Bertarung dengan teman lama

" aku adalah pengawas ujian kedua kalian, disini adalah ujian praktek dan kalian harus bisa menyelesaikan beberapa hal di ujian praktek ini. pertama kalian akan dihadapkan dengan beberapa robot tempur yang bisa menembakan peluru karet, dan kalian bisa mengalahkannya lalu mendapatkan poin,"

konsep seperti ini bagus juga..

"lalu" lanjut pengawas, "akan ada 4 jenis robot yang akan kalian hadapi, yaitu robot A, B, C, dan seorang musuh D, robot A adalah robot paling kecil dan memiliki point 1, lalu robot B memiliki point 5, lalu robot C memiliki point 10, dan terakhir adalah musuh D... " kenapa dia diam?, "jika kalian bisa mengalahkan musuh D kalian tidak akan mendapatkan apapun. "

tidak akan dapat apapun? lalu kenapa harus ada musuh yang tidak mempunyai point apapun jika dikalahkan?

"baik jika kalian sudah paham kalian bisa mengganti pakaian kalian menjadi pakaian Hero kalian masing-masing, di sebelah kiri kalian adalah ruang ganti pria, dan sebaliknya adalah ruang ganti wanita, dan kalian diberi waktu 5 menit untuk ganti dan setelah kalian keluar ambillah kertas nomer lalu tempel di dada kanan , lalu apakah kalian ada yang mau bertanya? "

aku mengangkat tangan kanan ku, laku seketika pandangan pengawas dan para peserta tertuju kepadaku.

"ya silakan jika kau ingin bertanya" respon pengawas.

"mm aku tidak punya kostum Hero, apakah aku akan tetap bisa ikut ujiannya? " itu yang aku tanyakan.

seketika semua diam, lalu tiba-tiba...

"PFT.....HAHAHAHAHA..... " semua orang tertawa keras, kecuali si Godam sih..

"ada ya yang mau daftar jadi Heri tapi malah belum punya kostumnya hahahaha" kata peserta lain.

"kau benar.. hahahaha.... "

"ya ampun perutku sakit... haha ha"

"apakah salah? " ucapku.

"eee itu sebenarnya tidak salah, tapi itu hal yang tidak normal" jawab Godam walau aku tak bertanya padanya.

benar kata Godam, tadi juga ia mengatakan hal yang serupa.

"sebenarnya tak ada aturan khusus untuk kau memakai kostum Hero mulai saat ujian, tapi untuk ke efektifkan dan ke efisienan para Hero saat bertugas dan itu juga adalah identitas dari Hero tersebut, jadi sudah jadi hal yang normal jika ingin mengikuti ujian harus menggunakan Kostum Heronya masing-masing, jadi... jika kau tidak ingin menggunakan Kostum Hero mana tak apa, tapi jika kau menggunakan nya itu malah lebih bagus untuk dirimu" jelas Sang Pengawas, "jika tak ada lagi silakan segera ganti."

semua peserta pergi ke ruang ganti untuk berganti pakaian sedangkan aku masih berfikir, apakah aku harus menggunakan kostum,

"Kael aku pergi dulu ya... " ucap Godam

aku masih berfikir, Mmm mungkin aku bisa menggunakan pakaianku dari dunia lain dan aku gunakan disini ya mari kita gunakan itu saja untuk saat ini...oke baiklah.

...........

'aish akhirnya selesai... ' pikirku setelah aku selesai menggunakan pakaianku dari dunia lain.

lalu aku pun keluar karna diruang ganti tinggal aku saja yang masih didalam.

saat aku keluar dan ingin berkumpul setelah menggunakan "kostum ku" para peserta melihatku, dari wajah mereka seperti mereka terlihat heran denganku, apakah karna apa yang aku pakai? ya mungkin saja karna jika aku bandingkan kostum ku dengan kostum para peserta yang lain kostum ku terlihat kuno dan kostum mereka terlihat sangat modern dan keren-keren.

aku menggunakan pakaian yang serba hitam bergaris merah. bagian atas aku menggunakan semacam Hoodie dengan lengan bajunya yang cukup lebar dan hanya sampai atas sikut, lalu didalamnya aku menggunakan baju yang tipis dan menutupi badan bagian atasku dan bawah ku kecuali tanganku, lalu aku menggunakan sarung tangan berwarna hitam yang menutupi tanganku bahkan jari-jariku sampai siku. lalu bagian bawah aku menggunakan sabuk dan celana panjang berwarna hitam garis merah yang hanya sampai atas lutut, dan Dilengkapi dengan sepatu dan pelindung kaki disebelah kanan.

