Part 13. Duit, duit dan duit!

Sam menggaruk tengkuknya canggung, “yah, bisa dibilang kenal, bisa dibilang nggak kenal juga sih,” ucapnya. Kemudian dia menatap si gadis yang sedang duduk tenang, memakan burger yang dibelikan Sam, dia juga dibelikan ice Americano. Sam heran sekali ada anak gadis yang mau minuman pahit, katanya itu bagus untuk diet, tapi terserah dia saja.

“Jadi kenal atau enggak? Kalau engga, nanti dikira kamu nyulik dia lho,” sahut Raihan, sambil melirik si gadis dengan tatapan heran dan juga penasaran.

Raihan memang selalu penasaran, kenapa ada banyak gadis cantik yang mendekati Sam. Dulu saat kuliah juga ada beberapa gadis cantik, tapi Sam yang miskin itu tidak mau menanggapi mereka dengan serius. Dia bilang, dia tidak mungkin bisa pacaran.

Karena menghidupi diri sendiri saja sangat sulit, tidak mungkin dia mengajak anak gadis orang hidup susah bersama.

Meski begitu, Sam selalu menjadi penasihat percintaan bagi Raihan, padahal Raihan tahu sendiri, si Sam jomblo sejak lahir.

“Kalau belum kenal, kan bisa kenalan kak, namaku Queenza Hardian, putri bungsu dari keluarga Hardian. Rumahku di perumahan dekat sini, aku jomblo kok, karena gak ada cowo yang lumayan buat aku, gini-gini seleraku tinggi kak,” ucap gadis bernama Queenza itu, tapi dia hanya menatap Sam saja saat bicara seperti itu.

“Kamu bilang seleramu tinggi, tapi ada disini dengan kami?” sahut Sam heran.

Queen tersenyum, “iya! Menurutku, kak Sam itu sudah lumayan, karena kakak tampan, memiliki pekerjaan yang bagus dan kaya raya,” ucap Queen.

Sam langsung terbahak-bahak mendengar ucapan Queen, “hahaha, kamu ada-ada aja, cuma gitu aja menurutmu aku ini lumayan? Untuk mencari lelaki, tidak cukup hanya dengan itu saja. Kamu harus mencari seseorang yang bisa memahami mu dengan baik, seseorang yang akan menjadikanmu ratu—” Sam berhenti menasehati saat Raihan menendang kakinya.

“Kamu bukan psikolog, nggak perlu ngomong yang aneh-aneh!“ Desis Raihan.

”Apanya yang aneh, aku cuma ngasih tahu, kalau ketampanan dan kekayaan itu nggak menjamin agar wanita bisa bahagia!“ Sahut Sam kesal.

”Tapi kamu baru aja kenal dia, langsung dinasehatin gitu, nanti dia ilfil tahu.“ balas Raihan, sebenarnya dia hanya jengkel karena Sam suka sekali menasehati orang.

Pernah mereka tidak sengaja bertemu perempuan cantik yang menjadi simpanan seorang pria beristri.

Sam langsung memberinya wejangan ini itu kepadanya, dan berakhir ditampar. Wanita itu bilang, 'sudah miskin, banyak omong!'

Tapi Sam memang terlalu baik, dia sangat tulus saat memberi nasihat pada orang, dia sangat pandai menenangkan orang lain, mencarikan solusi bagi orang lain.

Namun sangat buruk dalam mencari solusi atas masalah sendiri.

”Tenang aja kak, kalau kak Sam yang nasehatin aku, aku akan dengan senang hati mendengarkan.“ Queen menatap Sam sambil menopang pipinya dengan tangan kiri.

Raihan merasa kesal, bukan pada Sam, tapi diri sendiri. Karena bisa-bisanya dia agak baper, padahal Sam yang sedang digoda.

Sementara itu, Sam tertawa, lalu mengulurkan tangannya untuk menepuk kepala Queen sebentar.

Sayangnya Sam melihat Queen hanya sebagai adik perempuan yang lucu.

