Bab 5 Keberadaan Hanna

Di sisi lain, tepatnya di belahan negara lain. Seorang wanita tampak santai menikmati wine. Ya dia Hanna Lekha, kakak dari Jia.

"Bagaimana kabar adikku yang tak berguna itu ya? "

Hanna asyik meneguk wine sambil bersandar di kursi. Wanita itu sama sekali tak merasa bersalah atas kerusuhan yang terjadi akibat ulahnya.

Samar samar dering ponsel mengalihkan perhatiannya. Wanita itu segera menurunkan gelasnya lalu menyambar ponselnya yang tergelatak.

"Halo Romi. " sapa Hanna.

"Nanti malam, aku tunggu di club seperti biasa Han. Ada pelanggan yang ingin menyewa kamu. " ujar Romi.

"Okey. " sahutnya dengan santai.

Kemewahan yang dia dapatkan saat ini, berkat hasil kerja kerasnya menjadi simpanan pria kaya. Dia sama sekali tak peduli dengan keluarganya.

Malam harinya, dengan mengenakan gaun seksi berwarna hitam dia pergi ke club. Dia menemui pelanggannya yang berada di ruangan Vip.

"Halo Tuan. " dengan beraninya Hanna duduk di pangkuan pria yang menjadi pelanggannya. Pria itu tampak menelan salivanya melihat tingkah agresif Hanna.

Pria itu bernama Ardani, seorang pengusaha muda. Dani langsung bangkit dan membawa Hanna menuju ke kamar yang tersedia. Setelah mengunci pintu, Dani melempar tubuh Hanna ke atas ranjang.

"Puaskan aku Hanna! "

"Tentu saja aku akan memuaskan Anda tuan. " ujar Hanna dengan nakal.

Malam itu Hanna melayani pelanggan pertamanya hingga menjelang pagi.

Keesokan harinya, dia terbangun. Tak mendapati sosok Dani di sebelahnya. Wanita itu mengambil sepucuk surat dan membacanya.

from Dani

Uang aku transfer ke rekening kamu Hanna.

Hanna menyeringai miring. Dia tentu saja sangat senang mendapatkan uang dan bisa berbelanja. Wanita itu segera memakai pakaiannya dengan cepat lalu ke luar, mengambil tasnya.

Pagi ini wanita itu pergi ke mall setelah mengganti pakaian di rumahnya. Dia sangat suka menghamburkan uang hanya untuk belanja dan mencari kesenangan.

Di sisi lain Jia telah mengganti nomor ponselnya. Wanita hamil itu enggan berhubungan dengan keluarga yang membesarkan dirinya. Selalu menjadi bahan perbandingan antara dirinya dan Hanna.

"Sebenarnya kak Hanna ke mana sih. Bisa bisanya dia kabur dan tak kunjung balik lagi. " omel Jia. Jia mengusap wajahnya perlahan, dia kembali menyantap nasi goreng buatan sang suami.

"Lumayan enak. " gumam Jia. Dia enggan memuji makanan yang di buat olehnya suami seksinya itu. Wanita hamil itu memiliki gengsi setinggi harapan orang tua.

Setelah menghabiskan nasi gorengnya, Jia lekas meneguk air putih. Wanita itu menatap sekitarnya yang terasa sepi. Bryan tak kunjung pulang, hingga membuatnya kesepian di mansion. Nina sendiri tengah belanja di toko saat ini.

Jia menghela nafas panjang, mengusap perut buncitnya dengan penuh kasih sayang. Dia meraih ponselnya lalu menjelajah kedunia maya. Wanita itu tampak terkejut mendapati suaminya menjadi trending topik di manapun.

"Ini, jadi mas Bryan lagi bersama wanita itu? " geram Jia.

"Mentang mentang aku belum cinta sama dia, dia enak enakkan sama wanita lain hingga trending. " Jia tak berhenti mengomel.

Beberapa menit berlalu Nina kembali, dia lekas membawa belanjaannya ke dapur. Setelah itu menemui sang majikan dan menemaninya.

"Nyonya kenapa, apa ada yang nyonya Jia pikirkan? " tanya Jia.

"Ini lihatlah Nin. " Jia menunjukkan apa yang ada di ponselnya pada Nina.

Nina tentu saja terkejut, dia lekas berusaha menenangkan Jia dan mengingatkannya. Jia mencebik kesal, tangannya kembali mengusap perut buncitnya.

Nina merasa lucu dengan ekspresi dari sang majikan. Gadis itu berusaha menahan tawanya.

"Apa nyonya cemburu melihat tuan Bryan bersama wanita lain? " goda Nina.

