14. untuk pertama kalinya.....

Malam menjelang......

Rumah baru kediaman Kahfi dan Alula kembali sepi setelah semua sahabatnya kembali pulang tadi sore ke rumah masing masing.

Alula memilih membaca ayat suci Al Qur'an sambil menunggu Adzan Isa, sedangkan Kahfi memilih menyelesaikan pekerjaannya selepas sholat Maghrib dan Alula tidak mempermasalahkannya semua dan itu hak Kahfi.

Alula dan Kahfi sepakat untuk menempati kamar yang sama, karena sangat bahaya kalau tiba tiba orang tua datang menggerebek rumah terus keduanya tidur dalam kamar terpisah.

Adzan Isa berkumandang dan Alula menyudahi membaca ayat suci nya, tak menunggu lama akhirnya Kahfi juga menghampiri dengan keadaan segar sepertinya dia sudah berwudhu di kamar mandi luar.

Keduanya langsung Sholat berjamaah dengan begitu khusyu, hingga beberapa saat kemudian Kahfi mengucap salam.

"Buatkan aku nasi goreng spesial yaa, tapi kamu yang masaknya jangan Bibi, bisa?? "

ucap Kahfi saat Alula selesai mencium tangannya.

"Boleh nanti aku buatkan, terus masakan Bibi gimana?? sayang banget gak ke makan loh. "

ucap Alula sambil melipat mukenanya dan Alula melupakan sesuatu yang menutup rambutnya.

Kahfi tersenyum saat Alula belum menyadari kalau dia tidak memakai hijab biasanya, Alula begitu cuek dengan setiap gerakannya merapihkan alat alat sholatnya.

Begitu Alula berdiri langsung menghadap cermin barulah Alula sadar kalau dia melupakan hijabnya, Alula langsung mematung lalu menatap Kahfi yang sedang melipat sajadahnya.

"Aku adalah laki laki halal untuk kamu, aku adalah suami kamu kalau kamu lupa Lula, jadi biasakan jangan pakai hijab saat kita berdua seperti ini, kamu cantik. "

ucap Kahfi sambil berjalan menuju lemari penyimpanan peralatan sholat lalu mengganti pakaiannya dengan pakaian santai nya.

Alula langsung berbalik untuk mengambil hijab yang ada di atas kasur, lalu memilih keluar kamar untuk membuatkan pesanan suaminya.

"Kenapa aku bisa lupa yaa kalau gak pakai hijab saat sholat tadi, kalau begini jadinya kepalang tanggung dan lanjutkan saja lah, lagian dia juga suami aku bukan orang lain. "

gumam Alula yang berjalan menuju dapur.

Saat tiba di meja makan ternyata Bibi sedang menata makanan nya dan Alula lega karena Bibi hanya membuat ayam goreng dan tempe tahu bacem jadi gak masalah kalau Alula membuatkan nasi goreng untuk suaminya.

"Neng mau membuat apa?? "

tanya Bibi saat Alula langsung menuju dapurnya.

"Suami Lula minta di buatkan nasi goreng Bii....."

jawab Alula sambil mengeluarkan bahan bahan pelengkap nasi gorengnya.

"Terus makanan yang Bibi buatkan bagaimana Neng?? "

tanya Bibi dengan nada bingungnya dan membuat Alula tersenyum.

"Sudah gak masalah, cuma suami Lula yang makan nasi goreng karena Lula mau makan nasi biasa, lagian menu makanannya aman di makan dengan nasi goreng. "

jawab Alula dengan nada cerianya dan membuat Bibi tersenyum.

"Syukur lah Neng, mau Bibi bantu buatkan?? "

tanya Bibi setelah tenang mendengar jawaban majikannya itu.

"Sudah jangan bantu, lebih baik Bibi istirahat saja bersama Bibi lainnya, Lula sudah biasa masak juga loh Bii. "

jawab Alula dan Bibi langsung mengiyakannya lalu pamit menuju rumah belakang yang di khususkan untuk karyawan rumah tangga di kediaman Kahfi.

Alula langsung membuatkan nasi goreng nya setelah menyiapkan bumbunya juga pelengkap nya, Kahfi yang menghampiri ke meja makan mencium aroma sedap masakan yang di buat Alula membuatnya tersenyum senang.

"Wangi sekali...... "

puji Kahfi yang tiba tiba berdiri di samping Alula.

"Wangi apanya?? "

tanya Alula dengan tangan tetap fokus memberikan bumbu pelengkapnya.

"Nasi goreng nya, kamu kan emang sudah wangi jadi gak usah di bilang juga. "

jawab Kahfi dan Alula mendelik mendengarnya.

"Sana duduk dulu jangan jadi juri, sebentar lagi matang nasi gorengnya. "

ucap Alula dengan nada ketusnya dan Kahfi mengangguk lalu berjalan kembali menuju meja makan.

