3 - Membeku Bukan Karena Kedinginan.

Mendapat pernyataan cinta dari sang idola yang juga langsung melamarnya, seketika saja tubuh Luna langsung membeku. Melihat hal itu, Lee Damian langsung melepaskan jas yang dikenakannya dan menyampirkannya pada pundak Luna.

"Chagiya, kenapa kau hanya memakai pakaian tipis seperti ini? Di mana jasmu? Kalau seperti ini kau jadi kedinginan, kan? Apa kau lupa kalau kau tidak tahan dengan hawa dingin?" tanya Lee Damian

"Aku tidak mau kau sampai sakit, tapi sekarang sudah tidak apa-apa. Aku ada di sini untuk menjagamu agar tetap hangat," sambung Lee Damian

"Jasku sudah kuberikan pada Hanina tadi. Damian, jadi kau ingat kalau aku pernah bilang memiliki kelemahan dengan hawa dingin? Lalu, Damian memanggilku apa tadi ... Sayang? Tidak, yang penting bukan itu. Aku memang terdiam dan membeku, tapi bukan karena kedinginan melainkan kau yang membuatku seperti ini. Rasanya aku hampir gila," batin Luna

Sampai saat ini pun para reporter masih menyorot kamera dan melemparkan limpahan pertanyaan yang tak terhitung jumlahnya. Namun, Luna sudah tidak mampu mendengarnya lagi bahkan gadis pengawal itu menghalangi pandangan matanya yang terasa silau karena lampu sorot kamera da mungkin karena dirinya pun merasa sangat malu saat terus tersorot oleh media meski pun sebagian wajahnya masih terus tersembunyi dengan baik di balik masker yang dipakai olehnya.

"Mohon maaf, semuanya. Sepertinya pasangan saya merasa terkejut dan tidak terbiasa dengan situasi ini. Saya rasa sudah cukup dan kami permisi," ujar Damian yang langsung merangkul tubuh Luna dan berjalan pergi berdua meninggalkan lokasi tersebut.

Luna merasa ada yang janggal karena biasanya dirinya yang bekerja sebagai seorang pengawallah yang bertugas membawa seseorang pergi dari kejaran para reporter. Menyadari hal itu, Luna langsung teringat dengan Kim Hanina yang harusnya mendapat pengawalan darinya. Saat Luna berusaha mencari sosok dan keberadaan Kim Hanina, gadis pengawal itu tidak melihat apa pun selain para reporter yang masih terus mengejarnya dan Lee Damian yang pergi bersama.

"Ini gawat, aku benar-benar dibuat lupa dengan Hanina. Harusnya aku terus bersama Hanina. Setelah ini aku pasti mendapat masalah besar. Semoga uangku tidak melayang karena hanya dengan itu aku bertahan hidup di negara asing ini," batin Luna

Lee Damian membawa Luna hingga masuk ke dalam mobilnya. Saat itu beberapa pengawalnya langsung menghalangi para reporter. Luna duduk di jok mobil sambil menundukkan kepala dengan pikiran yang entah berada di mana. Hingga saat situasi sudah mulai kondusif, manager Lee Damian masuk ke dalam mobil. Saat merasa ada tatapan tajam terarah padanya, Luna langsung menegakkan kepalanya.

"Bukankah kau adalah gadis yang pernah menjadi pengawal grup AVIOR?"

"Hyeong, jangan bicara ketus seperti itu padanya," kata Lee Damian

"Damian, kau juga ... kenapa kau memberi peryataan seperti itu di depan para reporter tadi?"

"Mohon maaf," kata Luna yang kembali menundukkan kepalanya.

"Kau tidak perlu bilang maaf karena ini bukan kesalahanmu," ujar Lee Damian

"Damian, kita tidak bisa terus berada di sini. Kau sudah membawanya masuk ke dalam mobil, jadi sekarang kita harus pergi ke mana?"

Setelah Lee Damian memberi tahu suatu lokasi, manager-nya langsung menyalakan mesin mobil dan mulai mengendarai mobil sambil menghela nafas kasar. Luna mengerti jika manager Lee Damian itu merasa kesal karena setelah kehebohan yang dibuat oleh Lee Damian yang menyeretnya pasti akan membuat pekerjaan tambahan bagi manager tersebut.

