BAB 11
Theo
Lalissa semakin seenaknya.
Theo
Kau terlalu memanjakannya, Jeon.
Theo
Tidak ada seorang ayah mencumbu anaknya sendiri, kecuali orang gila.
Jeon
Berarti aku salah satu orang gila itu.
Theo
◾Memutar bola mata jengah
Jeon
◾Fokus pada dokumen diatas meja
Theo
Aku ingin bicara jujur padamu.
Theo
Kau terlalu mengorbankan banyak uang untuk anak-mu itu.
Jeon
Kau bilang dia anakku. Jadi wajar saja aku menghamburkan uang banyak untuknya.
Theo
Berbicara padamu, aku merasa capek sendiri!
Theo
Kau tau, tidak hanya uang tapi nama baik. Kau memecat Tifani tanpa alasan yang jelas.
Theo
Dan akhirnya gadis itu berkoar di media dengan menyeret namamu.
Jeon
Gadis itu terlalu perasa.
Theo
Bisakah kau serius sedikit? Kita sedang membicarakan nama baikmu yang menjadi buruk hanya demi Lalissa si manja Anderson.
Jeon
◾Mengalihkan pandangan dari dokumen lalu menatap Theo
Theo
Tidak hanya nama baikmu sekarang yang tercoreng, tapi kita kehilangan klien brand ternama karena pemecatan Tifani.
Theo
Mereka sudah setuju Tifani yang menjadi modelnya menggantikan Lissa.
Jeon
Kehilangan satu brand tidak akan membuat kita bangkrut.
Jeon
Dan harus kau tau, aku tidak menyukai kau menyalahkan Lissa.
Jeon
Tentu saja, dia anakku.
Theo
Maksudku sebagai seorang wanita, Jeon.
Jeon
Ya, semua pria menyukainya.
Theo
Tapi attitude nya sangat buruk. Apalagi ketika di rapat tadi. Membuat kekacauan seperti biasa.
Theo
Hanya karena terinjak, ia menghantam hidung Randi sampai retak. Padahal 2 hari lagi, Randi dan bandnya akan manggung.
Jeon
Yang cedera hidungnya bukan lehernya.
Jeon
Kurasa itu tidak akan berpengaruh sama sekali pada Randi.
Jeon
Dan kau terlalu sensitif pada Lissa.
Theo
Aku hanya sedang jengah dengan sikapnya.
Theo
Hanya karena ada nama Anderson di belakangnya dan kau yang selalu memanjakannya, gadis itu selalu seenaknya.
Theo
Aku juga sangat kesal dengan dirimu. Memanjakan Lalissa menjadi pergunjingan di kantor.
Theo
Mereka menganggap Lalissa anak emas di menejemen.
Jeon
Lalissa memang anak emas perusahaan kita.
Jeon
Dibalik sikap seenaknya, Lissa telah menghasilkan uang banyak untuk perusahaan melebihi artis-artis lainnya di menejemen kita.
Theo
◾Menghela nafas kasar
Theo
Kau benar. Sayangnya si nona arogan itu sangat berbakat.
Theo
Di studio, sedang pemotretan.
Jeon
Bagaimana keadaannya?
Theo
Dia masih terlihat kesal dengan kejadian saat rapat tadi.
Theo
Dia mogok bicara bahkan marah-marah tidak jelas.
Jeon
◾Menghela nafas lalu bangkit
Theo
Ayah yang sangat perhatian.
Comments
🌸ラヒマ🌸
perasa ?
2024-08-28
0
Lutfi Zamri
thor..jangan dilewat ya..
2023-10-10
1
Riiiilll Chann!!!
next thor
2023-10-09
0