20. cerita berbeda.....

Sebelum Adzan Maghrib ternyata Alula pamitan dan Kahfi yang mengambil alih kemudi mobil Alula, sedangkan mobil Kahfi di bawa oleh orang kepercayaannya.

"Mau mampir Sholat atau langsung pulang?? "

tanya Kahfi saat mendengar suara Adzan saat mengemudikan mobilnya.

"Langsung pulang saja, lagian sebentar lagi juga sampai ke rumah. "

jawab Alula dan Kahfi mengiyakannya lalu kembali melajukan mobilnya menuju kediamannya.

.

.

Sali memilih kembali masuk ke ruangan kerjanya dan Rio malah mengikutinya, Rio beralasan ikut sholat Maghrib di ruangan Sali dan Sali menyetujuinya karena memang alasannya masuk akal yang di lontarkan oleh Rio.

Sali duduk manis di balik meja kerjanya di kursi kebesaran nya, sedangkan Rio sedang melaksanakan sholat nya.

"Kenapa gak ikut berjamaah?? "

tanya Rio saat selesai dengan aktivitas nya dan melipat kembali sajadahnya.

"Lagi halangan. "

jawab Sali dan Rio mengangguk.

"Ohh.... aku kira kenapa, maaf karena aku mengikuti Kahfi datang. "

ucap Rio dengan nada bersalahnya dan Sali hanya berdehem menjawabnya.

"Kamu mau sampai kapan disini?? "

tanya Sali yang heran dengan keberadaan Rio saat ini.

"Sampai kamu pulang dan aku yang akan antarkan kamu sekalian. "

jawab Rio dengan nada datarnya dan tangan sibuk dengan handphone di tangan nya.

"Aishh..... kamu ini malah bikin kesal. "

gerutu Sali yang langsung merapihkan pekerjaannya karena dia gak mungkin membiarkan Rio berada satu ruangan dengannya.

"Ayo pulang sekarang saja. "

ajak Sali dan Rio langsung menyunggingkan bibirnya lalu beranjak mengikuti Sali keluar dari ruangannya.

Rio langsung membuka pintu mobilnya dan Sali langsung masuk lalu duduk manis di kursi samping kemudi.

Rio langsung melajukan mobilnya menuju kediaman Sali, Sali hanya duduk nyaman tidak bersuara sama sekali dan tangannya hanya diam tanpa memainkan handphone nya.

"Biasanya kamu sangat berisik sekali, kenapa sekarang hanya diam?? "

tanya Rio yang memecahkan keheningan di dalam mobil.

"Ihh..... ogah banget aku. "

jawab Sali dengan nada ketusnya dan Rio hanya tersenyum mendengarnya.

"Yasudah kalau ogah, aku gak akan memaksa. "

ucap Rio dengan nada santainya dan Sali hanya mendelik saja.

Perjalanan dua puluh menit akhirnya mobil yang di kendarai oleh Rio tiba di kediaman Sali, bahkan Rio ikut masuk mengekori Sali.

Saat pintu terbuka Mamanya Sali langsung tersenyum senang karena calon mantunya juga ikut datang.

"Kalian bisa datang barengan gini, habis janjian yaa?? "

ucap Mamanya Sali saat Rio mencium tangannya.

"Kebetulan Rio mampir tadi ke cafe nya Sali. "

jelas Rio dan Mamanya Sali tersenyum mengangguk.

"Ayo masuk dulu jangan langsung pulang, Tante punya titipan buat Mama kamu. "

pinta Mamanya Sali dan Rio mengiyakannya.

Sali memilih menuju kamar nya karena dia merasa gerah tubuhnya ingin di segarkan, Mamanya tidak melarang karena memang terlihat wajah lelah sang putri.

.

.

Di kediaman Alula malam ini terasa hening, Alula sedang memasak sedangkan Kahfi malah asik menonton Alula sambil duduk manis di kursi meja makan dan Alula bahkan membuatkan minuman juga cemilan juga.

"Lula.... kamu gak kepanasan?? "

tanya Kahfi yang memecahkan keheningan.

"Kepanasan apanya?? "

jawab Alula dan berbalik menanyakan pertanyaannya.

"Itu hijab nya kenapa gak di lepas?? memangnya gak kepanasan yaa?? "

jawab Kahfi dan Alula hanya menggelengkan kepalanya.

Alula selesai memasaknya dan langsung menghidangkan di atas piring lalu di tata di atas meja makan, Kahfi langsung berbinar saat melihat makanan yang di buatkan adalah makanan kesukaannya dan Kahfi lah yang meminta di buatkan.

"Kalau tiap hari kamu yang masak mau gak?? "

tanya Kahfi dengan nada memohonnya dan Alula menganggukkan kepalanya.

"Iyaa akan aku usahakan tapi kalau gak sempat palingan masak yang instan saja gak apa apa kan?? "

jawab Alula dan Kahfi menyetujuinya.