Alula langsung menyajikan sepiring nasi goreng yang di buatnya tepat di hadapan Kahfi, Kahfi langsung berbinar melihatnya.

"Duduk dan kita makan yaa, kenapa membuatnya cuma satu porsi?? "

ucap Kahfi dan Alula menggelengkan kepalanya.

"Aku maunya nasi biasa saja, ayo makan aku sudah lapar soalnya. "

ucap Alula dengan tangan yang sibuk menyiapkan makanan di piring nya.

Kahfi meminta di ambilkan ayam dan tahu nya saja, Alula langsung menyiapkannya, selesai dengan menyiapkan makanannya, keduanya langsung makan dalam keadaan tenang.

Kahfi langsung senang karena rasa masakan istrinya sangat lezat sekali dan Kahfi sangat lahap memakannya.

Di kediaman Rio saat ini......

Rio sedang di tanya tanya oleh Mamanya mengenai pertemuan dengan Sali yang akan di jodohkannya, Rio hanya menjawab sewajarnya karena memang apa adanya.

"Lusa tepat hari minggu, kita akan melamar Sali secara resmi bersama kamu, waktu itu kami datang tanpa kamu, nanti datang sama kamu dan langsung bertunangan lalu menentukan tanggal pernikahannya. "

jelas Mamanya Rio dan Rio hanya mengangguk tanpa menjawab karena memang bingung harua menjawab apa.

"Kamu dengar gak sih apa yang Mama bicarakan Rio?? "

tanya Mamanya kembali saat sang putra tidak merespon ucapannya.

"Suara Mama keras banget dan otomatis Rio mendengarnya. "

jawan Rio dan Mamanya langsung tersenyum senang.

"Syukur lah kalau begitu, Mama sudah siapkan cincin pertunangannya untuk lusa yaa. "

ucap Mamanya dan Rio hanya berdehem menjawabnya membuat Mamanya mendelik sebal.

"Mama ini sibuk terus dengan penjelasan nya, Rio sudah bosan di bilangin gitu terus loh, sudah sekarang lebih baik kita istirahat saja. "

lerai Papanya Rio saat melihat wajah kesal dari Sang istri.

Mamanya Rio mengangguk lalu mengikuti suaminya untuk beristirahat, sedangkan Rio langsung menghubungi Diki tapi panggilannya tidak di jawab karena Diki sedang dalam sambungan telephone.

"Anak itu kemana sih, yasudah lah besok saja langsung ke kantor nya Kahfi. "

gumam Rio saat tidak ada respon dari sahabatnya itu.

Di rumah Sali saat ini......

Sali baru tiba di rumahnya saat lewat jam makan malam dan langsung di minta untuk ke ruang keluarga, Sali mengiyakannya tanpa membersihkan tubuhnya karena terlihat sekali wajah kedua orang tuanya sangat serius.

"Mama langsung ke topik utama yaa, lusa dan tepatnya hari minggu besok, keluarga calon suami kamu akan datang melamar, memberikan simbolis cincin untuk mengikat kamu dan calon suami kamu, Mama harap minggu kamu jangan dulu ke Cafe dan Mama gak menerima protesan kamu. "

jelas Sang Mama dan Sali tidak kaget lagi karena Mamanya memang sangat hobi dalam mengatur keinginan nya.

"Iya Mama dan Sali akan libur ke cafe. "

jawab Sali dan Mamanya mengacungkan jempolnya.

"Sana bersih bersih dulu, kalau belum makan kamu makan dulu. "

ucap Sang Papa yang selalu pengertian dan Sali mengangguk lalu pamit pada kedua orang tuanya untuk ke kamarnya.

.

.

Bersambung.....

