BAB 11: 1000x Nuclear

Jormac melihat Fisa dengan tatapan misterius, mata mereka saling beradu seakan ada rahasia yang belum terungkap sepenuhnya. "Apa yang baru saja kubuat, Fisa, adalah sebuah tindakan yang sangat memuaskan," ujarnya dengan nada yang merayu rasa ingin tahu Fisa.

Fisa semakin penasaran dan mukanya mendekati Jormac. "Kau harus memberitahu aku, Jormac. Apa yang terjadi?"

Jormac memperdalam senyumnya dan merasa benar-benar menikmati momen ini. "Aku merasa hidup kembali, Fisa. Aku mengekspresikan sisi diriku yang selama ini terpendam, kejahatan, dan kegilaan yang pernah ada dalam diriku. Itu memberiku kepuasan yang luar biasa."

Fisa merasa tergugah oleh kata-kata Jormac. "Apa yang telah kau lakukan?"

Jormac tersenyum licik. "Oh, Fisa, itu tidak penting lagi. Karena yang terpenting, aku merasa hidup lagi, dan itu adalah pengalaman yang tak terlupakan." Suaranya seperti serpihan rahasia yang perlahan mulai menyatu.

Fisa mendengarkan dengan cermat semua yang dikatakan Jormac. Wajahnya tampak serius, dan dia tampaknya tahu lebih banyak daripada yang Jormac kira.

"Jormac," kata Fisa dengan nada yang dingin, "aku sudah mengetahui segalanya. Tentang Mr. Thompson, pistol dengan peredam suara, dan bahkan cadangan pelurunya."

Jormac merasa terkejut. "Bagaimana kau bisa tahu semua ini?"

Fisa tersenyum tipis. "Aku memiliki cara untuk mendapatkan informasi, Jormac. Aku selalu waspada dan tahu apa yang terjadi di sekitarku. Dan ini adalah alasan mengapa aku harus memahami segala aspek dari dirimu."

Jormac merasa tidak tahu apa yang harus dia pikirkan. Fisa selalu tampak seperti memiliki keunggulan atasnya, dan itu membuatnya merasa rentan.

Fisa melanjutkan, "Saat kita bekerja bersama, kita harus memiliki kepercayaan satu sama lain. Kita tidak boleh menyembunyikan hal-hal seperti ini."

Jormac mengangguk, meskipun masih merasa agak tidak nyaman dengan pengetahuan Fisa tentang tindakannya.

Fisa kemudian berkata, "Sekarang, kita memiliki informasi yang cukup. Kita harus terus bergerak maju dalam misi kita. Tidak ada waktu untuk terlalu lama terpaku pada masa lalu."

Tak lama kemudian, Fisa menatap tajam Jormac, matanya penuh dengan seriusitas. "Jormac, aku ingin kau berjanji padaku," katanya dengan nada yang tegas. "Berjanjilah bahwa kau hanya akan bertindak saat aku menyuruhmu, dan jangan membuat gerakan tambahan yang tidak diperlukan. Jika kau melanggarnya, aku akan membunuhmu, dan percayalah, Jormac, membunuhmu sangat mudah bagiku."

Jormac mengangguk, merasa tekanan dari kata-kata Fisa. Dia menyadari bahwa Fisa adalah orang yang tidak main-main, dan melanggar janji ini bisa berakibat fatal.

"Aku berjanji, Fisa," kata Jormac dengan serius. "Aku akan melakukan apa yang kau katakan, tanpa pertanyaan."

Fisa tersenyum puas, tapi senyumannya tetap dingin. "Baiklah, Jormac. Kita harus bekerja sebagai satu tim jika ingin berhasil dalam misi ini. Selalu ingat janjimu."

Mereka berdua tahu bahwa keselamatan mereka bergantung pada tingkat kepercayaan satu sama lain, bahkan jika itu berarti ada ancaman di balik janji itu. Tapi mereka tidak punya pilihan selain bekerja sama untuk mencapai tujuan mereka.

Jormac menatap Fisa dengan serius, meminta penjelasan lagi tentang Spirit Energy dan Organisasi 1000x Nuclear tanpa ada yang disembunyikan. Meskipun dia berjanji untuk mematuhi perintah Fisa, dia ingin memahami lebih banyak tentang apa yang sedang mereka hadapi.

Fisa mengangguk dan mulai menjelaskan, "Baiklah, Jormac. Spirit Energy adalah sebuah energi berbahaya yang bisa menghancurkan setengah bumi jika diaktifkan dengan paksa. Ini adalah kekuatan alam yang sangat kuat dan berpotensi mematikan jika jatuh ke tangan yang salah."

