Part 2. Menghabiskan uang dan mendapatkan uang

Jika Sam hanya mendapatkan 10% dari apa yang telah dia keluarkan, maka dia perlu mengeluarkan lebih banyak untuk mendapatkan banyak uang.

Tapi Sam hanya boleh mengeluarkan uang untuk bisnis atau untuk orang lain, tidak boleh untuk dirinya sendiri.

Tentu itu sangat sulit.

Pertama-tama, setelah keluar dari apartemen milik Angel, Sam memanggil Go-Jek agar bisa cepat sampai rumah sewaannya.

Sebenarnya Sam tidak hanya menyewa rumah untuk dirinya sendiri, ada teman yang tinggal dengannya dan seharusnya patungan membayar sewaan dengannya.

Tapi teman Sam itu ternyata pengkhianat, tidak hanya dia tidak pernah mau membayar biaya sewa rumah, dia juga selalu meminjam apapun milik Sam tanpa ijin. Puncaknya, teman Sam itu malah menjual televisi kecil yang memang sudah ada di rumah sewaan, jadi televisi itu milik pemilik rumah sewaan itu.

Setelah menjual televisi, teman Sam itu kabur dan membuat Sam harus menanggung semua perbuatannya.

Sejak saat itu, Sam hati-hati dengan orang lain. Dia berteman seperlunya saja, tidak mau terlalu dekat karena takut dimanfaatkan.

Setelah sampai, dia membayar Go-Jek, lalu berjalan ke arah rumahnya sambil menenteng pakaian kantoran yang sudah dicucikan Angel, dan juga tas kedap airnya yang sudah sangat butut.

“Sam! Kamu kemana aja? Aku pikir kamu lembur dan tidak pulang pagi ini, mau gorengan? Ada bakwan dan tempe mendoan.”

Dia adalah Raihan, tetangga Sam yang sering sekali membantunya saat pemilik rumah sewaan memarahinya. Raihan masih keponakan pemilik rumah sewaan, bisa dibilang anak orang paling kaya di komplek sempit itu.

Sam sering mendengar jika harta keluarga Raihan sudah habis untuk biaya pendidikan Raihan, karena dia itu kuliah jurusan arsitektur. Sepengetahuan Sam, kira-kira biaya per semesternya empat jutaan, itu belum biaya lain-lain.

Jelas Raihan itu sangat cerdas jika bisa masuk jurusan arsitektur.

Tapi anehnya yang sering Sam lihat adalah tingkah konyol dan tololnya saja saat mereka bertemu seperti ini.

Karena, yah, bayangkan saja, Raihan sudah sering diputuskan perempuan karena perempuan itu selingkuh, parahnya, Raihan yang memohon-mohon agar mereka tidak putus.

Maklum saja, Raihan memang baru pacaran setelah lulus kuliah, jadi pengalamannya masih kurang. Tapi menurut Sam, itu sangat idiot. Sudah diselingkuhi, tapi masih saja mau bersama.

Sam duduk di sebelah Raihan, mereka berada di beranda rumah sewaan yang ditinggali Sam. Karena disana ada pohon mangga arum manis yang rindang, jadi sangat sejuk nongkrong disana saat siang-siang.

“Kau tidak kerja?“ Tanya Raihan.

Sam yang sedang memakan bakwan menoleh pada Raihan, ”seharusnya aku juga menanyakan hal serupa padamu.“

Raihan terkekeh mendengarnya, ”yah, tidak semudah itu Sam, meski aku sudah meyakinkan orang-orang bahwa aku mampu membangun rumah impian mereka, tapi aku kalah dengan yang sudah berpengalaman. Padahal aku sudah pernah membuat satu rumah mewah, pemilik rumah sangat senang, tapi tetap saja aku tidak dipercaya. Karena itu, aku membebaskan pekerja ku untuk bekerja pada orang lain. Apa menurutmu aku terlalu idealis? Apa yang salah dariku?“

”Mungkin kurang promosi?“

Raihan menghembuskan nafas berat, ”tidak ada dana untuk promosi, Sam. Aku ingin mendirikan perusahaan sendiri, tidak mau ikut orang. Itu yang aku inginkan, karenanya selama lima bulan ini aku terus berusaha.“

Sam menepuk bahu Raihan setelah membersihkan tangannya yang berminyak dengan tisu, ”ini baru lima bulan, jangan menyerah secepat ini, ingat! Kamu bisa lolos menjadi mahasiswa di jurusan arsitektur di universitas ternama, melawan sekian banyak orang, tapi sekarang kamu menyerah? Jika tidak ada dana, aku yang akan mendanai semuanya!“

Raihan yang awalnya sedih, kini malah tertawa terbahak-bahak mendengar Sam ingin mendanai semuanya.

