Invasi dari dunia lain

*judul di atas aja

“hei Kael” pak Don memanggilku

aku pun mengalihkan pandanganku ke pak Don” iya pak? kenapa?”

“hari ini kau bisa pulang”

“loh kenapa pak? inikan belum jam nya”aku bingung

“tidak apa apa, kita menyelesaikan target harian dengan lebih awal, kau

bisa pulang dan mengistirahatkan badanmu” jelas pak Don

“tapi pak sa-“

“Pak Don benar Kael, kau bisa pulang serahkan sisanya di sini kepada kami,”

yang lainya menanggapi

“betul,semenjak kau bekerja di sini pekerjaan kita menjadi lebih cepat

sampai 3 kali lipat, jadi pulanglah dan istirahatlah”

“itu betul, istirahatlah”

“kalian,....”aku tersenyum melihat mereka berusaha untuk membuatku

istirahat “semuanya terima kasih, besok aku akan bekerja lebih keras lagi”

“aduh ni anak benar-benar”

“jika begitu aku permisi”

setelah mengatakan itu aku lalu mengambil barang-barang ku dan langsung meninggalkan

tempat proyek. aku tak menyangka bertemu dengan orang-orang baik di sana.

memang benar setelah aku datang untuk pekerja untuk pertama kali di sana,

banyak pekerjaan yang telah ku selesaikan bahkan pekerjaan yang seharusnya bukan

milikku aku ambil alih, karna melihat mereka terkadang bekerja dengan senyuman,

membuat aku ingin menjaga senyuman itu

haah dunia ini cukup sederhana.

}......{

Haah.. aku menghembuskan nafasku tak percaya bahwa aku bisa pulang

secepat itu, sekarang waktu menunjukan 13.34 ini masih siang, dan hari ini aku

tidak punya pekerjaan lain selain proyek pembangunan tersebut.

“hais apa yang ingin kulakukan ya?” aku bergumam sediri sambil berjalan

karna bingung ingin pergi kemana.

Jika aku pulang sekarang pasti ibu akan menanyaiku segala hal, hmm

tiba-tiba aku penasaran sedang apa ya adik sekarang.

Tiba-tiba ketika aku sedang jalan-jalan lalu lalang tak jelas, aku kaget

karna tiba-tiba merasakan energi demonic berasal dari arah selatan lalu

seketika..

“wuuuuuunnnnngggg.....”suara sirine terdengar dan peringatan kemunculan

bahaya sedang terjadi

“berita terkini telah terjadi ledakan yang memunculkan monster dengan

bentuk yang belum pernah diketahui di bagian selatan kota distrik Ganda,

diharapkan bagi warga yang berada di distrik tersebut atau sekitarnya untuk

menjauh.....”

Berita yang ditampilkan di dalam toko elektronik membuat warga panik.

“kau pasti bercanda kan..”

aku mengatakan itu karna aku tak percaya bahwa energi yang terkandung

didalam monster itu tidaklah sedikit, melihat bentuk monsternya yang berbentuk

seperti manusia memiliki tinggi sekitar 2 meter, dan tubuh yang hitam dan

diselimuti oleh aura berwarna ungu, wajah putih dan giginya yang tajam, serta

satu mata merah besar.

Warrior, Elite, Master,Grand Master, Epic, Legend, Mythic, dan Glorious Mythic. itu adalah tingkatan di dunia saat aku terdampar, dan setiap tingkatan akan ada tingkat awal, menengah, dan atas

dan Itu adalah iblis dengan tingkat Grand Master, tapi yang membuat ku tak percaya adalah bahwa iblis itu berasal

dari dunia ku terdampar selama 10.000 tahun.

Yah itu hanya tingkatan Grandmaster awal, para Hero pasti bisa mengalahkannya kan?, bahkan pernah kudengar

bahwa kekuatan seorang Hero level SS itu setara dengan kekuatan sebuah Negara

maju, jadi menurut ku tak apa menyerahkannya pada hero.

Tapi kenapa iblis –

“tunggu apa itu? Ada seorang

pahlawan yang sedang membantu warga di sana lihat…”

Suara itu membuat perhatianku buyar, dan membuatku sedikit ingin untuk melihat suara dari seorang reporter wanita yang sedang mengabadikan kejadian dari atas langit lewat helicopter ,padahal badanku sudah

berbalik untuk beranjak pergi….. tunggu bukan kah itu.....

Aku melihat dengan seksama

seorang Hero yang sedang membantu warga untuk evakuasi itu adalah Ayah!!

Kenapa Ayah di sana?

“ sungguh mulia apa yang di- tunggu lihat! Pemirsa !, tiba-tiba monster itu mengangkat tangannya sejajar

dengan bahunya. Apa yang hendak dilakukanya, oh dan cairan hitam keluar dari tangannya.. “

“tunggu itu adalah…”

Sial itu adalah ritual pemanggilan yang biasanya dilakukan oleh iblis tingkat Grand Master akhir untuk memanggil

pasukannya “Panggilan darah” itulah nama dari teknik tersebut, ini gawat jika hal itu dilakukan maka akan banyak korban yang berjatuhan di sana.

“lihat! Tiba-tiba cairan hitam

yang menyentuh tanah menyebar meluas, hal aneh apa itu.. ah tiba-tiba sesuatu keluar dari cairan itu, !!! monster lainya telah muncul dari cairan yang menyebar tadi, tunggu…. Tidak hanya satu tapi makhluk itu keluar terus menerus….”

Sial jika seperti ini terus Ayah

bisa celaka

Sebelum Reporter wanita itu selesai bicara aku bergegas pergi ke tempat kejadian perkara, tempatku dan

tempat ayahku berjarak sekitar 20 Kilometer, semoga aku masih sempat.

