Part 16. Jalur orang dalam

Sam memandangi smartphonenya dengan seksama, melihat angka likes yang terus meningkat. Vidionya bernyanyi asal-asalan dinilai sangat hebat, bahkan ada beberapa orang yang tahu cara bernyanyi dengan baik, membuat reaksi vidio terhadap nyanyian Sam. Mereka bilang, suara Sam adalah Angel voice.

Sam tidak paham, tapi dia pikir itu pasti sangat bagus.

Dalam semalam saja setelah diupload, sudah ada sepuluh juta penonton dan sekitar tiga juta likes.

“Apa aku jadi terkenal sekarang?” gumam Sam, yang belum juga beranjak dari tempat tidurnya.

Miris sekali, meski ada banyak uang bersamanya, dia tetap tidur di kasur kecil, berukuran 120x200 cm yang sudah usang. Hanya spreinya saja yang baru.

Bahkan kasir itu tidak memiliki dipan, hanya ditaruh diatas lantai.

Tiba-tiba Sam memikirkan Angel, apa dia dan Angel sudah menjadi sepasang kekasih? Atau tidak?

Sam tida pernah memiliki hubungan apapun dengan perempuan, jadi dia tidak terlalu paham. Tapi jika temannya yang curhat masalah percintaan, dia jadi mendadak sangat ahli.

Suara teriakan bibi Mirna agar segera keluar terdengar sangat nyaring. Sam mengeluh sebentar, tapi kemudian dia beranjak juga dari kasurnya, meninggalkan ponsel pintarnya diatas bantal.

Setelah membuka pintu, bibi Mirna masuk, dia membawa rice cooker kecil yang biasanya Sam pakai untuk menanak nasi.

“Kenapa dibawa? Itu kan aku beli sendiri!“

”Rice cooker dirumah sudah rusak, kamu ini sering dibantu, giliran ada yang susah nggak mau bantuin! Anak muda jaman sekarang semuanya kayak gitu, ya!“ Omelan bibi Mirna tidak berhenti sampai disana, dia kembali mengungkit masalah teman Sam yang mencuri televisi.

Pada akhirnya Sam hanya diam, dia tidak akan bisa menang berdebat dengan emak-emak macam itu.

Padahal Sam hanya ingin bertanya, apa salahnya?

Lalu, sekarang bagaimana Sam bisa masak nasi?

”Ugh, aku hanya bisa masak nasi secara manual. Tapi lebih baik aku gofood aja, tinggal sendirian ini.“ gumam Sam, dia kembali ke kamarnya yang sempit itu, lalu memesan beberapa makanan dan minuman lewat gofood.

”Pagi-pagi gini, enaknya ngapain, ya?“ gumam Sam. Dia tidak terbiasa menganggur di rumah, sudah biasa jadi budak korporat.

Rumah sudah bersih, makanan akan diantarkan, tinggal mandi saja yang tersisa.

Sam dulu tinggal di kabupaten yang tidak terlalu besar, dikelilingi banyak pegunungan, mata airnya juga jernih dan segar.

Mandi dipagi hari terasa seperti mandi es.

Tapi sekarang, setelah sekolah dan tinggal di kota besar seperti Jakarta, semuanya serba sulit.

Airnya tidak sesegar di tempatnya dulu, udara juga penuh polusi.

Hal yang bagus hanya banyak fasilitas moderen yang tidak bisa ditemukan di kampung.

Sam memang orang kampung.

Dia tidak pernah mempermasalahkan kehidupan di kota, dia juga menganggap semuanya sama.

Tapi ternyata tidak.

Orang-orang tidak menyukai seseorang yang berbeda dengan mereka.

Meski Sam memiliki wajah lebih tampan dari kebanyakan teman-temannya di sekolah, mereka tetap menghina asal-usulnya. Mengatainya kampungan, udik, orang kabupaten, dan lainnya lagi.

Sam tidak marah, dia memang orang kabupaten dan kampungan.

Tapi orang kota tidak tahu, jika lingkungan mereka hidup tidak sebagus di tempatnya dulu. Udaranya segar, sejuk, dan damai.

Hanya saja, Sam sudah tidak bisa kembali kesana setelah orangtuanya meninggal. Jika Sam kembali, dia hanya dianggap beban saja.

Kakek Sam tidak miskin, dia memiliki banyak sekali sawah dan tanah di sana.

Tapi dia mengusir ayahnya karena ayahnya tidak mau menikahi gadis pilihannya dan malah menikahi ibunya Sam.

