🍂🍂🍂🍂🍂🍂
"Ga, apa dia tahu masa lalu ku?" tanya Deeva, untuk kali ini rasanya wanita itu tak bisa mencegah kedua matanya untuk tidak berkaca-kaca.
"Mau tau atau tidak, apa urusannya?"
"Dia bisa mempermalukanmu karna aku," jawabnya lagi yang akhirnya lolos juga si air mata yang coba di tahannya barusan.
Bukan menjawab, Aga malah tertawa kecil lalu menarik tubuh ramping sempurna istrinya untuk masuk ke dalam dekapan. Ia meyakinkan Deeva jika tak ada yang berani melakukan hal tersebut di depannya.
Ya, tapi hanya di depannya saja sebab ternyata ada yang berani menghina di belakang sang tuan muda.
"Jangan takut, dan jangan sembunyikan apapun dariku. Masalahmu masalahku juga," tegas Aga yang kemudian mencium pucuk kepala si cinta pertamanya itu.
Ingin sekali mengutarakan apa yang membuat dadanya sesak tapi melihat Aga tersenyum semua itu ia urungkan sebab Deeva tak mau ada perkara apapun di rumah mertuanya ini, ia yang belum satu hari menginjak kan kakinya di Kediaman Pradipta rasanya tak pantas jika belum apa-apa sudah banyak mengadu ini itu pada suaminya.
"Ga---," panggil Deeva pelan yang tubuhnya masih tenggelam dalam pelukan Aga.
"Apa?"
"Tak kenal maka tak sayang kan?" tanya Deeva menghibur dirinya sendiri serta memberi jawaban dari banyaknya pertanyaan yang lalu lalang dalam otaknya.
"Maksudmu apa, Sayang?"
"Iya, kita tak akan pernah tahu apa dan bagaimana sifat serta karakter orang lain jika kita tak kenal dan dekat lebih dulu 'kan? bukan kah tak baik jika langsung menjudge?" tanya Deeva, kali ini ia akan mengalah dan memahami orang-orang yang benar-benar baru di kenalnya.
"Harusnya sih seperti itu, Sayang. Kamu kenapa sih?" tanya Aga yang sebenarnya sudah curiga dengan banyaknya pertanyaan dari istrinya tersebut. Tapi Deeva malah terkekeh dan bangun dari duduknya setelah mengurai pelukan.
"Kamar yuk, aku ngantuk banget."
.
.
.
Paginya, Ibun yang biasa jadi manusia paling sibuk di ruang makan untuk menyiapkan segala hidangan entah itu sarapan, makan siang atau malam nyatanya masih duduk santai di balkon kamar dengan sebuah buku di atas pangkuan, PanDa yang melihat hal tersebut usai membersihkan diri pun langsung menghampiri tak perduli ia hanya memakai bathrobe saja.
"Sayang, tumben?" tanya PanDa yang sembari mencium pucuk kepala istrinya, namun saat Ibun mendongak sentuhan bibir hangat itu pun beralih ke kening.
"Tumben apa?" tanya Wanita itu yang padahal tahu kemana arah tujuan ucapan si pria halalnya saat ini.
"Masih di kamar," jawab PanDa.
"Aku keluar mau apa, Mas? ada mbak Sintya juga kan, biar dia yang atur semuanya," jawab Ibun dengan nada bicara di buat setenang mungkin agar suaminya itu tak sadar ketidaknyamanannya saat ini atau lebih tepatnya jika ada wanita itu di kediaman Pradipta.
PanDa yang tak bisa di bohongi saking kuatnya cinta yang ia miliki pun bersimpuh di hadapan sang bidadari dunianya.
"Maaf ya, aku gak bisa berbuat banyak tentang ini. aku tahu perasaanmu. Aku paham posisimu, Sayang."
"Gak gitu, Mas. Tolong jangan berlebihan," balas Ibun yang mulai panik, ia malu dan takut jika suaminya sampai berdebat seperti 10 tahun yang lalu karna pernah melihatnya menangis di dalam kamar mandi.
"Gitu gimana? sekarang bereskan barangmu," titah PanDa yang tatapan matanya cukup serius.
"Barang? Barang apa?" tanya Ibun.
.
.
.
Kita LIBURAN, bikin bayi lagi buat kamu...
Udah ada yang mampir?
Kepoin yuk, kita ketemu GAJAH yang masih bujangan 😂.. penasaran kaaaaan?
yuk kita ngantri untuk belai belalainya yang belum ada yang ngelus 😆..
Ketik Judul dan Napennya harus sama ya
NenengSusanti0406
ini beda sama lapak Chia, Skala juga Akash.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 32 Episodes
Comments
Yulis Aje
di aplikasi apa ya?
2024-03-13
0
Ida faridah
ini gajah siapa thor kan khumaira babang reza gak janda
2024-01-06
0
WaTea Sp
aplikasi NT kah, kok aq gak ketemu dah cari napen ma judul
2023-12-19
0