11. Menjalaninya......

Malam menjelang......

Kahfi dan Alula saat ini sedang memakan makanan yang di sediakan oleh pelayan di kediaman orang tua Alula.

Tadi siang sempat terjadi perdebatan saat Kahfi meminta satu kamar dengan Alula Dan Alula menolaknya lalu meminta Kahfi tidur di kamar tamu.

Kahfi menolak tegas karena akan sangat bahaya kalau orang tua Alula tahu kalau dia dan Alula tidak satu kamar, akhirnya Alula memperbolehkannya setelah Kahfi menjelaskan semuanya.

"Lihat status dari Mama Aliya, mereka ada di sebuah pulau kayanya dan mana ada pantai setenang ini jauh dari pengunjung. "

ucap Alula sambil memperlihatkan vidio di handphone nya yang menunjukan status sosial media milik Mama mertuanya.

"Perasaan Papa gak punya pulau pribadi dan semua keluarga gak punya, jadi ini bisa jadi pulau sewaan kayanya. "

ucap Kahfi yang menerka melihat vidio yang di unggah Mamanya.

"Ngaco kamu ini, mana ada Pulau sewaan dasar kamu ngarang. "

ucap Alula sambil mendelik ke arah suaminya.

"Yaa..... terus pulau milik siapa kalau bukan sewaan?? atau milik Ayah kamu lagi. "

ucap Kahfi dan Alula mengangkat bahunya tanda tidak tahu menahu.

"Kalau sampai pulau itu milik Ayah, aku akan ledakkan karena gak ngasih tahu ke aku. "

ucap Alula dengan nada kesalnya dan Kahfi hanya tersenyum mendengarnya.

"Aku akan membelikan Pulau buat kamu Alula, jangan seperti itu sama Ayah. "

ucap Kahfi dan Alula menyebikkan bibirnya ke arah sang suami.

Selesai dengan makan malam nya, Alula memilih menuju kamar nya sedangkan Kahfi sedang menghubungi orang tuanya yang tidak merespon panggilannya.

Alula memilih mengganti pakaiannya setelah bersih bersih, malam ini dia ingin tidur lebih awal karena besok dia akan mulai mempersiapkan diri untuk bergabung di perusahaan cabang milik Ayahnya yang di percayakan padanya.

"Percayalah, semua yang terjadi sudah di susun indah sedemikian rupa, karena Allah tidak akan menyegarkan sesuatu kecuali itu baik dan tidak melambat lambat sesuatu kecuali itu yang terbaik, meski semua terjadi sangat cepat tapi aku ingin menerima semua takdir Allah. "

gumam Alula dalam hatinya sambil menatap langit langit kamarnya.

Saat asik dengan lamunannya ternyata Kahfi masuk kedalam kamar dan langsung menuju kamar mandi, Alula sudah menyiapkan pakaian tidur untuk Kahfi walaupun dia belum menerima pernikahannya tapi Alula tetap wajib melayani suaminya.

Kahfi memakai pakaian yang di siapkan oleh Alula dan langsung ikut merebahkan tubuhnya di samping Alula yang sedang menatap langit kamar saat ini.

"Besok kita pindah ke rumah kita Alula, semua sudah selesai di siapkan dan barusan Diki memberitahukan nya. "

ucap Kahfi dan Alula hanya berdehem membalasnya lalu membalikkan tubuhnya membelakangi Kahfi.

Kahfi hanya terdiam menatap punggung istrinya, Alula masih mengenakan hijab padalah ini malam dan posisinya akan tidur, walaupun hijab rumahan yang instan tapi tetap saja membuat Kahfi hanya bisa bersabar karena Alula menutup akses padanya.

.

.

pagi menjelang......

Alula lebih dulu membuka matanya dan langsung beranjak menuju kamar mandi karena dia akan menunaikan ibadahnya, hari ini Alula sudah mulai dengan sholat nya karena datang bulannya sudah selesai.

Saat keluar dari kamar mandi ternyata Kahfi sudah duduk di sisi ranjang nya dengan wajah bantalnya dan Alula hanya menggelengkan kepalanya.

"Jangan duluan Sholat nya yaa, kita jamaah sholat nya. "

ucap Kahfi saat Alula berjalan menuju lemari tanpa menyapanya dan Alula hanya mengangguk menjawabnya.

Alula langsung menggelar dua sajadahnya di atas karpet yang memang sudah ada sebelumnya, sambil menunggu suaminya. Alula memakai mukena terlebih dahulu.

Kahfi tersenyum saat melihat Alula sedang menunggunya, Kahfi langsung mengganti pakaiannya dengan pakaian yang di siapkan Alula.

Keduanya Sholat dengan Khusyu hingga sholat selesai dan Kahfi berbalik mengulurkan tangannya agar Alula mencium nya.

Alula langsung mencium tangan Kahfi dan Kahfi langsung mencium kening Alula, Alula langsung terdiam mematung karena untuk kedua kalinya Kahfi mencium keningnya.

