Lissa berlari sekuat tenaga menuju parkiran. Jantungnya tidak berhenti berdetak dengan normal, tubuhnya bergetar, rasa takut menjalar dalam dirinya.
Lalissa
Jeon...
Dia harus memperingati Jeon. Dia harus mencegah kebejatan wanita busuk itu yang ingin melenyapkan kekasihnya.
Air mata Lissa turun saat teringat isi bingkisan dari Olaf. Sebuah foto Jeon di atas genangan darah segar. Lissa menggeleng sambil menghapus kasar air matanya.
Comments