Ke esokan harinya, pernikahan Sali dan Rio akan di adakan awal bulan depan, tepatnya satu bulan dari acara pertunangannya, baik Sali maupun Rio tidak ada yang membantah karena semua sudah final keputusan kedua keluarga.
Pagi hari di kediaman Alula......
Alula dan Kahfi sedang menikmati sarapan paginya, pagi ini Alula akan mulai bekerja di perusahaan cabang milik Ayahnya yang di percayakan padanya dan Alula begitu senang mendapat percaya itu.
Kahfi hanya mendukung semua yang Alula inginkan asalkan tidak lupa dengan urusan rumah tangganya yaitu tugas sebagai istri, Alula menyanggupi dan akan adil dalam membaginya.
"Aku bawa mobil sendiri. "
ucap Alula saat suaminya akan berbicara mengantarkannya.
"Baiklah tapi nanti siang aku jemput dan kita makan siang bersama. "
ucap Kahfi dan Alula mengiyakannya karena tidak ada pilihan lain.
Alula mencium tangan Kahfi dan di balas sebuah kecupan di kening oleh Kahfi, Alula langsung bersemu saat suaminya lagi lagi berbuat semaunya.
Kahfi membuka pintu mobil Alula dan Alula langsung masuk lalu menyalakan mesin mobilnya saat Kahfi menutup pintu mobilnya.
"Semoga kamu segera luluh Alula. "
gumam Kahfi saat melihat mobil Alula keluar dari gerbang rumahnya.
.
.
Pagi di belahan aktifitas lain.....
"Kayanya aku harus bertemu dengan teman teman deh. "
gumam Sali dalam hatinya saat selesai dengan mandinya.
Sali langsung membuka handphone nya untuk mengirim pesan ke grup chat nya agar terkirim semuanya.
Grup Chat Cewek gak alim dan bar bar
💬 @ Salii " Gangs...... bisa kumpul gak nanti?? "
💬 @ Alula " Walaikumsalam.......Saliii. "
💬 @ Chaca " Kena mental gak tuh Sali..... 😝😝. "
💬 @ Salii " Lula ini penting, nanti bisa ketemu kan?? terserah kalian mau dimana ketemunya dan jam berapa pun. "
💬 @ Maya " Aku bisa nya sore, hari ini sampai siang agenda meeting satu tumpuk. "
💬 @ Chaca " Aku malah gak bisa hari ini, aku lagi di SEMARANG. "
💬 @ Salii " Nyuri star si coklat Chacha. "
💬 @ Maya " Keren Healing nya gak ngajak. "
💬 @ Alula " Jangan lupa oleh oleh nya Chacha. "
💬 @ Salii " Aku tunangan sama Rio sahabatnya suaminya Alula. "
💬 @ Maya " Whaaaat?????. "
💬 @ Chaca " Keren kamu Sali dapat kutub es. "
💬 @ Alula " Saliii...... kamu ga becanda kan?? gak lucu deh 😐😐. "
Tidak ada komentar kembali karena keempat sahabat itu langsung sibuk dengan urusan masing masing, sore jam5 di cafe Sali mereka akan bertemu tanpa Icha yang masih berada di luar kota.
Alula memasuki ruang kerjanya dan tersenyum senang karena ruangannya begitu nyaman sesuai seleranya, Ayahnya sangat ditail dalam mempersiapkan semuanya.
Pintu ruangan Alula di ketuk ternyata seorang wanita masuk dengan style rapih dan hijab yang menutupi kepalanya.
"Perkenalkan Nona Alula, saya Amira yang di tunjuk sebagai asisten pribadi anda, semoga keberadaan saya akan meringankan pekerjaan anda dan mohon bimbingannya. "
jelas Amira dengan nada tegasnya dan Alula tersenyum mendengarnya.
"Hallo Amira, pokonya kita akan sama sama bekerjasama membuktikan kalau cabang kita tetap terdepan. "
jawab Alula dengan senyum manisnya dan membuat Amira ikut tersenyum.
Amira langsung pamit menuju ruangannya setelah memberikan berkas pada Alula, Alula langsung bersiap mengerjakan pekerjaan pertamanya dengan mengucap Bismillah di awal pekerjaannya.
.
.
Di Bandara internasional di tanah air saat ini.....
Nathan terdiam mematung saat melihat wanita yang di tunggu nya, wanita yang di cintainya selama ini sedang berpelukan dengan seorang pria, betapa kagetnya ternyata Diki sahabat dari Kahfi suami sepupunya yang sedang memeluk wanitanya.
Saat Nathan akan berbalik untuk melangkah keluar dari Bandara ternyata sebuah suara memanggilnya dan itu adalah suara dari Naumi wanita yang di cintainya.
