Dunia Kehampaan

Namun, pada saat ini Liu Feng tidak memiliki pilihan. Hidupnya yang sudah tidak berarti, ditambah dengan penghinaan dari Shiao Ling membuat hatinya terasa pilu. Belum lagi kejadian yang selalu menemaninya dalam beberapa tahun terakhir selalu membuatnya tidak nyaman. Ia juga masih memiliki kedua orang tua yang harus ia bahagiakan, tidak mungkin dirinya selalu menyusahkan di hari tua mereka.

Liu Feng sudah tidak remaja lagi, usianya sudah menginjak 25 tahun dan oleh karenanya ia selalu merasa sangat bersedih karena tidak mempunyai pencapaian apapun. Untungnya di Kota Xi'an berlaku peraturan yang ketat, dimana rakyat biasa seperti dirinya masih dilindungi oleh tuan Kota yang berasal dari Klan Xie. Seorang Kultivator dilarang melakukan tindakan kekerasan kepada masyarakat biasa, jika hal itu terjadi maka Xie Haoran sendiri yang akan memusnahkan kultivator tersebut sebagai hukuman.

Peraturan ini berlaku sejak lama, menjadikan Kota Xi'an satu-satunya Kota Provinsi yang paling aman dan damai. Sementara di kota-kota lainnya berlaku hukum rimba dimana siapa yang kuat dapat memangsa yang lemah, hukum yang biasa diterapkan oleh kultivator pada umumnya.

Kehidupan tempat tinggal Liu Feng disebut Benua Biru, terdiri dari beberapa wilayah mengikuti petunjuk arah mata angin. Wilayah Barat, Utara, Timur dan Selatan. Masing-masing wilayah dikuasai oleh sebuah kerajaan yang pada dasarnya merupakan perwakilan dari anggota Klan terkuat yang berada di wilayah tersebut. Sementara saat ini, Liu Feng berada di wilayah Tengah. Wilayah terluas yang dikuasai oleh Klan Xie dan tidak membentuk kerajaan seperti wilayah-wilayah yang lainnya.

"Baiklah, aku mempercayaimu.." ucap Liu Feng kepada pengemis tua tersebut, ia sudah berpikir segalanya.

"Baguslah, mulai sekarang kau bisa memanggilku guru" pengemis tua berkata dengan sikap yang tenang.

Liu Feng yang sudah membulatkan tekadnya tersebut lalu berlutut dan bersujud, mengambil sumpahnya sebagai seorang murid. Tidak lama kemudian, tiba-tiba pengemis tua menghampirinya dan meletakkan jari telunjuknya di dahi Liu Feng. Pandangan Liu Feng menjadi kabur dan kesadarannya pun hilang, dalam sekejap ia sudah tidak sadarkan diri.

"Gunakanlah kesempatan ini, aku secara khusus yang melatih mu" ucap pengemis tua yang merupakan perwujudan dari Dewa kehampaan itu.

"Whush..."

Setelah berkata seperti itu, pengemis tua mengangkat tangannya lalu tubuh Liu Feng pun terangkat ke udara dan menghilang ke ruang hampa.

Pada sebuah puncak gunung dengan suhu udara yang sangat dingin, sebuah cahaya terang berwarna keemasan tampak berkilau di tengah malam. Sesaat kemudian, tubuh Liu Feng muncul dari kehampaan dalam posisi berbaring bersamaan dengan kedatangan sosok tubuh tua.

Beberapa saat kemudian, Liu Feng membuka matanya dan memperhatikan tubuhnya yang sudah berpindah dari tempat sebelumnya.

"Dimana ini?" tanya Liu Feng sambil bangkit mencoba untuk duduk.

"Besok kau akan tahu. Sebaiknya kau sekarang beristirahat saja dahulu" ucap pengemis tua tersebut.

"Baik guru.."