”Terimakasih karena sudah menghiburku, Sam.“

Sam menggeleng, ”tidak, aku serius Raihan!“

”Tapi kamu bahkan tidak bisa membayar sewa selama dua bulan!“

Sam menghela nafas berat, ”aku memiliki uang, tapi tidak bisa ku pakai sendiri.“

Raihan mengernyitkan dahinya, ”apa itu masuk akal?“

”Anggap saja masuk akal, sekarang berapa banyak biaya yang kau butuhkan?“

Raihan mencoba menenangkan diri, dia pikir otak Sam mulai rusak karena sering dibully rekan kerjanya.

”Begini Sam, tidak perlu memikirkan nasibku, aku baik-baik saja, lalu, kau belum menjawab pertanyaan ku.“

”Oh, aku tidak bekerja, karena baru saja dipecat.“

Raihan refleks berdiri, ”Dipecat? Tapi kenapa? Bukankah kau sangat rajin?“

Sam menggeleng pasrah, ”itu tidak cukup, manager punya hubungan saudara dengan Haris, dia selalu di pihak Haris, kau lihat wajahku yang memar ini? Itu perbuatannya.“

Raihan mengacak rambutnya karena frustasi, ”sudah dua kali dia memukuli mu, dan kau hanya diam saja?“

”Memang apa yang bisa aku lakukan?“

Raihan pun kembali duduk dengan lemas, ”yah, memang tidak ada, kita orang miskin.“

Sam mengangkat satu alisnya, ”kita? Maaf, sekarang aku tidak miskin lagi!“

Raihan berdecak malas melihat Sam yang berdiri sambil berkacak pinggang, tersenyum lebar dengan percaya diri.

”Udah, jangan mulai lagi… duduk aja dan makan tempe, jangan ngimpi di siang bolong!“

Sam berdecak malas, tapi dia menurut untuk kembali duduk dan makan tempe mendoan di cocol saus pedas.

Tiba-tiba ide menarik muncul di pikirannya.

Bukankah sistem mengatakan jika Sam boleh mengeluarkan uang untuk bisnis? Dan bisnis kos-kosan atau sewa rumah itu sedang naik daun dan selalu banyak peminatnya.

”Han! Aku mau buat kos-kosan yang bagus, kira-kira muat sepuluh orang, kira-kira berapa biayanya?“ Tanya Sam.

”Yah, paling engga satu miliar lah dananya, sekalian aja buat kos-kosan yang mewah, yang harga sewanya sebulan dua juta sampai lima juta. Ada tanah yang bagus untuk dibuat kos-kosan dekat universitas ku dulu, cuma dijual sekitar 550 juta, tanahnya cukup luas, aku lupa ukurannya.“

”Kok mahal banget?“

Raihan menatap Sam malas, ”ini kota besar, bro! Deket universitas, Deket mall juga, dan itupun cukup murah dibandingkan lainnya.“

”Kalau emang strategis, kenapa dijual lebih murah dari yang lain?“

Raihan berhenti mengunyah, lalu menelan makanannya, ”sebenarnya agak rumit, itu tanah punya dua orang yang sudah cerai, aku juga gak tahu kenapa orang-orang gak berani beli tanah itu. Gimana? Mau beli?“ Tanya Sam.

Sam hanya diam berpikir, dia harus mengeluarkan banyak uang agar mendapatkan uang untuk dirinya sendiri. Meskipun rugi, Sam tetap dapat uang, kan?

[Itu benar sekali, master!]

[Tapi usahakan tidak rugi, agar anda mendapatkan income yang bagus tiap bulannya]

Sistem benar juga.

”Aku akan serahkan padamu semua prosesnya, aku percaya padamu Han, dua miliar udah cukup kan?“

Baru saja Raihan ingin membuka mulutnya untuk mengingatkan Sam agar tidak berkhayal terlalu banyak, dia sudah mendapatkan notifikasi jika ada yang mentransfer uang.

Betapa terkejutnya Raihan melihat uang dua miliar ditransfer oleh Sam.

Raihan pun menoleh pada Sam, ”ini beneran, bro?“

Sam mengangguk dan tersenyum, ”iya beneran, apa kamu pikir aku bohong? Aku percaya kamu bisa menggunakan uang dengan baik, kalau kurang, bilang aja ya?“

Tangan Raihan masih gemetar karena tidak percaya jika Sam bisa mengiriminya dua miliar begitu saja seolah itu bukan hal sulit baginya.

