Maya langsung duduk di sofa yang dekat dengan jendela, Nathan masuk lalu memberikan minuman kaleng yang sudah di belinya tadi sebelum masuk kedalam kamar.
"Kenapa kamu bisa tahu kalau saya ada di kamar ini?? "
tanya Nathan saat Maya menerima minumannya.
"Di kasih tahu sama mata mata yang aku sewa Kak dan lagian kenapa Kak Nathan gak tinggal di rumah?? ini malah di hotel kaya pengantin baru saja. "
jawab Maya dengan nada santainya dan meminum minumannya.
"Rumahnya masih di isi barang barang dan saya gak suka kebisingan. "
ucap Nathan yang duduk di samping Maya namun sedikit menjauh.
"Aku tahu Kak Nathan sudah mengakhiri hubungan dengan wanita di negara Kak Nathan tinggal kemarin, aku memberanikan diri datang cuma mau mengakui kembali Kak, terserah Kak Nathan mau menerima atau tidak, Aku mencintai Kakak dan rasa ini masih sama malah tambah besar Kak. "
jelas Maya dengan nada sendunya dan Nathan kembali menghela nafasnya.
Alula tidak mengetahui kalau Maya suka menghampiri ke luar negeri, semua Nathan tutup rapat rapat agar Adik sepupunya itu tidak berfikiran negatif.
"Kamu tahu kan Maya bagaimana pergaulan saya di luar Negeri kemarin, selama enam tahun terakhir, kamu wanita yang masih suci dan saya mau kamu berfikir dua kali Maya, masih banyak. pria di luar sana yang jauh lebih baik dari saya, lagian kamu sahabatnya Alula dan aku gak bisa Maya. "
ucap Nathan dan Maya langsung tertunduk sedih mendengarnya.
Maya lagi lagi di tolak oleh Nathan dan Maya tetap tersenyum mendengarnya.
"Alula tahu kalau aku mencintai Kakak. "
lirih Maya dan Nathan menghela nafasnya.
"Iya saya tahu kalau Alula sudah mengetahuinya, tapi masalahnya Alula gak tahu kalau kamu selalu datangi saya dan saya tahu perasaan kamu, yang Alula tahu itu kamu gak pernah mengutarakan perasaan kamu. "
jawab Nathan dan Mya hanya diam tanpa mau menjawab.
"Ini sudah malam Maya, lebih baik kamu pulang dan siapkan semua kerja keras kamu karena besok adalah hari senin, senin itu waktu yang paling malas untuk bekerja. "
ucap Nathan kembali dan Maya langsung menatap ke arah Nathan.
"Kak Nathan ngusir aku?? "
tanya Maya dengan nada sedihnya.
"Bukan ngusir kamu tapi meminta kamu pergi. "
jawab Nathan dan Maya hanya mendelik mendengarnya.
"Sama saja ngusir Kak. "
ucap Maya yang langsung beranjak dari duduknya.
"Pengen peluk boleh kan?? "
tanya Maya yang langsung menubruk tubuh Nathan sebelum menjawabnya.
Nathan hanya pasrah dan membalas pelukan Maya yang saat ini sedang memeluknya begitu erat.
"Kak Nathan jangan terlalu malam tidurnya, kurangi minuman yang berbau alcohol nya dan aku pamit pulang. "
ucap Maya saat melepaskan pelukan nya.
"Hati hati dan kabari kalau sudah sampe rumah dengan selamat. "
ucap Nathan dan Maya tersenyum mengiyakannya.
Setelah kepergian Maya, Nathan menutup pintunya lalu menguncinya, Nathan sebenarnya bingung dengan perasaannya pada Maya seperti apa, Maya selalu datang pada Nathan menawarkan kasih sayang tulus dan Nathan selalu menolaknya.
Nathan bahkan selalu berhubungan sex di luar nikah agar Maya bisa melupakannya, tapi Maya malah semakin nempel bahkan selalu datang ke negara dimana Nathan tempati dan Nathan hanya bisa menghela nafasnya dengan tingkah Maya.
"Kamu wanita baik baik Maya dan aku harap kamu bisa mendapatkan laki laki yang tulus padamu, aku belum bisa memberikan hatiku untuk kamu karena aku sedang menunggu kedatangan wanitaku yang akan tiba tidak lama lagi. "
gumam Nathan dalam hatinya sambil merebahkan tubuhnya di atas ranjang.