Saat mobil terus melaju, Luna menyandarkan kepalanya pada kaca mobil sambil melihat ke arah jalanan. Gadis pengawal itu tidak sadar kalau tangannya terus berada di dalam genggaman tangan Lee Damian. Saat Luna merasakan hawa dingin dari tatapan tajam yang seolah mampu menembus tubuhnya, tiba-tiba saja mobil berguncang cukup keras hingga dirinya yang sedang menyandarkan kepala pada kaca mobil langsung merasa sakit karena secara otomatis kepalanya pun terbentur.

"Hyeong, tolong lebih hati-hati menyetir mobilnya," pinta Lee Damian

"Tentu saja, aku adalah pengemudi yang memiliki izin bersertifikat," kata si manager sambil menatap tajam ke arah Luna dari kaca spion di bagian dalam mobil.

"Tuan manager, tolong jangan menatapku dengan tajam seperti itu. Aku juga tidak tahu apa pun soal apa yang telah terjadi. Aku mengerti jika ada banyak pertanyaan di kepalamu itu, aku pun sama. Sama sepertimu juga, aku ingin bertanya tapi tidak bisa asal bicara. Aku pun bingung dengan hal ini," batin Luna

Mobil pun berhenti tepat di lokasi yang disebutkan oleh Lee Damian.

"Sekarang aku mau bertanya - "

"Nanti saja, Hyeong ... " kata Lee Damian yang langsung membuat manager-nya berhenti bicara.

Lee Damian pun membuka pintu mobil dan mengajak Luna turun bersama. Melihat hal itu, si manager pun ikut melangkah ke luar dari dalam mobil.

"Hyeong, tunggu saja dulu di sini sebentar. Aku ingin bicara berdua dengannya," ujar Lee Damian

"Jangan bicara terlalu lama atau jauh. Aku akan mengawasi kalian berdua."

Lee Damian langsung menarik tangan Luna untuk berjalan menjauh dari manager-nya yang menunggu sambil bersandar pada mobil. Saat Lee Damian menghentikan langkahnya hingga membuat Luna ikut berhenti, gadis pengawal itu baru sadar kalau sedari tadi idolanya terus menggenggam tangannya tanpa terlepas sedikit atau sesaat pun.

"Tanganku terus digenggam oleh idolaku yang tampan," batin Luna yang merasa tidak menyangka.

"Kau pasti bingung dengan apa yang telah terjadi tadi. Aku sungguh minta maaf," kata Lee Damian

"Itu memang benar, namun Anda tidak perlu minta maaf, Tuan Lee. Meski begitu, sebenarnya apa maksud bantuan yang Anda butuhkan sampai harus berbuat seperti tadi? Apa maksud dari situasi di lokasi acara tadi?" tanya Luna

"Sekarang ini kau pasti masih merasa syok, lebih baik kau pulang dulu karena sudah larut malam. Aku akan menghubungimu nanti untuk menjelaskan semuanya," jawab Lee Damian

"Baiklah. Saya mengerti jika saya tidak bisa menyita waktu Anda lebih banyak lagi. Anda juga pasti merasa lelah setelah acara malam ini dan semua yang telah terjadi," kata Luna

"Kau tidak pernah menyita waktumu, akulah yang telah menyeretmu. Namun, apa tidak masalah jika aku hanya mengantarmu sampai sini? Aku ingat dulu kita pernah bertemu di sini dan kau bilang kalau rumahmu ada di sekitar sini. Mianhae, apa kau bisa pulang sendiri dari sini?" tanya Lee Damian

"Tentu saja, tidak masalah. Rumah saya memang berada di sekitar sini dan sudah dekat. Anda tidak perlu khawatir karena saya bisa pulang sendiri. Terima kasih banyak karena telah mengantar saya sampai sini, Tuan Lee," jawab Luna

"Kalau begitu, sampai jumpa, Luna. Hati-hati saat berjalan pulang ke rumah," ujar Lee Damian

"Saya hampir lupa, jas Anda. Terima kasih karena sudah meminjamkannya pada saya," ucap Luna yang langsung mengembalikan jas pada Lee Damian.