Terpopuler

Comments

❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸

❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸

Bakal kaget mereka pas ketemu mau di jodohin

2023-12-13

1

🌷💚SITI.R💚🌷

🌷💚SITI.R💚🌷

II sesuai judul prjodohan tr yg lain jg di jodohin jg ya

2023-11-26

1

Ilfa Yarni

Ilfa Yarni

ga sabar alula luluh sama kahfi

2023-11-13

1

lihat semua
Episodes
1 1. Dua cerita berbeda
2 2. Perjodohan mendadak
3 3. berusaha mendapatkan nya......
4 4. Pertemuan dengan sahabat
5 5. Kabar buruk....
6 6. pernikahan dadakan yang terencana.......
7 7. kejutan kembali....
8 8. malam pertama setelah pernikahan.....
9 9. Pagi pertama.....
10 10. Lagi lagi debat.......
11 11. Menjalaninya......
12 12. Rumah baru.....
13 13. perdebatan.....
14 14. untuk pertama kalinya.....
15 15. persiapan......
16 16. Bab khusus Pertunangan Sali dan Rio
17 17. mengejutkan
18 18. Menghampirinya......
19 19. pengganggu.....
20 20. cerita berbeda.....
21 21. impian Ayah sederhana......
22 22. Ulah Kahfi.....
23 23. Kekesalan Alula.....
24 24. Sentuhan pertama......
25 25. lagi lagi perjodohan
26 26. berubah.....
27 27. salah sangka dan salah faham
28 28. sentuhan kembali.....
29 29. Fashion show.....
30 30. kenyataannya.
31 31. Kejutan.....
32 32. Kebahagiaan yang sederhana.
33 33. dua kebahagiaan berbeda.....
34 34. kembali secara paksa......
35 35.Kahfi bertingkah.....
36 36. Lamaran Nathan dan Maya
37 37. Dua cerita berbeda.....
38 38. Tanpa judul.......
39 39. kekesalan.....
40 40. Nathan berulah.....
41 41.Rencana tiga sahabat
42 42. kenyataan pahit awal.............
43 43. tragedi Apartemen.......
44 44. hikmah di balik masalah.....
45 45. semua mendukung Maya
46 46. Hukuman untuk Nathan
47 47. masih cerita Maya dan Nathan.........
48 48. Akhir kisah Maya dan Nathan
49 49. kumpul bersama....
50 50. Kekesalannya Icha
51 51. tanpa judul
52 52. dua cerita berbeda.....
53 53. kehidupan tiga sahabat Alula.....
54 54. Takdir Maya.....
55 55. sama sama bercerita jodoh......
56 56. Acaranya Icha lagi.....
57 57. dukungan untuk Icha & Diki.
58 58. Sebuah doa tulus.
59 59. menuju lahiran nya Alula.....
60 60. dua kelahiran berbeda
61 61. Perdebatan kembali.....
62 62. tanpa judul.....
63 63. Kejutan untuk Icha
64 64. Babby nya Alula.
65 65. Doa tulus Icha.
66 66. pemaksa.....
67 67. isi hati Erlangga.....
68 68. Resahnya Maya.....
69 69. Melarikan diri.....
70 70. mengejar kembali... ...
71 71. kedatangan tak terduga.....
72 72. Menerimanya.....
73 73. Hari bahagia Sali
Episodes

Updated 73 Episodes

1
1. Dua cerita berbeda
2
2. Perjodohan mendadak
3
3. berusaha mendapatkan nya......
4
4. Pertemuan dengan sahabat
5
5. Kabar buruk....
6
6. pernikahan dadakan yang terencana.......
7
7. kejutan kembali....
8
8. malam pertama setelah pernikahan.....
9
9. Pagi pertama.....
10
10. Lagi lagi debat.......
11
11. Menjalaninya......
12
12. Rumah baru.....
13
13. perdebatan.....
14
14. untuk pertama kalinya.....
15
15. persiapan......
16
16. Bab khusus Pertunangan Sali dan Rio
17
17. mengejutkan
18
18. Menghampirinya......
19
19. pengganggu.....
20
20. cerita berbeda.....
21
21. impian Ayah sederhana......
22
22. Ulah Kahfi.....
23
23. Kekesalan Alula.....
24
24. Sentuhan pertama......
25
25. lagi lagi perjodohan
26
26. berubah.....
27
27. salah sangka dan salah faham
28
28. sentuhan kembali.....
29
29. Fashion show.....
30
30. kenyataannya.
31
31. Kejutan.....
32
32. Kebahagiaan yang sederhana.
33
33. dua kebahagiaan berbeda.....
34
34. kembali secara paksa......
35
35.Kahfi bertingkah.....
36
36. Lamaran Nathan dan Maya
37
37. Dua cerita berbeda.....
38
38. Tanpa judul.......
39
39. kekesalan.....
40
40. Nathan berulah.....
41
41.Rencana tiga sahabat
42
42. kenyataan pahit awal.............
43
43. tragedi Apartemen.......
44
44. hikmah di balik masalah.....
45
45. semua mendukung Maya
46
46. Hukuman untuk Nathan
47
47. masih cerita Maya dan Nathan.........
48
48. Akhir kisah Maya dan Nathan
49
49. kumpul bersama....
50
50. Kekesalannya Icha
51
51. tanpa judul
52
52. dua cerita berbeda.....
53
53. kehidupan tiga sahabat Alula.....
54
54. Takdir Maya.....
55
55. sama sama bercerita jodoh......
56
56. Acaranya Icha lagi.....
57
57. dukungan untuk Icha & Diki.
58
58. Sebuah doa tulus.
59
59. menuju lahiran nya Alula.....
60
60. dua kelahiran berbeda
61
61. Perdebatan kembali.....
62
62. tanpa judul.....
63
63. Kejutan untuk Icha
64
64. Babby nya Alula.
65
65. Doa tulus Icha.
66
66. pemaksa.....
67
67. isi hati Erlangga.....
68
68. Resahnya Maya.....
69
69. Melarikan diri.....
70
70. mengejar kembali... ...
71
71. kedatangan tak terduga.....
72
72. Menerimanya.....
73
73. Hari bahagia Sali

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!