Memberi Pelajaran

Liu Feng tentu mengerti dengan kekhawatiran para tetangganya tersebut, keluarga Ming memiliki pengaruh dan kini mereka juga sedang menjalani hubungan yang baik dengan keluarga Shiao.

"Baiklah jika begitu, berhati-hati lah. Jika kamu membutuhkan sesuatu maka katakan saja" ujar wanita tua itu penuh perhatian.

"Baik, terimakasih bibi..." balas Liu Feng dengan sopan.

Setelah kepulangan beberapa orang tetangganya tersebut, Liu Feng segera beristirahat untuk sekedar merasakan kembali ingatannya. Suasana yang sudah lama ia tinggalkan kini mulai ia rasakan kembali dalam suasana yang lebih tenang sambil membaringkan badan dan menutup mata.

Di malam itu, kabar tentang kepulangan Liu Feng telah diterima oleh Shiao Ling dan juga Ming Wei. Mereka yang mengira jika Liu Feng sudah pergi meninggalkan Kota Xi'an tidak menduga jika orang itu akan kembali.

Keesokan paginya, Liu Feng bangkit dan mengganti pakaiannya setelah membersihkan tubuhnya. Setelah beristirahat seharian, Liu Feng ingin mendatangi Klan Fang untuk mencari Fang Yin dan membicarakan tentang kontrak pernikahan yang sudah diatur oleh gurunya.

"Apa yang diinginkan guru?" gumam Liu Feng sambil mengelus dagu.

Setelah ditinggalkan oleh Shiao Ling, tidak terbersit di dalam pikirannya untuk kembali menjalin hubungan dengan wanita lain. Tetapi gurunya justru memberikan seorang istri di saat petualangan dirinya baru akan dimulai.

"Guru tidak mungkin keliru.."

Meski Liu Feng merasa heran, namun ia tetap harus menjalaninya karena bakti sebagai seorang murid. Liu Feng tentu tidak bisa seperti yang sekarang ia alami jika bukan karena gurunya tersebut.

Dalam benaknya ia tidak pernah mendengar tentang Klan Fang, hanya saja gurunya mengatakan jika Klan Fang masih berada di Kota Xi'an jadi sepertinya ia tidak akan memiliki kesulitan. Sambil membaca kembali gulungan yang berisi tentang pernikahan dirinya, Liu Feng menghela napas dalam-dalam dan tidak lama setelahnya ia memasukkan kembali gulungan tersebut.

"Liu Feng, cepat keluarlah..!" teriak seorang pria yang terdengar dari luar rumahnya.

Liu Feng mengerutkan dahinya, merasakan keberadaan beberapa orang yang berada tidak jauh dari tempat tinggalnya. Ini adalah hari pertama ia kembali pulang, tetapi sudah ada orang yang ingin mencari gara-gara dengannya.

"Apa yang kalian inginkan?"

Liu Feng menatap sekelompok orang sesaat dirinya keluar, ia melihat beberapa pria dengan tatapan garang ke arah dirinya. Meski ia melihat orang-orang itu merupakan kultivator, namun mereka hanya berada di ranah pendekar ahli dan tidak membuat Liu Feng khawatir.

"Liu Feng, jangan ladeni mereka. Pergilah dari sini..!" seorang bibi yang merupakan tetangga Liu Feng itu berkata dengan khawatir.

"Tidak bibi, aku tidak akan pergi. Bibi juga tidak usah khawatir" ucap Liu Feng menolak untuk pergi.

"Bukankah kalian seorang kultivator dilarang mengganggu warga biasa?" tanya Liu Feng kemudian.

Untuk sejenak sekelompok pria tersebut saling pandang, mereka juga jelas mengetahui peraturan yang selama ini diterapkan oleh Tuan Kota, Xie Haoran.

"Jika kami membunuhmu dan membungkam saksi mata, tentu hal itu bukan masalah" ucap pria lainnya dengan seringai dingin.

Sebagai orang yang bekerja di keluarga Ming, tentu mereka tidak khawatir jika melakukan perbuatan yang tentunya akan menguntungkan tuan muda Ming Wei.

