Liu Feng tentu belum mengetahui tentang perkembangan Kota Xi'an yang sedang membutuhkan kultivator ulung, berdasarkan situasinya ia masih memikirkan untuk segera mengunjungi Klan Fang yang merupakan keluarga gurunya.
Liu Feng yang sudah mendapatkan informasi tentang Klan Fang segera menuju ke kediaman keluarga tersebut. Jarak antara tempat tinggalnya dengan kediaman keluarga Fang juga tidak terlalu jauh karena masih berada dalam wilayah Kota Xi'an.
Kedatangan Liu Feng ke keluarga Fang mulanya tidak mendapat respon yang baik dari penjaga, namun setelah Liu Feng mengutarakan maksud kedatangan dengan mengaku sebagai tunangan Fang Yin, barulah ia mendapatkan perhatian serius. Seorang penjaga dengan sigap melaporkan hal penting ini kepada kepala keluarga, khawatir dirinya melakukan kesalahan ia segera bergegas menghadap kepada Patriark Fang Dongcheng yang merupakan kakek dari Fang Yin sendiri.
Mendengar berita yang mengejutkan ini wajah Patriark keluarga Fang tersebut tersenyum lebar. Kabar tentang pernikahan Fang Yin yang sudah dijodohkan sejak lahir itu selalu menjadi tanda tanya besar di hati Patriark keluarga Fang. Orang-orang dari keluarga Fang sendiri tidak mengetahui siapa yang akan menjadi suami dari Fang Yin, ikatan pernikahan itu atas perintah leluhur keluarga Fang yang misterius dua puluh tahun yang lalu.
Namun sebagai kepala keluarga, Fang Dongcheng tahu sebuah rahasia tentang kejayaan keluarga Fang berhubungan dengan kedatangan seorang pemuda yang kelak mengaku sebagai suami dari Fang Yin. Oleh karenanya ia sangat menantikan hari ini dan kabar kedatangan Liu Feng segera ia beritahukan kepada seluruh anggota keluarga.
Di ruang tamu utama, Liu Feng diterima dan disambut dengan baik oleh Fang Dongcheng dan juga putranya yang bernama Fang Yongzhen. Selain itu beberapa orang Tetua dan anggota keluarga lainnya juga ikut hadir dan menyapa Liu Feng dengan ramah.
"Anak muda, selamat datang di kediaman keluarga Fang" sapa Fang Dongcheng dengan raut wajah gembira.
Ia sangat senang dengan jodoh yang sudah ditentukan oleh leluhur keluarga Fang itu memiliki tampang yang rupawan serta masih muda, mereka memperlakukan Liu Feng dengan ramah dan tangan terbuka.
"Perkenalkan nama saya adalah Liu Feng.. Terimakasih atas penyambutan yang ramah ini.." ucap Liu Feng atas sikap keluarga Fang.
"Silahkan duduk dan anggap lah rumah sendiri" Fang Dongcheng berkata dengan hati-hati, khawatir membuat Liu Feng tidak nyaman.
"Terimakasih tuan.." Liu Feng menangkupkan kedua tangannya sesaat sebelum ia duduk di kursi.
"Apakah benar kamu adalah calon suami dari cucuku?" tanya Fang Dongcheng kemudian.
Liu Feng kemudian mengeluarkan sebuah gulungan dari dalam saku bajunya lalu menyerahkannya kepada pemimpin keluarga Fang.
Fang Dongcheng menerimanya lalu membacanya dengan seksama, kata demi kata dan bentuk tulisannya ia periksa dengan sangat teliti. Setelah beberapa saat kemudian, ia menatap Liu Feng dengan ekspresi gembira.
"Kontrak pernikahan ini asli"
Setelah berkata demikian Fang Dongcheng segera menyerahkan gulungan tersebut kepada putranya yang merupakan ayah dari Fang Yin.
Fang Yongzhen juga sangat penasaran terhadap isi gulungan yang selama ini menjadi hal yang membebani putrinya itu, kabar perjodohan Fang Yin yang sudah ditetapkan oleh leluhur membuat putrinya sering merasa gelisah.
Dari pihak keluarga Fang yang lainnya tampak menganggukkan kepalanya, mereka juga yakin jika pria yang sudah ditentukan oleh leluhur keluarga mereka akan membawa manfaat yang besar.