"Padahal kau bisa terus memakainya karena saat larut malam udaranya semakin dingin," kata Lee Damian sambil menerima jas dari tangan Luna.

"Rumah saya sudah dekat dan saya bisa langsung menghangatkan diri setelah sampai rumah. Selamat malam, Tuan Lee," ujar Luna

Saat itu Luna membungkuk untuk memberi salam pada Lee Damian dan juga ke arah manager-nya yang menunggu di depan mobil. Setelah itu Luna langsung berbalik untuk berjalan pulang menuju ke rumahnya.

Terpopuler

Comments

Anita Jenius

Anita Jenius

4 like mendarat buatmu thor.
cicil baca sampai sini dulu ya.

2024-04-18

1

Jungkook wife

Jungkook wife

mampir sampai sini dulu ya kak.

2024-03-17

1

Hidayat Ag

Hidayat Ag

"Terkungkung karena ketidak sengajaan. Hmm."

2024-03-13

1

lihat semua
Episodes
1 PROLOG - Beruntung.
2 1 - Skandal.
3 2 - Kisah Princess Cinderella dan Prince Charming Abad Ini.
4 3 - Membeku Bukan Karena Kedinginan.
5 4 - Kacau.
6 5 - Sudah Ditunggu.
7 6 - Menghabiskan Waktu bersama Sesama Para Gadis.
8 7 - Bergosip Ria.
9 8 - Lagi-Lagi, Penyangkalan.
10 9 - Hanya Berupa Pesan Teks.
11 10 - Menjemput.
12 11 - Langsung pada Intinya.
13 12 - Seolah Tertangkap Basah.
14 13 - Mendukung Hubungan.
15 14 - Menutupi Perasaan.
16 15 - Berbunga-Bunga.
17 16 - Seolah Hanya Pernikahan Bisnis.
18 17 - Sedikit Tertarik.
19 18 - Mengunjungi Rumah Paman.
20 19 - Meminta Izin.
21 20 - Ibu dan Ayah.
22 21 - Memberi Salam.
23 22 - The Reason (Alasan).
24 23 - Menembus Media Internasional.
25 24 - Merayu.
26 25 - Senior dan Junior.
27 26 - Mabuk Parah.
28 27 - Saling Bersentuhan.
29 28 - Pereda Mabuk.
30 29 - Menyimpan Informasi
31 30 - Melanggar Janji.
32 31 - Datang Bersamaan.
33 32 - Khawatir.
34 33 - Sudah Ditentukan dan Semakin Dekat.
35 34 - Bahagia itu Sederhana.
36 35 - Calon Menantu.
37 36 - Mengubah Panggilan.
38 37 - Mewarisi Gen.
39 38 - Calon Kakak Ipar.
40 39 - Calon Keluarga Besan.
41 40 - Tipe Ideal.
42 41 - Foto Masa Kecil.
43 42 - Lelah Setelah Kesepian.
44 43 - Menunggu.
45 44 - Membuang-Buang Makanan.
46 45 - Memo Note.
47 46 - Demam.
48 47 - Menyuapi Bubur.
49 48 - Menyeka Keringat.
50 49 - Hidangan Buah.
51 50 - Merasa Heran.
52 51 - Merawat dengan Baik.
53 52 - Tak Terduga.
54 53 - Tiket Konser.
55 54 - Konser Comeback.
56 55 - kartu Belakang Panggung.
57 56 - Lagu Ballad.
58 57 - Bias.
59 58 - Melacak.
60 59 - Mengikuti.
61 60 - Gedung Terbengkalai.
62 61 - Sasaeng.
63 62 - Kantor Polisi.
64 63 - Motif.
65 64 - Menuruti Kata Suami.
66 65 - Duo Koki Tampan.
67 66 - Makan Malam di Luar.
68 67 - Seperti De Javu.
69 68 - Tidak Pulang.
70 69 - Harus Jujur.
71 70 - Manusia Kutub.
72 71 - Taman Bermain.
73 72 - Hujan.
74 73 - Terdengar Berbeda.
75 74 - Selimut.
76 75 - Perih dan Panas.
77 76 - Impas.
78 77 - Menginap.
79 78 - Jadwal Piket.
80 79 - Anniversarry.
81 80 - Wajah Masam.
82 81 - Makan Siang.
83 82 - Gym.
84 83 - Diapit oleh Dua Idola Tampan.
85 84 - Ingin Mempermalukan justru Dipermalukan.
Episodes