"Kamu Nathan kan?? sepupunya Alula suaminya Kahfi?? "
tanya Diki setelah Naumi memanggil nama Nathan dan menghampiri nya.
"Kamu kenal dengan Nathan memangnya?? "
tanya Naumi dan Diki mengiyakannya.
"Kenal baru kemarin sih, memang kamu dan dia saling kenal yaa?? "
jawab Diki dan berbalik menanyakan pada Naumi.
"Kami sahabatan Sayang, Nathan kenalkan dia adalah Diki calon suami aku. "
ucap Naumi sambil menggandeng lengan Diki dan memperkenalkan nya pada Nathan.
"Ohh.... kalian sahabatan ternyata, kamu kesini mau jemput Naumi juga yaa?? "
tanya Diki dan Nathan menggelengkan kepalanya.
"Mau jemput Mama dan ternyata pesawatnya masih satu jam lagi mendaratnya. "
jawab Nathan dan Diki mengiyakannya.
"Ayo kita pulang, Bunda sama Mama sudah nunggu kita di rumah. "
ajak Diki pada Naumi dan Naumi langsung mengiyakannya.
"Nathan kami duluan yaa, nanti kami kirim undangannya kalau sudah tercetak. "
pamit Naumi dan Nathan mengganggukkan kepalanya.
Diki langsung menggandeng Naumi menuju mobil yang sudah terparkir dengan baik, sedangkan Nathan masih terpaku dan terduduk di kursi tunggu setelah kepergian wanita yang di cintainya.
"Kenapa dunia ini sempit sekali?? kenapa gak adil banget sih. "
lirih Nathan dengan nada sedihnya dan dia sampai meneteskan air matanya.
Enam tahun Nathan menunggu kepulangan Naumi dan apa yang terjadi, Naumi malah sudah memiliki calon suami dan siapa yang harus di salahkan sekarang.
Sebuah tepukan di pundak Nathan membuyarkan lamunan nya, ternyata Maya datang mengulurkan saputangan di tangannya untuk Nathan.
"Terimakasih. "
ucap Nathan saat menerima sapu tangannya lalu kembali terdiam bahkan tak menghiraukan saat Maya duduk di sampingnya.
"Terkadang cinta memang sangat menyakitkan, tapi kita harus merelakannya bahagia dengan pilihannya, Allah itu adil memberikan takdir pada setiap hambanya dan Allah hanya ingin memberitahukan pada Kak Nathan kalau cinta Kak Nathan untuk hambanya terlalu besar melebihi cinta pada Allah, bangkit lah dan lihatlah masa depan yang menunggu di depan sana. "
jelas Maya dengan nada santai nya dan langsung beranjak lalu meninggalkan Nathan yang masih terdiam seribu bahasa dengan keterkejutannya barusan yang terjadi.
Maya langsung memilih pergi karena orang tuanya sudah menunggunya di mobil, Maya tidak sengaja melihat semua yang di alami oleh Nathan karena dia juga sama menjemput orang tuanya yang baru tiba dari liburannya.
.
.
Di perusahaan Kahfi saat ini.....
"Ada angin apa kamu datang sepagi ini?? "
celetuk Kahfi saat sahabatnya datang tanpa pemberitahuan dan langsung masuk tanpa mengucap salam setelah di persilakan masuk.
"Kamu banyak hayalan Fii.....sadar sekarang sudah mau jam makan siang yaa, mana Diki?? aku ke ruangan nya tapi kosong. "
jawab Rio sambil menerima minuman yang di berikan oleh Kahfi.
"Diki sedang jemput calon istrinya di bandara dan sepertinya dia gak akan ke kantor lagi, mereka mau merayakan kepulangan Naumi soalnya. "
jawab Kahfi dengan tangan sibuk menghubungi nomer Alula namun tidak di respon.
"Kemarin aku resmi tunangan dengan Sali, nanti kalau istri kamu minta ijin buat kumpul dengan temannya harap ijinkan dan tanya dimana tempat berkumpul nya, kita samperin. "
ucap Rio dan Kahfi mendelik mendengarnya.
"Untuk kedua kalinya aku di manfaatkan. "
protes Kahfi dan Rio hanya mengangkat bahunya tanda tidak mau tahu dengan protesan sahabatnya itu.
.
.
Bersambung......
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 73 Episodes
Comments
❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸
Yg di cari Diki, tp jawabannya kok Nathan
2023-12-14
1
❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸
Omegoooot... Betapa hancurnya hati Nathan... Dunia ini sempit ternyata
2023-12-14
1
🌷💚SITI.R💚🌷
kasian nahan menghapus hujan di tengah terik matahari..ikhlas aja nahan kamu terima maya aja
2023-11-26
1