“Sekarang, kau ingin kemana lagi, boss? Akan ku antarkan kemanapun kau ingin pergi!“
Sam rasa Haris terlalu antusias, padahal dia tidak perlu sesemangat itu.
”Begini, aku akan pergi ke supermarket untuk membeli bahan-bahan masakan, karena aku pikir memasak sendiri lebih sehat daripada terus membeli makanan dari luar.“ ucap Sam, dia sedang berpikir harus membeli apa dengan uangnya.
Oh iya, ada pesta bersama Alycia, dan Sam tidak mungkin meminjam setelan jas Raihan lagi, itu akan memalukan.
Dia harus membeli setelah jas yang mahal, tapi sayang sekali jika harus mengeluarkan uang.
Sam belum mengeluarkan uang sama sekali setelah naik level, padahal dia akan mendapatkan 20% dari uang yang dia keluarkan. Tapi jika membeli setelan jas, itu harusnya dia menggunakan uang pribadi, bukan?
”Aku pikir orang-orang miskin selalu memasak makanan mereka sendiri,“ sahut Haris.
Sam menoleh padanya dengan raut wajah kesal, ”miskin?“
”Eh— tidak! Maksudku, aku dulu berpikir seperti itu, tapi karena anda ternyata adalah miliarder, maka tentu saja anda lebih memilih makan di luar, hahaha.“
Sam berdecak malas, ”kau tidak tahu saja, di komplek tempat aku tinggal, makanan disana jauh lebih murah dan lebih enak dibandingkan tempat manapun di kota besar ini. Apa kau percaya kau bisa makan nasi pecel dengan lauk bakwan jagung dan kerupuk dengan uang lima ribu? Jika ditambah dengan es jeruk atau teh akan menjadi tujuh ribu.“
”Anda yakin ada tempat makan seperti itu, boss? Bukannya nasi pecel harganya sekarang lima belas ribu?“
Sam kembali menoleh pada Haris, ”tahu darimana kamu kalau nasi pecel harganya segitu?“
”Aku pernah KKN boss, harganya emang segitu, nasi jagung harganya lebih murah, sepuluh ribu.“
Sam menggerakkan kepalanya dengan dramatis, ”sebenarnya kau ini KKN di kota besar mana sih? Kalau nggak percaya besok kita sarapan di tempat nasi pecel lima ribu itu! Kau meremehkan orang miskin! Kita juga mau makan enak dengan harga murah.“
Haris tidak membantah, karena dia fokus dengan jalanan, dia juga penasaran dengan nasi pecel lima ribuan itu. Dia pikir, pasti porsinya sedikit seperti nasi kucing, atau mungkin tidak terlalu enak.
Mobil milik Haris memasuki kawasan pertokoan mewah, membuat Sam heran dibuatnya.
”Aku kan bilang mau ke supermarket, kenapa kemari?“ tanya Sam.
”Supermarket disini memiliki sayur, buah dan daging yang lebih fresh daripada supermarket lain, saya rasa anda harus mendapatkan bahan yang terbaik.“
Iya, mungkin Haris benar disana bahannya berkualitas tinggi, tapi pasti jauh lebih mahal dari yang lain. Meski begitu, Sam cukup tertarik. Dia tidak pernah makan menggunakan bahan yang berkualitas tinggi.
Tidak apa mengeluarkan uang sedikit, lagipula dia bisa mendapatkan uang itu kembali.
[Anda juga bisa membeli setelan jas disini, tuan!]
'Males ah, beli online aja nanti, aku gak mau ngeluarin banyak duit' ucap Sam dalam hatinya.
[Anda bisa menggunakan uang sistem, karena setelan jas itu sebagian dari pekerjaan anda sebagai investor baru yang menjanjikan]
Sam menyeringai, jadi ternyata dia bisa membeli setelan jas mahal dengan uang sistem?
'Kalau hape? Kan itu aku gunakan untuk kerja juga' tanya Sam dalam pikirannya.
[Yah, baiklah, anda boleh membeli ponsel pintar, laptop dan komputer dengan uang sistem]
[Segala keperluan untuk pekerjaan boleh dibeli dengan uang sistem]
'Kalau mobil—'
[Itu kan gaya hidup anda]
Sam berdecih malas, ternyata tidak boleh membeli mobil. Tapi selama ada Haris sih, tidak masalah, supir gratis.
[Tidak boleh gratis]
[Anda tidak boleh menjadi boss yang buruk]
[Beri dia gaji, uang bensin, dan uang makan]
Astaga, ternyata ada peraturan semacam itu, padahal Haris sendiri yang mengajukan dirinya. Sam tidak ada memaksa.
Sam pun turun dari mobil Haris dengan kesal setelah mereka parkir di depan supermarket besar yang sangat terkenal di kota itu.