"Hahahaha.... Kalian hanya pendekar tingkat ahli, tapi sudah bertindak semena-mena. Sungguh tidak tahu malu" Liu Feng berkata dengan nada mencibir.

Liu Feng juga ingin menguji kemampuannya, ia ingin membuktikan untuk tampil lebih baik dan menunjukkan jika dirinya adalah Liu Feng yang berbeda dengan sebelumnya.

"Woosshh"

Tiba-tiba Liu Feng bergerak dan tubuhnya sudah berada di depan orang-orang yang hendak mencelakainya itu.

Mendapati tubuh Liu Feng yang sudah berada di depan mereka, wajah pria yang sebelumnya mengancam Liu Feng pun berubah menjadi pucat.

"Bajingan, rupanya kau juga seorang kultivator" ucap pria tersebut dengan kesal.

Jika pertarungan sesama kultivator maka itu bukan suatu pelanggaran, hal yang sangat lumrah dan tidak akan mendapatkan sangsi dari Tuan Kota.

"Kalian, cepat bunuh dia" pria tersebut memberi perintah kepada rekan-rekannya.

Sesaat kemudian empat orang pendekar ahli tersebut bergerak dengan cepat, menghempaskan pukulan mereka ke arah Liu Feng secara bersamaan.

Liu Feng tersenyum dingin, semua gerakan orang-orang itu terlihat sangat lambat di matanya dan dengan mudah ia menghindarinya dalam sekali gerakan.

"Kurang ajar..!" teriak mereka bersamaan karena mereka telah memukul udara hampa.

Namun detik berikutnya, Liu Feng mengayunkan telapak tangannya ke arah wajah mereka dengan santai.

"Plak.."

"Plak.."

"Plak.."

"Plak.."

Suara garing dan renyah terdengar menghiasi tepat dimana Liu Feng berdiri kali ini. Berikutnya empat orang pendekar yang sebelumnya menyerang Liu Feng tampak beterbangan dan jatuh ke tanah sambil mengeram kesakitan.

Wajah mereka bengkak dan dari mulutnya memuntahkan seteguk darah darah yang bercampur dengan beberapa gigi mereka yang rontok.

"Apa..?"

Menyaksikan kawan-kawannya ambruk dalam satu tamparan, membuat pria yang memimpin kelompok pendekar keluarga Ming merasa terkejut dengan ekspresi mata membulat.

Informasi yang ia dapatkan sebelumnya adalah jika Liu Feng merupakan pemuda sampah yang tidak bisa berkultivasi, bahkan ia juga merupakan pria yang tidak akan melawan meski dihina dan dipermalukan oleh Shiao Ling.

"Hai anak muda, rupanya kau memiliki kemampuan. Tetapi sayangnya kau harus mati juga di tangan ku" pria tersebut memandang dengan tajam ke arah Liu Feng, hasrat membunuhnya keluar tidak tertahankan.

"Hmm.. Aku sangat penasaran, bagaimana kau akan melakukannya?"

Liu Feng berkata dengan nada mengejek, bibirnya tersenyum dengan posisi menahan tertawa.

Pria tersebut merasa kesal karena sudah dilecehkan oleh Liu Feng, tubuhnya melesat dengan cepat membawa pukulan keras hendak membunuh Liu Feng.

Namun Liu Feng menyikapinya dengan santai, pukulan dari seorang pendekar tingkat ahli hanyalah angin lalu di pandangannya. Ia tidak menghindar namun dengan mengandalkan kekuatan fisiknya ia melakukan sebuah gerakan untuk menghadapi serangan yang sedang mengarah kepada dirinya.

"Dhuar"

Dua pukulan beradu dengan cukup keras, namun Liu Feng yang sejak awal tidak bergerak hanya tersenyum melihat tubuh lawannya terpelanting jauh ke belakang dengan butiran darah yang terpancar di tengah tiupan angin.

Pria tersebut jatuh dan langsung tidak sadarkan diri begitu saja tanpa bisa mengerti bagaimana ia mengalaminya. Hanya saja sesaat setelah tubuhnya menyentuh tanah, luka terbuka yang sangat mengerikan mendera lengan tangannya hingga ke bahunya.