Sam sendiri tidak ada niatan untuk merebut warisan kakeknya, dia sudah menganggap jika dia tidak berhak atas semua warisan itu sejak ayahnya diusir.

Tapi tidak bisa dipungkiri, Sam merindukan daerahnya dulu, merindukan kakek yang baru bisa menerimanya saat dia berumur delapan tahun.

Teriakan gofood yang sudah datang, membuat Sam sadar dari lamunan panjangnya.

”Iya, sebentar!“ balas Sam, dia pun mengenakan kaos putih oblongnya, lalu bergegas keluar untuk mengambil makanannya.

”Boss! Aku membawakan sesuatu yang menarik.“

Belum juga kurir gofood pergi, Haris sudah datang bersama seorang pemuda kurus berkulit putih pucat yang terlihat ketakutan.

Kurir gofood terlihat bergidik ngeri melihat Haris dan cepat-cepat pergi dari sana.

Mungkin kurir itu menganggap Haris adalah mafia atau semacamnya.

”Masuklah, siapa yang kau bawa?“

Sam mempersilahkan mereka masuk, tapi pemuda yang dibawa Haris terlihat makin ketakutan.

”Duduklah, kamu juga, mau makan?“ tanya Sam saat mereka semua sudah duduk tenang di ruang tamu.

Pemuda yang dibawa Haris akhirnya duduk dengan gelisah.

”Dia ini sangat berbakat boss, aku dulu sering mengganggunya di SMA, dan dia sudah bisa dengan mudah meretas website sekolah dan mempermalukanku, lalu dia kuliah di jurusan IT kalau tidak salah. Sekarang dia baru saja dipecat dari pekerjaannya karena terlalu kikuk, ku rasa dia akan berguna bagimu.“ ucap Haris.

Sam menoleh pada pemuda itu, dia makin ketakutan, lalu bergumam, ”ampuni saya, boss…“

Kenapa dia ikutan memanggil Sam boss?

”Nggak perlu takut, aku dulu juga dibully sama Haris, tapi sekarang dia malah memanggilku boss, itu aneh sekali. Namamu siapa?“ Tanya Sam.

”Nama saya Devano…“ pemuda itu, Devano, menatap Sam dengan tatapan tidak percaya.

”Oh, Deva… atau Vano?“ Tanya Sam lagi.

”Terserah anda, boss.“

Dahi Sam berkerut saat dia mendengar Devano memanggilnya boss lagi.

”Hmm, kalau begitu Deva, kenapa bisa dipecat?“

Deva menundukkan kepalanya, lalu menghembuskan nafas berat, ”saya kalah dengan orang dalam, boss… saya telah bekerja disana selama tiga tahun dan atasan sangat menyukai kerja saya. Peraturan dinegara ini kan mengharuskan karyawan sudah harus diangkat menjadi karyawan tetap setelah tiga tahun itu, jadi saya pikir, saya akan menjadi karyawan tetap karena pekerjaan saya selalu bagus dan dipuji… tapi, yang diangkat menjadi karyawan tetap malah anak baru yang baru saja satu tahun masuk, itupun pekerjaan dia bagus. Saya di cut off selama satu bulan, lalu kemudian mereka memanggil saya lagi, jadi saya tidak mau. Mereka hanya ingin memanfaatkan saya tanpa mau menjadikan saya karyawan tetap, lebih baik saya berhenti.“

Cerita Deva membuat Sam ikutan naik pitam, dia tidak suka dengan perusahaan yang seenaknya sendiri seperti itu.

Apa jika Sam sudah selesai mendirikan perusahaan, dia bisa membuat lapangan pekerjaan untuk orang lain?

[Tentu saja anda bisa, tuan!]

[Anda harus menggaji mereka dengan baik dan memberi tunjangan dengan benar!]

Sam tersenyum lebar, sistem benar sekali, dia bisa mengeluarkan uang dan mendapatkan uang.

”Saya adalah teman dari orang yang membuat Deva ini di-cut off, dia memang menggunakan jalur orang dalam, dan itu memang privilege dari dia. Mungkin menyakitkan bagi sebagian orang, tapi begitulah cara kerja dunia ini. Tapi tidak masalah, Deva memang tidak pantas untuk perusahaan itu, bakat bocah ini harus berguna bagi anda, boss!“

Mendengar ucapan Haris, Deva jadi sangat bingung. Bagaimana bisa Haris berubah drastis seperti itu?

Harus yang Deva kenal adalah orang yang suka main pukul, senggol bacok istilahnya.

”Kamu beneran Haris, kah?“ Gumam Deva.

