Jormac berjalan di sekitar Staten Island, berusaha berbaur dengan masyarakat setempat. Dia berupaya mendengarkan perbincangan orang-orang sekitar, mencari petunjuk atau informasi yang bisa membantunya dalam misi yang sedang dijalankan bersama Fisa. Seiring langkahnya melintasi jalanan yang ramai, dia berharap bisa menemukan tanda-tanda keberadaan individu dengan keahlian khusus yang mereka butuhkan untuk menyelidiki lebih lanjut.
Orang-orang di sekitarnya terlibat dalam percakapan sehari-hari, dan Jormac mencoba untuk merasa seperti bagian dari keramaian, meskipun dia tahu bahwa dunia yang dia hadapi sekarang sangat berbeda dari apa yang pernah dia alami sebelumnya. Di tengah hiruk-pikuk kota, dia menunggu dengan harapan menemukan petunjuk yang berguna dalam pencariannya.
Jormac menyadari bahwa informasi adalah kunci untuk berhasil dalam misi mereka. Dia memutuskan untuk mencari seorang peretas terlebih dahulu, karena dia tahu bahwa memiliki seseorang yang ahli dalam meretas dapat membuka pintu ke dunia informasi yang lebih luas. Dengan informasi yang tepat, mereka dapat mengambil langkah-langkah yang lebih bijak dalam menyelidiki organisasi 1000x Nuclear dan Spirit Energy.
Dia mulai melihat orang-orang sekitar dan mencari jejak di komunitas siber lokal untuk mencari peretas yang cocok.
Komunitas siber lokal berada di sebuah gedung tua yang terletak di daerah yang cukup terpencil di Staten Island. Gedung ini memiliki dinding berlapis grafiti dan seringkali dianggap sebagai tempat persembunyian bagi para peretas dan penggemar teknologi. Itu adalah tempat di mana ide dan informasi bertukar tangan dalam lingkungan yang seringkali tidak terlihat oleh mata manusia biasa.
Saat Jormac sedang mencari peretas, salah satu anggota komunitas siber lokal itu mendekatinya dengan pandangan tajam. Orang itu memperingatkan Jormac bahwa untuk menemukan peretas handal yang bisa melakukan segalanya, Jormac harus bersedia membayar harga yang cukup tinggi. Tapi dia menegaskan bahwa harga itu tidak selalu harus berupa uang, bisa saja berupa layanan, informasi, atau hal lain yang dianggap berharga oleh komunitas siber itu.
Jormac yang ingin tahu lebih lanjut bertanya, "Apa yang kalian anggap berharga? Dan apa yang harus aku bayarkan untuk mendapatkan bantuan peretas handal?"
Orang itu menjawab, "Kami di komunitas siber ini sangat tertarik untuk mengetahui siapa pelaku di balik pembantaian itu. Pihak berwenang sangat kesulitan dalam menyelidiki kasus ini, dan kami percaya ada sisi lain dari kisah ini yang belum terungkap."
Jormac tetap bersikap seolah-olah tidak tahu apa-apa, meskipun sebenarnya dia memiliki informasi tentang insiden tersebut. Tentu saja, karena dia sendiri adalah pelakunya.
Kemudian Jormac membalas, "Aku tidak memiliki informasi apapun tentang kasus itu. Aku hanya di sini mencari seorang peretas yang bisa membantuku dalam beberapa pekerjaan teknis."
Orang itu mengangguk, menerima jawaban Jormac, dan kemudian berkata, "Baiklah, jika kau mencari peretas, ada beberapa nama yang bisa aku sebutkan. Tapi, ingatlah, untuk mendapatkan bantuan mereka, kau harus memiliki sesuatu yang mereka inginkan."
Jormac bersedia untuk mendengar nama-nama peretas yang mungkin dapat membantunya dalam pencarian informasi yang lebih dalam tentang Spirit Energy dan Organisasi 1000x Nuclear.
Lalu Jormac mencatat nama peretas yang disebutkan, "Harley Jaw." Namun, dia memperhatikan perubahan ekspresi wajah orang yang memberikan nama itu.
Dengan ekspresi yang lebih serius, orang itu melanjutkan, "Harley Jaw adalah salah satu peretas paling berbakat dan berbahaya di sini. Dia juga dikenal sebagai seseorang yang sangat berhati-hati dan jarang bekerja dengan orang asing. Jadi, jika kau ingin menghubunginya, kau harus memiliki tawaran yang sangat menarik atau alasan yang kuat."
