Lissa tengah memperhatikan Jeon yang sedang berbicara di depan memimpin rapat merasakan sebuah elusan lembut di pahanya yang terbuka, karena Lissa memakai rok mini hitam di atas lutut.
Lalissa
◾Menoleh ke arah sang pelaku
Lalissa
Hentikan tanganmu, Ran!
Randi
Aku merindukanmu. Bagaimana kalau nanti malam kita bersenang-senang?
Randi
◾Menaikan elusannya semakin keatas.
Lalissa
Aku sedang tidak berselera.
Lalissa
◾Menepis tangan Randi
Randi
Ayolah, aku tidak bisa melupakan saat-saat bersamamu. Kau terlalu luar biasa, Lissa.
Lalissa
Aku bahkan sudah lupa saat bersamamu.
Randi
◾Tersenyum
Randi
Bagaimana kalau aku ingatkan lagi?
Randi
Akan ku buat kau mend*sah seperti beberapa hari yang lalu.
Lalissa
Benarkah kau membuatku mend*sah? Berarti kau termasuk salah satu pria yang lumayan.
Randi
◾Terkekeh pelan
Randi
Kau memang sangat menakjubkan Lissa. Aku bisa gila karenamu.
Lalissa
Semua pria mengatakan seperti itu, kecuali si tua bangka itu.
Lalissa
◾Memamerkan senyum manja ke arah Jeon
Randi
◾Menjalarkan tangan kebalik rok Lissa lalu menyentuh area inti.
Lalissa
Ahh..
Lalissa
◾Mendesah tanpa sadar
Tentu saja dirinya kini menjadi pusat perhatian. Tapi Lissa tidak mempedulikan hal itu.
Lalissa
◾Meraih tas kecil lalu menghantam kepala Randi
Bugghh!!
Randi
◾Terjengkang jatuh dari kursi
Semua terkesima. Suasana menjadi sangat hening. Yang terdengar hanya napas Lissa yang memburu karena emosi.
Lalissa
Apa rapatnya sudah selesai?
Jeon
◾Memperhatikan Lissa lekat
Jeon
Akan segera selesai.
Lalissa
Apa aku boleh keluar sekarang?
Jeon
Sebetulnya tidak boleh. Tapi sepertinya kau sedang membutuhkan udara segar. Jadi silahkan.
Lalissa
Terimakasih
Lissa pun segera keluar dari ruang rapat dengan langkah lebar, mengabaikan berbagai macam tatapan dari rekan-rekannya yang lain di ruang rapat.
Comments
🌸ラヒマ🌸
hah? terkesima? harusnya terkejut nggak sih kalau terkesima itu kan artinya kagum ya
2024-08-28
0
fafa
up up up banyak kak please aku menyukai karya ini
2023-10-08
0