3. berusaha mendapatkan nya......

Entah apa yang ada di benak kedua orang tuanya, menurut Alula orang tuanya sangat tidak adil padahal putrinya sendiri yang dulu di sakiti oleh Kahfi dan sekarang tiba tiba menjodohkannya dengan Kahfi.

Nasi sudah jadi bubur itulah ungkapan yang ada di kehidupan Alula, dia harus ikhlas menerima perjodohan dengan musuhnya sendiri.

"Bagaimana kabar kamu Ula?? "

tanya Kahfi dan Alula hanya mendelik mendengarnya.

Kahfi hanya bisa mengelus dadanya dengan respon Alula saat ini, Kahfi kembali memfokuskan kemudinya karena saat ini dia sedang membawa Alula di dalam kemudinya.

"Belum puas kamu nyakitin aku?? sampai kamu melakukan kembali dengan mengikatku seumur hidup?? "

tanya Alula dengan nada datarnya bahkan pandangannya tetap tertuju kedepan tidak menoleh pada Kahfi.

Kahfi hanya menghela nafasnya mendengar Alula bertanya dengan nada datar bahkan terdengar sangat dingin auranya.

"Maafkan kesalahan saya Alula, apapun akan saya lakukan untuk menebus kesalahan masa lalu saya ke kamu. "

jawab Kahfi dan Alula langsung mendelik mendengarnya.

"Batalkan perjodohan ini dan kita gak akan pernah bersama, cukup itu yang kamu lakukan dan aku memaafkan kamu. "

ucap Alula dan Kahfi langsung melirik ke arah Alula.

"Tidak dengan satu itu Alula, aku gak mau membantah semua titah orang tua karena pilihan orang tua adalah yang terbaik. "

tolak Kahfi dan Alula semakin mendelik mendengarnya.

"Terserah kamu saja. "

jawab Alula dengan nada kesalnya dan Kahfi tersenyum mendengarnya.

Alula yang dulu sering di jahili bahkan di ejek, sekarang malah berbanding terbalik dengan Alula dulu, Kahfi sangat menyesal saat mengetahui Alula keluar dari sekolahnya dan melanjutkan sekolah ke luar negeri padahal hanya tinggal satu tahun kelulusan nya.

Bahkan Kahfi sampai datang ke rumah orang Tua Alula dan mengakui kesalahannya tapi tetap Alula tidak mau kembali bahkan kembali saat sudah menyelesaikan study sarjananya.

"Mau kemana kita sekarang?? kamu ada yang mau di kunjungi tidak?? biar saya antar. "

tanya Kahfi saat melihat Alula sibuk dengan tatapan nya ke samping.

"Pulang saja karena gak ada tujuan. "

jawab Alula dan membuat Kahfi menghela nafasnya.

"Tadi kan Orang tua kita meminta kita jalan berdua untuk saling mendekatkan, kenapa kamu malah meminta pulang?? "

ucap Kahfi dan Alula saat ini yang menghela nafanya.

"Kamu kan nanya ke saya mau kemana, aku jawab mau pulang saja karena kamu menanyakan itu pasti gak ada tujuan juga kan, jadi lebih baik pulang jalan keluarnya. "

ucap Alula dan Kahfi pun mengiyakannya karena memang takut membuat Alula tidak nyaman akhirnya Kahfi mengantarkan Alula pulang.

Tidak ada obrolan kembali hingga mobil tiba di kediaman Alula, Alula langsung keluar dari mobil tanpa mengucapkan apapun membuat Kahfi terdiam.

"Segitu benci nya kamu sama saya Alula, apa harus sekarang saya menjelaskannya. "

gumam Kahfi saat melihat Alula masuk kedalam rumahnya.

Kahfi memilih memutar balikkan mobilnya menuju perusahaannya karena sore ini ada meeting penting yang harus di hadirinya, tadinya Kahfi akan meminta asistennya yang mewakili kalau Alula mau menerima ajakan jalan nya, berhubung Alula menolak jadilah Kahfi yang akan melanjutkan meetingnya.

.

.

Alula saat ini sedang di dalam kamarnya, kedua orang tuanya tidak ada karena Ibunya menemani Ayahnya ke perusahaan.

Alula langsung mengganti pakaiannya setelah menyegarkan tubuhnya, merebahkan tubuhnya di kasur empuk adalah pilihan nya saat ini karena terasa sangat nyaman sekali.

"Besok acaranya di cafe milik Sali, oke kita ketemu disana nanti. "

gumam Alula saat menerima balasan dari sahabatnya.

Walaupun Alula jauh dari sahabatnya tapi komunikasi tetap lancar dan ke empatnya selalu melakukan panggilan vidio zoom bersama saat waktu luang.

Alula memilih istirahat karena terlalu syok dengan semua kejadian hari ini, sedangkan Kahfi langsung bergelut dengan berkas dan meetingnya.

Kahfi memang kepikiran dengan penolakan Alula tapi dia menghalaunya dengan mengerjakan pekerjaannya, Kahfi yakin akan mendapatkan Alula dan Alula tidak akan menolaknya.

