BAB 1
Jeon menggenggam tangan Lissa keluar dari kantor polisi dengan wajah mengeras dan dingin.
Dia baru saja menebus gadis itu untuk bebas dari tahanan karena hal memalukan.
Bahkan Jeon harus mengeluarkan uang cukup banyak untuk menutup berita tentang ulah Lissa agar tidak tersebar.
Selain nama mentereng keluarganya, Lalissa adalah salah satu model terkenal di bawah naungan managementnya.
Supir Jeon membukakan pintu mobil untuknya dan Lissa.
Jeon
◾Mendorong tubuh Lissa sedikit kasar ke dalam mobil.
Jeon
◾Mengusap wajah gusar lalu masuk kedalam mobil dan duduk disamping Lissa.
Lalissa
◾Menubrukkan diri memeluk Jeon dari samping.
Jeon memerintah supirnya dengan suara dingin tanpa memperdulikan pelukan Lissa.
Jeon
◾Terdiam, tak bereaksi apapun kecuali mengepalkan tangan.
Lalissa
Ya kau marah padaku.
Lalissa
◾Meraih tangan Jeon lalu menciumnya dengan lembut dan penuh kasih.
Lalissa
Kalau begitu cintai aku, maka aku akan berhenti berbuat ulah.
Jeon
◾Menoleh dengan tenang
Lalissa
◾Memandang Jeon penuh permohonan.
Jeon
◾Menghela nafas kasar lalu mmenyentuh pipi Lissa
Jeon
Jika aku melakukan itu, Ibumu akan sangat marah padaku.
Lalissa
Tidak ada yang salah jika kau memang mencintaiku, Jeon.
Lalissa
Persetan! Aku tidak mau memanggilmu seperti itu karena kita berdua bukan paman dan keponakan!
Jeon
◾Menurunkan tangan dari pipi Lissa
Lalissa
◾Menyandarkan kepala pada bahu Jeon dengan raut sedih.
Jeon
Hentikan Lissa, itu tidak pantas.
Lalissa
Kenapa? Apa karena hubungan tidak harmonismu dengan Daddy?
Jeon
Kau tau alasannya bukan hanya karena itu saja, tapi umur kita juga.
Jeon
Sudah berapa kali aku harus mengingatkanmu.
Lalissa
Umur hanya sebuah angka, aku tidak peduli selama kita bersama.
Lalissa
Jeon, aku mencintaimu apa adanya. Kau tau itu.
Jeon
◾Menghela nafas kasar
Jeon
Apa kau tidak menyadari jika aku lebih pantas bersama Mommy mu ketimbang dirimu?
Lalissa
Secara umur iya, tapi secara fisik kita berdua terlihat seumuran, bahkan wajahmu terlihat seperti bayi.
Lalissa
Umurmu memang tua, tapi fisikmu masih terlihat segar dan seksi.
Lalissa
Itu salah satu alasan kenapa aku getol mengejarmu.
Lalissa
Wajahku juga sangat cantik, karena aku mirip Mommy.
Lalissa
Dan kau tidak pantas berbicara seperti itu. Mommy hanya punya Daddy.
Jeon
Kau benar, Jisso sudah menjadi milik oranglain, yaitu Ayahmu.
Lissa tidak pernah mengetahui jika dulu dia pernah mencintai ibunya, bukan pernah tapi mungkin masih meskipun tidak sebesar dulu.
Meskipun dia sudah beberapa kali mencoba membuka hatinya bersama wanita lain tapi semuanya gagal.
Menurutnya, Jisso masih paling sempurna.
Jeon
◾Mengusap kepala Lissa dengan penuh perhatian.
Lalissa
◾Memeluk tubuh Jeon
Jeon
◾Membalas pelukan Lissa
Jeon
Jadi, kali ini kau memberikaannya pada pria asing tadi?
Lalissa
Mana mungkin aku memberikannya pada pria asing.
Lalissa
Aku tidak segila itu.
Jeon
Kau yakin? Polisi yang menangkapmu memberitauku jika pria itu sedang merapihkan celananya.
Lalissa
◾Melepaskan pelukan Jeon
Lalissa
Aku hanya sedikit memberinya servis dengan **** ***.
Lalissa
Aku sudah mengatakan padamu, jika keperawananku hanya untukmu.
Lalissa
Jika kau tidak percaya, kau bisa memeriksanya sendiri. Apa aku masih virgin atau tidak.
Jeon
Bukan itu. Tapi berhentilah merusak dirimu.
Jeon
◾Menatap Lissa serius
Lalissa
Aku butuh pengalihan, karena cintaku yang selalu di abaikan.
Lalissa
◾Menghadap kedepan dengan melipat kedua tangan diatas perut.
Jeon
◾Menatap Lissa lalu meraih dagunya agar menoleh ke arahnya.
Jeon
Jika aku menerimamu dan kita bersama, Kau akan mempunyai suami tua yang sebentar lagi mengalami impoten.
Jeon
Itu kerugian besar untukmu yang masih muda.
Lalissa
◾Tertawa geli bercampur kesal
Lalissa
◾Menepis tangan Jeon didagunya
Lalissa
Kau menyebalkan. Aku percaya milikmu akan terus bereaksi sampai kau tua dan mati.
Lalissa
◾Meremas milik Jeon dengan ekspresi nakal
Jeon
Jangan keluar batas, Lalissa.
Jeon
◾Meraih tangan Lissa lalu menggenggamnya.
Jeon
Atau aku akan mengantarmu pulang ke rumahmu, sekarang.
Lalissa
Dan kau akan di hajar oleh Daddy karena dituduh membawa putri kesayangannya sampai pukul 2 pagi.
Lalissa
Atau kau akan mendapatkan kemarahan dari Mommy.
Jeon terdiam dan hal tersebut membuat Lissa tertawa penuh kemenangan.
Lissa menangkup kedua pipi Jeon setelah tawanya mereda.
Matanya terfokus pada bibir Jeon, kemudian ia mendaratkan bibir ranum miliknya diatas bibir Jeon.
Lalissa
◾Mencium dan melum*tnya dengan penuh gairah.
Comments
Reree
mmmmm menarikkkkk 🤭
2023-12-28
1
jekeeeyyy~
gini thor gua tadi baca skripsi nya kan si lisa umur 20 trus jeon umur 35 berarti beda 15 thn lah gua gimana thor suka sama yg beda 16 thn dari gua
2023-10-28
4
Molly
tangannya ngga ada akhlak 🤣
2023-10-27
2