seharian Arion gagal mencari keberadaan Tara,dia juga tidak bisa menemukan tuan Jona.
dr.t.t..t..
Ponsel Arion berbunyi,saat ini dia sedang beristirahat karena kelelahan,dia melihat kontak nama yang sedang menelponnya.
[ya,max bagaimana?, apa kau sudah mendapat informasi di mana Tara?],tanpa basa basi Arion langsung bertanya.
[belum,aku hanya mengajakmu kumpul di cafe bersama Denis],jawab max.
[ya,baiklah kafe biasa],Arion menutup panggilan.
Arion yang sedang duduk di pembaringan segera bersiap untuk pergi,"aku pergi sendiri",Arion menahan para pengawal yang akan mengikutinya.
Pengawal mengangguk paham,jika bertemu dengan para sahabatnya Arion tidak perlu membawa pengawalan begitu juga dengan Denis dan max,jika mereka membawa pengawal di kafe pasti akan penuh seisi ruangan kafe hanya untuk menampung pengawal mereka.
Arion memilih mobil yang akan dia pakai,begitu banyak koleksi mobil mewah miliknya,dia sampai lupa mobil apa saja yang ada di basemen miliknya.
Dia memilih mobil sport berwarna hitam mengkilat,dengan gayanya yang serba mewah,Arion seperti pangeran dari negeri dongeng,saat Arion menghidupkan mesin,bunyi mesin mobil menggema di seluruh kompleks perumahan mewah.
Arion dan teman-temannya bertemu saat di persimpangan,tiga sahabat sejati itu melaju dengan kecepatan sedang,semua orang yang ada di jalanan memandang ke arah tiga mobil yang sedang melintas,mereka sangat tahu siapa pemilik mobil mahal itu,pasti tiga sahabat crazy Rich pengusaha muda keturunan bangsawan yaitu Arion,max dan Denis mereka adalah pemuda yang sangat sukses dengan latar belakang yang juga berasal dari keluarga kaya raya dan terpandang pria terhormat ini menjadi incaran banyak gadis dan sangat di segani oleh para petinggi kota Bengkalis.
Mobil mereka satu persatu masuk ke halaman parkir kafe yang luas,kafe brother' ini memang tempat orang-orang kaya berkumpul,mereka memilih ruang VIP sebagai tempat mengobrol paling aman dan jauh dari kebisingan.
"aku tidak bisa menemukan paman,entah ke mana dia saat ini,dia sangat sulit untuk di cari",Arion duduk sambil menghisap rokok di tangan nya.
Denis memutar bola mata melas "biarkan saja,istrimu pantas mendapat hukuman yang setimpal".
Max juga setuju dengan Denis "jauhi saja Tara,dia punya niat jahat kepadamu Yon".
Arion menatap tajam pada kedua sahabatnya,"aku tidak akan meninggalkan Tara dalam keadaan apa pun",Arion menggeleng.
Denis sebenarnya tahu siapa Tara,namun dia sangat sulit untuk membuka mata Arion,berkali-kali max dan Denis mengirim foto Tara bersama laki-laki lain, namun Arion malah tertawa dan bersikap cuek.
"inilah yang di sebut cinta yang salah",Denis menggeleng.
"iya,cinta yang salah sasaran",bisik max,namun masih bisa di dengar oleh telinga Arion.
Setelah mengobrol beberapa saat ponsel max berdenting,dia membukanya dan membaca isi pesan dari anak buah yang diutus untuk mencari Tara.
tangan max bergetar,jakun nya naik turun max menelan ludah.
"ada apa?",tanya Denis,Arion juga mengerutkan dahinya,mengapa max seperti di cekik hantu.
"bicaralah brengsek",Arion menyambar ponsel max,Denis yang penasaran juga ikut mendongak di samping Arion, pandangan mereka tertuju pada layar ponsel yang masih menyala.
Denis dan Arion juga ikut mematung mereka sama-sama terkejut,tanpa sadar Arion melepas ponsel max hingga terjatuh di lantai.
Max yang sudah sadar langsung meraih ponselnya yang sudah retak seribu "ya ampun habis sudah ponselku bodoh".
"beli baru,jika kau miskin aku akan membelinya seratus buah untukmu",ucap Denis datar.
Tanpa basa-basi Arion langsung meninggalkan kafe,dia tidak lagi berbicara, Arion bungkam seribu bahasa,Denis dan max juga menyusul, mereka takut Arion bertindak ceroboh yang malah membahayakan nyawanya sendiri.
Mobil Arion melaju diikuti oleh mobil Denis dan max di belakang,mereka berusaha memotong mobil Arion agar Arion tidak meneruskan niatnya.
"Yon berhenti!!",teriak Denis.
Max segera mengambil jalan pintas untuk menggalang mobil Arion.
Ciiiiit.... bukh
Arion yang melihat mobil max melintang di depannya terpaksa mengentikan mobilnya, Karena terlalu laju akhirnya mobil max sedikit terhantam mobil Arion.
"sialan!! tadi ponsel sekarang mobilku yang hancur",max turun dari mobilnya.