"Semoga selalu menjadi istri sholeha yaa dan menua bersama dengan aku suami kamu. "

ucap Kahfi setelah mencium kening Alula.

Alula langsung membuang pandangannya saat Kahfi tersenyum padanya, sungguh saat ini Kahfi terlihat sangat tampan di mata Alula.

"Ya Allah......kayanya aku sudah gak waras. "

gumam Alula yang langsung beranjak dan melepas mukenanya.

Kahfi kembali berbalik dan menyelesaikan doanya setelah sholat, membiarkan Alula terlebih dahulu menyudahinya.

"Bii siapkan sarapan ringan saja karena nanti siang aku mau pulang ke rumah baru. "

ucap Alula saat menghampiri ke arah dapur dan Bibi mengiyakannya.

"Siap Mba Alula, Bibi siapkan roti isi telor saja yaa kalau gitu. "

jawab Bibi dan Alula mengiyakannya.

Alula memilih kembali ke kamar karena dia belum membersihkan tubuhnya, ternyata Kahfi sudah siap dan malah sedang duduk memangku leptop di pangkuannya.

"Mau pergi jam berapa?? "

tanya Alula saat berada di hadapan suaminya.

"Selesai kamu saja kita pulang ke rumah nya, aku juga masih libur ngantor nya. "

jawab Kahfi dan Alula mengiyakannya.

Alula langsung berbalik menuju lemari untuk mengambil pakaian gantinya karena Alula akan mandi terlebih dahulu.

Kahfi menghubungi Diki untuk mempersiapkan kedatangannya ke rumah barunya dan Diki langsung sigap mengiyakannya.

Handphone Kahfi berdering ternyata Rio yang menghubunginya, Kahfi langsung mengangkat panggilannya.

Dalam panggilan saat ini......

"Fii.... kamu sedang bersama Alula gak?? "

"Mau apa kamu nanyain istriku segala?? "

"Yaelah..... aku hanya nanya saja Fii, malah ngegas dan lagian aku gak macam macam. "

"Alula sedang mandi, ada keperluan apa kamu memangnya?? jangan macam macam Rio!! "

"Aku semalam di berikan foto calon istri yang di pilihkan Mama, wajahnya mirip sama sahabat istri kamu dan aku mau menanyakannya. "

"Ada tiga sahabatnya loh, yang mana nya?? "

"Salina Amara namanya, Sali bukan sih?? "

"Mana fotonya kirim nanti aku perlihatkan pada Alula. "

"Ehh..... tapi rahasia jangan bilang kalau Sali yang mau di jodohkan dengan aku, Mama bilang Sali gak mau melihat foto dan gak mau tau nama laki laki yang di jodohkannya. "

"Iya bawel nanti aku cari alasan, kamu beneran mau di jodohkan?? "

"Aku nurut apa kata Mama dan lagian aku anak tunggal gak bisa seenaknya. "

"Yasudah kalau kamu pasrah tapi gak jelek jelek amat sih Sali itu, orang nya mandiri loh punya usaha sendiri kalau gak salah. "

"Iya Fii..... yasudah aku kirim fotonya dan nanti minta istri kamu ajak sahabatnya ke rumah baru, aku mau datang soalnya. "

"Enak saja maen perintah, aku gak open house untuk umum. "

"Yaelah Fii..... kamu pelit amat sih pokonya aku mau datang dengan di undang atau pun enggak sama kamu. "

Panggilan berakhir.......

"Aishhh...... anak itu selalu seenaknya. "

gerutu Kahfi saat panggilannya di putuskan sepihak.

.

.

Bersambung......