Updated 85 Episodes

1
PROLOG - Beruntung.
2
1 - Skandal.
3
2 - Kisah Princess Cinderella dan Prince Charming Abad Ini.
4
3 - Membeku Bukan Karena Kedinginan.
5
4 - Kacau.
6
5 - Sudah Ditunggu.
7
6 - Menghabiskan Waktu bersama Sesama Para Gadis.
8
7 - Bergosip Ria.
9
8 - Lagi-Lagi, Penyangkalan.
10
9 - Hanya Berupa Pesan Teks.
11
10 - Menjemput.
12
11 - Langsung pada Intinya.
13
12 - Seolah Tertangkap Basah.
14
13 - Mendukung Hubungan.
15
14 - Menutupi Perasaan.
16
15 - Berbunga-Bunga.
17
16 - Seolah Hanya Pernikahan Bisnis.
18
17 - Sedikit Tertarik.
19
18 - Mengunjungi Rumah Paman.
20
19 - Meminta Izin.
21
20 - Ibu dan Ayah.
22
21 - Memberi Salam.
23
22 - The Reason (Alasan).
24
23 - Menembus Media Internasional.
25
24 - Merayu.
26
25 - Senior dan Junior.
27
26 - Mabuk Parah.
28
27 - Saling Bersentuhan.
29
28 - Pereda Mabuk.
30
29 - Menyimpan Informasi
31
30 - Melanggar Janji.
32
31 - Datang Bersamaan.
33
32 - Khawatir.
34
33 - Sudah Ditentukan dan Semakin Dekat.
35
34 - Bahagia itu Sederhana.
36
35 - Calon Menantu.
37
36 - Mengubah Panggilan.
38
37 - Mewarisi Gen.
39
38 - Calon Kakak Ipar.
40
39 - Calon Keluarga Besan.
41
40 - Tipe Ideal.
42
41 - Foto Masa Kecil.
43
42 - Lelah Setelah Kesepian.
44
43 - Menunggu.
45
44 - Membuang-Buang Makanan.
46
45 - Memo Note.
47
46 - Demam.
48
47 - Menyuapi Bubur.
49
48 - Menyeka Keringat.
50
49 - Hidangan Buah.
51
50 - Merasa Heran.
52
51 - Merawat dengan Baik.
53
52 - Tak Terduga.
54
53 - Tiket Konser.
55
54 - Konser Comeback.
56
55 - kartu Belakang Panggung.
57
56 - Lagu Ballad.
58
57 - Bias.
59
58 - Melacak.
60
59 - Mengikuti.
61
60 - Gedung Terbengkalai.
62
61 - Sasaeng.
63
62 - Kantor Polisi.
64
63 - Motif.
65
64 - Menuruti Kata Suami.
66
65 - Duo Koki Tampan.
67
66 - Makan Malam di Luar.
68
67 - Seperti De Javu.
69
68 - Tidak Pulang.
70
69 - Harus Jujur.
71
70 - Manusia Kutub.
72
71 - Taman Bermain.
73
72 - Hujan.
74
73 - Terdengar Berbeda.
75
74 - Selimut.
76
75 - Perih dan Panas.
77
76 - Impas.
78
77 - Menginap.
79
78 - Jadwal Piket.
80
79 - Anniversarry.
81
80 - Wajah Masam.
82
81 - Makan Siang.
83
82 - Gym.
84
83 - Diapit oleh Dua Idola Tampan.
85
84 - Ingin Mempermalukan justru Dipermalukan.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!