Aku lalu pergi ke Godam,

"Hai Godam" aku menyapanya dan melambaikan tanganku.

"Kael pakai apa kau? " heran Godam.

"lah, aku pakai kostum Hero ku, kenapa? aku heran.

" kostum Heromu terlihat aneh, juga dari mana kau mendapatkan itu? " terang Godam.

"aku tau itu, tapi cuma ini kostum yang aku punya, kalo dari mana aku dapat kau tak usah pikirkan dari mana aku dapat" jelasku.

dari ekspresi Godam sepertinya dia masih heran, ya itu wajar sih.

"baiklah, jika kalian sudah siap maka kalian bisa mulai, dan orang yang punya point yang cukup kalian bisa lulus dari ujian ini, dan mendapatkan lisensi Hero kalian." jelas Si Pengawas, "dalam hitungan 5 kalian bisa menyebar ke seluruh ruangan ini dan dilarang ada pertarungan antara peserta ujian, semuanya sialakan laksanakan ujian nya dengan baik"

setelah si pengawas selesai menjelaskannya layar di atas terganti dengan sebuah angka mundur dari 5, 4, 3, 2, 1 GO.

semua peserta sudah mulai menyebar ke segala arah ada yang menuju reruntuhan kota, lalu ada yang kebagian perairan, sedangkan aku masih diam.

"kawan, kau tak pergi?" tanya Godam.

"kau duluan saja" jawabku

"ayolah kita sudah lama tidak ketemu, mari bersama menyelesaikan ini oke?" ajak Godam

aku tersenyum, " kau ini kalo begitu..." karna menggunakan senjata tajam terkadang membosankan aku akhirnya mengeluarka sebuah palu besar dari ruangan penyempinanku, "mari kita mulai"

.....

"wah kawan bagaimana kau bisa bergerak cepat seperti itu padahal kau membawa palu sebesar itu" heran Godam

saat ini kita sedang berlari di tengah kota runtuh mencari target.

"kalo kau, badan sebesar itu apa tak apa?" balasku

"hmp kau meremehkanku aku bisa mengubah lemakku menjadi kekuatanku, entah itu tenaga ku ataupun kekuatan dasarku dan kecepatanku" jelas Godam sombong, "kemampuanmu juga sepertinya unik, kau bisa mengeluarkan senjata dari udara kosong"

"kerenkan?" tinggal aku yang menyombongkan diriku.

hah? itu dia ada robot jenis B di depan dan berjumlah 2.

"hei Godam aku ingin lihat kau sekuat apa? kau uruslah satu" terangku

"siap bos"

Godam lalu maju terlebih dahlu lalu dia melompat tinggi, belum sempat robot jenis B itu menyadarinya dia sudah dijatuhi oleh tubuhnya si Godam yang besar itu, dan robot itupun hancur dengan satu serangan dari Godam, robot yang lain menyadarinya dan mengarahkan senjatanya ke arah Godam dan siap menembak, tapi sebelum robot itu menembak aku telah datang duluan dan melancarkan serangan pukulan paluku dari atas, lalu hancurlah robot itu.

"kawan... kau hebat juga" puji Godam.

"kau juga sama, tak kusangka ka bisa menjadi seperti ini setelah lama kita tak pernah bertemu" pujiku.

"Kael AWAS!!!" teriak Godam.

aku menyadarinya ada serangan dari belakangku , lalu melompat ke atas dan berbalik melihat siapa yang menyerang lalu melancarkan serangan palu lagi kepadanya, robot itu terkena seranganku dan hancur.

"terima kasih Godam"

eh ini belum selesai, tiba-tiba dari segala arah muncul banyak robot ada jenis A, dan B tapi ada juga C, mudah menghadapi mereka, tapi bagaimana dengan Godam?

"hei Godam bagaimana menurutmu jika kita menghancurkan mereka semua?" tanyaku

Godam tersenyum padaku,"hehe kawan Kael mari kita bertanding berapa banyak kita menghancurkan robot-robot ini." ucap Godam

bukannya takut  malah sepertinya Godam malah makin tertantang juga, sepertinya temanku ini sudah banyak berubah ya... aku jadi bangga.

" siapa takut" jawabku mantap.

......

Terpopuler

Comments

Vemas Ardian

Vemas Ardian

semangat thorrrrr lanjut trs suka bngt kalau bertarung gini

2024-01-26

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!