"Tentu saja tidak. " elak Jia.

Nina terus menggodanya. Jia tentu saja kesal dan bibirnya mencebik. Wanita hamil itu memilih diam, melirik tajam kearah Nina yang menghentikan tawanya.

Dia berusaha menghibur Jia dengan kata kata konyolnya. Jia membuang nafas berat, dia memilih tak ambil pusing mengenai sang suami.

Samar samar terdengar suara dering ponsel membuat perhatian Jia teralihkan. Dia meraih ponselnya lalu menekan tanda hijau.

"Halo mas Bryan ada apa? " tanya Jia.

"Nanti malam aku pulang telat Jia, jangan menungguku! "

"Cih pede, siapa juga yang mau menunggu kamu. " ketus Jia pada suaminya.

Terdengar suara kekehan yang membuat Jia semakin kesal. Meski begitu dia tak menolak saat suaminya mengajaknya bicara.

Beberapa menit berlalu sambungan terputus. Jia menaruh ponselnya, pikirannya saat ini tak karuan.

Hingga langit berubah gelap. Tak sesuai dengan ucapannya, Jia menunggu suaminya di ruang tamu. Malam ini tampak hujan deras, dia begitu khawatir dengan Bryan.

"Jangan jangan pria itu memang bersenang senang dengan wanita seksi di sana. " gerutu Jia.

Nina datang membawakan minuman hangat untuk sang majikan begitu juga jaket. Jia lekas memakai jaket yang di bawa oleh Nina.

"Nina, sebaiknya kamu istirahat aja duluan. Aku tahu pasti kamu capek seharian menemani aku dan

belanja. " ungkap Jia.

"Tapi Nyonya? "

"Pergilah istirahat, aku tak apa kok. " ujar Jia. Nina langsung pamit ke kamarnya dan kini Jia sendirian di ruang tamu.

Setelah kepergian Nina, Jia mencari posisi nyaman untuk dirinya bersandar di sofa. Pria yang dia tunggu tak kunjung datang membuat lambat laun Jia mengantuk dan menutup kedua matanya.

larut malam Bryan baru pulang. Setelah pria itu menutup pintunya, dia berjalan melewati ruang tamu.

drap

drap

Bryan mendengus pelan melihat sosok istrinya tertidur di sofa. Dia segera melepaskan kemejanya yang basah lalu menaruhnya di ranjang kotor. Pria itu lekas bangkit, membopong istrinya menuju ke kamar mereka. Dia merebahkan istrinya si atas ranjang, mengunci pintu kamar mereka.

Bryan lekas bersih bersih dan mengenakan celana panjang tanpa atasan. Dia lekas naik ke atas ranjang, memeluk istrinya dari samping.

Cup

"Selamat malam, sehat sehat dalam perut mommy kamu. " bisik Bryan di dekat perut sang istri. Fokusnya tertuju pada istrinya yang terlelap dalam tidurnya. Calon hot daddy itu mencium kening dan bibir istrinya dengan lembut. Bryan segera memejamkan kedua matanya dan terlelap.

Dini hari Jia terjaga dari tidurnya setekah mimpi buruk. Bryan ikut terbangun, lekas memeluk sang istri.

"Aku mimpi buruk. " gumam Jia dengan nafas tersengal.

"Mimpi hanyalah bunga tidur

sayang. " balas Bryan.

"Tapi aku takut mas. " balas Jia. Bryan berusaha menenangkan sang istri. Keduanya kembali berbaring di atas ranjang. Jia sendiri tidur membelakangi sang suami. Dia pun menikmati sentuhan di perutnya.

Beberapa menit berlalu setelah memastikan sang istri tenang, keduanya segera memejamkan mata dan tidur. Jia sempat menggenggam erat tangan sang suami. Bryan kembali membuka kedua matanya. Dia memperhatikan sang istri dalam diam.

"Tidurlah sayang, aku tak akan ke mana mana. Ingat kamu saat ini sedang hamil dan kamu perlu istirahat. " bisik Bryan dengan lembut.

Seperti terhipnotis, Jia tampak terlelap dalam tidurnya. Bryan bernafas lega, segera memejamkan kedua matanya. Dia perlu istirahat saat ini, tubuhnya terasa sangat lelah.