[200.000.000 berhasil masuk ke rekening pribadi anda]

Senyuman di bibir Sam bertambah lebar, dua ratus juta berhasil dia dapatkan dengan mudah!

Terpopuler

Comments

Tyas

Tyas

nyimak dulu....

2025-02-20

1

Chaca Sunday

Chaca Sunday

authornya nilai uang?

2025-01-27

0

Fatkhur Kevin

Fatkhur Kevin

nol nya jrg 1 Thor

2024-10-30

0

lihat semua
Episodes
1 Part 1. Uang 888 triliun
2 Part 2. Menghabiskan uang dan mendapatkan uang
3 Part 3. Membeli saham perusahaan
4 Part 4. Membalas dendam
5 Part 5. Berada di level atas
6 Part 6. Panggilan dari pemilik perusahaan
7 Part 7. Pemilik perusahaan Gekron
8 Part 8. Keluarin banyak duit, please?
9 Part 9. Anak buah yang dapat dipercaya
10 Part 10. Hanya lima puluh juta?
11 Part 11. Membuat perusahaan
12 Part 12. Perusahaan yang sudah bangkrut
13 Part 13. Duit, duit dan duit!
14 Part 14. Naik dua level
15 Part 15. first kiss ever
16 Part 16. Jalur orang dalam
17 17. Apa kamu serius?
18 Part 18. Naik tiga level
19 Part 19. Pindah ke apartemen
20 Part 20. Perdebatan tidak penting
21 Part 21. Carl dan Felicia
22 Part 22. Sisi lain Felicia
23 Part 23. Ada apa ini?
24 Part 24. Ada yang aneh
25 Part 25. Fashion style untuk Sam
26 Part 26. Tidak bisa dipercaya
27 Part 27. Terlalu percaya diri
28 Part 28. Memberi pelajaran
29 Part 29. Ikut campur
30 Part 30. Hanya teman biasa
31 Part 31. Kemampuan langka
32 Part 32. Tidak tahu diri
33 33. Menemui Orang gila
34 Part 34. Gila dan menyimpang
35 Part 35. Sifat buruk orang kaya
36 Part 36. Tiba-tiba punya adik
37 Part 37. Kakak yang terlalu baik
38 Part 38. Atap gedung
39 Part 39. Tidak punya sopan santun
40 Part 40. Bisa segalanya
41 Part 41. Sesuatu yang tidak mungkin
42 Part 42. Roda berputar
43 Part 43. Diusir dari rumah
44 Part 44. Boss sudah gila
45 Part 45. Masih jomblo
46 Part 46. Di perkemahan
47 Part 47. Berputar-putar
48 Part 48. Surat rahasia
49 Part 49. Rahasia dari ibu
50 Part 50. Ada yang aneh
51 Part 51. Apa yang kau pikirkan?
52 Part 52. Oh, ternyata...
53 Part 53. Bukankah kau suka uang?
54 Part 54. Memanfaatkan dan dimanfaatkan
55 Part 55. Bertemu Alycia
56 Part 56. Obrolan malam
57 Part 57. Mending rebahan aja
58 Part 58. Cara menghabiskan uang
59 Part 59. Bocah entah darimana
60 Part 60. Habiskan semua uang!
61 Part 61. Sangat sembrono.
62 Part 62. Keberuntungan diluar nalar
63 Part 63. Menampung anak-anak remaja
64 Part 64. Ketulusan dan hadiah
65 Part 65. Memang keterlaluan
66 Part 66. Sombong dan angkuh
67 Part 67. Sam itu miskin!
68 Part 68. Mansion baru
69 Part 69. Menjaga hubungan baik
70 Part 70. Sam yang aneh
71 Part 71. Perasaan tidak nyaman
72 Part 72. Bunglon nakal
73 Part 73. Mengurus anak-anak
74 Part 74. Hanya bohong
75 Part 75. Upgrade sistem
76 Part 76. Ayah tiri brengsek
77 Part 77. Sebuah rencana
78 78. Pertarungan pewaris
79 Part 79. Cerita yang rumit
80 Part 80. Pergi ke desa
81 Part 81. Kerabat jauh yang sombong
82 Part 82. Tidak kuat pedas
83 Part 83. Darimana semua itu?
84 Part 84. Harta itu bukan milikmu
85 Part 85. Memutuskan perasaan
86 Part 86. Anti romantic
87 Part 87. Datang dan pergi
88 Part 88. Curiga lah sedikit
89 Part 89. Melepaskan untuk bahagia
90 Part 90. Bersalah
91 Part 91. Karaoke
92 Part 92. Bakat tersembunyi
93 Part 93. Datang saat sukses
94 Part 94. Keluarga
95 Part 95. Tamat.
Episodes