Jormac merasa bahwa nama Harley Jaw tampaknya penting dalam pencarian informasi yang dia lakukan. Dia berterima kasih kepada orang tersebut dan menyimpan informasi tersebut dalam pikirannya. Setelah itu, dia bertanya lebih lanjut, "Apakah ada cara untuk menghubungi Harley Jaw atau orang yang mungkin memiliki akses padanya?"
Orang itu merenung sejenak sebelum menjawab, "Aku akan mencoba menghubungi beberapa anggota komunitas yang lebih dekat dengannya. Tetapi, aku tidak bisa menjanjikan apa-apa. Yang pasti, kau harus memiliki sesuatu yang sangat menarik untuk ditawarkan jika kau ingin bekerja sama dengannya."
Jormac mengangguk, memahami bahwa mencari Harley Jaw dan meyakinkannya untuk bekerja sama tidak akan mudah.
Saat dalam perjalanan menuju bagian yang lebih dalam dari komunitas siber lokal New York, Jormac dan orang itu mulai berkenalan lebih baik. Dia memberikan senyuman ramah pada Jormac saat mereka berbicara.
"Namaku Harry Newd," ucapnya dengan suara hangat. "Aku adalah anggota aktif di komunitas ini dan cukup tahu banyak tentang apa yang terjadi di dunia siber. Kau bisa memanggilku Harry."
Jormac tersenyum dan merasa lega memiliki seseorang yang bisa membantunya dalam misi ini. "Aku Jormac," ujarnya. "Aku adalah orang yang ingin mencari informasi dan memiliki tujuan khusus di sini. Terima kasih atas bantuannya, Harry."
Mereka berdua melanjutkan perjalanan menuju pertemuan dengan kenalan Harley Jaw, dengan harapan bahwa langkah ini akan membawanya lebih dekat pada jawaban-jawaban yang Jormac cari.
Ketika Jormac dan Harry tiba di tempat pertemuan yang sepi, ketidakhadiran siapapun membuat Harry terlihat bingung. Dia berusaha menjelaskan situasi dengan cepat, tetapi Jormac bisa merasakan ada sesuatu yang disembunyikan.
Harry tersenyum tipis dan mencoba meredakan situasi, "Semuanya baik-baik saja, Jormac. Mungkin saat ini mereka sedang sibuk dengan urusan masing-masing."
Jormac bisa mendeteksi bahwa Harry berbohong, tetapi dia memilih untuk tidak mendorong lebih jauh. Sebaliknya, dia bertanya, "Baiklah, sekarang apa yang harus kita lakukan?"
Setelah ditanya seperti itu oleh Jormac, Harry akhirnya mengatakan, "Sepertinya waktunya tidak tepat hari ini, Jormac. Sebaiknya kau pulang saja, mungkin kau bisa mendapatkan lebih banyak informasi besok."
Menerima perintah itu, Jormac mengangguk dan menjawab, "Baiklah, aku akan coba lagi besok. Tidak apa-apa, Harry, setidaknya kau sudah mencoba mengenalkannya padaku."
Harry menghela nafas lega, "Terima kasih, Jormac. Maaf karena belum berhasil mendapatkan apa-apa."
Jormac tersenyum dan menganggap enteng, "Tidak masalah, Harry. Aku akan datang lagi besok. Sampai jumpa nanti."
Setelah pertemuan mereka berdua di tempat yang sepi itu, Jormac berpura-pura meninggalkan tempat tersebut seperti yang diinstruksikan oleh Harry.
Namun begitu ia yakin tak ada yang memperhatikan, dia berbalik dan mulai mengikuti Harry dari kejauhan. Hatinya dipenuhi rasa penasaran dan tekad untuk menjalankan perintah dari Fisa.
Jormac yakin bahwa ada lebih banyak yang bisa dia pelajari dari Harry, meskipun Harry berusaha menyembunyikan sesuatu. Dengan langkah yang hati-hati, dia terus mengikuti Harry.
Namun, saat Jormac mengikuti Harry dari kejauhan, dia merasa terkejut karena melihat Harry dipukul oleh seseorang yang tiba-tiba muncul. Dia menyaksikan adegan tersebut dengan mata terbelalak, tidak tahu apa yang sedang terjadi.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 21 Episodes
Comments