Terpopuler

Comments

Author_Ay

Author_Ay

ramikan

2023-10-01

1

Miss Apple 🍎

Miss Apple 🍎

seru

2023-09-26

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Awal
2 Bab 2 Permintaan Bryan
3 Bab 3 Patah Hati
4 Bab 4 Mencari Perhatian
5 Bab 5 Keberadaan Hanna
6 Bab 6 Selalu Salah
7 Bab 7 Kehamilan Hanna
8 Bab 8 Masalah Baru
9 Bab 9 Keputusan Jia
10 Bab 10 Pertemuan dengan Daddy Alan
11 Bab 11 Kedatangan Rigel
12 Bab 12 Perjodohan Rigel dengan Zoya
13 Bab 13 Kesedihan Zoya
14 Bab 14 Kehilangan
15 Bab 15 Perjuangan Bryan
16 Bab 16 Jia vs Hanna
17 Bab 17 Kebohongan Hanna & Kebangkitan Jia
18 Bab 18 Pekerjaan Baru
19 Bab 19 Perdebatan Rigel dan Zoya
20 Bab 20 Fakta tentang Zoya
21 Bab 21 Kepergian Zoya
22 Bab 22 Bulan Madu & Liburan
23 Bab 23 Kesialan Hanna & Kebahagiaan Jia
24 Bab 24 Pertemuan pertama Rigel & Zoya
25 Bab 25 Kehilangan Segalanya
26 Bab 26 Di Ambang Kehancuran
27 Bab 27 Keputusan Azura
28 Bab 28 Kemarahan Bryan
29 Bab 29 Pertunangan ZoyRigel & CleoVin
30 Bab 30 Pertemuan Zura dengan Jia
31 Bab 31 Hanna Koma
32 Bab 32 Perceraian Zura & Dani
33 Bab 33 Kelahiran Si Kembar
34 Bab 34 Zoya vs Cleo
35 Bab 35 Penyesalan dan Kehancuran Rigel
36 Bab 36 Penyesalan Terlambat Cleo
37 Bab 37 Kesialan Cleo
38 Bab 38 Kehidupan Baru
39 Bab 39 Keusilan Si Kembar
40 Bab 40 Kedatangan Ernest & Keputusan Rigel
41 Bab 41 Rencana Fello
42 Bab 42
43 Bab 43 Kesalahpahaman
44 Bab 44 Kesalahpahaman 2
45 Bab 45 Rahasia Ernest
46 Bab 46 Honeymoon Rigel & Fello
47 Bab 47 Kenekatan Ernest
48 Bab 48 Kedatangan Caleb dan keluarga kecilnya
49 Bab 49 Piknik
50 Bab 50 Kembalinya Rigel & Fello
51 Bab 51
52 Bab 52 Penculikan Fello
53 Bab 53 Tamparan dari Rigel
54 Bab 54 Sebuah petunjuk
55 Bab 55 Kematian Ernest
56 Bab 56 Masalah Lain
57 Bab 57
58 Bab 58
59 Bab 59 Harapan Ruby Kecil
60 Bab 60 Ayah Posesif
61 Bab 61 Camping
62 Bab 62 Story Side - Takdir Hanna bagian 1
63 Bab 63 Side Story - Takdir Hanna Bagian 2 Wanita simpanan
64 Bab 64 Side Story : Takdir Hanna Bagian 3 Kecurigaan Rhea
65 Bab 65 Side story Takdir Hanna Bagian 4 Drama Queen
66 Bab 66 Side story: Takdir Hanna Bagian 5 Kehamilan Hanna
67 Bab 67 Side Story: Takdir Hanna Bagian 6 Posesifnya Edmund