Di sisi lain Liu Feng tampak tenang, meski di hatinya juga diliputi perasaan tidak menentu. Ia hanya ingin menyelesaikan tugas dari gurunya tanpa berpikir yang lainnya.
"Baiklah, karena hari sudah siang sebaiknya kita makan siang terlebih dahulu sambil melanjutkan perbincangan"
Patriark Fang Dongcheng kemudian mengajak Liu Feng duduk di ruang makan, kemudian beberapa pelayan pun menyiapkan berbagai hidangan di meja makan.
"Yin'er, cepatlah kemari..!"
Patriark Fang Dongcheng sedikit melirik ke arah luar, memberikan tanda kepada cucu perempuannya.
Detik berikutnya, seorang gadis cantik muncul di hadapan mereka.
Melihat Fang Yin, mata Liu Feng tampak berbinar karena terpesona dengan kecantikan wanita yang memiliki kulit putih dengan bibir merah merona.
Namun berbeda dengan reaksi Liu Feng, wanita yang baru saja datang itu terlihat cuek. Ekspresi wajahnya tidak enak dipandang, ada keterpaksaan yang melatarbelakangi kehadirannya di tempat ini.
"Salam hormat kakek, salam hormat ayah.."
Fang Yin langsung menyapa kakeknya dan juga ayahnya dengan hormat, namun sikapnya yang dingin seolah mengabaikan orang lain yang berada di sekitarnya.
"Yin'er, duduklah disana"
Patriark Fang mengangguk lalu menunjuk ke arah kursi kosong yang berada di samping Liu Feng.
"Liu Feng, perkenalkan ini adalah Fang Yin. Dia adalah wanita yang akan menjadi istrimu"
Setelah berkata seperti itu Patriark Fang Dongcheng menatap ke arah Fang Yin sambil berkata, "Yin'er, tuangkan minum untuk Liu Feng calon suami mu"
Fang Yin menaikkan alisnya dan dalam hatinya bergumam kesal. Lalu ia mengambil teko yang berisi teh ke dalam cangkir di depan Liu Feng.
Liu Feng tertegun untuk sejenak, pada jarak sedekat ini ia bisa merasakan dengan jelas tingkat kultivasi Fang Yin yang berada di ranah Pendekar Kaisar.
Merasa diperhatikan oleh Liu Feng, tatapan mata Fang Yin berubah dingin. Sebagai wanita yang tidak terbiasa berinteraksi dengan lelaki asing ada aura kesombongan terpancar dari wajahnya. Seolah ia menganggap remeh Liu Feng yang merupakan calon suaminya tersebut, apalagi ia merasakan jika Liu Feng tidak memiliki basis kultivasi seperti kebanyakan tuan muda di Kota Xi'an.
Setelah beberapa saat jamuan makan pun dimulai, Liu Feng yang sejak pagi belum sarapan sangat menikmati makanannya. Di sisi lain, Fang Yin yang suasana hatinya sedang buruk, menatap Liu Feng penuh dengan rasa jijik. Ia tidak bisa membayangkan bagaimana bisa ia menikah dengan sosok lelaki seperti itu.
"Liu Feng, jika tidak keberatan apakah aku boleh tahu tentang bagaimana kamu bisa mendapatkan kontrak pernikahan ini" tanya Fang Dongcheng di sela-sela makan siangnya.
"Sebenarnya saya mendapatkan gulungan tersebut dari seorang lelaki tua, ia memberikannya padaku setelah aku mengenalnya cukup lama" jawab Liu Feng dengan tenang.
Mendengar jawaban Liu Feng, semua orang yang berada di meja makan tercengang. Mereka tidak menyangka jika Liu Feng mendapatkan kontrak pernikahan begitu saja, Fang Yin pun menatap Liu Feng dengan tatapan aneh.
Fang Yin mengerutkan keningnya, lalu menatap ke arah ayahnya seolah ingin mengatakan keberatan atas kontrak pernikahan ini. Namun di depan pemimpin keluarga ia tidak berani berkata apa-apa, hanya berharap jika ayahnya mau membantunya bicara di depan kakeknya.
"Lalu bagaimana tanggapan mu tentang Yin'er?" tanya Patriark Fang Dongcheng kemudian.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
Agus Rahmat
karakteritu bagaimana sikap author sendiri
2024-11-02
0
Cahaya Sidrap
lanjut thor
2025-02-16
0
Sang M
Liu Feng ini memalukan. payah. Thor ubah karakter Host ini. dancookkk
2024-10-25
0