Calon suami

Saga kaget melihat Nada menarik tangannya. Mereka bersentuhan dan air wudhu yang selalu ia jaga pun jadi batal.

"Kenalin ini Om... Eh ini letnan Saga calon suami gue" dengan menyebutkan Saga sebagai calon suaminya membuatnya jantungnya dag dig dug der, akh.

Jantungnya cosplay jadi taman bunga dah nih.

Tasya dan Dimas melongo melihat tampang Saga yang bukan main tampannya.

"Dim, ternyata orangnya ganteng banget, pantes si Nada oleng. Gue boleh tikung gak?" tanya Tasya berbisik pada Dimas yang duduk di sebelahnya. Dengan segera Dimas menyentil mulut Tasya dengan gemas.

"Anjir! Ini Bener-bener sugar Daddy nya si Nada gantengnya kelewatan" timpal Dimas.

Dia aja yang cowok bisa segitunya mengagumi Saga.

Mereka akhirnya pun berkenalan.

"Kamu sudah siap makan?" tanya Saga penuh dengan kelembutan membuat Nada tercengang. Mengapa pria menyebalkan super galak seperti Saga berubah menjadi selembut ini?

Fiks, dia lagi ketempelan demit toilet sini dah kayaknya.

Nada menganggukan kepalanya pelan.

"Ya sudah ayo kita pulang" ujar Saga.

"Loh, tapi om kan belum makan?" Nada mendekatkan bibirnya ke telinga Saga untuk berbisik. Dan itu berhasil membuat bulu kuduk Saga berdiri.

Demit kali ah si Nada.

Saga menjauhkan kepalanya dari Nada "saya masih kenyang."

Nada akhirnya meninggalkan kedua sahabatnya disana. "Gue pulang duluan ya bye."

Merekapun pergi memasuki mobil.

"Kenapa kamu tadi pegang tangan saya?" tanya Saga dengan suara galaknya.

Nah kan bener tadi dia kerasukan demit toilet rumah makan Padang. Buktinya balik galak lagi.

"Ya maaf om genting tadi."

"Wudhu saya jadi batal karena kamu."

Nada melongo mendengar ucapan Saga.

"Dia bahkan menjaga air wudhunya. Apalagi kurangnya cowok ini ya Allah?" batin Nada.

Kurang belaian.

"Sekali lagi jangan gitu."

__________________________

Sudah seminggu Nada tidak masuk kuliah semenjak tragedi malam itu dan lagi sibuk ngurusin masalah pengajuannya. Dan hari ini ia akan kembali masuk kuliah.

"Apa?!" pekik Nada yang sedang berbicara dengan papanya lewat panggilan di ponselnya.

"Jangan pergi bawa motor sendiri, nanti kamu kenapa-napa lagi."

"Tapi pa, Nada udah telat ini."

"Papa bakan kirim Saga buat anterin kamu, karena papa lagi sibuk sekarang."

Mata Nada menjadi berbinar mendengar Saga yang akan mengantarnya "dilarang bawa motor setiap hari juga gak papa kalo om Saga yang anterin" batin Nada kesenangan. "Oke deh pa."

Panggilan terputus setelah Nada mengucapkan salam.

Tidak berapa lama terdengar suara ketukan pintu.

Tok! Tok! Tok!

"Pasti om Saga" batin Nada. Langsung berlari membuka pintu.

"Assalamualaikum" salam Saga.

"Waalaikumsalam" senyum bak bulan sabit langsung terbit di bibir Nada melihat Saga sudah berdiri di hadapannya.

"Kamu sudah selesai?" tanya Saga yang di angguki Nada.

"Ayo berangkat."

Saga akhirnya mengantarkan Nada kuliah, sembari mengemudi Saga mulai bertanya-tanya tentang kuliah Nada.

"Kamu kuliah ambil jurusan apa?" tanya Saga.

"Kedokteran om."

"Kenapa milih kedokteran?"

"Karena cita-cita Nada jadi dokter dan almarhum mama juga seorang dokter. Jadi Nada mau kayak mama."

"Udah berapa semester?"

"4."

"Masih lama ya."

Nada mengangguk.

"Saya dengar dari dokter militer di kesatuan kalau jadi dokter itu lama banget pendidikannya. Emang bener?"

Nada mengangguk dan tersenyum senang Saga mau bertanya panjang kali lebar padanya "iya, ada yang sampai 7 atau 8 tahunan lagi kuliahnya. Makannya di fakultas aku banyak yang tua-tua" Nada terkekeh di akhir.

Saga ikut tersenyum.

Wow dia senyum loh ini, sujud syukur Nada.

"Sebar nunggu Nada kan sampai selesaiin kuliah?"

Saga mengangguk. "Insyaallah, saya akan nunggu dan temani kamu sampai selesai."

