Yang Terlewat
24 Akar Roh Kayu
25 Memecahkan Formasi
26 Memasuki Reruntuhan Makam Kuno
27 Pedang Kelas Surgawi
28 Kebodohan Liu Feng
29 Membentuk Dantian
30 Jurus Tebasan Iblis
31 Menghancurkan Formasi Perlindungan
32 Keluar Dari Makam Kuno
33 Menghadapi Pendekar Kerajaan Ma
34 Kehebatan Jurus Pamungkas Liu Feng
35 Mendapatkan Sikap Hormat
36 Kembali Pulang
37 Membayar Hutang
38 Mengunjungi Feng Xiaoya
39 Masalah Datang Lagi
40 Mengobati Nyonya Feng
41 Kemarahan Klan Lei
42 Keterkejutan
43 Kondisi Fang Yin
44 Mengundang Kematian
45 Sikap Bodoh
46 Menyelamatkan Feng Xiaoya
47 Kecemasan Keluarga Yun
48 Berkunjung Ke Kediaman Liu Feng
49 Semangat Bertarung Xie Shuang
50 Hewan Iblis Tingkat Ke Tujuh
51 Kemarahan Raja Ma Kun
52 Menyerap Inti Hewan Spiritual
53 Memasuki Wilayah Kerajaan Ma
54 Pilihan Sulit Fang Yin
55 Kecemasan Liu Feng
56 Mulai Menyadari Sesuatu Yang Luar Biasa
57 Serangan Pembuka
58 Membunuh Bawahan Raja Ma Kun
59 Kartu Truf Raja Ma Kun
60 Pertempuran Melawan Leluhur Keluarga Ma
61 Teknik Formasi Jaring Kematian
62 Mendominasi Pertarungan
63 Penyesalan Fang Yin
64 Kebahagiaan Sepasang Suami Istri
65 Wanita Yang Menggemaskan
66 Tingkah Aneh Xie Shuang
67 Semalam Di Kota Fuzhou
68 Peran Istri Yang Mendominasi
69 Memulai Pertemuan
70 Kegelisahan Raja Lin Dan
71 Bertemu Adik Ipar
72 Siasat Raja Lin Dan
73 Kecurigaan Pendekar Pelindung Klan Xie
74 Keterangan Fang Zitao
75 Perbincangan Di Saat Tenang
76 Ancaman Yang Mengintai
77 Kemarahan Tuan Kota Xie Haoran
78 Dimulainya Peperangan
79 Kemunculan Liu Feng
80 Aku Juga Bisa Menghancurkannya Kembali
81 Bertemu Fang Yuan Kembali
82 Menjadi Penguasa (TAMAT) SEASON 1
Episodes

Updated 82 Episodes

1
Prolog
2
Ucapan Pengemis Tua
3
Dunia Kehampaan
4
Kultivasi Aura Mendalam
5
Masa Lalu Liu Feng
6
Tetangga Yang Baik Hati
7
Memberi Pelajaran
8
Kecemasan Tuan Kota
9
Keluarga Fang
10
Reaksi Fang Yin
11
Hadiah Dari Liu Feng
12
Masih Memaafkan
13
Malam Pertama (21++)
14
Mendaftar Menjadi Relawan
15
Putri Tuan Kota Xie Shuang
16
Tiba Di Kota Shaanxi
17
Informasi Warisan Kultivator Keabadian
18
Bertemu Keluarga
19
Permintaan Liu Feng
20
Pangeran Ma Shihao
21
Membunuh Pangeran Ma Shihao
22
Menyamarkan Identitas
23
Sesuatu Yang Terlewat
24
Akar Roh Kayu
25
Memecahkan Formasi
26
Memasuki Reruntuhan Makam Kuno
27
Pedang Kelas Surgawi
28
Kebodohan Liu Feng
29
Membentuk Dantian
30
Jurus Tebasan Iblis
31
Menghancurkan Formasi Perlindungan
32
Keluar Dari Makam Kuno
33
Menghadapi Pendekar Kerajaan Ma
34
Kehebatan Jurus Pamungkas Liu Feng
35
Mendapatkan Sikap Hormat
36
Kembali Pulang
37
Membayar Hutang
38
Mengunjungi Feng Xiaoya
39
Masalah Datang Lagi
40
Mengobati Nyonya Feng
41
Kemarahan Klan Lei
42
Keterkejutan
43
Kondisi Fang Yin
44
Mengundang Kematian
45
Sikap Bodoh
46
Menyelamatkan Feng Xiaoya
47
Kecemasan Keluarga Yun
48
Berkunjung Ke Kediaman Liu Feng
49
Semangat Bertarung Xie Shuang
50
Hewan Iblis Tingkat Ke Tujuh
51
Kemarahan Raja Ma Kun
52
Menyerap Inti Hewan Spiritual
53
Memasuki Wilayah Kerajaan Ma
54
Pilihan Sulit Fang Yin
55
Kecemasan Liu Feng
56
Mulai Menyadari Sesuatu Yang Luar Biasa
57
Serangan Pembuka
58
Membunuh Bawahan Raja Ma Kun
59
Kartu Truf Raja Ma Kun
60
Pertempuran Melawan Leluhur Keluarga Ma
61
Teknik Formasi Jaring Kematian
62
Mendominasi Pertarungan
63
Penyesalan Fang Yin
64
Kebahagiaan Sepasang Suami Istri
65
Wanita Yang Menggemaskan
66
Tingkah Aneh Xie Shuang
67
Semalam Di Kota Fuzhou
68
Peran Istri Yang Mendominasi
69
Memulai Pertemuan
70
Kegelisahan Raja Lin Dan
71
Bertemu Adik Ipar
72
Siasat Raja Lin Dan
73
Kecurigaan Pendekar Pelindung Klan Xie
74
Keterangan Fang Zitao
75
Perbincangan Di Saat Tenang
76
Ancaman Yang Mengintai
77
Kemarahan Tuan Kota Xie Haoran
78
Dimulainya Peperangan
79
Kemunculan Liu Feng
80
Aku Juga Bisa Menghancurkannya Kembali
81
Bertemu Fang Yuan Kembali
82
Menjadi Penguasa (TAMAT) SEASON 1

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!