.
.
Pagi menjelang......
Alula langsung tersentak kaget saat melihat ada laki laki yang sedang tertidur di sampingnya, walaupun posisinya jauh tetap saja Alula kaget dan saat kesadarannya terkumpul akhirnya Alula sadar kalau dia sudah menikah dengan musuhnya sendiri.
"Astagfirullah..... aku sampai gak ingat, sakit nyenyaknya tidur semalam. "
gumam Alula dan langsung menyibakkan selimutnya lalu segera menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
Alula juga tidak lupa membawa pakaiannya agar tidak ada derama dia keluar hanya menggunakan handuknya.
Di ranjang saat ini.....
Kahfi membuka matanya saat terdengar pintu kamar mandi tertutup, Kahfi langsung duduk bersandar sambil menunggu Alula selesai mandinya.
Kahfi semalam terbangun saat subuh dan melaksanakan sholat subuh namun Kahfi kembali tidur saat melihat Alula begitu nyenyak di atas ranjang, terjadilah akhirnya bangun nya kesiangan bahkan saat ini sudah pukul delapan pagi.
"Bangun dan mandi sana, malah ngelamun masih pagi gini. "
ucap Alula saat keluar kamar mandi melihat Kahfi sedang terdiam.
"Cie..... perhatian sekali istrinya Kahfi. "
ucap Kahfi dan membuat Alula mendelik mendengarnya.
"Ishh..... ngaca sana. "
sentak Alula sambil berjalan menuju meja riasnya untuk memakai pelembab di wajahnya.
Beberapa saat kemudian.....
Pasangan pengantin baru itu akhirnya selesai bersiap dan akan segera meninggalkan hotelnya, Kahfi memilih mengajak Alula ke rumah kediaman orang tuanya karena rumah yang Kahfi siapkan masih belum selesai kelengkapan nya.
"Sarapan dulu yaa.... mau di resto hotel atau di luar makannya?? "
tanya Kahfi saat kedua nya berjalan menuju lobi utama hotel.
"Sarapan di luar saja dan cari makanan berat, dari kemarin aku makannya gak bener. "
jawab Alula dan Kahfi mengiyakannya.
Kahfi langsung menuju restoran yang menyediakan menu sarapan, Alula tidak menolak karena memang sedang lapar saat ini.
Tiba di restoran, Kahfi langsung mengajak Alula masuk kedalam restoran, suasana lumayan ramai pagi hari menuju siang saat ini.
Kahfi mengajak Alula menuju meja kosong yang tak jauh dari jendela, Alula hanya mengekor saja karena dia kurang faham dengan restorannya.
"Lumayan ramai juga yaa untuk waktu sepagi ini, apa makanannya enak enak disini?? "
ucap Alula saat keduanya duduk manis dan pelayan memberikan menu makannya.
"Restoran ini buka pukul tujuh pagi sampai jam sebelas malam, makanannya lumayan enak kalau menurut aku. "
ucap Kahfi sambil memesan makanannya dan Alula pun langsung melihat menu makanannya.
Kahfi selesai memesan dan Alula pun memesan menu pilihannya beserta minumannya, Kahfi tersenyum senang karena Alula tidak segarang awal bertemu.
"Kamu kesambet yaa?? masih pagi senyum senyum begitu. "
ucap Alula sambil mendelik melihat Kahfi tersenyum pagi ini sudah beberapa kali.
"Kesambet cinta kamu. "
ucap Kahfi dengan nada santainya dan Alula mendelik mendengarnya.
"Aku gak merasa memberikan cinta untuk kamu, jangan ngarang deh. "
kesal Alula dan Kahfi hanya tersenyum menjawabnya.
Tak menunggu lama akhirnya makanan pesanan keduanya datang dan pelayan langsung menyajikannya di atas meja.
Alula langsung berbinar melihat makanan pesanannya ada di hadapannya, tak menunggu waktu lama Alula langsung memakannya setelah mengucapkan doa dalam hatinya.
.
.
Bersambung........
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 73 Episodes
Comments
❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸
Jangan galak" napa, Lun... Apa g capek jutek trus"an
2023-12-06
1
❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸
Tebel juga muka Maya. G malu y sampai segitunya ngejar Nathan
2023-12-06
1
🌷💚SITI.R💚🌷
lama² jg cinta kamu di kasihan ke kahfi alula
2023-11-25
1