RW 03

"sah." Kata Cican dan juga ada beberapa orang dari desa tersebut yang di panggil untuk menjadi saksi pernikahan antara Raya dan juga Derald.

Jika Derald tersenyum tipis, tidak dengan Raya. Wajahnya saat ini memancarkan aurah permusuhan. Matanya menatap tajam ke arah Derald, ia bahkan sangat siap menerkam Derald, namun saat ini hanya bisa ia pendam mengingat ada beberapa orang yang duduk di sini.

"Hanya ini? Mis*kin!" Ucap Raya saat melihat aneka kue khas yang di bawa oleh Cican untuk dimakan saat setelah ijab kabul selesai. "Musibah apa yang terjadi, sampai aku harus menikah dengan pria mis*kin." Kata Raya dengan ketus sehingga membuat Cican ingin menampar mulutnya, namun Derald dengan cepat menarik lengan Cican dan menggelengkan kepala.

Setelah menikah, Raya langsung pergi meninggalkan sekumpulkan orang yang menyantap kue. Meski dirinya begitu sangat lapar karena belum memakan apapun semenjak dirinya membuka mata, tapi ia urungkan karena mengingat apa yang barusan terjadi. Pernikahan mendadak membuat dirinya lupa akan perutnya yang sudah sejak tadi berdemo minta untuk segera di isi.

"Makanlah." Tawar Derald sambil memberikan kue di hadapan Raya. Raya hanya diam memandang dingin ke arah Derald. "Kau harus makan, agar tidak pingsan lagi."

"Apa yang kau berikan pada kue ini? Racun?" Tanya Raya dengan suara yang dingin. Tentu, melihat suaminya sama saja dengan membuat darahnya mendidih. Raya memang sangat menginginkan pernikahan, tapi pernikahan yang di dasari oleh cinta. Sama sama memberikan cinta, bukan pernikahan dadakan yang harus di rayakan dengan hanya memakan kue kampungan.

Raya, masih menunggu jawaban dari pria yang sudah resmi menjadi suaminya. "Katakan!" Sentak Raya dengam ketus.

"Percayalah padaku. Aku tidak mungkin meracunimu." Ucap Derald sambil tersenyum.

Raya menatap wajah Derald dan kue yang ada di tangan Derald secara bergantian. Perutnya kembali berbunyi. Sungguh saat ini Raya benar-benar sangat lapar.

Dan tanpa permisi Raya langsung mengambil kue dari tangan Derald. Dimakannya dengan lahap. Sungguh kue kampungan ini rasanya begitu nikmat saat pertama kali Raya memakannya.

Lagi, Raya mengambil kue kedua. Tapi bagi Raya, kue ini tidak enak, hanya saja kebetulan dia sangat lapar, dan harus mengisi tenanga agar bisa menghadapi pria yang ada di hadapannya saat ini. Pria yang sudah menjadi suaminya, walau tidak ada cinta di antara mereka.

"Tunggu sebentar, aku akan mengambilkan mu air." Kata Derald dan berlalu dari sana, meninggalkan Raya yang sedang memakan lahap kue yang ka berikan.

...🍃🍃🍃🍃🍃...

Raya menatap keluar jalan melalui kaca jendela mobil. Mobil yang saat ini berjalan memasuki lorong perumahan yang bertipr 36. Mata Raya mendadak membulat sempurna saat mobil yang di kendarai oleh pria yang bernama Derald itu tiba di sebuha perumahan.

"Turunlah." Kata Derald lalu keluar dari mobil. Derald lalu masuk ke dalam rumah di susul oleh Raya dengan teriakan yang membuat Derald menghentikan langkah kakinya.

"Hey.." Teriak Raya dengan lantang. "Jangan bilang kalau kau akan mengajakku tinggal di rumah kumuh ini?" Tanyanya sambil melihat sekeliling.

"Ini rumahku, dan sekarang kau istriku. Jadi kau akan tinggal di sini bersamaku. Mulai hari ini kau sudah sepenuhnya menjadi tanggung jawabku."

