Genevieve!!

NovelToon
08: Genevieve!!
•••
Kamar Genevieve.
Cup!
Callista Wijaya
Callista Wijaya
Emm.
Lisa menatap pria di depannya tremor. Sumpah, nih om-om nakutin banget dah. Kazio yang baru pulang dari kantor langsung bergegas mencari Lisa yang sedang mengerjakan tugas kelompok dengan sang putri.
Melihat Lisa sendirian mengerjakan tugasnya, ia langsung mengambil kesempatan itu untuk mencuri kecupan dari Lisa.
Callista Wijaya
Callista Wijaya
Om!! [Kesal]
Kazio Ganendra
Kazio Ganendra
Hm? [Menyeringai]
Callista Wijaya
Callista Wijaya
Om udah janji bakal ngelepasin aku kemarin. Jadi please deh, gak usah nyium-nyium. [Mengomel]
Kazio Ganendra
Kazio Ganendra
Itu minggu lalu. Saat kamu berada dalam kungkungan saya.
Callista Wijaya
Callista Wijaya
Yak!! [Merona]
Kazio Ganendra
Kazio Ganendra
[Senyum]
Kazio Ganendra
Kazio Ganendra
Kamu gemesin banget.
Callista Wijaya
Callista Wijaya
Apa sih. Dasar om gay gak waras. [Lirih]
Kazio memicing tajam mendengar ucapan gadis itu. Apakah tindakannya yang kemarin tidak jelas? Apakah ia harus membuktikan sekali lagi bahwa dia tidak belok?
Kazio Ganendra
Kazio Ganendra
Kamu sengaja?
Callista Wijaya
Callista Wijaya
Apa?
Kazio Ganendra
Kazio Ganendra
Kami mancing saya?
Callista Wijaya
Callista Wijaya
Apa sih. Om bukan ikan, ngapain saya mancing om. Lagian pancingan nya aja gak punya tuh. [Sewot]
Kazio bungkam.
Kazio Ganendra
Kazio Ganendra
Nevi mana? [Memainkan rambut pirang Lisa]
Callista Wijaya
Callista Wijaya
Kebelet eek.
Kazio Ganendra
Kazio Ganendra
Yakin? Bukan lagi ngintilin si Keenan
Lisa memejamkan matanya kesal. Sumpah, ingin rasanya dia menghantam wajah tampan itu dengan tinjunya. Tapi karna dia lebih muda, ia harus menghormati Kazio yang lebih tua.
Dia juga kesal dengan anak gadis pria itu. Kerja kelompok yang harus disiapkan berdua malah hanya dirinya yang mengerjakan. Genevieve entah ngacir ke mana, Lisa pun tidak tahu. Gadis itu hanya berpamitan sebentar tapi sampai sekarang ia belum kembali.
Dua anak beranak ini sama-sama membuat kepala Lisa pusing tujuh keliling.
Callista Wijaya
Callista Wijaya
Om sebenarnya mau apa sih?
Kazio Ganendra
Kazio Ganendra
Saya?
Callista Wijaya
Callista Wijaya
[Mengangguk]
Kazio Ganendra
Kazio Ganendra
Saya mau kamu~
Kazio Ganendra
Kazio Ganendra
NovelToon
Callista Wijaya
Callista Wijaya
NovelToon
Callista Wijaya
Callista Wijaya
Gaje om
Kazio Ganendra
Kazio Ganendra
Maap. Saya cuma bercanda.
Callista Wijaya
Callista Wijaya
Cih.
Kazio Ganendra
Kazio Ganendra
Gak boleh gitu. Kamu harus sopan sama calon suami kamu~
Callista Wijaya
Callista Wijaya
Hah?
Kazio Ganendra
Kazio Ganendra
Lisaaa. [Mengungkung tubuh Lisa]
Callista Wijaya
Callista Wijaya
Oom? [Gagap]
Kazio Ganendra
Kazio Ganendra
NovelToon
Callista Wijaya
Callista Wijaya
Mamau apa?
Kazio Ganendra
Kazio Ganendra
Saya kangen sama sentuhan kamu.
Kazio Ganendra
Kazio Ganendra
Kamu mau kan manjain dia sekali lagi?
Lisa melirik celana bawah Kazio yang tampak mengembung. Gadis menelan ludahnya susah payah.
Callista Wijaya
Callista Wijaya
Aaaku...
Kazio Ganendra
Kazio Ganendra
Hm?
Callista Wijaya
Callista Wijaya
Ini namanya pelecehan om!!
Kazio Ganendra
Kazio Ganendra
Masa?
Satu tangan Kazio mulai turun menyentuh leher Lisa kemudian pundak, berhenti pada dua gundukan yang masih terbalut seragam sekolah, ia meremas benda kenyal itu sekejap lalu tangannya mulai meraba-raba perut Lisa dan berakhir pada bagian bawah gadis itu.
Callista Wijaya
Callista Wijaya
Hah, hah. [Nafas memburu]
Kazio Ganendra
Kazio Ganendra
Wow, kamu udah basah ya?
Callista Wijaya
Callista Wijaya
Apasih?
Kazio Ganendra
Kazio Ganendra
Lihat dalamanmu basah, Lisa~
Callista Wijaya
Callista Wijaya
Enggak!
