BAB 13: Pencarian Peretas 2/3

Jormac melihat dengan cemas bagaimana Harry tiba-tiba dikelilingi oleh banyak orang setelah dipukul sekali oleh satu orang. Hatinya berdebar kencang, dan dia merasa simpati terhadap Harry yang saat ini tersungkur di tanah, dikelilingi oleh orang-orang yang mungkin merupakan musuhnya. Jormac merasa mengerti ketakutan yang sedang Harry rasakan, karena dia sendiri pernah berada dalam situasi serupa di masa lalu.

Dengan cepat, Jormac merenungkan apa yang sebaiknya dia lakukan. Dia ingin membantu Harry, tetapi dia juga tidak ingin menghadapi banyak orang yang tampaknya memiliki kekuatan yang cukup kuat. Kedua pikiran tersebut berkecamuk dalam benaknya, menciptakan perasaan bingung dan tegang di dalam dirinya.

Lalu, Jormac menghitung jumlah orang yang memojokkan Harry, dan dia menyadari bahwa ada lima orang yang tengah mengancamnya. Dalam situasi yang semakin memanas, Jormac merasa terpaksa untuk mengikuti mereka lebih jauh ke dalam gang yang sempit, mencari tempat yang agak tinggi untuk mengawasi tanpa terlihat.

Dia merasa perlu memahami situasi dengan baik sebelum bertindak. Pengalaman pahit di masa lalu, di mana dia hampir masuk berita karena membantai 38 orang di kantor terkemuka di New York, masih membayangi pikirannya. Jormac tidak ingin mengulang kesalahan itu, jadi dia berusaha untuk lebih bijak dan berhati-hati dalam menghadapi situasi yang ada.

"Katakan, dimana Harley Jaw?!" kata salah seorang yang menendangnya. "Untuk apa kau tutup mulut?" tanya yang lainnya. "Apa kau ingin mati sekarang juga?!" tanyanya lagi.

Harry terus menerima pukulan secara bergiliran dari kelima orang itu, sementara mereka terus bertanya tentang keberadaan Harley Jaw. Penderitaan yang dialami Harry sangat jelas, tetapi dia tetap keras kepala dan enggan memberikan informasi apa pun tentang Harley Jaw.

Jormac yang menyaksikan ini dari tempat persembunyiannya merasa empati terhadap Harry. Dia merenung sejenak dari tempat persembunyiannya, berusaha menyusun pemikiran tentang situasi ini. Dia yakin bahwa masalah yang melibatkan Harley Jaw dan mungkin Organisasi 1000x Nuclear adalah sesuatu yang serius. Kebisuan anggota komunitas siber lokal tampaknya menjadi tanda peringatan bahwa situasinya semakin rumit.

Sambil terus mengawasi Harry yang masih mendapat pukulan, Jormac tahu bahwa dia harus mencari cara untuk menyelamatkan Harry dan mendapatkan informasi tentang apa yang terjadi.

"Haha," Jormac tertawa kecil, dia telah mengubah dirinya menjadi sosok yang kejam, melompat dari persembunyiannya dengan ganas. Kemudian dia berteriak ke arah kelima orang yang telah mengeroyok Harry dengan nada yang penuh ejekan, menyebut mereka sebagai "tempat sampah berjalan."

Kehadiran Jormac yang tiba-tiba dan sikapnya yang sangat agresif membuat para penyerang terkejut sejenak. Harry, yang sudah dalam kondisi lemah, melihat bantuan yang datang dari Jormac dengan rasa lega.

Lalu Jormac yang memanfaatkan sisi kejamnya, mulai menghadapi kelima orang tersebut. Dia bertindak dengan brutal, menghindari setiap serangan yang dilancarkan oleh mereka dan memberikan pukulan dan tendangan balasan dengan penuh kekuatan. Wajahnya yang tiba-tiba berubah menjadi wajah yang mengerikan, dan dia tidak ragu-ragu untuk melukai mereka.

"Siapa orang ini?!"

Para penyerang yang tadinya bersemangat dalam menghajar Harry sekarang merasa gentar. Mereka tidak mengerti bagaimana tiba-tiba seorang pria bisa berubah menjadi begitu ganas dan kuat. Tetapi mereka juga tidak mau menyerah begitu saja dan mencoba untuk mengatasi Jormac.