Updated 95 Episodes

1
Part 1. Uang 888 triliun
2
Part 2. Menghabiskan uang dan mendapatkan uang
3
Part 3. Membeli saham perusahaan
4
Part 4. Membalas dendam
5
Part 5. Berada di level atas
6
Part 6. Panggilan dari pemilik perusahaan
7
Part 7. Pemilik perusahaan Gekron
8
Part 8. Keluarin banyak duit, please?
9
Part 9. Anak buah yang dapat dipercaya
10
Part 10. Hanya lima puluh juta?
11
Part 11. Membuat perusahaan
12
Part 12. Perusahaan yang sudah bangkrut
13
Part 13. Duit, duit dan duit!
14
Part 14. Naik dua level
15
Part 15. first kiss ever
16
Part 16. Jalur orang dalam
17
17. Apa kamu serius?
18
Part 18. Naik tiga level
19
Part 19. Pindah ke apartemen
20
Part 20. Perdebatan tidak penting
21
Part 21. Carl dan Felicia
22
Part 22. Sisi lain Felicia
23
Part 23. Ada apa ini?
24
Part 24. Ada yang aneh
25
Part 25. Fashion style untuk Sam
26
Part 26. Tidak bisa dipercaya
27
Part 27. Terlalu percaya diri
28
Part 28. Memberi pelajaran
29
Part 29. Ikut campur
30
Part 30. Hanya teman biasa
31
Part 31. Kemampuan langka
32
Part 32. Tidak tahu diri
33
33. Menemui Orang gila
34
Part 34. Gila dan menyimpang
35
Part 35. Sifat buruk orang kaya
36
Part 36. Tiba-tiba punya adik
37
Part 37. Kakak yang terlalu baik
38
Part 38. Atap gedung
39
Part 39. Tidak punya sopan santun
40
Part 40. Bisa segalanya
41
Part 41. Sesuatu yang tidak mungkin
42
Part 42. Roda berputar
43
Part 43. Diusir dari rumah
44
Part 44. Boss sudah gila
45
Part 45. Masih jomblo
46
Part 46. Di perkemahan
47
Part 47. Berputar-putar
48
Part 48. Surat rahasia
49
Part 49. Rahasia dari ibu
50
Part 50. Ada yang aneh
51
Part 51. Apa yang kau pikirkan?
52
Part 52. Oh, ternyata...
53
Part 53. Bukankah kau suka uang?
54
Part 54. Memanfaatkan dan dimanfaatkan
55
Part 55. Bertemu Alycia
56
Part 56. Obrolan malam
57
Part 57. Mending rebahan aja
58
Part 58. Cara menghabiskan uang
59
Part 59. Bocah entah darimana
60
Part 60. Habiskan semua uang!
61
Part 61. Sangat sembrono.
62
Part 62. Keberuntungan diluar nalar
63
Part 63. Menampung anak-anak remaja
64
Part 64. Ketulusan dan hadiah
65
Part 65. Memang keterlaluan
66
Part 66. Sombong dan angkuh
67
Part 67. Sam itu miskin!
68
Part 68. Mansion baru
69
Part 69. Menjaga hubungan baik
70
Part 70. Sam yang aneh
71
Part 71. Perasaan tidak nyaman
72
Part 72. Bunglon nakal
73
Part 73. Mengurus anak-anak
74
Part 74. Hanya bohong
75
Part 75. Upgrade sistem
76
Part 76. Ayah tiri brengsek
77
Part 77. Sebuah rencana
78
78. Pertarungan pewaris
79
Part 79. Cerita yang rumit
80
Part 80. Pergi ke desa
81
Part 81. Kerabat jauh yang sombong
82
Part 82. Tidak kuat pedas
83
Part 83. Darimana semua itu?
84
Part 84. Harta itu bukan milikmu
85
Part 85. Memutuskan perasaan
86
Part 86. Anti romantic
87
Part 87. Datang dan pergi
88
Part 88. Curiga lah sedikit
89
Part 89. Melepaskan untuk bahagia
90
Part 90. Bersalah
91
Part 91. Karaoke
92
Part 92. Bakat tersembunyi
93
Part 93. Datang saat sukses
94
Part 94. Keluarga
95
Part 95. Tamat.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!