68 Bab 68 Side story : Takdir Hanna Bagian 7 Kesepakatan bersama
69 Bab 69 Side Story - Takdir Hanna Bagian 8 Keresahan Rhea
70 Bab 70 Side Story : Takdir Hanna Bagian 9 Kenyataan Pahit
71 Bab 71 Side Story Takdir Hanna bagian 10
72 Bab 72 Side Story: Takdir Hanna Bagian 11 Perbincangan Adik & Kakak
73 Bab 73 Side Story Takdir Hanna Bagian 12 Kehidupan Rhea
74 Bab 74 Side Story: Rhea & Henry Cemburu
75 Bab 75 Side story Rhea dan Henry Kesepakatan Bersama
76 Bab 76 Side Story Rhea & Henry Keluarga Kecil Rhea
77 Bab 77 Season 2 Part 1 Kekecewaan
78 Bab 78 Season 2 Part 2 Patah Hati
79 Bab 79 Season 2 Part 3 Kehilangan
80 Bab 80 Season 2 Part 4 Sakit tapi Tak berdarah
81 Bab 81 Season Part 5 Nasehat Daddy
82 Bab 82 Season 2 part 6 Kembalinya Gareth
83 Bab 83 Season 2 Part 7 Hanya Orang Asing
84 Bab 84 Season 2 Part 8 Cemburu
85 Bab 85 Season 2 Part 9 Kebencian Jeana
86 Bab 86 Season 2 part 10 Ajakan Reynaldi & Rencana Kepergian Giordan
87 Bab 87 Season 2 Part 11 Dinner dan awal mula LDR
88 Bab 88 Season 2 Part 12 Kesedihan Ruby
89 Bab 89 Season 2 Part 13 Pernikahan Gareth & Jeana
90 Bab 90 Season 2 Part 14 Hilang Ingatan?
91 Bab 91 Season 2 Part 15 Senjata Makan Tuan
92 Bab 92 Season 2 Part 16 Tentang Jeana dan Gareth
93 Bab 93 Season 2 part 17
94 Bab 94 Season 2 Part 18
95 Bab 95 Season 2 Part 19 Hadiah Reynaldi
96 Bab 96 Season 2 Part 20 Kemarahan Giordan
97 Bab 97 Season 2 Part 21 Kekesalan versi Nana & Kendra
98 Bab 98 Season 2 Part 22 Getaran Aneh
99 Bab 99 Season 2 Part 23 Pernikahan Grace & Reynaldi
100 Bab 100 Season 2 Part 24 Kedekatan Nana dan Kendra
101 Bab 101 Season 2 Part 25
102 Bab 102 Season 2 Part 26 Penerimaan Nana
103 Bab 103 Season 2 part 27 Kecelakaan Grace & Reynaldi
104 Bab 104 Season 2 Part 28 Koma
105 Bab 105 Season 2 Part 29 Permintaan Maaf Rey
106 Bab 106 Season 2 Part 30
107 Bab 107 Season 2 Part 31
108 Bab 108 Season 2 Part 32
109 Bab 109 Season 2 Part 33 Kelahiran penerus (Gareth & Jeana)
110 Bab 110 Season 2 Part 34
111 Bab 111 Season 2 part 35
112 Bab 112 Seadon 2 Part36 Pernikahan Nana dan Kendra
113 Bab 113 Season 2 Part 37
114 Bab 114 Season 2 part 38
115 Bab 115 Season 2 Part 39
116 Bab 116 Season 3 Tentang Grace dan kehidupannya
Episodes