Lalu, dia melanjutkan dengan penjelasan tentang Organisasi 1000x Nuclear, "Organisasi 1000x Nuclear adalah sebuah kelompok berbahaya yang tersebar di berbagai negara. Mereka memiliki tujuan yang sama, yaitu menciptakan senjata pemusnah massal menggunakan Spirit Energy. Nama mereka sendiri mencerminkan ambisi mereka, karena mereka ingin menggandakan kekuatan nuklir dengan memanfaatkan Spirit Energy yang kemungkinan memiliki kekuatan 1000 kali lebih besar dari nuklir biasa."

Jormac mendengarkan dengan cermat, mencoba untuk mencerna semua informasi yang diberikan oleh Fisa.

Kemudian Jormac mengangguk kepada Fisa, berterimakasih atas penjelasan singkat yang diberikannya dan kepercayaannya dalam memberikan informasi tersebut. Dia berjanji untuk tidak lagi bertanya apa pun dan hanya akan menjalankan perintah dari Fisa.

Fisa merespons dengan senyuman, merasa lega bahwa Jormac bersedia bekerja sama tanpa banyak pertanyaan. Kepercayaan ini akan menjadi faktor penting dalam kesuksesan misi mereka, dan Fisa berharap Jormac dapat menepatinya.

Kemudian Fisa melanjutkan dengan menjelaskan bahwa berita tentang pembantaian yang terjadi di kantor New York telah tersebar luas. Dia memberikan detail bahwa sebanyak 38 orang tewas dalam insiden tersebut, termasuk pemimpin perusahaan, Mr. Thompson.

Dia merasa lega bahwa dia datang tepat waktu untuk menyelamatkan Jormac, karena dia telah merasa bahwa Jormac mungkin akan meledak di kantor itu. Fisa menjelaskan bahwa dia tiba di kantor dan melihat banyak orang tergeletak dengan darah mengalir dari kepala mereka. Di antara mereka, dia menemukan Jormac yang pingsan sambil memegang pistol di tangan kanannya. Karena itu, Fisa memutuskan untuk menyelamatkan Jormac dan membawanya ke gubuk ini.

Jormac, yang mendengar hal itu, merasa sangat menyesal dan meminta maaf pada Fisa atas insiden di kantor yang telah terjadi. Lalu Fisa, dengan tegas tapi juga dengan sedikit kebaikan hati, memaafkannya, dengan syarat bahwa Jormac harus benar-benar menepati janji yang telah mereka sepakati sebelumnya.

"Sepertinya kita memerlukan beberapa orang lagi," Fisa memberitahu bahwa mereka memerlukan lebih banyak orang dengan keahlian khusus di New York untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat daripada sekadar berspekulasi. Mereka berdua menyadari bahwa untuk mencapai tujuan mereka, mereka membutuhkan bantuan dari sejumlah spesialis yang memiliki keahlian tertentu.

"Kita butuh seorang peretas, seorang ahli strategi, seorang mata-mata, dan juga seorang ahli bela diri. Kita perlu empat orang lagi," kata Fisa dengan tegas. Mereka akan membangun tim yang kuat untuk mengungkap misteri di balik Spirit Energy dan Organisasi 1000x Nuclear.

Fisa mengatakan pada Jormac tentang apa yang harus dia lakukan. Dia memberikan instruksi untuk menjelajahi New York, mencari, dan mengawasi orang-orang yang memiliki keahlian khusus yang mereka butuhkan untuk membentuk tim. Jormac harus beroperasi dalam bayang-bayang, memastikan dia tidak terlalu mencolok atau mencurigakan.

Kemudian dengan tegas, Fisa memberi perintah, "Kau harus bergerak diam-diam dan memastikan bahwa kita mendapatkan orang-orang yang tepat untuk tim ini."

Jormac mengangguk sebagai tanda pengertiannya dan siap untuk menjalankan tugas tersebut dengan baik.

Lalu untuk Fisa sendiri, dia menjelaskan kalau dia sendiri akan mencoba untuk mendapatkan buku berjudul 'Energi Sekali Pakai' yang terjatuh dari tangan penjaga saat itu. "Buku itu bisa menjadi kunci untuk memahami lebih dalam tentang Spirit Energy dan organisasi 1000x Nuclear," begitulah katanya.

Jormac kembali mengangguk, memahami betapa pentingnya buku tersebut.

Kini mereka telah membagi tugas untuk mencapai tujuan yang sama: mengungkap kebenaran tentang Spirit Energy dan organisasi misterius itu.

Dengan tugas mereka yang sudah diatur, Jormac dan Fisa bersiap-siap untuk memulai operasi mereka di New York, masing-masing dengan peran dan misi yang berbeda, namun dengan tujuan yang sama. Dan juga, pembersihan nama tidak lagi menjadi tujuan dari mereka berdua.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!