Arion masih di dalam mobilnya dia berusaha untuk melewati jalan yang sudah di kepung,mobil Denis melintang di belakang mobil Arion.
"turun brengsek hentikan!!,mobil kami hancur karena ulahmu",Denis mengetuk pintu mobil Arion.
Arion terpaksa turun dari mobilnya "biarkan aku pergi kesana sialan!!".
"sudahlah,apa kau sudah bosan hidup,menyerang Om Jona sendiri tanpa melakukan persiapan!?", pekik max,saat ini mereka berada di jalanan yang sepi.
"kau tahu bukan?, mereka punya banyak pasang mata di seluruh wilayah kekuasaannya,apa kau ingin kelompok kita berperang dengan kelompok Om Jona?"ucap Denis.
Tiga sahabat ini juga mempunyai kelompok mafia berbahaya,begitu juga dengan tuan Jona dia juga membangun kelompok yang sangat terkenal kekejamannya,jika mereka berperang sudah di pastikan akan ada pertumpahan darah antara Jona atau Arion.
sungguh Arion tak menyangka, pamannya juga ikut tergoda dengan Tara,di video yang mereka lihat tadi,Tara dengan anggun duduk di atas paha tuan Jona yang sedang mencumbunya.
arion tidak bisa menerima pengkhianatan ini, ternyata paman Jona hanya berpura-pura membenci Tara, seharian Arion mencari keberadaan pamannya yang mengancam akan menghukum Tara,jika itu laki-laki lain Arion masih bisa menerimanya tetapi tuan Jona adalah pamannya sendiri,yang Arion anggap sebagai tempat mencurahkan kasih sayang sebagai pengganti orang tuanya.
"sebaiknya kita selidiki apa tujuan Om Jona sebenarnya,atau memang sejak dahulu Tara memang menjadi gadis simpanannya",ucap max.
Arion makin mengeraskan rahangnya"argghhhh!!",dia memekik geram,wajah Arion menjadi kelam dan sangat mengerikan.
Max dan Denis hanya membiarkannya meredam amarah yang membuncah di dalam dada Arion.
dia kembali masuk ke dalam mobil "mau ke mana?",tanya max.
"pulang,singkirkan mobil kalian atau aku akan menghancurkannya",sentak Arion.
Max menggerutu "lihat mobil ku sial".max menunjuk mobilnya yang penyok karena Arion.
Denis juga menggerutu "brengsek gara-gara wanita rongsokan seperti itu kau membuat kami rugi,padahal mobil ini baru satu kali keluar dari rumah",Denis membelai mobil kesayangannya berharga puluhan miliar.
Arion tersenyum tipis,max dan Denis memberi jalan agar mobil Arion segera pergi,sebelum itu dia juga menabrak kedua mobil yang berdampingan membuat max dan Denis makin meledak.
"woy!!!",teriak max dan Denis serentak.
"kau tahu,lebih berharga mobil ini dari pada istrimu itu,awas saja akan ku cekik sampai mati istrimu itu",max menggerutu meski Arion tak bisa mendengar ucapannya tapi Arion tahu kedua sahabatnya itu pasti sedang marah besar.
Arion tidak peduli,meski dia tahu kedua sahabatnya itu pasti akan membalas nya nanti.
"biasanya dia hanya cuek dan bersikap santai,kenapa dia marah-marah, ini kan hasil dari kebodohannya sendiri". Denis berkacak pinggang melihat kepergian Arion.
sambil meneguk sebotol anggur Arion memasuki basemen rumahnya,para pengawal segera membukakan pintu rumah,mereka membungkuk memberi hormat pada Arion.
"tuan,nyonya Tara menunggu anda di atas",ucap kepala pelayan bernama Lin.
Arion melirik sekilas,dia mengangguk dan segera memasuki lift,Arion melihat Tara menunggu di depan kamarnya.
"ada apa?",Tanya Arion.
"apa kau marah kepadaku",Tara menatap wajah Arion yang mulai mabuk,Arion meneguk kembali anggur di tangannya.
Sebelum menjawab dia melihat leher Tara yang penuh dengan bekas merah,Arion membuang muka sambil tersenyum tipis "aku tidak pernah marah kepadamu kau tahu itu kan?".
Tara mengangguk "terima kasih,aku tidak bisa berpikir lain selain menjawab seperti itu,demi melindungi mu dari proses hukum,dan aku juga tidak ingin karier ku hancur gara-gara ini",Tara mengelus dada Arion.
Arion mengerutkan kening "Tara aku sudah tidak bisa melakukan nya,karena aku sakit",Arion melepaskan tangan Tara dari tubuhnya.
"sebaiknya kita tidak perlu melakukan hubungan suami istri lagi,aku mengalami disfungsi ereksi",ia segera pergi dari hadapan Tara,Arion tidak bisa membayangkan bagaimana pamannya mencumbu Tara,ia sangat geli,setiap melihat Tara Arion jadi teringat dengan wajah pamannya menggerayangi tubuh Tara.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 31 Episodes
Comments