Updated 116 Episodes

1
Bab 1 Awal
2
Bab 2 Permintaan Bryan
3
Bab 3 Patah Hati
4
Bab 4 Mencari Perhatian
5
Bab 5 Keberadaan Hanna
6
Bab 6 Selalu Salah
7
Bab 7 Kehamilan Hanna
8
Bab 8 Masalah Baru
9
Bab 9 Keputusan Jia
10
Bab 10 Pertemuan dengan Daddy Alan
11
Bab 11 Kedatangan Rigel
12
Bab 12 Perjodohan Rigel dengan Zoya
13
Bab 13 Kesedihan Zoya
14
Bab 14 Kehilangan
15
Bab 15 Perjuangan Bryan
16
Bab 16 Jia vs Hanna
17
Bab 17 Kebohongan Hanna & Kebangkitan Jia
18
Bab 18 Pekerjaan Baru
19
Bab 19 Perdebatan Rigel dan Zoya
20
Bab 20 Fakta tentang Zoya
21
Bab 21 Kepergian Zoya
22
Bab 22 Bulan Madu & Liburan
23
Bab 23 Kesialan Hanna & Kebahagiaan Jia
24
Bab 24 Pertemuan pertama Rigel & Zoya
25
Bab 25 Kehilangan Segalanya
26
Bab 26 Di Ambang Kehancuran
27
Bab 27 Keputusan Azura
28
Bab 28 Kemarahan Bryan
29
Bab 29 Pertunangan ZoyRigel & CleoVin
30
Bab 30 Pertemuan Zura dengan Jia
31
Bab 31 Hanna Koma
32
Bab 32 Perceraian Zura & Dani
33
Bab 33 Kelahiran Si Kembar
34
Bab 34 Zoya vs Cleo
35
Bab 35 Penyesalan dan Kehancuran Rigel
36
Bab 36 Penyesalan Terlambat Cleo
37
Bab 37 Kesialan Cleo
38
Bab 38 Kehidupan Baru
39
Bab 39 Keusilan Si Kembar
40
Bab 40 Kedatangan Ernest & Keputusan Rigel
41
Bab 41 Rencana Fello
42
Bab 42
43
Bab 43 Kesalahpahaman
44
Bab 44 Kesalahpahaman 2
45
Bab 45 Rahasia Ernest
46
Bab 46 Honeymoon Rigel & Fello
47
Bab 47 Kenekatan Ernest
48
Bab 48 Kedatangan Caleb dan keluarga kecilnya
49
Bab 49 Piknik
50
Bab 50 Kembalinya Rigel & Fello
51
Bab 51
52
Bab 52 Penculikan Fello
53
Bab 53 Tamparan dari Rigel
54
Bab 54 Sebuah petunjuk
55
Bab 55 Kematian Ernest
56
Bab 56 Masalah Lain
57
Bab 57
58
Bab 58
59
Bab 59 Harapan Ruby Kecil
60
Bab 60 Ayah Posesif
61
Bab 61 Camping
62
Bab 62 Story Side - Takdir Hanna bagian 1
63
Bab 63 Side Story - Takdir Hanna Bagian 2 Wanita simpanan
64
Bab 64 Side Story : Takdir Hanna Bagian 3 Kecurigaan Rhea
65
Bab 65 Side story Takdir Hanna Bagian 4 Drama Queen
66
Bab 66 Side story: Takdir Hanna Bagian 5 Kehamilan Hanna
67
Bab 67 Side Story: Takdir Hanna Bagian 6 Posesifnya Edmund
68
Bab 68 Side story : Takdir Hanna Bagian 7 Kesepakatan bersama
69
Bab 69 Side Story - Takdir Hanna Bagian 8 Keresahan Rhea
70
Bab 70 Side Story : Takdir Hanna Bagian 9 Kenyataan Pahit
71
Bab 71 Side Story Takdir Hanna bagian 10
72
Bab 72 Side Story: Takdir Hanna Bagian 11 Perbincangan Adik & Kakak
73
Bab 73 Side Story Takdir Hanna Bagian 12 Kehidupan Rhea
74
Bab 74 Side Story: Rhea & Henry Cemburu
75
Bab 75 Side story Rhea dan Henry Kesepakatan Bersama
76
Bab 76 Side Story Rhea & Henry Keluarga Kecil Rhea
77
Bab 77 Season 2 Part 1 Kekecewaan
78
Bab 78 Season 2 Part 2 Patah Hati
79
Bab 79 Season 2 Part 3 Kehilangan
80
Bab 80 Season 2 Part 4 Sakit tapi Tak berdarah
81
Bab 81 Season Part 5 Nasehat Daddy
82
Bab 82 Season 2 part 6 Kembalinya Gareth
83
Bab 83 Season 2 Part 7 Hanya Orang Asing
84
Bab 84 Season 2 Part 8 Cemburu
85
Bab 85 Season 2 Part 9 Kebencian Jeana
86
Bab 86 Season 2 part 10 Ajakan Reynaldi & Rencana Kepergian Giordan
87
Bab 87 Season 2 Part 11 Dinner dan awal mula LDR
88
Bab 88 Season 2 Part 12 Kesedihan Ruby
89
Bab 89 Season 2 Part 13 Pernikahan Gareth & Jeana
90
Bab 90 Season 2 Part 14 Hilang Ingatan?
91
Bab 91 Season 2 Part 15 Senjata Makan Tuan
92
Bab 92 Season 2 Part 16 Tentang Jeana dan Gareth
93
Bab 93 Season 2 part 17
94
Bab 94 Season 2 Part 18
95
Bab 95 Season 2 Part 19 Hadiah Reynaldi
96
Bab 96 Season 2 Part 20 Kemarahan Giordan
97
Bab 97 Season 2 Part 21 Kekesalan versi Nana & Kendra
98
Bab 98 Season 2 Part 22 Getaran Aneh
99
Bab 99 Season 2 Part 23 Pernikahan Grace & Reynaldi
100
Bab 100 Season 2 Part 24 Kedekatan Nana dan Kendra
101
Bab 101 Season 2 Part 25
102
Bab 102 Season 2 Part 26 Penerimaan Nana
103
Bab 103 Season 2 part 27 Kecelakaan Grace & Reynaldi
104
Bab 104 Season 2 Part 28 Koma
105
Bab 105 Season 2 Part 29 Permintaan Maaf Rey
106
Bab 106 Season 2 Part 30
107
Bab 107 Season 2 Part 31
108
Bab 108 Season 2 Part 32
109
Bab 109 Season 2 Part 33 Kelahiran penerus (Gareth & Jeana)
110
Bab 110 Season 2 Part 34
111
Bab 111 Season 2 part 35
112
Bab 112 Seadon 2 Part36 Pernikahan Nana dan Kendra
113
Bab 113 Season 2 Part 37
114
Bab 114 Season 2 part 38
115
Bab 115 Season 2 Part 39
116
Bab 116 Season 3 Tentang Grace dan kehidupannya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!