8. malam pertama setelah pernikahan.....

Kahfi membuka pintu kamarnya dan tertegun melihat dekorasi kamar hotel yang di siapkan untuknya, Alula yang penasaran dengan isi kamarnya pun langsung masuk dan sama seperti Kahfi dia juga tertegun melihatnya.

"Astaga ini semua benar benar ide cemerlang dan sepaket dengan pernikahannya. "

lirih Alula dan Kahfi mendengar jelas ucapan yang di bicarakan Alula.

"Ayo masuk jangan bediri di depan pintu gini, lihat nanti jadi perhatian orang yang lewat. "

ucap Kahfi sambil menggandeng Alula masuk kedalam kamar hotel dan tidak ada perlawanan dari Alula.

"Lelah sekali tubuh aku ini. "

ucap Alula saat duduk di atas ranjangnya.

"Kamu mau duluan ke kamar mandi atau aku duluan?? "

tanya Kahfi saat melihat Alula yang sedang bersandar pada sisi ranjangnya.

"Kamu duluan saja, aku mau mendinginkan tubuh dulu. "

jawab Alula dan Kahfi mengiyakannya lalu segera menuju kamar mandi.

Alula mengedarkan pandangannya ke sekitar kamar hotelnya, ternyata kamarnya begitu luas dan dekorasinya begitu cantik bahkan ruangannya tercium aromatherapy yang membuat tenang.

"Ibu sama Mama Aliya benar benar menyelesaikan semua misi nya, untung aku sedang datang bulan dan akan bebas dari Kahfi. "

gumam Alula sambil menghela nafasnya dan langsung terdiam karena dia tidak membawa pembalut saat ini.

Alula beranjak lalu membuka setiap lemarinya, tapi semua sia sia karena pembalut nya tidak ada, bahkan di laci meja rias hanya ada pengering rambut saja.

Alula mengeluarkan handphone nya untuk menghubungi Ibunya, tapi Ibunya tidak menjawab panggilannya.

"Ada apa?? "

tanya Kahfi saat keluar dari kamar mandi melihat Alula terlihat tidak tenang.

Alula berbalik ke arah Kahfi yang bertanya padanya, alangkah kagetnya Alula saat melihat Kahfi hany memakai handuk sebatas pinggangnya saja.

"Apa apaan kamu ini, urat malu kamu di simpan dimana sih?? "

kesal Alula yang kembali berbalik dengan kekesalannya dan Kahfi langsung mengerutkan keningnya karena tidak mengerti dengan kekesalan istrinya.

Kahfi langsung menepuk keningnya karena ternyata dia sedang memakai handuknya, pantas saja Alula kesal dan Kahfi langsung berbalik menuju lemari untuk mengambil pakaian nya.

"Pantas bertaring. "

gumam Kahfi dengan senyumannya sambil memakai kembali pakaian nya.

Beberapa menit kemudian Kahfi selesai memakai pakaiannya dan kembali menghampiri Alula yang masih duduk di tempat yang sama.

"Kamu kenapa Alula?? resah gitu kelihatannya dan apa aku bisa bantu?? "

tanya Kahfi sambil duduk di samping Alula.

"Aku hubungi nomer Ibu tapi gak di angkat, aku cari pembalut tapi gak ada dan aku mau ke minimarket membelinya tapi masa pakai pakaian pengantin. "

jawab Alula dengan nada lesunya dan membuat Kahfi tersenyum.

"Kamu mandi sana biar aku yang belikan, sana mandi dan jangan memikirkan apapun lagi. "

ucap Kahfi dengan nada lembutnya dan Alula mengiyakannya.

Alula langsung mengangguk dan berjalan menuju kamar mandi, Kahfi langsung beranjak lalu mengambil dompet juga handphone nya, Kahfi keluar dari kamar hotel dan segera menuju minimarket takut Alula kedinginan karena menunggunya di dalam kamar mandi.

Kahfi langsung berjalan menuju minimarket yang gak jauh dari hotelnya, kebetulan yang sangat bagus menurutnya karena gak susah mencari barang yang di butuhkan Alula.

Kahfi langsung memilih pembalut terbaik setelah membaca di kemasannya, Kahfi juga membeli beberapa cemilan dan juga minuman untuk menemaninya nanti malam.

Selesai membayarnya Kahfi langsung keluar dari minimarket dengan menenteng satu keresek penuh belanjaannya.

"Habis dari mana?? "

tanya Nathan saat berpapasan dengan Kahfi yang akan menuju lift.

"Habis beli cemilan buat di kamar, kamu kenapa belum pulang?? memangnya keluarga masih ada di hotel?? "

jawab Kahfi dan menanyakan keberadaan Nathan

"Aku mau menginap di hotel ini, males pulang ke rumah belum beres bebenahnya, yasudah sana kekamar kasihan Alula nunggu. "

ucap Nathan dan Kahfi menganggukkan kepalanya lalu masuk kedalam lift yang sudah terbuka.

Di kamar hotel saat ini.....