"Terserah kamu saja yang penting kamu yang masaknya, biarkan pelayan mengerjakan pekerjaan lain tapi untuk masakan kamu yang buat. "

ucap Kahfi yang langsung menyuapkan makanan kedalam mulutnya.

Masakan Alula begitu lezat dan pas di lidahnya, Kahfi begitu lahap makannya dan Alula tersenyum samar melihatnya.

.

.

Di kediaman orang tua Alula saat ini.....

Ibu dan ayah nya Alula sudah kembali dari liburannya, mereka berdua merasa bersalah karena Alula marah padanya, bahkan Alula mengabaikan permintaan untuk datang ke rumah.

"Besok saja Ibu ke rumahnya Alula deh. "

ucap Ibunya Alula saat membahas putrinya dengan sang suami.

"Alula sudah mulai ngantor kalau mau datang pas mau masuk makan malam saja Bu.... "

ucap Sang suami dan sang istri mengiyakannya.

"Boleh deh Ayah dan sekalian Ibu bawa masakan juga biar kita sekalian makan malam di rumah baru Alula dan suaminya. "

ucap Ibunya Alula dan suaminya mengangguk.

.

.

Pagi menjelang......

Jangan harap ada malam panas di kamar Alula dan Kahfi, karena Alula begitu menutup dirinya saat Kahfi akan menghampiri dan Kahfi memakluminya tidak akan memaksakan kehendaknya.

Alula membuat sarapan pagi sehat pagi ini, roti isi sayuran dan irisan daging asap, Kahfi ternyata menyukainya saat Alula menghidangkan nya.

"Mama meminta kita ke rumahnya. "

ucap Kahfi dan Alula menggelengkan kepalanya.

"Kamu saja sana sendiri kesana, aku lagi gak mau kemana kemana dulu. "

ucap Alula dan Kahfi mengiyakannya karena memang dia juga marah dengan keluarga nya.

"Jangan ajakin aku makan siang barengan lagi yaa, takut ada meeting siang ini. "

ucap Alula dan Kahfi langsung mengerutkan keningnya.

"Gak bisa dong kan sudah perjanjian nya juga, aku akan nunggu sampai kamu bisa menemani makan siang atau kamu datang ke kantor aku dan aku akan menyiapkan semuanya. "

tolak Kahfi dan Alula langsung menghela nafasnya.

"Yasudah gimana nanti saja kalau gitu. "

ucap Alula yang memutuskan karena sangat susah kalau untuk melawan Kahfi.

Sarapan di meja makan keluarga Kahfi akhirnya selesai, Alula memilih mengemudikan mobilnya sendiri dan Kahfi tidak mempermasalahkannya karena ada orang kepercayaannya yang mengikuti kemanapun Alula pergi.

.

.

Alula langsung tersentak kaget saat melihat Nathan ada di dalam ruangannya dan Nathan dalam keadaan biasa saja.

"Sepertinya semalam ada badai di dalam rumah kamu Kak. "

ucap Alula saat memasuki ruangannya dan langsung menyiapkan minuman hangat untuk Nathan.

"Kamu ini tega sekali membiarkan Maya datang ke rumah aku dan hampir saja aku melakukan hal yang sangat bahaya untuk masa depan Maya. "

ucap Nathan dengan nada kesalnya dan Alula langsung menggelengkan kepalanya mendengarnya.

"Aku cuma kasian sama kamu takut melakukan hal aneh Kak, pasti sangat sakit dengan kenyataan yang Kakak lihat, cobalah buka hati untuk maya dan aku percaya kalau Maya cocok untuk Kak Nathan tapi kalau Kakak menolak nya sih gak apa apa dan nanti aku akan memberikan pengertian untuk Maya. "

jelas Alula dan Nathan terdiam mendengarnya.

.

.

Bersambung........

Terpopuler

Comments

❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸

❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸

Jadi mak comblang nih Alula.

2023-12-27

1

❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸

❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸

Rio ngajak Sali kok Rio ngikutin Alula y🤔🤔🤔

2023-12-27

1

🌷💚SITI.R💚🌷

🌷💚SITI.R💚🌷

knp alula msh egois trs ya..