Karna ayah sangat dekat dengan iblis itu aku khawatir, semoga tidak terjadi apa-apa

}…….{

‘hampir sampai’

Itulah yang ku pikirkan ketika pergi dengan berlari ke tepat ayah ku dalam bahaya, sepertinya aku telah

berlari salama 3 menit, itu singkat, tapi semoga waktu yang singkat itu

memberikan diriku waktu untuk sampai.

Akhirnya !!!!

Saat aku sampai di sana banyak kerusuhan terjadi banyak hero yang mencoba melindungi orang lain bahkan dirinya sendiri.

“AAAAKKKKKHHH tolong….”

“TOLONG……”

Untuk sekarang aku tidak bisa menolong mereka, sial seandainya pasukan undead bayanganku masih bersamaku aku pasti bisa mengimbangi ini, aku salah mengira jika kekuatanku masih utuh maka pasukan undead bayanganku masih bersamaku tapi salah, meraka tidak bersamaku sejak aku kembali, tapi untuk sekarang aku harus prioritaskan keluargaku dulu.

'Dimana ayah?'

Aku mengaktifkan demon eye ku dan

melihat-lihat sekeliling ku setelah beberapa saat aku menemukanya, tapi betapa

terkejutnya diriku ayah terluka di banyak tempat dan hampir diserang oleh salah

satu monster berbentuk serigala itu, tak menunggu lama aku aku langsung berlari

kearahnya.

Dalam keadaan masih berlari aku

memunculkan ruang dimensiku dan mengambil sebilah belati berwarna hitam pekat,

saat sudah dekat aku langsung memotong kepala serigala sialan itu dengan sekali

tebas.

Seketika dara bercucuran dari

potongan tersebut, kematian instan, itu lah yang dia dapat. Dan tanpa sadar aku

melakukanya di depan ayahku langsung tanpa menutup-nutupi diriku.

Aku tidak ingin berbalik dan

berencana langsung pergi tapi baru melangkah sedikit..

“Kael? Kau.. Kael kan?” panggil

ayahku

“mmm..mm oh” aku gelagapan, sial

insting seorang ayah pada anaknya sendiri cukup bahaya, aku berbalik dan dengan

ekspresi polos tak bersalah” oh hai ayah, apa kabar… hehehe” sial

Mata ayahku melebar seperti tak

percaya bahwa anaknya telah menyelamatkannya, aku penasaran apa yang dikatakan

ayah kepadaku yang telah menyembunyikan kekuatan ku.

Ayah berdiri dan berjalan mendekat

ke arahku, disekitar kami masih terjadi kerusuhan

“ nak, barusan kau, apa yang kau

lakukan, aku ingat bahwa kau tidak punya kekuatan, lalu kau bisa mengalahkan

monster tadi” bingung ayah sambil menatap kea rah mayat monster yang aku

kalahkan

“ayah aku minta maaf

menyembunyikan kekuatanku, akan ku jelas kan nanti saat kita di rumah, dan untuk

sekarang aku akan menyelesaikan ini terlebih dahulu”

Aku membuka ruang penyimpanan

dimensiku dan mengambil potion untuk diberikan kepada ayahku juga mengambil

sebuah topeng untuk menutupi identitasku.

“ayah minumlah ini, ini akan

menyembuhkan lukamu “

“cairan apa ini nak? Dan tadi

kamu mengambilnya dari mana?” bingung ayah setelah menerima potion itu

Aku memakai topengku

“ayah, aku yakin banyak

pertanyaan yang ingin ayah tanyakan, aku akan menjelaskannya nanti”

Setelah mengatakan itu aku

langsung berlari menjauh untuk membantu yang lain mengalahkan monster-monster

yang lain.

“ Eh? Nak TUNGGU….KAU MAU KEMANA?”

Aku tak menanggapi panggilan ayah

dan focus untuk pergi.

Para monster ini adalah serigala

iblis bertanduk merah, mereka biasanya hidup dalam kawanan, mereka cepat dan

memiliki gig dan cakar yang tajam, biasanya para iblis menggunakan serigala ini

untuk berburu atau jika tubuh mereka besar akan dijadikan tunggangan.

Jumlah merak banyak, akan

membutuhkan sedikit banyak waktu untuk menyelesaikan meraka, tapi aku harus

melakukanya. Aku berkeliling untuk membunuh mereka.

Setelah beberapa saat

“AAAGGHH…. TOLONG”

“SLASH…” kepala serigala terbang

karna terpotong olehku

“eee terimakasih…”

“pergi, pergilah ketempat aman”

“ba- ba- baik “

“ini yang terakhir kan” aku

melihat sekeliling untuk memastikan bahwa tidak ada lagi yang hidup, aku

hitung-hitung mereka berjumlah kurang lebih 200

“nah sekarang karna di sini

sudah, maka…. Tinggal dia”

Aku melihat monster yang

menyebabkan semua hal ini terjadi, ‘iblis sialan’

Aku berjalan mendekat ke depan

iblis itu, dan berhenti di jarak sekitar 5 meter, dia diam saja sedari tadi

bahkan saat anak buahnya dibunuh olehku dia diam saja.

“hei baj-“ belum selesai

kalimatku dia memotongnya

“manusia” dia bicara?, suaranya

serak dan berat, terdengar mengerikan “bukan… bau mu aneh, dirimu.. apakah

manusia? Atau iblis?”

“hehe entahlah, aku juga tidak tau” jawabku dengan nada santainya

‘dasar iblis rendahan ini’

Terpopuler

Comments

Vemas Ardian

Vemas Ardian

ayooo thor up yang banyak lahhh

2023-09-26

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!