Kazio mendekatkan wajahnya pada leher gadis itu, mengecup dan menjilatnya dengan gerakan sensual—menekan-nekan titik sensitif gadis itu secara perlahan dan teratur.
Callista Wijaya
Callista Wijaya
Eumph..
Kazio Ganendra
Kazio Ganendra
[Menyeringai]
Kazio Ganendra
Kazio Ganendra
Kamu menyukainya?
Callista Wijaya
Callista Wijaya
Engg—ah—gak
Kazio Ganendra
Kazio Ganendra
Kamu menyukainya, sayangku~
Kazio Ganendra
Kazio Ganendra
Lihat, di bawah sini kamu sudah basah.
Kazio Ganendra
Kazio Ganendra
Tubuhmu menginginkan lebih, Callista.
Callista Wijaya
Callista Wijaya
Aku tida—umphhh.
Kazio menyambar bibir ranum itu, memberikan lumatan penuh kehati-hatian. Pria itu membawa Lisa tenggelam pada gelora nafsu secara perlahan-lahan.
Kazio akan membuat Lisa menginginkannya tanpa pria itu memaksanya.
Tangan kirinya menahan tengkuk Lisa agar ciuman mereka semakin dalam. Sedangkan tangan kanannya menggeser dalaman gadis itu sedikit ke samping agar memudahkan jari-jemarinya menyentuh kewanitaan Lisa.
Akh.
Nghh... Omh
Pe-pelan-pelan, nghh.
Genevieve Ganendra
Genevieve Ganendra
[Menguping]
Genevieve Ganendra
Genevieve Ganendra
Wah, kayaknya bentar lagi gue bakalan punya adek nih. [Senang]
Genevieve dan Keenan saat ini tengah menguping pergulatan yang terjadi di dalam. Pria dewasa satu ini hanya menyandarkan tubuhnya pada dinding sambil melirik nona mudanya dengan wajah kelewat datar.
Keenan Dirgantara
Keenan Dirgantara
Nona, sebaiknya kita pergi.
Genevieve Ganendra
Genevieve Ganendra
No, gue masih penasaran.
Keenan Dirgantara
Keenan Dirgantara
Hah, sebenarnya apa imbalan yang diberikan oleh Boss pada nona mudaku ini? Bisa-bisanya dia menghianati temennya. [Membatin]
Genevieve Ganendra
Genevieve Ganendra
Gue penasaran mereka pakai gaya apa.
Keenan Dirgantara
Keenan Dirgantara
Nona? [Kaget]
Keenan menggelengkan kepalanya pelan. Ia tidak percaya bahwa gadis itu tahu mengenai perkara dewasa seperti ini.
Keenan Dirgantara
Keenan Dirgantara
Tuhan, kumohon selamatkan nonaku. Dia masih kecil, otak polosnya tidak boleh dicemari. [Batinnya berdoa]
Bagi Keenan, Genevieve masihlah anak kecil. Dia sudah bersama dengan gadis itu, sangat lama. Bahkan dia ikut andil dalam merawat Genevieve.
Menjaga dan memperhatikan Genevieve sudah menjadi kebiasaannya. Ia menganggap gadis itu seperti anaknya.
Keenan Dirgantara
Keenan Dirgantara
Nona, ayo kita pergi dari sini.
Genevieve Ganendra
Genevieve Ganendra
Tapi-tapi mereka belom abis.
Keenan menarik tangan Genevieve, menjauhi area keramat itu.
Kembali pada Lisa dan Kazio
Callista Wijaya
Callista Wijaya
[Memejamkan matanya]
Callista Wijaya
Callista Wijaya
Hngh..
Kazio tersenyum mendengar desahan gadis itu apalagi melihat wajah Lisa yang memerah dengan bibir terbuka kecil mengeluarkan suara-suara nikmat.
Tangannya semakin bergerak cepat di bawah sana, menumbuk titik kewanitaan gadis itu berkali-kali. Sehingga Lisa mendapatkan pelepasannya. Tubuh gadis itu bergetar hebat, liangnya mengetat mengemut dua jari Kazio.
Kazio Ganendra
Kazio Ganendra
Shhh, tenang. Kamu bisa mematahkan jariku lho~
Callista Wijaya
Callista Wijaya
Aku-nghhh
Callista Wijaya
Callista Wijaya
Akhh—keluar.
Kazio Ganendra
Kazio Ganendra
Damn, you're so cute.
Lisa memejamkan matanya dengan dada naik turun. Nafasnya tersengal-sengal dan miliknya masih berkedut setelah pelepasannya.
Callista Wijaya
Callista Wijaya
Shit. Genevieve!!
Callista Wijaya
Callista Wijaya
Gara-gara lo anying!
Lisa mengumpat.
•••
Terpopuler

Comments

liza olivia

liza olivia

wah sangat mendukung sekali anda

2024-12-14

2

Elsaa Aryani

Elsaa Aryani

sahabat nya lagi tegang didalam kamar sama dadynya eh malah dia malah kesenangan 🤦‍♀️🤦‍♀️

2024-11-09

2

T....Ara🌻~

T....Ara🌻~

serah lo deh VII😭😭

2024-10-01

11

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!