"Yo, Harley Jaw, bagaimana rasanya menjadi buronan skala kecil?" ucapnya sambil melemparkan senyum sinis. Dengan nada yang kurang ramah, Jormac menyapa sosok perempuan kecil yang diduga sebagai Harley Jaw.
Jormac melihat Harley Jaw yang duduk di depan laptopnya, sibuk dengan pekerjaannya sebagai peretas. Saat Jormac mendekatinya dan berbicara, Harley Jaw dengan cepat menutup laptopnya dan fokus menghadap orang yang memanggilnya.
Mendengar sapaan tiba-tiba itu, Harley Jaw tampak terkejut dan segera memasang diri dalam posisi yang lebih waspada. Dia pun bertanya pada Jormac dengan nada curiga, "Bagaimana kau bisa ada di sini?"
Jormac tertawa kecil dan mencoba meredakan ketegangan. "Santai saja, Harley Jaw. Aku ada di pihakmu," katanya, berusaha meyakinkan Harley Jaw. Kemudian dia tersenyum saat menceritakan pengalamannya kepada Harley Jaw sebelum masuk ke dalam menara tua ini, "Saat itu, aku dihadang oleh tiga orang penjaga berbaju aneh. Mereka sepertinya berpikir kalau aku adalah ancaman."
Harley Jaw merasa sedikit terkejut mendengar cerita itu. Dia tidak bisa mempercayai bahwa ketiga penjaga yang telah dia bayar mahal bisa dilewati dengan mudah oleh Jormac.
Kemudian Jormac menjelaskan pada Harley Jaw bahwa dia berhasil melewati ketiga penjaga itu dengan metode yang sangat sederhana, yaitu dengan berjalan langsung melalui pintu depan. Dia menjelaskan bahwa dia berpura-pura sebagai seorang yang ingin bergabung dengan mereka dan mengatakan bahwa dia adalah orang yang dicari oleh Harley Jaw. Itu membuat penjaga-penjaga itu tidak berpikir dua kali untuk membiarkannya masuk.
Memang benar Harley Jaw membayar mahal ketiga penjaga bodoh itu, namun walaupun begitu, dia sebenarnya tidak terlalu peduli karena Jormac sendiri yang berkata kalau dia ada di pihak yang sama dengan dirinya.
"Ya, terserahlah. Bicara sesukamu dan aku akan mempertimbangkannya," kata Harley Jaw. Seolah-olah ingin mengetahui apa yang Jormac inginkan, dia juga telah mempersiapkan dirinya.
"Memang sudah seharusnya seperti itu," balas Jormac.
Jormac memulai ceritanya dengan penuh detail, menceritakan pengalamannya di penjara. Dia menjelaskan bagaimana kondisi di dalam penjara begitu keras dan penuh dengan kekerasan. Bagian yang paling sulit baginya adalah perasaan terkurung dan terbatas, tanpa akses ke dunia luar.
Dia juga menceritakan tentang bagaimana dia ditemukan dan diselamatkan oleh Fisa. Bagi Jormac, itu adalah momen penting dalam hidupnya, ketika dia merasa ada harapan dan tujuan yang baru.
Jormac tidak menyembunyikan rasa terima kasihnya pada Fisa dan mengakui bahwa tanpanya, dia mungkin sudah kehilangan akal sehatnya di dalam penjara itu.
Sambil bercerita, Jormac melibatkan Harley dalam perjalanannya, membuatnya merasa seperti dia telah berada di dalam sel penjara bersama Jormac.
Harley Jaw mendengarkan dengan seksama cerita Jormac tentang pengalamannya di penjara yang penuh siksaan dan bagaimana dia diselamatkan oleh Fisa. Setelah mendengar cerita itu, Harley Jaw berbicara, "Jadi, apa yang kau inginkan, Jormac? Mengapa kau berada di pihakku?"
Jormac menjawab bahwa dia ingin akses ke informasi yang luas, dan untuk itu, dia memerlukan bantuan seorang peretas handal seperti Harley Jaw. Dia juga mengungkapkan bahwa dia berada di pihak Harley Jaw karena menyadari bahwa Harley Jaw adalah seorang buronan, sama seperti dirinya.
Namun, dalam jawaban itu, Harley Jaw mulai tersenyum sinis dengan kejahatan yang dalam. "Kau adalah korban kejahilanku, Jormac," ujarnya dengan nada misterius.
Jormac, yang juga tersenyum tapi lebih lebar, melihat reaksi Harley Jaw yang berubah. Kemudian Harley Jaw bertanya dengan penuh kebingungan, "Kenapa kau ingin tertawa? Apa kau gila?!"