Liu Feng yang semula ada sedikit rasa keraguan, kini merasakan jika pengemis tua yang kini menjadi gurunya tersebut bukanlah orang biasa. Liu Feng hanya pernah mendengar hal-hal seperti ini bisa dilakukan oleh para orang sakti yang bisa menguasai puncak kehidupan di Benua Biru.

Dengan beralaskan batu besar dan beratapkan langit, Liu Feng memaksakan diri untuk beristirahat seperti apa yang dianjurkan oleh gurunya. Namun suhu udara yang begitu dingin membuatnya tidak berdaya menahan hawa yang sangat tidak lazim bagi tubuh kurusnya.

Liu Feng memang memiliki kekuatan fisik yang lebih kuat dibandingkan dengan pemuda lain, tetapi rasa dingin yang begitu menusuk membuatnya benar-benar merasa sangat tersisa.

Pengemis tua hanya tersenyum melihat tubuh Liu Feng yang menggigil kedinginan, suhu udara di tempat ini memang sangat berbeda dengan tempat tinggal dimana dunia Liu Feng berada. Liu Feng sebenarnya berada pada dunia kehampaan, dunia kehidupan yang dibuat oleh Dewa kehampaan itu sendiri.

Andai saja Liu Feng tahu jika saat ini ia sedang mengkondisikan tubuhnya pada energi terbaik bumi dan langit, maka posisinya akan menjadi rebutan kultivator dunia fana yang sangat mendambakan kekuatan dan keabadian.

Meski pada saat ini Liu Feng belum bisa berkultivasi, energi langit dan bumi itu terserap dengan baik membentuk nutrisi alami di dalam tubuhnya. Secara perlahan penguatan tulangnya pun berlangsung secara alami berbarengan dengan rasa dingin yang menusuk hingga ke tulangnya tersebut.

Hingga keesokan paginya, saat sinar matahari mulai bersinar tubuh Liu Feng pun tergerak untuk bangkit seperti biasanya dimana ia mulai menjalani rutinitas untuk berangkat kerja di rumah makan tempat sebelumnya ia bergantung hidup.

"Bagaimana istirahat mu" tanya pengemis tua yang bernama asli Fang Yuan itu.

"Sedikit membuat tubuhku kaku dan pegal-pegal" jawab Liu Feng tanpa menyembunyikan perasaannya.

"Hmm.. Sepertinya kau harus lebih terbiasa untuk tinggal di tempat ini" ucap gurunya tersebut.

"Guru, sebenarnya aku berada dimana?" tanya Liu Feng yang masih penasaran sejak semalam.

"Ini adalah dunia kehampaan, sebuah tempat tinggal yang berada di bawah pemahaman mu. Kelak jika kamu sudah memiliki kekuatan yang cukup maka kau akan memahaminya" ucap Fang Yuan menjelaskan.

"Dunia kehampaan?" Liu Feng tertegun dan tidak bisa berpikir apa-apa.

Sebagai seorang awam yang belum mengenal dunia kultivator ia hanya bisa menggaruk kepalanya yang tidak gatal itu.

"Apakah ini masih di Kota Xi'an juga?" tanya Liu Feng lagi dengan ekspresi heran.

"Tinggallah di sini, maka kau akan mengerti. Semua yang ada di sini bisa kau makan dan minum sesukamu" ucap Fang Yuan sambil tersenyum.

"Baik guru, lalu bagaimana jika terjadi hujan? Apakah tidak ada Gua atau tempat tinggal untuk berlindung?" tanya Liu Feng yang masih lugu tersebut.

"Sesuai perkataan ku sebelumnya, aku akan merubah mu kepada kehidupan yang lebih baik. Namun semuanya memerlukan proses, jika kamu memiliki mental yang kuat maka kamu layak menjadi muridku dan tinggal di tempat ini lebih lama. Jika tidak, maka aku akan pastikan kau tidak akan pernah merasakan apa yang pernah kau rasakan sebelumnya" Fang Yuan berkata dengan santai, namun setiap katanya membuat Liu Feng merasakan hawa ketakutan.

"Baik guru, aku berjanji tidak akan mengecewakan mu" Liu Feng berkata dengan sungguh-sungguh pada akhirnya.