"Kalian pergilah..! Jika di kemudian hari masih melakukan kesalahan yang sama maka aku tidak segan-segan mencabut nyawa kalian"

Liu Feng menatap ke arah empat orang pendekar keluarga Ming, ia tidak membunuhnya karena tidak mau mengotori halaman rumahnya yang baru saja ia bersihkan kemarin.

"Ba.. Baik tuan" jawab keempatnya dengan patuh.

Sambil membawa rekannya yang lain, keempat pendekar itu pergi dengan rasa ketakutan. Mereka tidak mengira akan terjadi seperti ini, dengan cepat mereka meninggalkan kediaman Liu Feng dan akan melaporkannya kepada Ming Wei.

Terpopuler

Comments

Luo Zan Thian

Luo Zan Thian

N A I F

2025-02-18

0

Cahaya Sidrap

Cahaya Sidrap

🤜🤜🤜🤜

2025-02-16

0

Sang M

Sang M

dasar goblokkkkkk. bunuhh.... dasar naif. jadilah kejam. payah ini Host... bantaiii

2024-10-25

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Ucapan Pengemis Tua
3 Dunia Kehampaan
4 Kultivasi Aura Mendalam
5 Masa Lalu Liu Feng
6 Tetangga Yang Baik Hati
7 Memberi Pelajaran
8 Kecemasan Tuan Kota
9 Keluarga Fang
10 Reaksi Fang Yin
11 Hadiah Dari Liu Feng
12 Masih Memaafkan
13 Malam Pertama (21++)
14 Mendaftar Menjadi Relawan
15 Putri Tuan Kota Xie Shuang
16 Tiba Di Kota Shaanxi
17 Informasi Warisan Kultivator Keabadian
18 Bertemu Keluarga
19 Permintaan Liu Feng
20 Pangeran Ma Shihao
21 Membunuh Pangeran Ma Shihao
22 Menyamarkan Identitas
23 Sesuatu Yang Terlewat
24 Akar Roh Kayu
25 Memecahkan Formasi
26 Memasuki Reruntuhan Makam Kuno
27 Pedang Kelas Surgawi
28 Kebodohan Liu Feng
29 Membentuk Dantian
30 Jurus Tebasan Iblis
31 Menghancurkan Formasi Perlindungan
32 Keluar Dari Makam Kuno
33 Menghadapi Pendekar Kerajaan Ma
34 Kehebatan Jurus Pamungkas Liu Feng
35 Mendapatkan Sikap Hormat
36 Kembali Pulang
37 Membayar Hutang
38 Mengunjungi Feng Xiaoya
39 Masalah Datang Lagi
40 Mengobati Nyonya Feng
41 Kemarahan Klan Lei
42 Keterkejutan
43 Kondisi Fang Yin
44 Mengundang Kematian
45 Sikap Bodoh
46 Menyelamatkan Feng Xiaoya
47 Kecemasan Keluarga Yun
48 Berkunjung Ke Kediaman Liu Feng
49 Semangat Bertarung Xie Shuang
50 Hewan Iblis Tingkat Ke Tujuh
51 Kemarahan Raja Ma Kun
52 Menyerap Inti Hewan Spiritual
53 Memasuki Wilayah Kerajaan Ma
54 Pilihan Sulit Fang Yin
55 Kecemasan Liu Feng
56 Mulai Menyadari Sesuatu Yang Luar Biasa
57 Serangan Pembuka
58 Membunuh Bawahan Raja Ma Kun
59 Kartu Truf Raja Ma Kun
60 Pertempuran Melawan Leluhur Keluarga Ma
61 Teknik Formasi Jaring Kematian
62 Mendominasi Pertarungan
63 Penyesalan Fang Yin
64 Kebahagiaan Sepasang Suami Istri
65 Wanita Yang Menggemaskan
66 Tingkah Aneh Xie Shuang
67 Semalam Di Kota Fuzhou
68 Peran Istri Yang Mendominasi
69 Memulai Pertemuan
70 Kegelisahan Raja Lin Dan
71 Bertemu Adik Ipar
72 Siasat Raja Lin Dan
73 Kecurigaan Pendekar Pelindung Klan Xie
74 Keterangan Fang Zitao
75 Perbincangan Di Saat Tenang
76 Ancaman Yang Mengintai
77 Kemarahan Tuan Kota Xie Haoran
78 Dimulainya Peperangan
79 Kemunculan Liu Feng
80 Aku Juga Bisa Menghancurkannya Kembali
81 Bertemu Fang Yuan Kembali
82 Menjadi Penguasa (TAMAT) SEASON 1
Episodes