"Alula..... kamu benar benar berubah sekarang, aku rela menunggu kamu selama hampir lima tahun dan aku bahagia karena kamu selama jauh dariku tidak pernah dekat dengan laki laki manapun, makasih Alula. "

gumam Kahfi saat melihat foto Alula yang di kirimkan oleh Mamanya tadi siang.

Entah apa maksudnya Mamanya mengirimkan foto Alula padanya, tapi Kahfi bahagia karena bisa melihat wajah Alula walau hanya di sebuah foto di album handphone.

.

.

.

Ke esokan harinya.......

Kahfi saat ini sedang bersiap siap, pagi ini dia akan mampir ke rumah Alula untuk memberikan hadiah yang sudah di siapkannya, biarlah Alula menerima atau menolaknya karena tidak penting karena paling penting adalah bertemu dan menatap wajah Alula saat ini.

"Tumben pakaian kamu gak formal?? mau kemana memangnya?? "

tanya Sang Mama saat putranya bergabung di kursi meja makan.

"Mau ke rumah Alula dan memberikan hadiah yang kemarin Kahfi siapkan. "

jawab Kahfi dan Mamanya menganggukkan kepalanya.

"Memangnya kemarin kalian kemana?? "

tanya Mamanya kembali dan Kahfi langsung terdiam mendengarnya.

"Alula meminta pulang jadi Kahfi antarkan pulang saja Maa.... "

jawab Kahfi yang langsung memakan kembali makanannya.

"Sabar yaa dan Mama yakin Alula akan memaafkan kamu, Alula gadis baik hati loh dan cuma sama kamu dia bersikap seperti itu, Mama akan dukung kamu dan jangan takut karena walau Alula menolak sekalipun kalian tetap akan menikah, persiapkan semuanya dari sekarang. "

jelas Mamanya dan Kahfi hanya menganggukkan kepalanya.

Selesai dengan sarapannya Kahfi langsung pamit pada Mamanya, karena hanya ada Mamanya dan keponakan nya di meja makan.

Kahfi mengendarai mobilnya menuju kediaman Alula, Kahfi sudah memberitahukan pada kedua orang tua Alula tapi tidak mengabari Alula, takutnya Alula akan berkelit saat dia ingin menemuinya.

Perjalanan hanya tiga puluh menit akhirnya mobil tiba di kediaman Alula, rumahnya sepi dari luar dan Kahfi yakin kalau orang tua Alula sudah pergi dengan aktifitasnya.

"Ehh..... ada Den Kahfi, mau ketemu Mba Alula yaa?? tunggu Bibi panggilkan dulu. "

ucap pelayan saat membuka pintu untuk Kahfi dan Kahfi hanya menganggukkan kepalanya.

Kahfi langsung duduk di sofa setelah pelayan berlalu menuju kamar Alula, Kahfi menghela nafasnya karena takut Alula menolaknya saat mengetahui dirinya yang datang.

Di kamar saat ini Alula sedang memilih pakaian yang akan di pakai saat nanti ketemu dengan sahabatnya, pintu kamar di ketuk ternyata pelayan yang masuk.

"Ada apa Bii?? "

tanya Alula saat Bibi menghampirinya setelah membungkukkan badannya menyapa Alula.

"Di luar ada Den Kahfi loh Mba, mau ketemu sama Mba Alula katanya. "

jawab sang pelayan dan membuat Alula melototkan matanya.

"Panggil Ibu atau Ayah saja Bii, saya sibuk soalnya gak bisa nemuin. "

ucap Alula dan membuat Bibi terdiam.

"Masalahnya Tuan dan Nyonya sudah pergi loh Mba, bagaimana?? "

ucap Bibi dan Alula langsung menggeram kesal.

"Yasudah Aku yang akan menemuinya, Bibi siapkan minuman saja sebentar lagi saya keluar. "

ucap Alula dan pelayan pun mengiyakannya.

.

.

Bersambung.......

Terpopuler

Comments

❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸

❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸

Ya salah kamu sendiri, Lula kesel sama kamu males lah pasti lama" deketan kamu. Ehhh ngarep dia mlh nanya mau kemana. Usahanya g maksimal itu. Harusnya di ajak kemana gitu biar enak ngobrolnya

2023-11-29

1

🌷💚SITI.R💚🌷

🌷💚SITI.R💚🌷

ayo alula pikirkn niat baik kafir dia sdh niat berubah..tr klu kamu benci trs malah jd bucin de..

