Jormac dan Fisa kembali ke gubuk kecil dengan sukses membawa koper merah yang dicari. Mereka disambut dengan senyuman dan ucapan "kerja bagus" dari Harley yang telah menunggu dengan sabar. Semua tahu bahwa mereka telah melampaui beberapa rintangan yang serius, dan sekarang mereka memiliki kunci untuk melanjutkan misi mereka.
"Jadi, apa isi dari koper ini?" Fisa segera bertanya kepada Harley tentang isi dari koper yang telah mereka bawa. Rasa penasarannya semakin memuncak, dan dia ingin tahu apakah isi dari koper merah itu sesuai dengan ekspektasinya atau mungkin ada sesuatu yang tak terduga di dalamnya.
Harley tidak menjawab pertanyaan Fisa dan dengan cepat membuka koper yang dipegang oleh Jormac. Namun, saat dia membukanya, alat-alatnya berhamburan ke lantai, menciptakan kekacauan kecil di sekitarnya. Terlihat ada beberapa komponen dan peralatan teknologi yang jatuh dari koper tersebut.
Beberapa hardisk dan flashdisk berserakan di lantai, begitu juga dengan beberapa antena kecil. Terdapat juga mesin pencetak yang masih tertahan di dalam koper. Semua alat-alat ini tampaknya adalah bagian dari perlengkapan teknologi yang dimiliki oleh Harley.
Fisa menatap Harley dengan tajam, sedikit kesal atas sikap gegabahnya yang membuat barang-barang itu berjatuhan ke lantai. Fisa tampak tidak senang dengan ketidakhati-hatian Harley dalam mengatasi perlengkapan tersebut.
Berbeda dengan Jormac, dia tampak tidak terlalu peduli dengan barang-barang yang berserakan di lantai. Dia lebih tertarik pada alat pelacak koper yang disebutkan oleh Harley sebelumnya. Dengan tegas, Jormac bertanya pada Harley mengenai lokasi alat pelacak tersebut. Lalu Harley memberi penjelasan bahwa alat pelacaknya sebenarnya adalah koper itu sendiri, yang telah diprogramnya untuk memberikan peringatan saat disentuh.
Harley, menyadari tatapan tajam dari Fisa, memutuskan untuk menghindari menjelaskan lebih lanjut. Dia berkata, "Maaf, rasanya sulit untuk menjelaskan jika kau tidak mengerti. Jadi kupikir akan lebih baik jika kau mempercayainya saja, percuma jika aku menjelaskannya."
Dengan demikian, Harley meminta maaf karena tidak bisa memberikan penjelasan yang memadai, tetapi mengharapkan bahwa Fisa dan Jormac akan mempercayainya dalam hal ini.
Fisa mengiyakan perkataan Harley sambil berkata, "Aku tidak mempermasalahkannya asalkan kau bisa membuatkan paspor palsu." Dia menunjukkan bahwa yang terpenting saat ini adalah memastikan mereka memiliki cara untuk pergi dan melakukan tindakan yang diperlukan untuk menyelamatkan Ryosuke Aka.
"Baiklah, sekarang bisakah kalian membantuku?" Harley menyuruh Jormac dan Fisa untuk membantunya dalam menata alat-alatnya, menyadari betapa pentingnya keteraturan dalam pekerjaannya. Dengan sigap, mereka berdua bergerak sesuai arahan dari Harley untuk membantu menyiapkan alat-alatnya dengan rapi.
Jormac dengan cermat menempatkan antena di tempat yang tinggi, memastikan agar sinyalnya optimal. Sementara itu, Fisa mengambil beberapa hardisk dan flashdisk, lalu merapikannya dengan cermat sesuai dengan warna yaitu biru, merah, dan ungu. Dengan begitu, keteraturan dan kedisiplinan dalam penataan alat-alat tersebut akan terjaga.
Lalu, Jormac dengan hati-hati mengambil mesin pencetak kecil itu dari dalam koper dan menempatkannya di ujung, sesuai dengan permintaan Harley. Mesin pencetak tersebut masih menunggu saat yang tepat untuk digunakan.
"Ya, ini sudah semuanya. Terima kasih, kalian berdua!" Harley mengucapkan terima kasih kepada Fisa dan Jormac karena mereka dengan sigap mengikuti perintahnya.
Mendengar ucapan terima kasih itu, Fisa menatap Harley dengan tegas dan berkata, "Lakukan pekerjaanmu dengan baik sekarang!"
"Ya, akan kulakukan." Harley segera mengambil alat-alat yang diperlukan, tetapi dia menyadari bahwa pekerjaannya akan memakan waktu. Oleh karena itu, dia bertanya kepada Fisa dan Jormac, "Mungkin ini akan memakan waktu, bisakah kalian menunggu selama 6 jam?"