Updated 82 Episodes

1
Prolog
2
Ucapan Pengemis Tua
3
Dunia Kehampaan
4
Kultivasi Aura Mendalam
5
Masa Lalu Liu Feng
6
Tetangga Yang Baik Hati
7
Memberi Pelajaran
8
Kecemasan Tuan Kota
9
Keluarga Fang
10
Reaksi Fang Yin
11
Hadiah Dari Liu Feng
12
Masih Memaafkan
13
Malam Pertama (21++)
14
Mendaftar Menjadi Relawan
15
Putri Tuan Kota Xie Shuang
16
Tiba Di Kota Shaanxi
17
Informasi Warisan Kultivator Keabadian
18
Bertemu Keluarga
19
Permintaan Liu Feng
20
Pangeran Ma Shihao
21
Membunuh Pangeran Ma Shihao
22
Menyamarkan Identitas
23
Sesuatu Yang Terlewat
24
Akar Roh Kayu
25
Memecahkan Formasi
26
Memasuki Reruntuhan Makam Kuno
27
Pedang Kelas Surgawi
28
Kebodohan Liu Feng
29
Membentuk Dantian
30
Jurus Tebasan Iblis
31
Menghancurkan Formasi Perlindungan
32
Keluar Dari Makam Kuno
33
Menghadapi Pendekar Kerajaan Ma
34
Kehebatan Jurus Pamungkas Liu Feng
35
Mendapatkan Sikap Hormat
36
Kembali Pulang
37
Membayar Hutang
38
Mengunjungi Feng Xiaoya
39
Masalah Datang Lagi
40
Mengobati Nyonya Feng
41
Kemarahan Klan Lei
42
Keterkejutan
43
Kondisi Fang Yin
44
Mengundang Kematian
45
Sikap Bodoh
46
Menyelamatkan Feng Xiaoya
47
Kecemasan Keluarga Yun
48
Berkunjung Ke Kediaman Liu Feng
49
Semangat Bertarung Xie Shuang
50
Hewan Iblis Tingkat Ke Tujuh
51
Kemarahan Raja Ma Kun
52
Menyerap Inti Hewan Spiritual
53
Memasuki Wilayah Kerajaan Ma
54
Pilihan Sulit Fang Yin
55
Kecemasan Liu Feng
56
Mulai Menyadari Sesuatu Yang Luar Biasa
57
Serangan Pembuka
58
Membunuh Bawahan Raja Ma Kun
59
Kartu Truf Raja Ma Kun
60
Pertempuran Melawan Leluhur Keluarga Ma
61
Teknik Formasi Jaring Kematian
62
Mendominasi Pertarungan
63
Penyesalan Fang Yin
64
Kebahagiaan Sepasang Suami Istri
65
Wanita Yang Menggemaskan
66
Tingkah Aneh Xie Shuang
67
Semalam Di Kota Fuzhou
68
Peran Istri Yang Mendominasi
69
Memulai Pertemuan
70
Kegelisahan Raja Lin Dan
71
Bertemu Adik Ipar
72
Siasat Raja Lin Dan
73
Kecurigaan Pendekar Pelindung Klan Xie
74
Keterangan Fang Zitao
75
Perbincangan Di Saat Tenang
76
Ancaman Yang Mengintai
77
Kemarahan Tuan Kota Xie Haoran
78
Dimulainya Peperangan
79
Kemunculan Liu Feng
80
Aku Juga Bisa Menghancurkannya Kembali
81
Bertemu Fang Yuan Kembali
82
Menjadi Penguasa (TAMAT) SEASON 1

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!