”Kalau kamu mau mendengarkan nasihat ku, cepat pulang, anak yang masih tumbuh seperti mu, harus tidur jam sepuluh malam, agar pertumbuhan maksimal. Jika kamu tidur malam-malam, itu hanya akan mengumpulkan racun dalam tubuhmu, kulitmu juga akan menjadi buruk.“

Tuh kan, Sam itu selalu seperti itu, lebih memperhatikan orang lain daripada diri sendiri, Raihan sampai heran dibuatnya. Dia hanya bisa geleng-geleng kepala.

”Oke! Aku pulang dulu kak! Tapi minta nomornya ya? Mari kita berteman.“ ucap Queen. Dia pun mendapatkan nomor Sam dan Raihan sekaligus. Raihan tidak tahu kenapa dia dimintai nomor juga, dia jadi curiga. Tapi tidak apa lah, siapa juga yang menolak jika mendapat kontak gadis secantik itu.

Sebuah mobil Alphard putih datang untuk menjemput Queen.

”Tadi kita ngomongin apa sih Han?“ tanya Sam setelah Queen pergi.

”Hmm? Bukannya kamu bilang mau beli perusahaan sekaligus gedungnya? Apa mau ku hubungi orangnya sekarang?“ tanya Raihan.

Sam mengangguk, ”iya, mohon bantuannya, Han.“

”Siap, boss!“

Malam yang saat itu sedang cerah, bintang-bintang bertaburan, serta bulan yang bersinar, seperti keadaan hati Sam yang tenang dan bahagia.

Memiliki banyak uang membuatnya tidak takut akan apapun, dia bisa mengeluarkannya sesuka hati — ah, tidak juga.

Sam tidak bisa menghamburkan uang untuk diri sendiri.

Tapi tidak masalah, jika Raihan selesai membeli perusahaan serta gedungnya, pasti dia akan mendapatkan banyak uang.

”Ini malam yang sangat indah!“ Ujar Sam, saat Raihan sudah selesai mengirimi email pada pemilik perusahaan yang ingin dibeli oleh Sam.

”Indah apanya? Jangan sebut nama mantan!“

Sam menendang kaki Raihan, ”siapa juga yang nyebut nama mantanmu yang sasimo itu!“

”Dia nggak sasimo, cuma agak friendly aja!“ Sahut Raihan.

Sam ini sangat khawatir dengan otak kawannya yang satu itu, sudah diselingkuhi, bukan hanya dengan satu pria, tapi tiga pia, dan dia masih bisa membelanya.

”Sebenernya otak cerdasmu itu cuma mentok buat matematika apa gimana sih, Han? Kenapa goblok banget kalo soal cewek? Gini ya, friendly itu beda sama sasimo. Kalo friendly itu dia suka berteman dengan siapa aja, baik cewek atau cowok. Kalo sasimo—“

”Udahlah Sam, jangan bahas dia.“

Sam berdecak malas, dia pun meneguk minumannya dalam diam.

Satu-satunya sifat Raihan yang dia benci ya itu. Tapi karena Sam membutuhkan otak cerdasnya dan juga koneksinya, jadi Sam tidak bisa memutus pertemanan begitu saja, apalagi itu hanya masalah sepele.

”Apa aku terlalu ikut campur?“ Tanya Sam, setelah mereka hening untuk beberapa saat, sampai suasana yang tadinya hangat menjadi canggung parah.

”Enggak, kamu peduli banget sama aku, aku seneng aja kok, mungkin aku aja yang bego, masih ngarepin seseorang yang kayak gitu.“

Sam menepuk bahu Raihan, ”udahlah, coba move on, bro.“

”Aku sering stalking sosmed dia, dia gonta-ganti pacar, Sam, sementara aku gini-gini doang.“

”Kamu nggak butuh pacar sekarang, yang kamu butuhin cuma duit dan duit, ayo semangat! Kita cari banyak duit!“

Akhirnya Raihan tersenyum juga melihat Sam yang mata duitan.

”Kamu bener juga, kalau ada duit, cewe pasti Dateng sendiri, kan?“

Sam mengangguk, ”iya, asal jangan balikan sama mantan aja.“

Terpopuler

Comments

S H 10

S H 10

Money is everything.. /Determined//Determined//Determined//Determined//Determined/

2025-01-20

0

Jesa Cristian

Jesa Cristian

duit duit aku butuh duit hahaha 🤣

2025-01-08

0

Tyas

Tyas

betul betul betul.....