Haris menoleh pada Deva, ”iya, kenapa?“

Deva merasa merinding sekali melihat tatapan Haris, ”nggak, maaf…“

Terpopuler

Comments

Abang Salim

Abang Salim

rangkaian kata bagus..tpi ending crita kurang masuk.. mo dibawa alurnya nich...trus sistem ma judulnya g" slaras ama karakter sistem.. jdi mnurut admin gimn nich... mohon diperjelas dan tegas arti dlm alur bos..

2025-02-02

0

S H 10

S H 10

hahaha mencurigakan si haris kan..

2025-01-20

0

Ya Fi

Ya Fi

kasur

2024-09-04

1

lihat semua
Episodes
1 Part 1. Uang 888 triliun
2 Part 2. Menghabiskan uang dan mendapatkan uang
3 Part 3. Membeli saham perusahaan
4 Part 4. Membalas dendam
5 Part 5. Berada di level atas
6 Part 6. Panggilan dari pemilik perusahaan
7 Part 7. Pemilik perusahaan Gekron
8 Part 8. Keluarin banyak duit, please?
9 Part 9. Anak buah yang dapat dipercaya
10 Part 10. Hanya lima puluh juta?
11 Part 11. Membuat perusahaan
12 Part 12. Perusahaan yang sudah bangkrut
13 Part 13. Duit, duit dan duit!
14 Part 14. Naik dua level
15 Part 15. first kiss ever
16 Part 16. Jalur orang dalam
17 17. Apa kamu serius?
18 Part 18. Naik tiga level
19 Part 19. Pindah ke apartemen
20 Part 20. Perdebatan tidak penting
21 Part 21. Carl dan Felicia
22 Part 22. Sisi lain Felicia
23 Part 23. Ada apa ini?
24 Part 24. Ada yang aneh
25 Part 25. Fashion style untuk Sam
26 Part 26. Tidak bisa dipercaya
27 Part 27. Terlalu percaya diri
28 Part 28. Memberi pelajaran
29 Part 29. Ikut campur
30 Part 30. Hanya teman biasa
31 Part 31. Kemampuan langka
32 Part 32. Tidak tahu diri
33 33. Menemui Orang gila
34 Part 34. Gila dan menyimpang
35 Part 35. Sifat buruk orang kaya
36 Part 36. Tiba-tiba punya adik
37 Part 37. Kakak yang terlalu baik
38 Part 38. Atap gedung
39 Part 39. Tidak punya sopan santun
40 Part 40. Bisa segalanya
41 Part 41. Sesuatu yang tidak mungkin
42 Part 42. Roda berputar
43 Part 43. Diusir dari rumah
44 Part 44. Boss sudah gila
45 Part 45. Masih jomblo
46 Part 46. Di perkemahan
47 Part 47. Berputar-putar
48 Part 48. Surat rahasia
49 Part 49. Rahasia dari ibu
50 Part 50. Ada yang aneh
51 Part 51. Apa yang kau pikirkan?
52 Part 52. Oh, ternyata...
53 Part 53. Bukankah kau suka uang?
54 Part 54. Memanfaatkan dan dimanfaatkan
55 Part 55. Bertemu Alycia
56 Part 56. Obrolan malam
57 Part 57. Mending rebahan aja
58 Part 58. Cara menghabiskan uang
59 Part 59. Bocah entah darimana
60 Part 60. Habiskan semua uang!
61 Part 61. Sangat sembrono.
62 Part 62. Keberuntungan diluar nalar
63 Part 63. Menampung anak-anak remaja
64 Part 64. Ketulusan dan hadiah
65 Part 65. Memang keterlaluan
66 Part 66. Sombong dan angkuh
67 Part 67. Sam itu miskin!
68 Part 68. Mansion baru
69 Part 69. Menjaga hubungan baik
70 Part 70. Sam yang aneh
71 Part 71. Perasaan tidak nyaman
72 Part 72. Bunglon nakal
73 Part 73. Mengurus anak-anak
74 Part 74. Hanya bohong
75 Part 75. Upgrade sistem
76 Part 76. Ayah tiri brengsek
77 Part 77. Sebuah rencana
78 78. Pertarungan pewaris
79 Part 79. Cerita yang rumit
80 Part 80. Pergi ke desa
81 Part 81. Kerabat jauh yang sombong
82 Part 82. Tidak kuat pedas
83 Part 83. Darimana semua itu?
84 Part 84. Harta itu bukan milikmu
85 Part 85. Memutuskan perasaan
86 Part 86. Anti romantic
87 Part 87. Datang dan pergi
88 Part 88. Curiga lah sedikit
89 Part 89. Melepaskan untuk bahagia
90 Part 90. Bersalah
91 Part 91. Karaoke
92 Part 92. Bakat tersembunyi
93 Part 93. Datang saat sukses
94 Part 94. Keluarga
95 Part 95. Tamat.
Episodes