Terkenal karena itu adalah supermarket sultan, semua yang ada disana berkualitas tinggi.
”Hei hei, siapa ini disini, si Haris yang gagal datang ke supermarket mahal, bukannya kamu sudah dipecat?“
Haris menatap kesal pada pemuda banyak gaya yang sialnya adalah sepupunya sendiri, dia adalah Angga. Angga datang ke sana untuk mengantar ibunya belanja.
Tidak seperti Haris, Angga yang juga berhasil menjadi manager di suatu perusahaan besar karena menyuap, tidak ketahuan sama sekali. Jadi dia mendapatkan hak istimewa memiliki kartu hitam yang berisi banyak uang.
Tante Andin, ibu dari Angga, atau Tante dari Haris keluar dari mobil.
Tante Andin adalah adik dari ayahnya yang sangat cerewet dan selalu mencacat apapun yang Haris lakukan.
Keluarga Haris memang sangat toxic, dia merasa sesak di dalam keluarga itu, tapi dia butuh uang keluarganya. Maka dari itu, Haris menggunakan Sam untuk dia bully, agar dia merasa lebih baik.
Itu memang konyol, bisa dibilang membully Sam adalah pelampiasan amarahnya.
Dan sekarang dia ingin berhenti karena kemarin Sam sangat menyeramkan. Orang yang dia pikir miskin dan lemah tiba-tiba berada diatasnya dan menginjak-injak dia.
Lebih baik Haris bekerja untuk Sam, sekaligus untuk membayar kesalahannya selama ini.
Yah, meski Sam tidak menyukai itu.
”Kamu ingin belanja di sini, Haris? Gak salah, nih? Bukannya kamu udah dipecat Gekron? Aku tidak menyangka kakakku yang sombong itu punya anak tidak berguna macam kau.“ ucap Andin.
Haris menoleh pada Sam, ”boss, ayo jalan, tidak usah memedulikan mereka, minggir kalian! Bossku akan masuk!“
Sam mengangkat dagunya, memandang remeh pada Tante dan sepupu Haris, ”kau punya Tante dan sepupu yang jelek Haris, ayo masuk dan beli beberapa daging Wagyu yang murah itu.“
Sam dan Haris pun masuk, meninggalkan kedua orang tidak penting yang mengganggu pemandangan itu.
”Apa-apaan dia! Katanya dia baru aja dipecat, kenapa udah dapet kerjaan aja? Kalau gaji dia jauh lebih banyak dariku, aku bisa kalah, ma!“ Ucap Angga.
Andin tersenyum miring, ”tenang aja Angga, pekerjaan menjadi pesuruh seperti itu tidak akan memiliki gaji tinggi, palingan cuma lima juta. Dia mau bekerja seperti itu hanya agar dilihat dapat pekerjaan aja, kamu yang merupakan manager di perusahaan bagus, tidak akan kalah dengan Haris.“
Sementara itu, Sam yang pertama kali masuk supermarket mewah itu, hanya bisa berdecak kagum.
”Disini sangat lengkap, anda bisa membeli apa saja.“
”Aku butuh setelan jas dan juga hape baru, cepat belikan untukku dengan kartu ini, belikan yang paling bagus dan mahal, kamu juga bisa membeli sesuatu jika kamu mau.“ Sam memberikan kartu berisi uang sistem pada Haris. Kartu itu hanya bisa dipakai jika Sam mengijinkan, jadi jika dicuri, kartu itu tidak akan bisa digunakan.
”Kalau saya boleh bertanya, setelan jas itu untuk apa ya boss?“ Tanya Haris setelah menerima kartu tersebut.
Kartunya hanya seperti kartu kredit berwarna hitam yang hanya bisa didapatkan oleh orang-orang dengan banyak uang.
”Akan ada pesta untuk perayaan ulang tahun perusahaan Gekron, yang diundang hanya pemegang saham saja. Begitu kata A— pemilik perusahaan.“ Sam tidak tahu apa dia boleh menyebarkan nama pemilik perusahaan atau tidak, tapi untuk jaga-jaga, dia tidak akan memberitahu Haris.
”Kalau begitu, saya akan belikan setelan paling mewah untuk anda, boss! Anda bisa belanja bahan masakan dulu di sebelah sana.“
”Iya, hati-hati.“
Sam sebenarnya ingin menguji, apakah Haris memang bisa dipercaya atau tidak. Jika tidak bisa dipercaya, dia pasti akan membawa kabur kartunya.
”Nah, lebih baik aku membeli daging Wagyu.“
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 95 Episodes
Comments
S H 10
Kita akan lihat.. haris seperti apakah nanti??
2025-01-20
0
Gabutdramon
bukanya harus ukur biar jas nya pas dibadan
2024-10-17
0
Imam Sutoto Suro
dahsyat
2024-10-13
0