'Hahahahahahahah' Raya tentu tertawa mengejek pada suami yang baru ia nikahi beberapa jam lalu. Tanggung jawab? Bagaimana pria ini dengan tanpa tidak tahu malunya berkata tanggung jawab di hadapan Raya, yang notabene nya adalah rich women. Yang belum pernah merasakan hidup susah dan tinggal di perumahan subsidi tipe 36 seperti ini.

"Jika kau belum memiliki uang setidaknya jangan mengajakku menjadi istrimu." Sindir Raya, namun Derald hanya diam saja, dan kembali berjalan masuk hingga ke pintu kamar.

"Ini kamar kita. Di sana ada dapur yang bisa kau gunakan untuk memasak." Tunjuk Derald pada salah satu ruangan, lalu Derald masuk ke dalam kamar.

"Tunggu." Raya ikut masuk ke dalam kamar dan menarik tangan Derald. "Aku memang sah sudah menjadi istrimu. Tapi ingat! Aku bukan pembantumu yang bisa kau suruh untuk memasak. Aku tidak mau, dan tidak pernah mau!" Tolak Raya dengan lantang.

"Baiklah."

"Menyebalkan." Gumam Raya sambil menyentakkan kakinya dengan asal lalu keluar dari kamar.

Ia lalu mengambil ponselnya dan menghubungi supir pribadinya untuk segera datang menjemput dirinya. Tidak butuh waktu lama, kini sang supir datang dan Raya langsung bergegas keluar dari rumah dan membanting pintu dengan begitu kasar. Sehingga dapat di dengar oleh Derald yang kini berdiri di ambang pintu kamar.

"Dia sudah pergi." Lirihnya.

Satu jam berlalu. Cican datang, sungguh Cican tidak bisa menyangka jika sang sahabat melakukan hal sedemikian rupa pada wanita yang baru saja mereka temui.

"Katakan! Cepat! Siapa wanita itu? Kenapa kau mau menikah dengannya padahal kita baru bertemu semalam?" Tanya Cican dengan sangat penasaran dengan jawaban yang keluar dari mulut sahabatnya itu.

"Aku mencintainya." Jawab Derald yang mampu menggelitik kuping Cican hingga membuat Cican tertawa sampai mengeluarkan cairan bening dari sudut matanya.

Namun, tawa Cican terhenti kala melihat Derald yang terdiam dengan wajah yang begitu serius. Cican benar-benar terhenyut, saat menyadari jika selama ini belum pernah sekalipun Derald mengaku mencintai wanita, dan ini adalah pertama kalinya dalam sejarah Cican mendengarkan langsung dari bibir sang sahabat.

"Apa yang aku dengar ini benar?" Tanya Cican agar dapat memastikan semua benar keluar dari bibir Derlad. Namun Derald sudah memejamkan mata dengan kepala yang bersandar di dinding. "Kenapa? Kenapa kau harus menutup identitasmu? Harusnya jika kau mencintai wanita itu. Kau harus jujur agar dia mau menerimamu." Kata Cican.

"Tak perlu ku jawab, kau pasti tahu sendiri." Jawab Derald dengan mata yang masih terpejam.

Terpopuler

Comments

Rifa Endro

Rifa Endro

apakah derald orang kaya

2024-04-24

0

🟢⏤͟͟͞R🔰π¹¹™𝕮𝖎ҋ𝖙𝖆❤

🟢⏤͟͟͞R🔰π¹¹™𝕮𝖎ҋ𝖙𝖆❤

pilihan yg tepat untuk menyembunyikan identitas aslimu, agar suatu saat cinta dan ketulusan Raya untukmu bisa tumbuh dengan sendirinya..

2024-04-22

0

🏘⃝Aⁿᵘ3⃣🔰π¹¹™🍒⃞⃟🦅🔵

🏘⃝Aⁿᵘ3⃣🔰π¹¹™🍒⃞⃟🦅🔵

makin penasaran

2024-04-22

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!