Piyama dinosaurus

Rasanya baru saja ia memejamkan mata, Saga sudah kembali terbangun karena sepertinya seseorang sedang ikut berbaring di sebelahnya dan memeluk tubuhnya begitu erat, Saga membuka mata dan mendapati seorang gadis berbaring memakai baju piyama berwarna putih bermotif dinosaurus.

Tentu saja ia melonjak kaget"Astagfirullah" lalu menjauhkan tubuh gadis itu darinya.

"Kamu sudah bangun?" tuturnya sambil menatap Saga. Ia tidak mempermasalahkan tubuhnya yang di dorong sangat keras oleh pria di hadapannya.

Saga hanya diam, ia memalingkan wajahnya dari wanita yang wajahnya tampak samar, tapi suaranya terasa tidak asing.

Wanita itu merangkak mendekatinya, "Ayo kita habiskan malam yang panjang ini dengan panas letnan" ucap gadis itu dengan suara menggoda.

Seketika Saga memundurkan tubuhnya pada gadis tersebut. "Jangan macam-macam!" ancam Saga.

Gadis itu sedikitpun tak gentar dengan ancaman Saga, "Saya gak akan macam-macam kok, cuma satu macam aja. Yaitu, kamu letnan. Saya hanya ingin kamu" suara gadis itu terdengar s*ns*al berusaha menggodanya.

Bulu kuduk Saga sampai berdiri, mendengar ucapan gadis tak tau diri itu.

Saga bukan tidak mau menolak, namun kini tubuhnya seakan membatu, tak mampu bergerak. Bahkan ingin mendorong tubuh gadis itu untuk menjauh pun kini ia tak mampu, seakan ia kehilangan tenaga.

Jemari gadis itu mulai mengg*r*y*ngi, tubuh kekar Saga, membuat jantung sang empunya berdesir hebat. Nafas Saga terengah-engah. "Jangan lakukan itu!" pekiknya. Bisa gila dia kalau gadis itu terus mengg*r*y*nginya.

"Ya allah, tolong saya" batin Saga.

Nafas Saga benar-benar tidak karuan lagi. Syahwatnya mulai tak terkendali "Kamu jangan membangunkan singa yang tengah tertidur" tuturnya yang mulai tergoda. Namanya juga pria, jiwa liarnya pasti tetap ada walau sealim apapun pria tersebut.

Bukan berhenti mendengar ancaman Saga, gadis itu semakin menggila dengan membuka satu persatu kancing piyama yang ia kenakan. Dan sampailah di kancing terakhir.

"Berhenti saya bilang!" pekik Saga. Gadis itu benar-benar tidak ingin mendengarkannya. "Kamu akan menyesal kalau terus melanjutkannya" peringat Saga.

Gadis itu menatap Saga lalu ia menarik salah satu sudut bibirnya. Dia benar-benar tidak perduli, ia kembali melanjutkan membuka kancing terakhir piyama yang ia kenakan. Saga segera menutup kedua matanya rapat-rapat, ia tidak ingin matanya ternodai untuk yang kedua kalinya. Kini piyama tersebut sudah terbuka sempurna, memperlihatkan bra berwana hitam yang ia kenakan saat itu. Gadis itu membuang piyamanya ke sembarang tempat.

"Buka matamu letnan" ucap gadis itu mengangkat dagu Saga dengan jari telunjuk supaya menatap ke bagian dadanya.

Saga masih enggan membuka kedua matanya, lalu gadis itu tiba-tiba mengecup kedua matanya, membuat mata Saga langsung terbuka dan membola sempurna tepat di depan 2 gundukan yang ukurannya tidak terlalu kecil ataupun besar.

"Astagfirullah!" Seketika Saga langsung menelan slivanya. Batin Saga kian menjerit ingin di perbudak nafsu.

"Kamu yang memulai. Jangan salahkan saya, jika saya melakukan ini kepadamu" tiba-tiba kekuatan Saga kembali ia memutar tubuh gadis itu dan merubah posisinya menjadi di bawah tubuh Saga.

"Ayo lakukan sekarang" Tantang gadis itu seraya tersenyum nakal.

Benar saja, Saga m*l*mat bibir gadis itu dengan agresif.

Gadis itu mengangkat baju kaos yang Saga kenakan, memperlihatkan lapisan roti sobek yang ada di perutnya. Sembari berciuman, tangan gadis itu m*ngg*rayai celana Saga membuka kancing celananya. Membuat Saga menghentikan aksinya. Ia kembali sadar.

"Berhenti ini salah. Saya tidak ingin merusakmu" tuturnya. Sungguh ini sangat gila.

