Part 20

🍂🍂🍂🍂🍂🍂

Jangan tanya apa yang di lakukan oleh Aga, karna saat si Belalang sudah punya teman bermain yaitu si Tupu Tupu tentu ia akan lupa segalanya.

Seperti saat ini, ia yang masih lemas setelah bermanja menjadi bayi ya anteng di perbukitan nampak tengah mengatur napasnya dengan kedua mata terpejam karna masih merasakan sisa sisa kenikmatan yang luar biasa.

"Ga-," panggil Deeva sambil mengusap leher suaminya yang banjir keringat, padahal seharusnya mereka kedinginan di ruang AC seperti ini.

"Hem, apa? aku masih capek, kalau kamu mau lagi sini naik ke atas," goda Aga yang hanya bercanda tapi jika memang benar istrinya mau lagi tentu ia sangat tak keberatan.

"Ish, apaan sih. Aku mau minta sesuatu."

"Kamu mau apa? ayo katakan." Aga yang berbaring terlentang langsung memiringkan tubuhnya hingga kini pasangan suami istri tersebut saling berhadapan.

"Hem, aku ingin bertemu dengan Mama, boleh aku bawa mama kemari? maksudku ke ibu kota bukan ke rumah ini," pinta Deeva, sejak pagi perasaannya sungguh tak enak hati ingat terus pada Mama, Mami juga Megan sahabatnya.

Aga yang mendengar permintaan istrinya langsung menarik tubuh Deeva untuk masuk ke dalam pelukannya.

"Nanti orang orang ku akan ku suruh menjemput Mama, aku juga belum bertemu dengan beliau," Jawab Aga yang sambil menyingkirkan anak rambut di wajah cantik wanita halalnya.

"Serius? kamu gak bohong kan, Sayang?" tanya Deeva meyakinkan lagi dan dijawab anggukan kepala oleh suaminya itu.

"Tentu, kapan aku bohong, hem?"

"Tapi, mamaku--." Deeva yang langsung berubah ekspresi wajahnya di cium berkali-kali kening dan bibirnya.

"Aku sudah tahu semua, kamu tak perlu cerita apapun padaku."

Deeva yang terharu semakin mengeratkan pelukannya, bahkan kini ada cairan gening juga di pelupuk matanya.

"Makasih ya Bayi gantengku," ucap Deeva dengan tambahan ciuman sekilas di bibir.

"Sama sama, Sayang. Tapi tau kan bayi biar gak rewel harus di kasih apa?" godanya sambil menaik turunkan alisnya.

"Hem, iya sayang."

"Siap lah M E L U N C U R..."

Aga yang masih tergelak tentu semakin kesenangan karna Deeva selalu tahu apa maunya. Ia yang masih mengembangkan senyum lekas mengurai pelukan lalu melorot kan tubuhnya ke bawah hingga wajah tampan menggemaskan itu kini tepat di dua bongkahan daging kenyal kesukaannya.

Suara sesaPaN dan deSahAaan pun kian menyahut satu sama lain, tak ada yang mau mengalah karna pasangan halal tersebut kembali terbakar oleh NapsUU b!rAhII.

Hingga yang seharusnya terjadi harus terjadi...

.

.

Pagi hari, Aga yang baru turun dari lantai atas di buat kaget saat melihat satu koper di ruang tengah.

"Apa ini?" tanya Aga bingung dengan tatapan tertuju pada benda berwarna hitam.

"Ini koper Tuan dan Nyonya," jawab salah satu pelayan dari tiga orang yang ada disana.

"Ibun dan PanDa? mau kemana mereka?" tanya Aga lagi semakin panik karna sebelumnya tak ada bicara apapun padanya.

"Kami, tidak tahu, Tuan."

Aga yang kesal sedikit terlonjak saat bahunya ada yang menepuk, ia pun menoleh dan langsung mendapat senyum dari Tuan Pradipta.

"PanDa, mau kemana? kok pergi sama Ibun gak bilang dulu?" protesnya kesal bahkan sambil berdecak pinggang.

"Liburan sambil lomba," jawab PanDa sambil menaik turunkan alis ya.

"Lomba, lomba apa?" tanya Si bayIbun.

.

.

.

Lomba bikin anak sama kamu...

Terpopuler

Comments

Ragil Saputri

Ragil Saputri

PanDa mau honeymoon lgi....gk mau kalah ma BayIbun, mo lomBa biLin BaYi.....weees gasken wae lah PanDa

2024-01-08

1

Rokhyati Mamih

Rokhyati Mamih

emang masih kenceng semburan cebong mu PanDa ?

2023-11-26

1

Adzril Alfarizqi

Adzril Alfarizqi

Lomba siapa yang cepat hamil 😂😂😂😂

2023-11-02

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!