2025-03-16

0

lihat semua
Episodes
1 Part 1. Uang 888 triliun
2 Part 2. Menghabiskan uang dan mendapatkan uang
3 Part 3. Membeli saham perusahaan
4 Part 4. Membalas dendam
5 Part 5. Berada di level atas
6 Part 6. Panggilan dari pemilik perusahaan
7 Part 7. Pemilik perusahaan Gekron
8 Part 8. Keluarin banyak duit, please?
9 Part 9. Anak buah yang dapat dipercaya
10 Part 10. Hanya lima puluh juta?
11 Part 11. Membuat perusahaan
12 Part 12. Perusahaan yang sudah bangkrut
13 Part 13. Duit, duit dan duit!
14 Part 14. Naik dua level
15 Part 15. first kiss ever
16 Part 16. Jalur orang dalam
17 17. Apa kamu serius?
18 Part 18. Naik tiga level
19 Part 19. Pindah ke apartemen
20 Part 20. Perdebatan tidak penting
21 Part 21. Carl dan Felicia
22 Part 22. Sisi lain Felicia
23 Part 23. Ada apa ini?
24 Part 24. Ada yang aneh
25 Part 25. Fashion style untuk Sam
26 Part 26. Tidak bisa dipercaya
27 Part 27. Terlalu percaya diri
28 Part 28. Memberi pelajaran
29 Part 29. Ikut campur
30 Part 30. Hanya teman biasa
31 Part 31. Kemampuan langka
32 Part 32. Tidak tahu diri
33 33. Menemui Orang gila
34 Part 34. Gila dan menyimpang
35 Part 35. Sifat buruk orang kaya
36 Part 36. Tiba-tiba punya adik
37 Part 37. Kakak yang terlalu baik
38 Part 38. Atap gedung
39 Part 39. Tidak punya sopan santun
40 Part 40. Bisa segalanya
41 Part 41. Sesuatu yang tidak mungkin
42 Part 42. Roda berputar
43 Part 43. Diusir dari rumah
44 Part 44. Boss sudah gila
45 Part 45. Masih jomblo
46 Part 46. Di perkemahan
47 Part 47. Berputar-putar
48 Part 48. Surat rahasia
49 Part 49. Rahasia dari ibu
50 Part 50. Ada yang aneh
51 Part 51. Apa yang kau pikirkan?
52 Part 52. Oh, ternyata...
53 Part 53. Bukankah kau suka uang?
54 Part 54. Memanfaatkan dan dimanfaatkan
55 Part 55. Bertemu Alycia
56 Part 56. Obrolan malam
57 Part 57. Mending rebahan aja
58 Part 58. Cara menghabiskan uang
59 Part 59. Bocah entah darimana
60 Part 60. Habiskan semua uang!
61 Part 61. Sangat sembrono.
62 Part 62. Keberuntungan diluar nalar
63 Part 63. Menampung anak-anak remaja
64 Part 64. Ketulusan dan hadiah
65 Part 65. Memang keterlaluan
66 Part 66. Sombong dan angkuh
67 Part 67. Sam itu miskin!
68 Part 68. Mansion baru
69 Part 69. Menjaga hubungan baik
70 Part 70. Sam yang aneh
71 Part 71. Perasaan tidak nyaman
72 Part 72. Bunglon nakal
73 Part 73. Mengurus anak-anak
74 Part 74. Hanya bohong
75 Part 75. Upgrade sistem
76 Part 76. Ayah tiri brengsek
77 Part 77. Sebuah rencana
78 78. Pertarungan pewaris
79 Part 79. Cerita yang rumit
80 Part 80. Pergi ke desa
81 Part 81. Kerabat jauh yang sombong
82 Part 82. Tidak kuat pedas
83 Part 83. Darimana semua itu?
84 Part 84. Harta itu bukan milikmu
85 Part 85. Memutuskan perasaan
86 Part 86. Anti romantic
87 Part 87. Datang dan pergi
88 Part 88. Curiga lah sedikit
89 Part 89. Melepaskan untuk bahagia
90 Part 90. Bersalah
91 Part 91. Karaoke
92 Part 92. Bakat tersembunyi
93 Part 93. Datang saat sukses
94 Part 94. Keluarga
95 Part 95. Tamat.
Episodes