"kenapa kamu bilang kamu merusak saya letnan? Ini sudah menjadi kewajiban saya untuk memuaskanmu" gadis itu kembali menggoda Saga.

Jika kelakuan gadis itu seperti ini terus Saga akan benar-benar akan di perbudak nafsu.

Cup!

Gadis itu mencium bibir pria itu. Saga menikmatinya. Kini ia terburai dengan godaan gadis tersebut. Akhirnya Saga memulai segalanya dan gadis itu mendapatkan apa yang dia inginkan.

Cup!

Saga pun mulai mengecup seluruh wajah gadis itu, sampai dengan lehernya. Membuat tubuh wanita itu menegang.

"Inikan yang kamu inginkankan?" bisik Saga di telinga gadis itu dengan nada suara yang terdengar seksi.

"Terimakasih Om Saga" bisik gadis itu, "aku sangat menikmatinya"

Sontak tubuh Saga menegak, ia melotot, menatap sekitar, melihat Nada yang masih tertidur lelap di atas ranjangnya. Apa yang barusan terjadi? Otaknya masih lemot, menyusun satu persatu yang telah terjadi sebelumnya.

Ternyata Saga sedang bermimpi.

Saga melihat ke bawah, matras dan tubuhnya kini telah basah. "Astagfirullahal'adzim" Saga mengusap wajahnya. Ternyata ia mengalami mimpi basah di usia 30 tahun dan dengan istrinya sendiri pula. Yang benar saja?

Kacau banget kamu Saga.

Ia melihat jam di ponselnya, masih pukul 2 dini hari. Ia pun memungut selimut dan matras yang menjadi saksi bisu kala dia tengah mengalami mimpi basah. Ia memasukkan selimut kedalam mesin cuci dan mencucinya, bahaya kalau Nada sampai tau dia mengalami mimpi basah dengan Nada.

Saga pun mandi wajib dan mengambil air wudhu untuk melakukan sholat tahajud.

Kelakuan Nada hari itu mampu membuatnya sampai terbawa mimpi.

Rasanya Saga malu kalau bertemu Nada setelah kejadian semalam ditambah lagi ia mendapatkan mimpi yang panas itu. Walaupun itu bukan atas kemauannya, tetap saja Saga merasa malu, selesai sholat subuh. Saga menyiapkan sarapan untuk Nada, ia membuatkan bubur ayam untuk istrinya.

Selesai melakukan aktivitasnya di dapur Saga ke dalam kamar memastikan suhu tubuh Nada sudah benar-benar turun. "Alhamdulillah tubuhnya sudah tidak panas". Dan mencium kening istrinya. Lalu berangkat bekerja.

Tidak lama setelah kepergian Saga, Nada terbangun dari tidurnya. melihat Saga sudah tidak ada di tempatnya, matrasnya juga sudah di rapikan, Nada melihat ponselnya dan di sana ada notif wa dari Saga.

Assalamualaikum,

Saya sudah berangkat kerja, saya sudah membersihkan rumah dan juga membuatkan sarapan untuk kamu. Soal tadi malam saya minta maaf. Dan maaf Saya tidak bisa mengantar kamu kuliah hari ini

Om suami ganteng❤

Setelah membaca pesan itu Nada teringat kejadian kemarin malam, Nada kembali memegangi bibirnya. " Ternyata kemarin malam aku gak mimpi" gumam Nada.

Ia keluar kamar, ya melihat rumah itu sudah bersih dan ada sarapan di atas meja makan. Ia melihat Saga membuatkannya bubur ayam.

Selesai sarapan Nada menghubungi Tasya yang ternyata baru bangun tidur.

"Woy, titisan Putri tidur" pekik Nada.

"Hm"

"Lo ada kelas gak pagi ini?"

"Gak ada, kenapa?"

"anterin gue ke kampus, sekarang"

"Minta anterin suami Lo setan! Gue bukan supir lo"

Nada berdecak kesal mendengar ucapan Tasya "Lagi sibuk di kesatuan dia"

"Ah gue males, gue masih ngantuk"

"Ayo dong sya, pliss gue minta tolong"

"Pesen ojol bangke! jangan ganggu gue" pekik Tasya yang masih teler, karena kemarin malam ia habis dari klub.

"Gue mau cari yang geratisan"

"Kedok lo aja yang anak jendral, istri tentara. Tapi ternyata kere." Ledek Tasya. "Gue baru pulang dari klub jam 4 subuh tadi. Nebeng sama Raiden aja"

"Bilang dong dari tadi kalau lo lagi teler!" Nada pun memutuskan panggilannya.