Updated 95 Episodes

1
Part 1. Uang 888 triliun
2
Part 2. Menghabiskan uang dan mendapatkan uang
3
Part 3. Membeli saham perusahaan
4
Part 4. Membalas dendam
5
Part 5. Berada di level atas
6
Part 6. Panggilan dari pemilik perusahaan
7
Part 7. Pemilik perusahaan Gekron
8
Part 8. Keluarin banyak duit, please?
9
Part 9. Anak buah yang dapat dipercaya
10
Part 10. Hanya lima puluh juta?
11
Part 11. Membuat perusahaan
12
Part 12. Perusahaan yang sudah bangkrut
13
Part 13. Duit, duit dan duit!
14
Part 14. Naik dua level
15
Part 15. first kiss ever
16
Part 16. Jalur orang dalam
17
17. Apa kamu serius?
18
Part 18. Naik tiga level
19
Part 19. Pindah ke apartemen
20
Part 20. Perdebatan tidak penting
21
Part 21. Carl dan Felicia
22
Part 22. Sisi lain Felicia
23
Part 23. Ada apa ini?
24
Part 24. Ada yang aneh
25
Part 25. Fashion style untuk Sam
26
Part 26. Tidak bisa dipercaya
27
Part 27. Terlalu percaya diri
28
Part 28. Memberi pelajaran
29
Part 29. Ikut campur
30
Part 30. Hanya teman biasa
31
Part 31. Kemampuan langka
32
Part 32. Tidak tahu diri
33
33. Menemui Orang gila
34
Part 34. Gila dan menyimpang
35
Part 35. Sifat buruk orang kaya
36
Part 36. Tiba-tiba punya adik
37
Part 37. Kakak yang terlalu baik
38
Part 38. Atap gedung
39
Part 39. Tidak punya sopan santun
40
Part 40. Bisa segalanya
41
Part 41. Sesuatu yang tidak mungkin
42
Part 42. Roda berputar
43
Part 43. Diusir dari rumah
44
Part 44. Boss sudah gila
45
Part 45. Masih jomblo
46
Part 46. Di perkemahan
47
Part 47. Berputar-putar
48
Part 48. Surat rahasia
49
Part 49. Rahasia dari ibu
50
Part 50. Ada yang aneh
51
Part 51. Apa yang kau pikirkan?
52
Part 52. Oh, ternyata...
53
Part 53. Bukankah kau suka uang?
54
Part 54. Memanfaatkan dan dimanfaatkan
55
Part 55. Bertemu Alycia
56
Part 56. Obrolan malam
57
Part 57. Mending rebahan aja
58
Part 58. Cara menghabiskan uang
59
Part 59. Bocah entah darimana
60
Part 60. Habiskan semua uang!
61
Part 61. Sangat sembrono.
62
Part 62. Keberuntungan diluar nalar
63
Part 63. Menampung anak-anak remaja
64
Part 64. Ketulusan dan hadiah
65
Part 65. Memang keterlaluan
66
Part 66. Sombong dan angkuh
67
Part 67. Sam itu miskin!
68
Part 68. Mansion baru
69
Part 69. Menjaga hubungan baik
70
Part 70. Sam yang aneh
71
Part 71. Perasaan tidak nyaman
72
Part 72. Bunglon nakal
73
Part 73. Mengurus anak-anak
74
Part 74. Hanya bohong
75
Part 75. Upgrade sistem
76
Part 76. Ayah tiri brengsek
77
Part 77. Sebuah rencana
78
78. Pertarungan pewaris
79
Part 79. Cerita yang rumit
80
Part 80. Pergi ke desa
81
Part 81. Kerabat jauh yang sombong
82
Part 82. Tidak kuat pedas
83
Part 83. Darimana semua itu?
84
Part 84. Harta itu bukan milikmu
85
Part 85. Memutuskan perasaan
86
Part 86. Anti romantic
87
Part 87. Datang dan pergi
88
Part 88. Curiga lah sedikit
89
Part 89. Melepaskan untuk bahagia
90
Part 90. Bersalah
91
Part 91. Karaoke
92
Part 92. Bakat tersembunyi
93
Part 93. Datang saat sukses
94
Part 94. Keluarga
95
Part 95. Tamat.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!