Updated 95 Episodes

1
Part 1. Uang 888 triliun
2
Part 2. Menghabiskan uang dan mendapatkan uang
3
Part 3. Membeli saham perusahaan
4
Part 4. Membalas dendam
5
Part 5. Berada di level atas
6
Part 6. Panggilan dari pemilik perusahaan
7
Part 7. Pemilik perusahaan Gekron
8
Part 8. Keluarin banyak duit, please?
9
Part 9. Anak buah yang dapat dipercaya
10
Part 10. Hanya lima puluh juta?
11
Part 11. Membuat perusahaan
12
Part 12. Perusahaan yang sudah bangkrut
13
Part 13. Duit, duit dan duit!
14
Part 14. Naik dua level
15
Part 15. first kiss ever
16
Part 16. Jalur orang dalam
17
17. Apa kamu serius?
18
Part 18. Naik tiga level
19
Part 19. Pindah ke apartemen
20
Part 20. Perdebatan tidak penting
21
Part 21. Carl dan Felicia
22
Part 22. Sisi lain Felicia
23
Part 23. Ada apa ini?
24
Part 24. Ada yang aneh
25
Part 25. Fashion style untuk Sam
26
Part 26. Tidak bisa dipercaya
27
Part 27. Terlalu percaya diri
28
Part 28. Memberi pelajaran
29
Part 29. Ikut campur
30
Part 30. Hanya teman biasa
31
Part 31. Kemampuan langka
32
Part 32. Tidak tahu diri
33
33. Menemui Orang gila
34
Part 34. Gila dan menyimpang
35
Part 35. Sifat buruk orang kaya
36
Part 36. Tiba-tiba punya adik
37
Part 37. Kakak yang terlalu baik
38
Part 38. Atap gedung
39
Part 39. Tidak punya sopan santun
40
Part 40. Bisa segalanya
41
Part 41. Sesuatu yang tidak mungkin
42
Part 42. Roda berputar
43
Part 43. Diusir dari rumah
44
Part 44. Boss sudah gila
45
Part 45. Masih jomblo
46
Part 46. Di perkemahan
47
Part 47. Berputar-putar
48
Part 48. Surat rahasia
49
Part 49. Rahasia dari ibu
50
Part 50. Ada yang aneh
51
Part 51. Apa yang kau pikirkan?
52
Part 52. Oh, ternyata...
53
Part 53. Bukankah kau suka uang?
54
Part 54. Memanfaatkan dan dimanfaatkan
55
Part 55. Bertemu Alycia
56
Part 56. Obrolan malam
57
Part 57. Mending rebahan aja
58
Part 58. Cara menghabiskan uang
59
Part 59. Bocah entah darimana
60
Part 60. Habiskan semua uang!
61
Part 61. Sangat sembrono.
62
Part 62. Keberuntungan diluar nalar
63
Part 63. Menampung anak-anak remaja
64
Part 64. Ketulusan dan hadiah
65
Part 65. Memang keterlaluan
66
Part 66. Sombong dan angkuh
67
Part 67. Sam itu miskin!
68
Part 68. Mansion baru
69
Part 69. Menjaga hubungan baik
70
Part 70. Sam yang aneh
71
Part 71. Perasaan tidak nyaman
72
Part 72. Bunglon nakal
73
Part 73. Mengurus anak-anak
74
Part 74. Hanya bohong
75
Part 75. Upgrade sistem
76
Part 76. Ayah tiri brengsek
77
Part 77. Sebuah rencana
78
78. Pertarungan pewaris
79
Part 79. Cerita yang rumit
80
Part 80. Pergi ke desa
81
Part 81. Kerabat jauh yang sombong
82
Part 82. Tidak kuat pedas
83
Part 83. Darimana semua itu?
84
Part 84. Harta itu bukan milikmu
85
Part 85. Memutuskan perasaan
86
Part 86. Anti romantic
87
Part 87. Datang dan pergi
88
Part 88. Curiga lah sedikit
89
Part 89. Melepaskan untuk bahagia
90
Part 90. Bersalah
91
Part 91. Karaoke
92
Part 92. Bakat tersembunyi
93
Part 93. Datang saat sukses
94
Part 94. Keluarga
95
Part 95. Tamat.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!