Mengirim pesan WhatsApp ke Raiden untuk menjemputnya.

^^^Jemput gue kalau lo mau pergi kuliah, gak pakek nolak dan gak pakek lama Ok!^^^

^^^Nada^^^

Kok Lo yang nyetel anjir!

Gue bukan supir lo, Minta anterin sama suami lo sono

Raiden

^^^Lagi sibuk dia,^^^

^^^Nada^^^

Bukan urusan gue

Kalau suami lo sibuk aja, gue jadi pelariannya

Raiden

^^^Bacot! susul gue entar^^^

^^^Nada^^^

Bilang dulu kalau gue ganteng, lebih ganteng dari suami lo

Raiden

Nada membulatkan matanya melihat pesan dari Raiden. Emang dasar si Raiden ini cowok haus pujian.

🔊"Raiden lo ganteng" Nada mengirim voice note pada Raiden. 🔊"Tapi Om Saga jauh lebih ganteng dari lo" tambahnya.

Nada pun terkekeh setelah mengirim pesan suara tersebut.

Monyet lo, gue gak akan jemput lo, biar mampus! Tau rasa lo

Raiden

Maki Raiden kesal setelah mendengar voice note dari Nada. Nada terkekeh lagi membaca pesan dari Raiden.

Walaupun tadi katanya Raiden tidak mau menjemput Nada, Raiden tetap datang menjemput Nada dan sedang menunggu si tuan putri di gerbang kesatuan.

Sesekali Raiden bercengkrama dengan para tentara yang sedang berjaga di sana.

"Nyari siapa mas?" Tanya salah satu tentara yang berjaga.

"Temen pak, minta jemput tadi soalnya, Mau kuliah"

Tentara itu hanya menganggukkan kepalanya.

Tidak berapa lama Batang hidung Nada akhirnya kelihatan.

"Ha tu dia pak, orangnya uda Dateng" tunjuk Raiden pada Nada yang tengah berlari.

Seketika tentara tersebut memutarkan kepalanya melihat seseorang yang di tunjuk Raiden.

"Loh mbak Nada!" pekik tentara yang bernama Vikri tersebut.

"Pagi Serda Vikri" sapa Nada.

"Emang mbak Nada uda sembuh?"

Nada memiringkan kepalanya, bingung karena melihat Vikri tahu kalau dia sedang sakit. "udah mendingan. Kok Serda tau saya lagi sakit?"

"Iya Lettu Saga tadi malam kan gabung sama kita di sini, dan cerita kalau mbaknya sakit"

"Woy, nyerocos mulu, buruan. Telat entar" pekik Raiden setengah gereget.

"Saya pergi dulu" pamitnya pada Vikri.

Terpopuler

Comments

guntur 1609

guntur 1609

hahahah kasihan saga...

2025-02-01

1

Mamah Kekey

Mamah Kekey

dari pada mimpi mendingan lakukan yg nyata mas saga...udah sah mahrommu..layak d napkahi lahir dan bati..kamu kan tau agama..