Alula masih menunggu Kahfi di dalam kamar mandi, dengan handuk yang membalut tubuhnya.

Terdengar pintu terbuka dan membuat Alula lega lalu membuka sedikit pintu kamar mandinya untuk meminta pesananya.

Kahfi memberikannya dan Alula langsung menutup kembali pintu kamar mandinya, Kahfi langsung menyiapkan minuman hangat yang tadi sempat di buat sebelum keluar dari kamar hotel.

"Minum minumannya selagi hangat biar perutnya enakan. "

ucap Kahfi saat Alula keluar dari kamar mandi dengan piyama tidurnya tapi Alula tetap menggunakan hijab rumahan yang simple.

"Makasih. ".

ucap Alula saat menerima gelas berisi minuman hangatnya.

"Kamu baru mulai datang bulannya?? "

tanya Kahfi dan membuat Alula mendelik mendengarnya.

"Maaf bukan maksud aku lancang dan maaf bukan seperti yang kamu bayangkan. "

ucap Kahfi kembali saat melihat reaksi dari Alula yang kurang ramah.

"Apa coba alasannya menanyakan datang bulan, kamu mau meminta hak kamu sebagai suami kan?? ngaku deh?? "

jawab Alula dengan nada ketusnya dan Kahfi hanya menggelengkan kepalanya mendengarnya.

"Aku hanya nanya karena aku mau mengajak kamu liburan, alangkah baiknya menunggu kamu selesai datang bulan biar bebas jalan jalan tanpa harus repot dengan barang barang perlengkapan datang bulan. "

jelas Kahfi dan Alula hanya diam tanpa berniat menjawabnya.

Alula menghabiskan minumnya dan langsung beranjak untuk mengambil air minum biasa, karena Alula akan tidur duluan setelahnya bahkan Alula masa bodo dengan Kahfi, Alula aman karena dia sedang datang bulan jadi Kahfi gak mungkin melakukannya.

Kahfi hanya menatap sekilas saat Alula menyelimuti tubuhnya sebatas pinggang dan tidurnya pun menyamping ke arah jendela.

Kahfi mengeluarkan handphone nya dan segera menghubungi Diki yang tak lain adalah asisten pribadinya.

Dalam panggilan saat ini....

"Ada pengantin?? malam malam telephone ganggu orang tidur saja. "

"Mau aku pecat kamu Asisten gak ada kesopanan. "

"Pis..... jangan dong Bos, ada yang bisa saya bantu?? "

"Siapkan liburan minggu depan ke daerah pantai yang sejuk dan ingat jangan sampai ada banyak pengunjung, terserah mau dimanapun pokonya minggu depan harus sudah ada. "

"Baik Bos akan saya laksanakan. "

Panggilan berakhir......

Kahfi kembali masuk kedalam kamar hotelnya dan menutup jendelanya kembali, Alula sudah sangat pulas tidurnya karena terdengar dengkuran halus saat Kahfi menghampirinya.

"Kamu cantik sekali Alula, tapi aku harus sabar sampai kamu mau menerima pernikahan ini dan aku janji akan memberikan semua kebahagiaan untuk kamu. "

gumam Kahfi sambil merapihkan selimut pada tubuh Alula.

Kahfi langsung berjalan ke ranjang sebelahnya dan merebahkan tubuhnya, rasa lelah dan kantuknya menjadi membuat Kahfi langsung terlelap tidur.

Di tempat Nathan saat ini.......

Nathan begitu kaget saat membuka pintu kamar hotelnya ternyata Maya yang mengetuk pintu kamarnya.

"Boleh saya masuk Kak?? "

tanya Maya saat Nathan malah berdiri mematung di hadapannya.

Nathan membuka pintu kamarnya dan Maya langsung masuk kedalam kamarnya, Nathan langsung menghela nafasnya lalu kembali menutup pintu nya.

.

.

Bersambung.......

Terpopuler

Comments

❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸

❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸

Alula dah negatif z mikirnya. Padahal Kahfi dh perhatian gitu

2023-12-06

1

❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸

❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸

Owalaaaaah... Sesenang itukah yg mau mlm pertama tp lg halangan.ckk

2023-12-06

1

🌷💚SITI.R💚🌷

🌷💚SITI.R💚🌷

maya ngapain ko jd nekat si datengin nahan
.