Nada kembali tersenyum.

Hua... Jantung aman Nada?

"Pasti susah ya belajar ilmu kedokteran?" tanya Saga lagi.

"Gak sih om menurutku. Karena aku suka jadi menurut aku semua gak ada yang susah."

"Setuju sama kamu. Kalau kita suka dan passion kita di situ rasanya semu aman-aman aja gak ada susah. Hebat kamu" puji Saga.

Nada kembali tersenyum mendengar pujian Saga untuk pertama kali pada dirinya.

Nih, om-om tadi pagi bangunnya pasti jatuh dulu dari tempat tidur. Langsung berubah jadi kalem banget.

Mereka akhirnya tiba di kampus Nada. Nada turun dari dalam mobil.

"Nada" panggil Saga.

Nada menoleh ke belakang.

"Belajar yang bener, nanti pulang kuliah saya jemput. Kita mau fitting baju."

Mendengar Saga akan menjemputnya nanti membuat Nada senangnya bukan main di tambah akan fitting baju.

Rasanya Nada ingin punya mesin waktu supaya bisa memutar waktu lebih cepat dan bertemu kembali dengan Saga.

______________________

Nada baru selesai kuliah, ia buru-buru keluar untuk menunggu Saga. Nada celingak-celinguk mencari mobil Saga yang katanya akan menjemputnya.

"Lah, katanya mau jemput tapi kok belum nongol?"

Nada mencari kontak Saga dan menghubunginya.

"Om dimana? Nada udah kel..." Nada Belu. selesai berbicara Saga sudah memotongnya.

"Assalamualaikum" suara Saga terdengar menyindir Nada di seberang sana.

"Hehehehe. Assalamualaikum om."

"Waalaikumsalam."

"Om dimana? Nada udah keluar ini! Panas tauk!" memang benar sinar matahari saat ini sudah berada di atas kepala.

Puanase poll.

"Saya sudah di tempat parkir. Kamu kesini."

"Ya udah, assalamualaikum."

"Waalaikumsalam."

Nada berjalan ke tempat parkir, ia melihat mobil SUV milik Saga di sana dan langsung menghampirinya.

Tok! Tok! Tok!

Nada mengetuk kaca mobil Saga. Saga pun menyadarinya dan membukan pintu untuk Nada.

"Lama banget kamu selesai kuliahnya?" keluh Saga merasa jenuh menunggu Nada sejak tadi.

"Lah, memangnya om dari kapan nungguin aku?"

"Udah sejam yang lalu. Pasang sabuk pengamannya. Kita berangkat, entar kesorean lagi."

Nada menuruti ucapan Saga dan Saga mulai menghidupkan mesin mobilnya dan meninggalkan area kampus Nada menuju butik tempat mereka akan fitting baju.

Di sela-sela menyetirnya, Saga melirik Nada melalui rear-vision mirror. "Kamu sudah makan?"

"Ya belum dong om, kan Nada baru keluar" ucap Nada sambil menyandarkan tubuhnya di jok.

Saga mengambil kotak makan dan memberikannya pada Nada. "Makan itu dulu, mungkin nanti bakalan lama fitting bajunya."

Nada membuka kotak tersebut melihat ayam geprek plus nasi.

"Wah, kapan om belinya?"

"Tadi, pas sekalian jalan mau jemput kamu. Saya yakin kamu gak bakal sempat makan siang nanti, jadi saya belikan itu."

Perhatian kecil ini membuat hati Nada semakin porak-poranda.

"Akh, perhatian sekali om calon suami" batin Nada sambil senyum-senyum sendiri.

Saga melirik Nada lagi ia melihat Nada mesam-mesem.

"Ngapain kamu cengar-cengir?"

"Suka Om aja" gumam Nada dan dapat di dengar oleh Saga.

"Kamu barusan bilang apa?"

Nada membulatkan mata "eh, em, aku... Nada... suka ayam gepreknya aja, iya suka ayam gepreknya" kilah Nada malu.

Saga tersenyum melihat Nada yang salah tingkah.

Akhirnya mereka sampai di butik tempat mereka akan fitting baju.

"Selamat siang mbak, mas. Ada yang bisa saya bantu?" sapa seorang pegawai wanita dengan ramah sambil menatap penuh damba pada Saga.

"Saya ada janji sama mbak Ajeng. Mbak Ajengnya ada?" tanya Saga pada seorang pegawai wanita tersebut.

"Sebentar saya hubungi beliau terlebih dahulu."

Nada mengerutkan keningnya menatap Saga. Pasalnya Nada pernah dengar kalau Saga tidak punya teman wanita. Tapi apa ini? Kenapa Saga kenal dengan pemilik butik?

"Om Saga kenal sama pemilik butik ini?" tanya Nada yang penasaran.