2023-11-28

1

lihat semua
Episodes
1 1. Dua cerita berbeda
2 2. Perjodohan mendadak
3 3. berusaha mendapatkan nya......
4 4. Pertemuan dengan sahabat
5 5. Kabar buruk....
6 6. pernikahan dadakan yang terencana.......
7 7. kejutan kembali....
8 8. malam pertama setelah pernikahan.....
9 9. Pagi pertama.....
10 10. Lagi lagi debat.......
11 11. Menjalaninya......
12 12. Rumah baru.....
13 13. perdebatan.....
14 14. untuk pertama kalinya.....
15 15. persiapan......
16 16. Bab khusus Pertunangan Sali dan Rio
17 17. mengejutkan
18 18. Menghampirinya......
19 19. pengganggu.....
20 20. cerita berbeda.....
21 21. impian Ayah sederhana......
22 22. Ulah Kahfi.....
23 23. Kekesalan Alula.....
24 24. Sentuhan pertama......
25 25. lagi lagi perjodohan
26 26. berubah.....
27 27. salah sangka dan salah faham
28 28. sentuhan kembali.....
29 29. Fashion show.....
30 30. kenyataannya.
31 31. Kejutan.....
32 32. Kebahagiaan yang sederhana.
33 33. dua kebahagiaan berbeda.....
34 34. kembali secara paksa......
35 35.Kahfi bertingkah.....
36 36. Lamaran Nathan dan Maya
37 37. Dua cerita berbeda.....
38 38. Tanpa judul.......
39 39. kekesalan.....
40 40. Nathan berulah.....
41 41.Rencana tiga sahabat
42 42. kenyataan pahit awal.............
43 43. tragedi Apartemen.......
44 44. hikmah di balik masalah.....
45 45. semua mendukung Maya
46 46. Hukuman untuk Nathan
47 47. masih cerita Maya dan Nathan.........
48 48. Akhir kisah Maya dan Nathan
49 49. kumpul bersama....
50 50. Kekesalannya Icha
51 51. tanpa judul
52 52. dua cerita berbeda.....
53 53. kehidupan tiga sahabat Alula.....
54 54. Takdir Maya.....
55 55. sama sama bercerita jodoh......
56 56. Acaranya Icha lagi.....
57 57. dukungan untuk Icha & Diki.
58 58. Sebuah doa tulus.
59 59. menuju lahiran nya Alula.....
60 60. dua kelahiran berbeda
61 61. Perdebatan kembali.....
62 62. tanpa judul.....
63 63. Kejutan untuk Icha
64 64. Babby nya Alula.
65 65. Doa tulus Icha.
66 66. pemaksa.....
67 67. isi hati Erlangga.....
68 68. Resahnya Maya.....
69 69. Melarikan diri.....
70 70. mengejar kembali... ...
71 71. kedatangan tak terduga.....
72 72. Menerimanya.....
73 73. Hari bahagia Sali
Episodes

Updated 73 Episodes

1
1. Dua cerita berbeda
2
2. Perjodohan mendadak
3
3. berusaha mendapatkan nya......
4
4. Pertemuan dengan sahabat
5
5. Kabar buruk....
6
6. pernikahan dadakan yang terencana.......
7
7. kejutan kembali....
8
8. malam pertama setelah pernikahan.....
9
9. Pagi pertama.....
10
10. Lagi lagi debat.......
11
11. Menjalaninya......
12
12. Rumah baru.....
13
13. perdebatan.....
14
14. untuk pertama kalinya.....
15
15. persiapan......
16
16. Bab khusus Pertunangan Sali dan Rio
17
17. mengejutkan
18
18. Menghampirinya......
19
19. pengganggu.....
20
20. cerita berbeda.....
21
21. impian Ayah sederhana......
22
22. Ulah Kahfi.....
23
23. Kekesalan Alula.....
24
24. Sentuhan pertama......
25
25. lagi lagi perjodohan
26
26. berubah.....
27
27. salah sangka dan salah faham
28
28. sentuhan kembali.....
29
29. Fashion show.....
30
30. kenyataannya.
31
31. Kejutan.....
32
32. Kebahagiaan yang sederhana.
33
33. dua kebahagiaan berbeda.....
34
34. kembali secara paksa......
35
35.Kahfi bertingkah.....
36
36. Lamaran Nathan dan Maya
37
37. Dua cerita berbeda.....
38
38. Tanpa judul.......
39
39. kekesalan.....
40
40. Nathan berulah.....
41
41.Rencana tiga sahabat
42
42. kenyataan pahit awal.............
43
43. tragedi Apartemen.......
44
44. hikmah di balik masalah.....
45
45. semua mendukung Maya
46
46. Hukuman untuk Nathan
47
47. masih cerita Maya dan Nathan.........
48
48. Akhir kisah Maya dan Nathan
49
49. kumpul bersama....
50
50. Kekesalannya Icha
51
51. tanpa judul
52
52. dua cerita berbeda.....
53
53. kehidupan tiga sahabat Alula.....
54
54. Takdir Maya.....
55
55. sama sama bercerita jodoh......
56
56. Acaranya Icha lagi.....
57
57. dukungan untuk Icha & Diki.
58
58. Sebuah doa tulus.
59
59. menuju lahiran nya Alula.....
60
60. dua kelahiran berbeda
61
61. Perdebatan kembali.....
62
62. tanpa judul.....
63
63. Kejutan untuk Icha
64
64. Babby nya Alula.
65
65. Doa tulus Icha.
66
66. pemaksa.....
67
67. isi hati Erlangga.....
68
68. Resahnya Maya.....
69
69. Melarikan diri.....
70
70. mengejar kembali... ...
71
71. kedatangan tak terduga.....
72
72. Menerimanya.....
73
73. Hari bahagia Sali

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!