BAB 21
Olaffia
Bagaimana kabarmu?
Olaffia
Kau tidak ingin menanyakan kabarku?
Jeon
Kau terlihat baik, kurasa aku tidak perlu menanyakannya lagi.
Olaffia
Kemarin saat rapat usai, kita tidak sempat berbincang, kau lari menghindariku.
Jeon
Aku tidak melarikan diri, kemarin sore aku ada urusan penting.
Ya. saat itu Jeon seperti orang tidak waras, mengajak Theo makan malam di tempat romantis hanya untuk memantau Lissa dan pria barunya.
Olaffia
Kau tidak berniat kembali ke Italy?
Jeon
Jadi kau menemuiku untuk menanyakan itu?
Olaffia
Aku hanya bertanya, Jeon.
Olaffia
Kakekmu sudah sering sakit-sakitan, dia---
Jeon
Itu wajar, dia sudah tua.
Olaffia
Kau memang cucu durhaka.
Olaffia
◾Melarikamn tangan menggenggam tangan Jeon
Olaffia
Kenapa? kau ingin menikah denganku?
Jeon
Aku tidak berniat masuk kubangan hitam dengan menikahimu.
Olaffia
Jeon, itu takdir kita.
Jeon
Andai saja Jhonatan tidak mati. Aku tidak akan pernah berurusan dengan kalian.
Jeon
◾Menarik tangan dari genggaman Ollaf.
Jeon tidak pernah memikirkan nyawanya jika memang harus masuk dalam jaringan mafia yang di pimpin oleh kakeknya.
Tapi orang-orang di sekitarnya, dia tidak ingin kejadian beberapa tahun lalu terulang.
Jeon
◾Mengusap wajah kasar
Jeon
Kau tidak sedang mematai-mataiku kan? dengan membuka perusahaan baru disini?
Olaffia
Kau terlalu berprasangka.
Olaffia
Boleh aku merokok?
Ollaf membuka tasnya kemudian membawa sebungkus rokok, dia mengambil satu batang untuk di hisap.
Olaffia
◾Menyodorkan bungkus rokok dimeja
Olaffia
Aku hanya ingin menambah bisnisku saja.
Olaffia
Peluang bisnis disini sepertinya sangat bagus.
Olaffia
Kau juga sangat sukses disini dengan beberapa bisnismu.
Olaffia
◾Menghembuskan asap rokok
Jeon
Itu karena aku besar di sini.
Olaffia
Kau tau, kau semakin tampan dari yang terakhir kita bertemu.
Jeon
Kapan kau kembali ke Italy?
Jeon
Hanya bertanya, kau tidak mungkin tinggal selamanya di sini kan?
Jeon
Sementara bisnis terbesarmu ada di sana.
Olaffia
Bagaimana kalau besok kita menghabiskan waktu bersama sebelum aku kembali?
Olaffia
Baiklah. Kau memang pria yang sulit ku tembus dari dulu.
Olaffia
Aku harus kembali ke kantor sekarang
Ollaf berdiri, dia mengelilingi meja menghampiri Jeon lalu mencium pipi kanan dan kirinya.
Ollaf memutar tubuhnya untuk beranjak. Jeon mengangkat wajahnya saat dia menyadari seseorang berdiri tidak jauh darinya dan Ollaf.
Lissa dan Ollaf saling mendelik ketika mereka berdua berpapasan.
Setelah Ollaf keluar dari ruangannya, Jeon berdiri menghampiri Lissa.
Jeon
Rekan bisnisku dan Ayahmu.
Lalissa
◾Membuka kaca mata menatap penuh selidik
Jeon
Jangan menatapku seperti itu.
Jeon
Aku seperti seorang suami yang baru ketahuan selingkuh.
Jeon
Dan aku tidak macam-macam dengan wanita tadi.
Lalissa
Awas saja kalau kau berani macam-macam.
Jeon
Aku seperti penjahat, dimana-dimana aku diawasi.
Lalissa
Aku tidak menyukai wanita tadi.
Jeon
Kau selalu tidak menyukai wanita di sekitarku.
Jeon
Tapi jangan pernah macam-macam dengan wanita barusan.
Lalissa
Kenapa? Kau membelanya?
Jeon
Lissa, aku sedang tidak ingin berdebat.
Jeon
Bukannya kita berdua akan pergi berkencan? Ayo....
Comments
🌸ラヒマ🌸
lain kali kalau mau nge-skip tuh kasih penjelasan dong Thor biar tahu apa yang terjadi
2024-08-28
0
Molly
🤣🤣🤣🤣
2023-10-27
1
.⍣F⃟⍣⃝S⃟M⍣ᴍᴇͣʏͥʟ̾ᴀͣɴͪɪ﷽:
aku sampe bulak balik, apakah othor salH up lagi atw emang yg di kamar mandi ga di terusin🤔
2023-10-12
0