Saat ini Genevieve berada di kamarnya yang super luas. Gadis itu sibuk membaca komik bergenre beyel sambil senyum-senyum sendiri membuat Lisa yang duduk lesehan di lantai menatapnya aneh.
Callista Wijaya
Lo udah gila?
Genevieve Ganendra
Ya enggaklah.
Jawabannya ketus.
Callista Wijaya
Terus ngapain lo senyum-senyum gitu.
Genevieve Ganendra
Gara-gara mereka lah.
Genevieve menunjukkan komiknya.
Callista Wijaya
Selain suka sama om-om, lo emang gak waras deh.
Callista Wijaya
Masa baca yang begituan. Kalo gak salah tiga hari yang lalu lo marah-marah deh gara-gara bokap lo.
Ujarnya sinis.
Genevieve Ganendra
Ya itu kan tiga hari lalu bukan sekarang!
Callista Wijaya
Nah makanya lo suka su'udzon sama bokap lo gara-gara baca yang begituan.
Callista Wijaya
Saran gue sih mending berhenti aja baca yang begituan.
Lisa memang anti dengan komik seperti itu. Bahkan novel sekalipun jika bergenre homo, dia tidak akan membacanya. Orang gila mana yang menjodohkan sesama jenis. Gila!
Genevieve Ganendra
Nah saran gue lebih baik lo goda daddy gue.
Genevieve menghempas komiknya ke samping kemudian berjalan ke arah Lisa dan melakukan hal yang sama. Duduk lesehan di lantai sambil makan keripik pisang.
Callista Wijaya
Lo pikir gue jal*ng gitu?
Lisa mendelik menatap Genevieve tajam.
Genevieve Ganendra
Ya bukan dong.
Genevieve Ganendra
Lo cuma goda bokap gue itu doang.
Genevieve Ganendra
Gak perlu sampai berubah jadi jal*ng juga.
Ujar gadis itu kelewatan polos.
Callista Wijaya
Idih, najis lo!
Callista Wijaya
Dikira gampang huh? Entar kalo bokap lo gak gay terus dia grepe-grepe gue gimana?
Callista Wijaya
Mau tanggungjawab lo?!
Genevieve Ganendra
Ya anggap aja itu takdir.
Callista Wijaya
Sialan lo.
Lisa menimpuk kepala Genevieve menggunakan tutup toples dengan wajah kesal.
Genevieve Ganendra
Lo sendiri yang bilang itu tiga hari lalu, kalo lo lupa.
Ujarnya sembari memutar bola matanya malas.
Genevieve Ganendra
Tapi kalo beneran kejadian bagus dong. Gue bisa punya mommy dan bisa dekatin Om Keenan.
Genevieve Ganendra
Ibarat sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui, HAHAHA.
Genevieve Ganendra
Keren banget kan.
Genevieve menaik turunkan alisnya menggoda. Sungguh dia bangga banget punya otak seperti ini.
Lisa menatap Genevieve berbinar. Ia tergiur dengan es krim tawaran gadis didepannya jika dia menurutinya.
Callista Wijaya
Beneran?
Genevieve Ganendra
Iya tapi lo harus goda daddy gue.
Callista Wijaya
Gak akh.
Genevieve Ganendra
Ayolah. Lo cuma goda doang kok gak lebih.
Genevieve Ganendra
Lis, bantu gue ya. Please.
Ujarnya memohon dengan wajah imut.
Callista Wijaya
Lo gila? Itu ayah lo anjing!
Genevieve Ganendra
Ya gak papa kali. Lo goda dia cuma buat mastiin, dia gay apa enggak.
Lisa memaki gadis itu dalam diam. Punya temen gini amat. Tangan kanannya memijat pangkal hidungnya pusing sedangkan tangan kirinya tengah digoyang-goyangkan oleh Genevieve berusaha membujuknya untuk melakukan rencananya.
Genevieve Ganendra
Lisaaa
Callista Wijaya
Iya deh, terserah lo aja. Pasrah gue mah punya temen kek tai.
Lisa mendengus pasrah. Sedangkan Genevieve dia cengengesan karena berhasil membujuk Lisa.
Genevieve Ganendra
Hehehe, makasih. Pokoknya lo emang teman debest gue.
Genevieve memeluk tubuh Lisa kelewatan erat membuat Lisa mendadak berubah warna biru.
Callista Wijaya
Shh, gue gak bisa napas!
Genevieve Ganendra
Gue masih pengen meluk lo. Ah, gini ya rasanya pelukan seorang ibu.
Gadis itu cekikikan membuat Lisa emosi. Rasanya dia ingin meremukkan tubuh gadis didepannya.
Comments
Lizkook
berarti gue gila dong?🗿
2024-07-04
9
𝖒𝖔𝖔 𝕰𝖔𝖓𝖓𝖎🐮
vulgar nyooo tapi suka yang ganas² gini/Awkward/
2024-05-24
16
Apocalypse.
*su'udzon
2024-05-17
1