Dengan nada tulus, Jormac menjawab, "Tidak, aku tidak gila. Aku ingin berterima kasih padamu, Harley Jaw." Dia melanjutkan, "Kau telah membocorkan rahasia pemerintah tentang Spirit Energy, dan itu telah mengundang organisasi 1000x Nuclear untuk kembali bergerak. Tanpa informasi rahasia itu terbocor, aku akan terus merasa bosan dan tidak pernah merasakan kepuasan. Jadi, terima kasih atas kejahilanmu."
Harley Jaw terdiam sejenak, tampaknya terkejut oleh reaksi Jormac. "Kau benar-benar seseorang yang aneh," katanya dengan nada datar.
Jormac yang tetap tersenyum menjawab, "Aku memang selalu aneh, sejak orang tuaku bercerai. Tapi itulah yang membuatku menjadi seperti ini."
Harley Jaw hanya mengangguk sebentar, lalu dengan mata berkilat, dia mengatakan, "Aku tidak peduli dengan masalahmu. Yang aku pedulikan sekarang hanyalah untuk menjadi nomor satu, peretas nomor satu di dunia."
Mendengar perkataan itu, Jormac membalas dengan penuh semangat, "Ambisimu tidak memiliki batas, Harley Jaw. Bahkan ketika kau menjadi nomor satu, selalu ada kemungkinan kau akan dikalahkan oleh nomor terbawah. Kau harus melampaui batasmu sendiri dan bertahan dalam kondisi seperti itu. Itulah yang akan membuatmu lebih kuat."
Dengan tawaran yang berani, Jormac menjelaskan lebih lanjut, "Aku menginginkan dirimu sebagai sumber informasi yang luas. Bersama-sama, kita bisa mengumpulkan pengetahuan yang kita butuhkan. Aku dan rekanku, Fisa, akan bertindak sesuai dengan informasi itu, sementara kau bisa tetap berada di balik layar dan memanfaatkan keahlian peretasanmu. Apa kau mau mencoba, Harley Jaw?"
Harley Jaw mendengarkan tawaran Jormac dengan penuh ketertarikan. Baginya, keanehan Jormac adalah jalan menuju puncak sebagai nomor satu. Dengan senyuman misterius, Harley Jaw menerima tawaran Jormac. "Baiklah, aku menerima tawaran itu. Namun perlu diingat, Jormac, jangan pernah mencoba menghalangiku. Kita akan bekerja sama, tetapi kita juga bisa menjadi musuh satu sama lain. Kau setuju?"
Jormac mengangguk dengan tegas. Kesepakatan mereka telah tercipta, dan keduanya menyadari bahwa bekerja bersama tidak akan selalu mudah. Tetapi dengan ambisi yang sama, mereka siap untuk menghadapi apa pun yang akan datang.
Kemudian Jormac dan Harley Jaw meraih tangan satu sama lain, menandai awal dari kemitraan mereka yang baru. Jormac merasakan sentuhan kasar dari tangan Harley Jaw, mengingatkan bahwa dunia peretasan tidak hanya milik pria.
"Salam kenal, aku Harley Jaw, seorang peretas yang ingin menjadi nomor satu. Kau bisa memanggilku Harley!"
Harley Jaw memperkenalkan dirinya walaupun Jormac sudah mengetahui namanya, kemudian Jormac pun membalasnya dengan memperkenalkan nama aslinya. "Salam kenal, Harley. Namaku Jormac Seil, panggil aku Jormac. Akulah orang aneh yang akan menjadikanmu peretas nomor satu di dunia," kata Jormac.
Mendengar perkataan dari Jormac, Harley tertawa kecil dan mengeluarkan senyum tulusnya sambil berkata "Jangan kecewakan aku, karena seorang gadis akan sangat tersakiti jika dia merasa kecewa."
Ketika Harley Jaw tertawa dan menyampaikan pesannya, Jormac tersenyum lebar. "Jangan khawatir, Harley, aku tidak berniat untuk mengecewakanmu. Kita akan menjadikan dunia ini sebagai tempat bagi keajaiban-keajaiban yang belum pernah terjadi sebelumnya."
Dengan senyuman tulus mereka berdua, kemitraan mereka yang baru terbentuk, dan mereka siap menghadapi tantangan-tantangan yang ada di depan mereka.
Keduanya memiliki tujuan besar dan ambisi yang sama, dan saat tangan mereka bersatu, mereka tahu bahwa mereka akan bekerja sama untuk mencapai kejayaan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 21 Episodes
Comments
Ftomic
Harley mending main sulap aja daripada jadi hacker🤣
2023-09-29
2
Sir Fitz
kita tunggu gimana aksi dari Harley Jaw
2023-09-28
1