2023-11-25

1

lihat semua
Episodes
1 1. Dua cerita berbeda
2 2. Perjodohan mendadak
3 3. berusaha mendapatkan nya......
4 4. Pertemuan dengan sahabat
5 5. Kabar buruk....
6 6. pernikahan dadakan yang terencana.......
7 7. kejutan kembali....
8 8. malam pertama setelah pernikahan.....
9 9. Pagi pertama.....
10 10. Lagi lagi debat.......
11 11. Menjalaninya......
12 12. Rumah baru.....
13 13. perdebatan.....
14 14. untuk pertama kalinya.....
15 15. persiapan......
16 16. Bab khusus Pertunangan Sali dan Rio
17 17. mengejutkan
18 18. Menghampirinya......
19 19. pengganggu.....
20 20. cerita berbeda.....
21 21. impian Ayah sederhana......
22 22. Ulah Kahfi.....
23 23. Kekesalan Alula.....
24 24. Sentuhan pertama......
25 25. lagi lagi perjodohan
26 26. berubah.....
27 27. salah sangka dan salah faham
28 28. sentuhan kembali.....
29 29. Fashion show.....
30 30. kenyataannya.
31 31. Kejutan.....
32 32. Kebahagiaan yang sederhana.
33 33. dua kebahagiaan berbeda.....
34 34. kembali secara paksa......
35 35.Kahfi bertingkah.....
36 36. Lamaran Nathan dan Maya
37 37. Dua cerita berbeda.....
38 38. Tanpa judul.......
39 39. kekesalan.....
40 40. Nathan berulah.....
41 41.Rencana tiga sahabat
42 42. kenyataan pahit awal.............
43 43. tragedi Apartemen.......
44 44. hikmah di balik masalah.....
45 45. semua mendukung Maya
46 46. Hukuman untuk Nathan
47 47. masih cerita Maya dan Nathan.........
48 48. Akhir kisah Maya dan Nathan
49 49. kumpul bersama....
50 50. Kekesalannya Icha
51 51. tanpa judul
52 52. dua cerita berbeda.....
53 53. kehidupan tiga sahabat Alula.....
54 54. Takdir Maya.....
55 55. sama sama bercerita jodoh......
56 56. Acaranya Icha lagi.....
57 57. dukungan untuk Icha & Diki.
58 58. Sebuah doa tulus.
59 59. menuju lahiran nya Alula.....
60 60. dua kelahiran berbeda
61 61. Perdebatan kembali.....
62 62. tanpa judul.....
63 63. Kejutan untuk Icha
64 64. Babby nya Alula.
65 65. Doa tulus Icha.
66 66. pemaksa.....
67 67. isi hati Erlangga.....
68 68. Resahnya Maya.....
69 69. Melarikan diri.....
70 70. mengejar kembali... ...
71 71. kedatangan tak terduga.....
72 72. Menerimanya.....
73 73. Hari bahagia Sali
Episodes

Updated 73 Episodes

1
1. Dua cerita berbeda
2
2. Perjodohan mendadak
3
3. berusaha mendapatkan nya......
4
4. Pertemuan dengan sahabat
5
5. Kabar buruk....
6
6. pernikahan dadakan yang terencana.......
7
7. kejutan kembali....
8
8. malam pertama setelah pernikahan.....
9
9. Pagi pertama.....
10
10. Lagi lagi debat.......
11
11. Menjalaninya......
12
12. Rumah baru.....
13
13. perdebatan.....
14
14. untuk pertama kalinya.....
15
15. persiapan......
16
16. Bab khusus Pertunangan Sali dan Rio
17
17. mengejutkan
18
18. Menghampirinya......
19
19. pengganggu.....
20
20. cerita berbeda.....
21
21. impian Ayah sederhana......
22
22. Ulah Kahfi.....
23
23. Kekesalan Alula.....
24
24. Sentuhan pertama......
25
25. lagi lagi perjodohan
26
26. berubah.....
27
27. salah sangka dan salah faham
28
28. sentuhan kembali.....
29
29. Fashion show.....
30
30. kenyataannya.
31
31. Kejutan.....
32
32. Kebahagiaan yang sederhana.
33
33. dua kebahagiaan berbeda.....
34
34. kembali secara paksa......
35
35.Kahfi bertingkah.....
36
36. Lamaran Nathan dan Maya
37
37. Dua cerita berbeda.....
38
38. Tanpa judul.......
39
39. kekesalan.....
40
40. Nathan berulah.....
41
41.Rencana tiga sahabat
42
42. kenyataan pahit awal.............
43
43. tragedi Apartemen.......
44
44. hikmah di balik masalah.....
45
45. semua mendukung Maya
46
46. Hukuman untuk Nathan
47
47. masih cerita Maya dan Nathan.........
48
48. Akhir kisah Maya dan Nathan
49
49. kumpul bersama....
50
50. Kekesalannya Icha
51
51. tanpa judul
52
52. dua cerita berbeda.....
53
53. kehidupan tiga sahabat Alula.....
54
54. Takdir Maya.....
55
55. sama sama bercerita jodoh......
56
56. Acaranya Icha lagi.....
57
57. dukungan untuk Icha & Diki.
58
58. Sebuah doa tulus.
59
59. menuju lahiran nya Alula.....
60
60. dua kelahiran berbeda
61
61. Perdebatan kembali.....
62
62. tanpa judul.....
63
63. Kejutan untuk Icha
64
64. Babby nya Alula.
65
65. Doa tulus Icha.
66
66. pemaksa.....
67
67. isi hati Erlangga.....
68
68. Resahnya Maya.....
69
69. Melarikan diri.....
70
70. mengejar kembali... ...
71
71. kedatangan tak terduga.....
72
72. Menerimanya.....
73
73. Hari bahagia Sali

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!