2023-12-25

1

Tangsah Jagad

Tangsah Jagad

koq kyk gitu sih ceritanya
suami istri sah

2023-12-21

1

lihat semua
Episodes
1 "Yang penting baik agamanya"
2 Pahlawan
3 "Bukan cuma ganteng, Soleh lagi"
4 "Ajhussi rasa oppa-oppa"
5 "Pria yang gak bisa jadi milikmu sepenuhnya"
6 "Om Saga galak!!"
7 Calon suami
8 Ijab kabul
9 pedang pora
10 "karena itu hak saya"
11 Makmum
12 Transparan
13 Kesiangan
14 Bocil
15 Bukan sekedar pelepas nafsu
16 Hujan
17 Dokter ganjen
18 "Kalau mau kasih stempel tu disini "
19 Piyama dinosaurus
20 "Lewat satu detik kamu tidur di luar"
21 Kelewat sempurna
22 "Saya gila karena kamu"
23 Tamu bulanan
24 Mendapat tugas
25 Saingan terberat itu negara
26 Semua pekerjaan memiliki resikonya masing-masing
27 Berangkat
28 MERIANG!!
29 Sementara menjanda
30 Dikejar babi hutan
31 Bertemu kembali
32 Bincang-bincang
33 "Buat baby"
34 saingan bocil
35 roti sobek bertebaran
36 Aisyah
37 Manja
38 Pamit
39 Tanpa Om Saga
40 Tanah longsor
41 "Saya menemukanmu"
42 Trauma
43 Pertama dan terakhir
44 Kerja keras
45 Tugas darurat
46 Rumah sakit
47 Siuman
48 Cobaan
49 kentang
50 Ibu-ibu tidak beradab
51 Godaan
52 "Kamu milik saya "
53 Warteg
54 Ibadah subuh
55 Pelatihan
56 Kacang ijo sialan!!!
57 kabar bahagia
58 Para saudara
59 lagi-lagi
60 pelepasan
61 Kue putu
62 Wisuda
63 Kembali
64 Demi boneka beruang
65 Saga selingkuh?
66 Tidak terduga
67 Kehilangan
68 Penyesalan
69 Kekal abadi
70 Mulai koas
71 Suapan cinta
72 Teringat kembali
73 Terciduk
74 Cemburu melanda hati
75 Begal
76 Perkara cincin
77 Latihan
78 Latihan 2
79 Bandara
80 BOOM!!
81 Gugur pahlawan
82 Cahaya yang telah pergi
83 Nasehat Lingga
84 Gemas pingin punya satu
85 Cerita baru
86 UKMPPD
87 misi
88 Kabar bahagia dan kabar buruk
89 Misi penyelamatan
90 Seperti mimpi
91 Vitamin dari buk dokter
92 Perkara mangga muda
93 Hari bahagia Tasya
94 'Ndut'
95 Bintang iklan obat nyamuk
96 Kontraksi palsu
97 Pesawat hilang kontak
98 Dikira masuk angin
99 Detik-detik
100 Tiba disaat yang tepat
101 Hadirnya
102 Bapakable
103 Ketinggalan di masjid!
104 BIMANTARA SQUAD
105 Story Bimantara squad
Episodes

Updated 105 Episodes

1
"Yang penting baik agamanya"
2
Pahlawan
3
"Bukan cuma ganteng, Soleh lagi"
4
"Ajhussi rasa oppa-oppa"
5
"Pria yang gak bisa jadi milikmu sepenuhnya"
6
"Om Saga galak!!"
7
Calon suami
8
Ijab kabul
9
pedang pora
10
"karena itu hak saya"
11
Makmum
12
Transparan
13
Kesiangan
14
Bocil
15
Bukan sekedar pelepas nafsu
16
Hujan
17
Dokter ganjen
18
"Kalau mau kasih stempel tu disini "
19
Piyama dinosaurus
20
"Lewat satu detik kamu tidur di luar"
21
Kelewat sempurna
22
"Saya gila karena kamu"
23
Tamu bulanan
24
Mendapat tugas
25
Saingan terberat itu negara
26
Semua pekerjaan memiliki resikonya masing-masing
27
Berangkat
28
MERIANG!!
29
Sementara menjanda
30
Dikejar babi hutan
31
Bertemu kembali
32
Bincang-bincang
33
"Buat baby"
34
saingan bocil
35
roti sobek bertebaran
36
Aisyah
37
Manja
38
Pamit
39
Tanpa Om Saga
40
Tanah longsor
41
"Saya menemukanmu"
42
Trauma
43
Pertama dan terakhir
44
Kerja keras
45
Tugas darurat
46
Rumah sakit
47
Siuman
48
Cobaan
49
kentang
50
Ibu-ibu tidak beradab
51
Godaan
52
"Kamu milik saya "
53
Warteg
54
Ibadah subuh
55
Pelatihan
56
Kacang ijo sialan!!!
57
kabar bahagia
58
Para saudara
59
lagi-lagi
60
pelepasan
61
Kue putu
62
Wisuda
63
Kembali
64
Demi boneka beruang
65
Saga selingkuh?
66
Tidak terduga
67
Kehilangan
68
Penyesalan
69
Kekal abadi
70
Mulai koas
71
Suapan cinta
72
Teringat kembali
73
Terciduk
74
Cemburu melanda hati
75
Begal
76
Perkara cincin
77
Latihan
78
Latihan 2
79
Bandara
80
BOOM!!
81
Gugur pahlawan
82
Cahaya yang telah pergi
83
Nasehat Lingga
84
Gemas pingin punya satu
85
Cerita baru
86
UKMPPD
87
misi
88
Kabar bahagia dan kabar buruk
89
Misi penyelamatan
90
Seperti mimpi
91
Vitamin dari buk dokter
92
Perkara mangga muda
93
Hari bahagia Tasya
94
'Ndut'
95
Bintang iklan obat nyamuk
96
Kontraksi palsu
97
Pesawat hilang kontak
98
Dikira masuk angin
99
Detik-detik
100
Tiba disaat yang tepat
101
Hadirnya
102
Bapakable
103
Ketinggalan di masjid!
104
BIMANTARA SQUAD
105
Story Bimantara squad

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!