Saga mengangguk "istrinya senior saya."

Nada mengangguk-anggukkan kepalanya paham. Dipikir wanita lain selain dirinya yang dekat dengan Saga.

"Assalamualaikum" salam seorang wanita berhijab syar'i menghampiri Saga dan Nada.

"Waalaikumsalam" jawab keduanya.

"Lettu Saga sudah lama nunggu saya?" tanya wanita berhijab itu.

"Belum mbak, baru 15 menit" jawab Saga, sambil melihat jam tangan yang melingkar di pergelangan kanannya.

Wanita itu mengkode Saga melirik Nada bertanya wanita yang di bawa Saga ini siapa?

Saga yang mengerti pun langsung memperkenalkannya "oh, iya kenalin mbak, ini Nada calon istri saya."

Nah, mulai makin ambyar dah si Nada yang lemah hati.

"What? Calon istri? Om Saga kenalin aku sebagai calon istri? Uwah... Terbang gue mah terbang" batinnya cosplay jadi burung bangke.

Saga menarik lengan Hoodie Nada yang masih asyik dengan pikirannya sendiri. Ia pun tersadar karena Saga semakin menarik lengan Hoodie nya lebih kencang.

Ia tersenyum canggung "Nada mbak" Nada menjabat tangan wanita itu yang sejak tadi ia ulurkan.

"Saya Ajeng" Ajeng pun tersenyum ramah.

"Wah, pinter kamu let, dapat calon istri cantik banget begini. Keliatan masih mudah lagi."

"Bukan keliatan muda lagi mbak, tapi memang masih muda. Usianya baru 20 tahun" ucap Saga jujur.

Ajeng membulatkan matanya kaget tidak percaya "wah, kamu pelet ya gadis muda ini?"

Saga terkekeh "di pelet gimana sih mbak? Mbak ada-ada aja."

Mereka pun terkekeh. Nada menatap kedekatan keduanya.

"Andai aja Om Saga bisa ketawa lebar gitu sama aku" batin Nada.

Mulai serakah.

Nada akhirnya mencoba baju kebaya untuk acara ijab Kabul. Nada keluar dari ruang ganti, ia memperlihatkan kebaya yang ia kenakan pada Saga.

"Om gimana bagus gak?" tanya Nada.

Saga yang tadinya menunduk memainkan ponselnya kini mendongak melihat kearah calon istrinya yang sudah telihat sangat cantik dengan kebaya itu.

"Masyaallah, Padahal wajahnya belum di poles aja udah keliatan cantik" batin Saga.

Tanpa sadar Saga terpaku dalam kecantikan calon istrinya.

"Om Saga" panggil Nada, karena Saga tidak menjawab pertanyaannya. Dan Saga masih Tidak menjawab.

Ajeng pun menghampiri Saga dan menarik baju Saga membuat Saga tersadar.

"Sebegitunya kamu ngeliatin Nada, sabar. Sebentar lagi juga halal" ucap Ajeng cekikikan di belakang Saga.

Nada tersipu malu mendengar ucapan Ajeng, sementara Saga menjadi salah tingkah sendiri.

Terpopuler

Comments

Heny Janitasari

Heny Janitasari

❤️

2024-05-28

1

Mukmini Salasiyanti

Mukmini Salasiyanti

maksud Author mungkin passion yaa, maaf bukan fashion, thor...