Berada di tempat yang asing seperti ini tidak selalu rugi, selama dirinya masih bisa makan dan minum untuk bertahan hidup itu sudah cukup. Hal lainnya tidak pernah ia pikirkan setelah dirinya bertubi-tubi dilanda cobaan hidup yang seperti tiada habisnya itu.

"Bagus kalau begitu, mulai sekarang kau sudah bisa berlatih untuk menempa tubuh fisik mu terdahulu" ucap Fang Yuan sambil tersenyum penuh minat.

Terpopuler

Comments

Cahaya Sidrap

Cahaya Sidrap

semangat thor

2025-02-16

0

Syahrudin Denilo

Syahrudin Denilo

ohhh begitu

2025-01-07

0

Imam Sutoto Suro

Imam Sutoto Suro

woow

2024-11-02

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Ucapan Pengemis Tua
3 Dunia Kehampaan
4 Kultivasi Aura Mendalam
5 Masa Lalu Liu Feng
6 Tetangga Yang Baik Hati
7 Memberi Pelajaran
8 Kecemasan Tuan Kota
9 Keluarga Fang
10 Reaksi Fang Yin
11 Hadiah Dari Liu Feng
12 Masih Memaafkan
13 Malam Pertama (21++)
14 Mendaftar Menjadi Relawan
15 Putri Tuan Kota Xie Shuang
16 Tiba Di Kota Shaanxi
17 Informasi Warisan Kultivator Keabadian
18 Bertemu Keluarga
19 Permintaan Liu Feng
20 Pangeran Ma Shihao
21 Membunuh Pangeran Ma Shihao
22 Menyamarkan Identitas
23 Sesuatu Yang Terlewat
24 Akar Roh Kayu
25 Memecahkan Formasi
26 Memasuki Reruntuhan Makam Kuno
27 Pedang Kelas Surgawi
28 Kebodohan Liu Feng
29 Membentuk Dantian
30 Jurus Tebasan Iblis
31 Menghancurkan Formasi Perlindungan
32 Keluar Dari Makam Kuno
33 Menghadapi Pendekar Kerajaan Ma
34 Kehebatan Jurus Pamungkas Liu Feng
35 Mendapatkan Sikap Hormat
36 Kembali Pulang
37 Membayar Hutang
38 Mengunjungi Feng Xiaoya
39 Masalah Datang Lagi
40 Mengobati Nyonya Feng
41 Kemarahan Klan Lei
42 Keterkejutan
43 Kondisi Fang Yin
44 Mengundang Kematian
45 Sikap Bodoh
46 Menyelamatkan Feng Xiaoya
47 Kecemasan Keluarga Yun
48 Berkunjung Ke Kediaman Liu Feng
49 Semangat Bertarung Xie Shuang
50 Hewan Iblis Tingkat Ke Tujuh
51 Kemarahan Raja Ma Kun
52 Menyerap Inti Hewan Spiritual
53 Memasuki Wilayah Kerajaan Ma
54 Pilihan Sulit Fang Yin
55 Kecemasan Liu Feng
56 Mulai Menyadari Sesuatu Yang Luar Biasa
57 Serangan Pembuka
58 Membunuh Bawahan Raja Ma Kun
59 Kartu Truf Raja Ma Kun
60 Pertempuran Melawan Leluhur Keluarga Ma
61 Teknik Formasi Jaring Kematian
62 Mendominasi Pertarungan
63 Penyesalan Fang Yin
64 Kebahagiaan Sepasang Suami Istri
65 Wanita Yang Menggemaskan
66 Tingkah Aneh Xie Shuang
67 Semalam Di Kota Fuzhou
68 Peran Istri Yang Mendominasi
69 Memulai Pertemuan
70 Kegelisahan Raja Lin Dan
71 Bertemu Adik Ipar
72 Siasat Raja Lin Dan
73 Kecurigaan Pendekar Pelindung Klan Xie
74 Keterangan Fang Zitao
75 Perbincangan Di Saat Tenang
76 Ancaman Yang Mengintai
77 Kemarahan Tuan Kota Xie Haoran
78 Dimulainya Peperangan
79 Kemunculan Liu Feng
80 Aku Juga Bisa Menghancurkannya Kembali
81 Bertemu Fang Yuan Kembali
82 Menjadi Penguasa (TAMAT) SEASON 1
Episodes