Terpopuler

Comments

🌷💚SITI.R💚🌷

🌷💚SITI.R💚🌷

alula kamu kpn baiknya sm lahfi..smg aja allah yg bikin duluan ya sm kahfi

2023-11-26

1

Ilfa Yarni

Ilfa Yarni

sabar ya Kahfi nanti alula pasti menerima kamu sepenuhnya

2023-11-10

1

lihat semua
Episodes
1 1. Dua cerita berbeda
2 2. Perjodohan mendadak
3 3. berusaha mendapatkan nya......
4 4. Pertemuan dengan sahabat
5 5. Kabar buruk....
6 6. pernikahan dadakan yang terencana.......
7 7. kejutan kembali....
8 8. malam pertama setelah pernikahan.....
9 9. Pagi pertama.....
10 10. Lagi lagi debat.......
11 11. Menjalaninya......
12 12. Rumah baru.....
13 13. perdebatan.....
14 14. untuk pertama kalinya.....
15 15. persiapan......
16 16. Bab khusus Pertunangan Sali dan Rio
17 17. mengejutkan
18 18. Menghampirinya......
19 19. pengganggu.....
20 20. cerita berbeda.....
21 21. impian Ayah sederhana......
22 22. Ulah Kahfi.....
23 23. Kekesalan Alula.....
24 24. Sentuhan pertama......
25 25. lagi lagi perjodohan
26 26. berubah.....
27 27. salah sangka dan salah faham
28 28. sentuhan kembali.....
29 29. Fashion show.....
30 30. kenyataannya.
31 31. Kejutan.....
32 32. Kebahagiaan yang sederhana.
33 33. dua kebahagiaan berbeda.....
34 34. kembali secara paksa......
35 35.Kahfi bertingkah.....
36 36. Lamaran Nathan dan Maya
37 37. Dua cerita berbeda.....
38 38. Tanpa judul.......
39 39. kekesalan.....
40 40. Nathan berulah.....
41 41.Rencana tiga sahabat
42 42. kenyataan pahit awal.............
43 43. tragedi Apartemen.......
44 44. hikmah di balik masalah.....
45 45. semua mendukung Maya
46 46. Hukuman untuk Nathan
47 47. masih cerita Maya dan Nathan.........
48 48. Akhir kisah Maya dan Nathan
49 49. kumpul bersama....
50 50. Kekesalannya Icha
51 51. tanpa judul
52 52. dua cerita berbeda.....
53 53. kehidupan tiga sahabat Alula.....
54 54. Takdir Maya.....
55 55. sama sama bercerita jodoh......
56 56. Acaranya Icha lagi.....
57 57. dukungan untuk Icha & Diki.
58 58. Sebuah doa tulus.
59 59. menuju lahiran nya Alula.....
60 60. dua kelahiran berbeda
61 61. Perdebatan kembali.....
62 62. tanpa judul.....
63 63. Kejutan untuk Icha
64 64. Babby nya Alula.
65 65. Doa tulus Icha.
66 66. pemaksa.....
67 67. isi hati Erlangga.....
68 68. Resahnya Maya.....
69 69. Melarikan diri.....
70 70. mengejar kembali... ...
71 71. kedatangan tak terduga.....
72 72. Menerimanya.....
73 73. Hari bahagia Sali
Episodes

Updated 73 Episodes

1
1. Dua cerita berbeda
2
2. Perjodohan mendadak
3
3. berusaha mendapatkan nya......
4
4. Pertemuan dengan sahabat
5
5. Kabar buruk....
6
6. pernikahan dadakan yang terencana.......
7
7. kejutan kembali....
8
8. malam pertama setelah pernikahan.....
9
9. Pagi pertama.....
10
10. Lagi lagi debat.......
11
11. Menjalaninya......
12
12. Rumah baru.....
13
13. perdebatan.....
14
14. untuk pertama kalinya.....
15
15. persiapan......
16
16. Bab khusus Pertunangan Sali dan Rio
17
17. mengejutkan
18
18. Menghampirinya......
19
19. pengganggu.....
20
20. cerita berbeda.....
21
21. impian Ayah sederhana......
22
22. Ulah Kahfi.....
23
23. Kekesalan Alula.....
24
24. Sentuhan pertama......
25
25. lagi lagi perjodohan
26
26. berubah.....
27
27. salah sangka dan salah faham
28
28. sentuhan kembali.....
29
29. Fashion show.....
30
30. kenyataannya.
31
31. Kejutan.....
32
32. Kebahagiaan yang sederhana.
33
33. dua kebahagiaan berbeda.....
34
34. kembali secara paksa......
35
35.Kahfi bertingkah.....
36
36. Lamaran Nathan dan Maya
37
37. Dua cerita berbeda.....
38
38. Tanpa judul.......
39
39. kekesalan.....
40
40. Nathan berulah.....
41
41.Rencana tiga sahabat
42
42. kenyataan pahit awal.............
43
43. tragedi Apartemen.......
44
44. hikmah di balik masalah.....
45
45. semua mendukung Maya
46
46. Hukuman untuk Nathan
47
47. masih cerita Maya dan Nathan.........
48
48. Akhir kisah Maya dan Nathan
49
49. kumpul bersama....
50
50. Kekesalannya Icha
51
51. tanpa judul
52
52. dua cerita berbeda.....
53
53. kehidupan tiga sahabat Alula.....
54
54. Takdir Maya.....
55
55. sama sama bercerita jodoh......
56
56. Acaranya Icha lagi.....
57
57. dukungan untuk Icha & Diki.
58
58. Sebuah doa tulus.
59
59. menuju lahiran nya Alula.....
60
60. dua kelahiran berbeda
61
61. Perdebatan kembali.....
62
62. tanpa judul.....
63
63. Kejutan untuk Icha
64
64. Babby nya Alula.
65
65. Doa tulus Icha.
66
66. pemaksa.....
67
67. isi hati Erlangga.....
68
68. Resahnya Maya.....
69
69. Melarikan diri.....
70
70. mengejar kembali... ...
71
71. kedatangan tak terduga.....
72
72. Menerimanya.....
73
73. Hari bahagia Sali

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!