Walaupun 6 jam adalah waktu yang cukup lama untuk menunggu, Fisa mengangguk sebagai tanda setuju, dan Jormac juga menyetujui permintaan Harley.
Harley mulai melepas flashdisk berwarna kuning dari laptopnya dengan perasaan sedikit frustrasi dan berkata, "Aku belum mendapatkan apapun dari ini, tapi akan mengurusnya nanti." Kemudian dia memasang flashdisk berwarna ungu, lalu memainkan laptopnya dan menyambungkan sinyal dari antena yang telah dipasang oleh Jormac tadi.
Antena itu merupakan penghubung penting antara laptopnya dan jaringan peretasan, sehingga bisa dikatakan sebagai nyawa bagi Harley di dunia peretasan. Jika antena itu rusak, maka itu bisa mengakhiri karir peretasannya.
Disisi lain, Fisa dan Jormac hanya bisa bingung dan terdiam saat melihat Harley melakukan tugasnya. Meskipun Jormac memiliki pemahaman dasar tentang komputer karena pengalaman kerjanya sebelumnya di kantor, tapi Fisa benar-benar tidak mengerti apa yang sedang terjadi.
Kemudian Harley memasang hardisk berwarna biru ke laptopnya, dan mulai sibuk mengetikkan kode-kode dan perintah yang sangat rumit. Bagi Jormac dan Fisa, isi yang ada di layar laptop Harley sama sekali tidak dapat dimengerti, hanya serangkaian karakter dan simbol yang membingungkan. Mereka hanya bisa memandang dengan rasa takjub campur bingung, tidak tahu apa yang sebenarnya sedang dilakukan oleh Harley.
"Maaf jika mengganggu, Harley, tapi kenapa kau berbohong kalau kau membawa beberapa temanmu ke New York?"
Harley tersenyum saat mendengar pertanyaan Jormac, meskipun sibuk dengan tugasnya di laptop. Dia menjawab dengan tenang, "Jormac, dalam dunia peretasan, terkadang kita harus menyebarkan informasi palsu atau berbohong untuk melindungi diri sendiri dan tujuan kita. Itu adalah bagian dari strategi yang perlu dijalankan."
Jormac mendengarkan dengan serius, mencoba memahami alasan di balik pernyataan Harley.
Lalu Jormac mulai menyadari bahwa Harley sebenarnya tidak membawa teman saat pergi ke New York, terutama ketika dia menyewa penjaga yang tampaknya kurang cermat. Meskipun Jormac ingin tahu lebih banyak tentang Harley, dia merasa bahwa Harley adalah tipe orang yang sangat merahasiakan dirinya. Oleh karena itu, dia memutuskan untuk tidak mengajukan terlalu banyak pertanyaan pribadi kepada Harley, seperti asal-usulnya, keluarganya, atau umurnya yang sebenarnya.
"Jangan mengganggunya, Jormac!"
Fisa tiba-tiba menyela pemikiran Jormac yang terlihat seolah-olah ingin bertanya lebih lanjut, memutuskan untuk mengalihkan topik dan berbicara dengan Jormac, dia mencoba untuk menggali perasaan Jormac terkait dengan Harry. Dia bertanya apakah Jormac tidak khawatir tentang Harry. Namun, Jormac dengan tegas menyatakan bahwa dia tidak merasa khawatir tentang Harry, karena dia hanya merupakan orang asing bagi Jormac.
Fisa kemudian mencoba menggali lebih dalam dengan bertanya apakah Jormac juga menganggap Fisa dan Harley sebagai orang asing. Tetapi Jormac dengan jujur mengatakan bahwa mereka berdua berbeda dan menarik baginya, terutama Fisa. Mendengar pengakuan tulus Jormac, Fisa merasa malu dan memutuskan untuk mengalihkan pandangannya.
Harley, yang mendengar pengakuan tulus dari Jormac mengenai ketertarikannya kepada Fisa, tertawa dengan keras dan menyatakan bahwa rencananya akan menjadi lebih mudah dengan situasi seperti ini. Namun, Fisa yang kesal dengan tawa Harley, menanyakan apa yang sebenarnya ditertawakan dan apa maksudnya dengan rencana yang akan menjadi lebih mudah.
Harley menjelaskan bahwa mereka bertiga akan berpura-pura menjadi sebuah keluarga. Jormac akan berperan sebagai suami, Fisa sebagai istri, dan Harley sebagai anak, mengingat bahwa Harley memiliki postur tubuh yang lebih kecil.
Mendengar usulan tersebut, Jormac dan Fisa sama-sama terkejut dan bersama-sama mengucapkan "HAH?!" dalam reaksi spontan mereka.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 21 Episodes
Comments