Part 10

🍂🍂🍂🍂🍂🍂

"Cucu? anak aja baru bikin udah mau cucu," kekeh Deeva yang pastinya tak paham dengan yang di ucapkan suaminya barusan.

Aga yang membawa kembali istrinya langsung usel usel manja layaknya bayi sungguhan, tubuh polosnya yang tertutup selimut tebal harus berkali kali di benarkan karna ia tak mau diam. Bergerak kesana kemari hingga akhirnya berhenti di atas tubuh istrinya.

"Mau apa?" tanya Deeva saat kedua wajah mereka kian dekat saling berhadapan, belum lagi halusnya kulit yang kini tengah menempel tanpa jarak sama sekali.

"Mau lagi, kaya semalem tuuuuh," jawab Aga sambil cekikikan sendiri, betapa malunya ia jika ingat suara desaAahnnya semalam yang beradu nikmat dengan Deeva.

"Bukan malem itu sih, tapi S U B U H," jawab Deeva sambil memutar bola matanya malas.

Yang Deeva pikir saat kedua pahanya di lebarkan, Permainan inti akan segera di mulai tapi ia salah besar. Ketika napSu biRahI itu kian memuncak dan ia menunggu sesuatu akan datang menyerangnya justru tiba-tiba hal di luar dugaan terjadi.

Si bayi ganteng naik lagi dan mengatakan ada yang terlupa dalam proses Pok Ame Amenya Apalagi jika bukan si Belalang yang minta di manjakan lebih dulu dengan mulut Deeva yang Sedari tadi tak berhenti mengeRanGg nikmat.

"Memang gak cape?" tanya Deeva sambil menangkup wajah bangun tidur suaminya.

"Enggak, Belalangnya idup lagi," jawabnya yang langsung membuat Deeva tertawa.

Aga yang malu malu pun langsung menenggelamkan wajahnya di ceruk leher wanita di bawahnya kini. Ia merengek kesal dan manja saat Deeva tak bisa lagi menahan rasa gemasnya.

"Deeva Aga hukum ya, ketawain terus," ancamnya sambil meremAaas salah satu daging kenyal dada istrinya itu.

"Ups!! Ok-, aku salah. Maaf ya Bayi gantengnya Deeva," sahur Deeva sembari menciun Aga namun pria itu bersikap tak acuh, ia merengut kesal seolah tak ada kata maaf untuk sang pujaan hati.

"Gak! enak aja, udah ketawain Aga terus minta maaf. Pokonya, rasakan ini!" Tanpa aba aba dan pastinya di luar dugaan Aga langsung menarik tubuh Deeva hingga wanita itu kini berganti posisi ada di atasnya.

Deeva yang kaget tentu tak bisa melawan sama sekali, ia bangun dan duduk diatas si Belalang.

"Terus mau hukum apa?" tanyanya yang langsung paham, ia yang sudah dewasa tak perlu di beri kode apapun karna langsung paham dengan yang di inginkan Bayi besarnya.

"Aga mauuuuu, ini!" ucap pria yang kini sudah ada di bawah istrinya.

Deeva yang tersenyum penuh arti membuat si kepala Belalang semakin membengkak butuh pelicin.

Ia yang memundurkan duduknya langsung mencari posisi nyaman agar keduanya mendapat kesenangan masing-masing yang di harap kan rasanya lebih dari yang semalam hingga subuh tadi. Meski tak di pungkiri si Tupu tupu masih nyeri dan pegal karna permainan si Belalang yang tanpa ampun, semakin Deeva mencengkam nyatanya Aga semakin bersemangat hingga rasanya begitu kuat menghujam hingga rahim.

"Jangan di gigit lagi ya," pinta Aga sambil merengut, rasa nikmat itu buyar mana kala si kepala Belalang di H1saP kuat kuat oleh mulut mungil istrinya yang katanya gemas.

"Gak janji, abis lucu, enak, daaan--," kekeh Deeva, layaknya seperti Aga, ia pun kini punya mainan baru.

.

.

.

Dan apa? tahan lama kan.. kan..kan??

Terpopuler

Comments

Ragil Saputri

Ragil Saputri

pasangan yg sama-sama bikin sakit perut DADAKAN 😂😂😂😂😂🤣🤣🤣😂😂

2024-01-08

0

Surtinah Tina

Surtinah Tina

bayik gede udah g polos lagi karena sering terkontaminasi oleh para anggota kompor meleduk

2023-11-14

1

zea Aljazeera

zea Aljazeera

😂😂😂😂😂😂kocak dua sejolly ini

2023-10-29

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!