Updated 82 Episodes

1
Prolog
2
Ucapan Pengemis Tua
3
Dunia Kehampaan
4
Kultivasi Aura Mendalam
5
Masa Lalu Liu Feng
6
Tetangga Yang Baik Hati
7
Memberi Pelajaran
8
Kecemasan Tuan Kota
9
Keluarga Fang
10
Reaksi Fang Yin
11
Hadiah Dari Liu Feng
12
Masih Memaafkan
13
Malam Pertama (21++)
14
Mendaftar Menjadi Relawan
15
Putri Tuan Kota Xie Shuang
16
Tiba Di Kota Shaanxi
17
Informasi Warisan Kultivator Keabadian
18
Bertemu Keluarga
19
Permintaan Liu Feng
20
Pangeran Ma Shihao
21
Membunuh Pangeran Ma Shihao
22
Menyamarkan Identitas
23
Sesuatu Yang Terlewat
24
Akar Roh Kayu
25
Memecahkan Formasi
26
Memasuki Reruntuhan Makam Kuno
27
Pedang Kelas Surgawi
28
Kebodohan Liu Feng
29
Membentuk Dantian
30
Jurus Tebasan Iblis
31
Menghancurkan Formasi Perlindungan
32
Keluar Dari Makam Kuno
33
Menghadapi Pendekar Kerajaan Ma
34
Kehebatan Jurus Pamungkas Liu Feng
35
Mendapatkan Sikap Hormat
36
Kembali Pulang
37
Membayar Hutang
38
Mengunjungi Feng Xiaoya
39
Masalah Datang Lagi
40
Mengobati Nyonya Feng
41
Kemarahan Klan Lei
42
Keterkejutan
43
Kondisi Fang Yin
44
Mengundang Kematian
45
Sikap Bodoh
46
Menyelamatkan Feng Xiaoya
47
Kecemasan Keluarga Yun
48
Berkunjung Ke Kediaman Liu Feng
49
Semangat Bertarung Xie Shuang
50
Hewan Iblis Tingkat Ke Tujuh
51
Kemarahan Raja Ma Kun
52
Menyerap Inti Hewan Spiritual
53
Memasuki Wilayah Kerajaan Ma
54
Pilihan Sulit Fang Yin
55
Kecemasan Liu Feng
56
Mulai Menyadari Sesuatu Yang Luar Biasa
57
Serangan Pembuka
58
Membunuh Bawahan Raja Ma Kun
59
Kartu Truf Raja Ma Kun
60
Pertempuran Melawan Leluhur Keluarga Ma
61
Teknik Formasi Jaring Kematian
62
Mendominasi Pertarungan
63
Penyesalan Fang Yin
64
Kebahagiaan Sepasang Suami Istri
65
Wanita Yang Menggemaskan
66
Tingkah Aneh Xie Shuang
67
Semalam Di Kota Fuzhou
68
Peran Istri Yang Mendominasi
69
Memulai Pertemuan
70
Kegelisahan Raja Lin Dan
71
Bertemu Adik Ipar
72
Siasat Raja Lin Dan
73
Kecurigaan Pendekar Pelindung Klan Xie
74
Keterangan Fang Zitao
75
Perbincangan Di Saat Tenang
76
Ancaman Yang Mengintai
77
Kemarahan Tuan Kota Xie Haoran
78
Dimulainya Peperangan
79
Kemunculan Liu Feng
80
Aku Juga Bisa Menghancurkannya Kembali
81
Bertemu Fang Yuan Kembali
82
Menjadi Penguasa (TAMAT) SEASON 1

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!