2023-11-25

1

lihat semua
Episodes
1 1. Dua cerita berbeda
2 2. Perjodohan mendadak
3 3. berusaha mendapatkan nya......
4 4. Pertemuan dengan sahabat
5 5. Kabar buruk....
6 6. pernikahan dadakan yang terencana.......
7 7. kejutan kembali....
8 8. malam pertama setelah pernikahan.....
9 9. Pagi pertama.....
10 10. Lagi lagi debat.......
11 11. Menjalaninya......
12 12. Rumah baru.....
13 13. perdebatan.....
14 14. untuk pertama kalinya.....
15 15. persiapan......
16 16. Bab khusus Pertunangan Sali dan Rio
17 17. mengejutkan
18 18. Menghampirinya......
19 19. pengganggu.....
20 20. cerita berbeda.....
21 21. impian Ayah sederhana......
22 22. Ulah Kahfi.....
23 23. Kekesalan Alula.....
24 24. Sentuhan pertama......
25 25. lagi lagi perjodohan
26 26. berubah.....
27 27. salah sangka dan salah faham
28 28. sentuhan kembali.....
29 29. Fashion show.....
30 30. kenyataannya.
31 31. Kejutan.....
32 32. Kebahagiaan yang sederhana.
33 33. dua kebahagiaan berbeda.....
34 34. kembali secara paksa......
35 35.Kahfi bertingkah.....
36 36. Lamaran Nathan dan Maya
37 37. Dua cerita berbeda.....
38 38. Tanpa judul.......
39 39. kekesalan.....
40 40. Nathan berulah.....
41 41.Rencana tiga sahabat
42 42. kenyataan pahit awal.............
43 43. tragedi Apartemen.......
44 44. hikmah di balik masalah.....
45 45. semua mendukung Maya
46 46. Hukuman untuk Nathan
47 47. masih cerita Maya dan Nathan.........
48 48. Akhir kisah Maya dan Nathan
49 49. kumpul bersama....
50 50. Kekesalannya Icha
51 51. tanpa judul
52 52. dua cerita berbeda.....
53 53. kehidupan tiga sahabat Alula.....
54 54. Takdir Maya.....
55 55. sama sama bercerita jodoh......
56 56. Acaranya Icha lagi.....
57 57. dukungan untuk Icha & Diki.
58 58. Sebuah doa tulus.
59 59. menuju lahiran nya Alula.....
60 60. dua kelahiran berbeda
61 61. Perdebatan kembali.....
62 62. tanpa judul.....
63 63. Kejutan untuk Icha
64 64. Babby nya Alula.
65 65. Doa tulus Icha.
66 66. pemaksa.....
67 67. isi hati Erlangga.....
68 68. Resahnya Maya.....
69 69. Melarikan diri.....
70 70. mengejar kembali... ...
71 71. kedatangan tak terduga.....
72 72. Menerimanya.....
73 73. Hari bahagia Sali
Episodes

Updated 73 Episodes

1
1. Dua cerita berbeda
2
2. Perjodohan mendadak
3
3. berusaha mendapatkan nya......
4
4. Pertemuan dengan sahabat
5
5. Kabar buruk....
6
6. pernikahan dadakan yang terencana.......
7
7. kejutan kembali....
8
8. malam pertama setelah pernikahan.....
9
9. Pagi pertama.....
10
10. Lagi lagi debat.......
11
11. Menjalaninya......
12
12. Rumah baru.....
13
13. perdebatan.....
14
14. untuk pertama kalinya.....
15
15. persiapan......
16
16. Bab khusus Pertunangan Sali dan Rio
17
17. mengejutkan
18
18. Menghampirinya......
19
19. pengganggu.....
20
20. cerita berbeda.....
21
21. impian Ayah sederhana......
22
22. Ulah Kahfi.....
23
23. Kekesalan Alula.....
24
24. Sentuhan pertama......
25
25. lagi lagi perjodohan
26
26. berubah.....
27
27. salah sangka dan salah faham
28
28. sentuhan kembali.....
29
29. Fashion show.....
30
30. kenyataannya.
31
31. Kejutan.....
32
32. Kebahagiaan yang sederhana.
33
33. dua kebahagiaan berbeda.....
34
34. kembali secara paksa......
35
35.Kahfi bertingkah.....
36
36. Lamaran Nathan dan Maya
37
37. Dua cerita berbeda.....
38
38. Tanpa judul.......
39
39. kekesalan.....
40
40. Nathan berulah.....
41
41.Rencana tiga sahabat
42
42. kenyataan pahit awal.............
43
43. tragedi Apartemen.......
44
44. hikmah di balik masalah.....
45
45. semua mendukung Maya
46
46. Hukuman untuk Nathan
47
47. masih cerita Maya dan Nathan.........
48
48. Akhir kisah Maya dan Nathan
49
49. kumpul bersama....
50
50. Kekesalannya Icha
51
51. tanpa judul
52
52. dua cerita berbeda.....
53
53. kehidupan tiga sahabat Alula.....
54
54. Takdir Maya.....
55
55. sama sama bercerita jodoh......
56
56. Acaranya Icha lagi.....
57
57. dukungan untuk Icha & Diki.
58
58. Sebuah doa tulus.
59
59. menuju lahiran nya Alula.....
60
60. dua kelahiran berbeda
61
61. Perdebatan kembali.....
62
62. tanpa judul.....
63
63. Kejutan untuk Icha
64
64. Babby nya Alula.
65
65. Doa tulus Icha.
66
66. pemaksa.....
67
67. isi hati Erlangga.....
68
68. Resahnya Maya.....
69
69. Melarikan diri.....
70
70. mengejar kembali... ...
71
71. kedatangan tak terduga.....
72
72. Menerimanya.....
73
73. Hari bahagia Sali

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!