2024-02-27

1

Astri

Astri

omg aku jg seneng hahahahha

2024-01-22

1

lihat semua
Episodes
1 "Yang penting baik agamanya"
2 Pahlawan
3 "Bukan cuma ganteng, Soleh lagi"
4 "Ajhussi rasa oppa-oppa"
5 "Pria yang gak bisa jadi milikmu sepenuhnya"
6 "Om Saga galak!!"
7 Calon suami
8 Ijab kabul
9 pedang pora
10 "karena itu hak saya"
11 Makmum
12 Transparan
13 Kesiangan
14 Bocil
15 Bukan sekedar pelepas nafsu
16 Hujan
17 Dokter ganjen
18 "Kalau mau kasih stempel tu disini "
19 Piyama dinosaurus
20 "Lewat satu detik kamu tidur di luar"
21 Kelewat sempurna
22 "Saya gila karena kamu"
23 Tamu bulanan
24 Mendapat tugas
25 Saingan terberat itu negara
26 Semua pekerjaan memiliki resikonya masing-masing
27 Berangkat
28 MERIANG!!
29 Sementara menjanda
30 Dikejar babi hutan
31 Bertemu kembali
32 Bincang-bincang
33 "Buat baby"
34 saingan bocil
35 roti sobek bertebaran
36 Aisyah
37 Manja
38 Pamit
39 Tanpa Om Saga
40 Tanah longsor
41 "Saya menemukanmu"
42 Trauma
43 Pertama dan terakhir
44 Kerja keras
45 Tugas darurat
46 Rumah sakit
47 Siuman
48 Cobaan
49 kentang
50 Ibu-ibu tidak beradab
51 Godaan
52 "Kamu milik saya "
53 Warteg
54 Ibadah subuh
55 Pelatihan
56 Kacang ijo sialan!!!
57 kabar bahagia
58 Para saudara
59 lagi-lagi
60 pelepasan
61 Kue putu
62 Wisuda
63 Kembali
64 Demi boneka beruang
65 Saga selingkuh?
66 Tidak terduga
67 Kehilangan
68 Penyesalan
69 Kekal abadi
70 Mulai koas
71 Suapan cinta
72 Teringat kembali
73 Terciduk
74 Cemburu melanda hati
75 Begal
76 Perkara cincin
77 Latihan
78 Latihan 2
79 Bandara
80 BOOM!!
81 Gugur pahlawan
82 Cahaya yang telah pergi
83 Nasehat Lingga
84 Gemas pingin punya satu
85 Cerita baru
86 UKMPPD
87 misi
88 Kabar bahagia dan kabar buruk
89 Misi penyelamatan
90 Seperti mimpi
91 Vitamin dari buk dokter
92 Perkara mangga muda
93 Hari bahagia Tasya
94 'Ndut'
95 Bintang iklan obat nyamuk
96 Kontraksi palsu
97 Pesawat hilang kontak
98 Dikira masuk angin
99 Detik-detik
100 Tiba disaat yang tepat
101 Hadirnya
102 Bapakable
103 Ketinggalan di masjid!
104 BIMANTARA SQUAD
105 Story Bimantara squad
Episodes

Updated 105 Episodes

1
"Yang penting baik agamanya"
2
Pahlawan
3
"Bukan cuma ganteng, Soleh lagi"
4
"Ajhussi rasa oppa-oppa"
5
"Pria yang gak bisa jadi milikmu sepenuhnya"
6
"Om Saga galak!!"
7
Calon suami
8
Ijab kabul
9
pedang pora
10
"karena itu hak saya"
11
Makmum
12
Transparan
13
Kesiangan
14
Bocil
15
Bukan sekedar pelepas nafsu
16
Hujan
17
Dokter ganjen
18
"Kalau mau kasih stempel tu disini "
19
Piyama dinosaurus
20
"Lewat satu detik kamu tidur di luar"
21
Kelewat sempurna
22
"Saya gila karena kamu"
23
Tamu bulanan
24
Mendapat tugas
25
Saingan terberat itu negara
26
Semua pekerjaan memiliki resikonya masing-masing
27
Berangkat
28
MERIANG!!
29
Sementara menjanda
30
Dikejar babi hutan
31
Bertemu kembali
32
Bincang-bincang
33
"Buat baby"
34
saingan bocil
35
roti sobek bertebaran
36
Aisyah
37
Manja
38
Pamit
39
Tanpa Om Saga
40
Tanah longsor
41
"Saya menemukanmu"
42
Trauma
43
Pertama dan terakhir
44
Kerja keras
45
Tugas darurat
46
Rumah sakit
47
Siuman
48
Cobaan
49
kentang
50
Ibu-ibu tidak beradab
51
Godaan
52
"Kamu milik saya "
53
Warteg
54
Ibadah subuh
55
Pelatihan
56
Kacang ijo sialan!!!
57
kabar bahagia
58
Para saudara
59
lagi-lagi
60
pelepasan
61
Kue putu
62
Wisuda
63
Kembali
64
Demi boneka beruang
65
Saga selingkuh?
66
Tidak terduga
67
Kehilangan
68
Penyesalan
69
Kekal abadi
70
Mulai koas
71
Suapan cinta
72
Teringat kembali
73
Terciduk
74
Cemburu melanda hati
75
Begal
76
Perkara cincin
77
Latihan
78
Latihan 2
79
Bandara
80
BOOM!!
81
Gugur pahlawan
82
Cahaya yang telah pergi
83
Nasehat Lingga
84
Gemas pingin punya satu
85
Cerita baru
86
UKMPPD
87
misi
88
Kabar bahagia dan kabar buruk
89
Misi penyelamatan
90
Seperti mimpi
91
Vitamin dari buk dokter
92
Perkara mangga muda
93
Hari bahagia Tasya
94
'Ndut'
95
Bintang iklan obat nyamuk
96
Kontraksi palsu
97
Pesawat hilang kontak
98
Dikira masuk angin
99
Detik-detik
100
Tiba disaat yang tepat
101
Hadirnya
102
Bapakable
103
Ketinggalan di masjid!
104
BIMANTARA SQUAD
105
Story Bimantara squad

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!