Situasi di gang sempit semakin memanas. Jormac, dalam sisi kejamnya, terus memberikan serangan-serangan mematikan, tidak memberi kesempatan kepada para penyerang untuk bangkit. Dia menghindari pukulan mereka dengan kecepatan yang luar biasa dan memberikan pukulan balasan yang sangat kuat.

Para penyerang, meskipun sudah merasa gentar, mencoba untuk bekerja sama. Namun, sisi kejam Jormac memberinya keunggulan dalam pertarungan ini. Dengan wajah yang penuh dengan kebencian dan amarah, dia terus menghancurkan pertahanan mereka.

Seiring berjalannya waktu, para penyerang mulai merasa putus asa. Beberapa dari mereka yang sudah terluka parah bahkan mundur perlahan, meninggalkan teman-teman mereka yang masih bertahan.

Harry, yang sebelumnya hampir terkapar, melihat Jormac beraksi dengan nafas lega. Dia tahu bahwa pertolongan datang tepat pada waktunya. Meskipun Jormac berperilaku sangat kejam dalam pertarungan ini, Harry merasa dia tidak punya pilihan lain selain melihatnya saja.

Jormac terus melancarkan serangan tanpa ampun, sampai akhirnya semua penyerang itu menyerah dan kabur begitu saja.

Harry yang merasa sangat berterima kasih pada Jormac atas penyelamatannya, dengan gemetar menjawab, "Terima kasih, terima kasih banyak, aku akan memberitahumu tentang Harley Jaw, apa saja yang aku tahu!"

Jormac tersenyum dengan senyuman kejam dan berkata sambil tertawa, "Baiklah, Harry, itu adalah keputusan yang bijak. Sekarang, ceritakan semuanya tentang Harley Jaw, dan aku akan mempertimbangkan untuk tidak memberikan perlakuan lebih buruk lagi padamu."

Harry pun mulai menceritakan tentang Harley Jaw, di mana dia sering berkumpul, dan beberapa rekan sejawat yang dekat dengannya. Jormac mendengarkan dengan cermat, mencatat setiap detail yang diberikan oleh Harry.

Harry, meskipun masih dalam keadaan yang cukup buruk, mencoba memberikan informasi tentang Harley Jaw kepada Jormac. Dia menjelaskan bahwa Harley Jaw adalah seorang yang sangat penyendiri dan hanya berkumpul dengan orang-orang yang sangat dipercayainya. Harry meminta maaf karena tidak bisa menyebutkan siapa orang-orang itu, karena dia sendiri tidak mengetahui identitas mereka.

Namun, Harry memberitahu Jormac tentang kemungkinan keberadaan Harley Jaw. Dia mengatakan bahwa ada kemungkinan besar Harley Jaw sedang berada di menara tua yang terletak di perbatasan Staten Island.

Informasi itu sangat berharga bagi Jormac, karena ini bisa menjadi petunjuk awal dalam pencariannya.

Kemudian Harry memberikan informasi tambahan tentang Harley Jaw. Menurutnya, jika Jormac ingin bertemu dengan Harley Jaw, dia harus bisa menawarkan sesuatu yang cukup menarik untuk menarik perhatiannya. Harley Jaw datang ke New York dengan alasan tertentu, meskipun Harry sendiri tidak tahu secara pasti apa alasan tersebut. Dia juga datang bersama beberapa teman yang sangat dipercayainya, meskipun Harry tidak mengetahui jumlah pasti dari teman-teman tersebut.

Informasi ini memberikan petunjuk bahwa Harley Jaw adalah sosok yang misterius dan sangat berhati-hati. Jormac menyadari bahwa untuk mendekati Harley Jaw, dia harus memiliki tawaran yang cukup menggoda atau informasi yang berharga.

Jormac mulai memikirkan tentang apa yang bisa dia tawarkan kepada Harley Jaw. Dia menyadari bahwa mendekati sosok misterius ini akan menjadi tugas yang sulit, tetapi dia merasa bahwa setidaknya dia harus mencoba menawarkan beberapa hal yang bisa menarik perhatian Harley Jaw.

Setelah mendapat semua informasi yang dia butuhkan, Jormac, yang kini kembali mengendalikan sisi baiknya, mengucapkan terima kasih pada Harry atas informasi tersebut. Kemudian dia berkata, "Baiklah, Harry, kau telah melakukan pekerjaanmu dengan baik." Dia kemudian meninggalkan Harry yang masih gemetar di gang tersebut dan bersiap untuk melanjutkan pencariannya.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!