Kini Candra sudah sampai di rumah. Yang pertama dia lakukan adalah mengambil ponselnya karena buru-buru jadi ponselnya tertinggal di rumah.
Orang yang pertama Candra hubungi adalah Bu Darmi, mertuanya.
Setelah nada sambung ke empat Bu Darmi baru menjawab panggilan Candra.
"Halo selamat pagi Nak." jawab Bu Darmi dengan suara yang lembut.
"Selamat pagi Bu. Bu, cepat siap-siap sebentar lagi saya jemput." ucap Candra.
"Loh mau kemana?" tanya Bu Darmi.
Sebenarnya Candra ragu memberitahu Bu Darmi kalau Harum keguguran, karena tidak ingin membuat panik ibu mertuanya itu tapi karena dia juga butuh bantuan ibu mertuanya untuk menjaga Harum, yah terpaksa dia memberitahu ibu mertuanya itu.
"Harum keguguran Bu-"
"Apa? Keguguran? Kapan?" teriak Bu Darmi kaget.
"Barusan Bu, sekarang Harum ada di praktek bidan Desi. Bidan Desi bilang kita harus bawa Harum ke rumah sakit untuk USG sekalian cek darahnya." jawab Candra.
"Ibu siap-siap yah, biar Candra jemput." lanjut Candra.
"Gak usah kamu gak usah jemput Ibu kesini, makan waktu! Ibu bisa pergi sama Bapak, kita ketemuan di praktek bidan aja." tolak Bu Darmi.
"Oh ya sudah kalau begitu." balas Candra.
Panggilan pun berakhir.
Setelah panggilan berakhir Candra segera bergegas menyiapkan perlengkapan yang akan di bawa ke rumah sakit. Begiti juga dengan Bu Darmi yang juga langsung bersiap-siap.
💋💋💋
Pukul 09.00
Meninggalkan Candra yang sekarang sudah berada di rumah sakit di kota besar, di sekolah tempat Nina KKN semua guru-guru sekarang sedang membicarakan tentang kegugurannya Harum.
Namanya juga di desa, segala berita bisa dengan cepat tersebar dari mulut ke mulut dan sampai lah di sekolah tempat mahasiswa KKN.
Iya, istrinya Pak Candra yang kerja di kantor camat.
Kok bisa keguguran?
Kasihan banget yah, udah kehamilan pertamanya terpaksa di angkat sekarang hamil keduanya harus keguguran.
Mungkin karena istrinya Pak Candra kecapean makanya keguguran.
Seketika para guru-guru beralih profesi menjadi pakar kesehatan dan kandungan untuk mengomentari kegugurannya Harum.
Dan berita tentang Harum itu juga sampai di telinga Nina.
Begitu mendengar berita tentang Harum, Nina langsung menghubungi Harum untuk menanyakan kabar itu benar atau tidak tapi ponsel Harum tidak aktif. Karena Harum tidak bisa di hubungi, Nina pun menghubungi Candra, tapi Candra juga tak menjawab telepon Nina.
"Gimana Nin, Mbak Harum bisa di hubungi gak?" tanya Arsy.
"Gak bisa, hape nya gak aktif." jawab Nina.
"Pak Candra?" tanya Wulan.
"Gak di angkat. Mungkin mereka lagi sibuk." jawab Nina.
"Nanti istirahat kita ke rumahnya aja Nin, pinjam motor Ega." ajak Wulan.
"Boleh deh." jawab Nina.
Nina, Arsy dan Wulan pun bubar dan kembali ke kelas. Tapi baru juga mereka meninggalkan wc, tiba-tiba ponsel Nina berdering. Panggilan masuk dari Candra.
"Mas Candra... Mas Candra." ucap Nina.
"Cepetan angkat, cepetan angkat!" balas Arsy dan Wulan.
Mereka pun berhenti melangkah lalu cepat-cepat Nina menggeser tombol hijau di layar ponselnya.
"Halo Mas Candra." jawan Nina.
"Halo Nin, tadi Mas lihat kamu nelpon Mas. Ada apa Nin?" Tanya Candra.
"Iya Mas, Nina mau tanya apa bener Mbak Harum keguguran?" tanya Nina.
"Iya Nin. Sekarang Mbak mu ada di rumah sakit." jawab Candra.
"Astaga Mbak Harum, kasihannya." cicit Nina.
"Ya namanya belum rejeki Nin." balas Candra.
"Terus keadaan Mbak Harum gimana sekarang?" tanya Nina.
"Belum di periksa dokter, dokter kandungannya belum datang. Mungkin sebentar lagi dokternya datang." jawab Candra.
"Oh. Ya udah terus kabarin Nina yah Mas." balas Nina.
"Iya." jawab Candra.
Panggilan pun berakhir.
"Kasihan Mbak Harum." lirih Wulan.
"Semoga aja Mbak Harum baik-baik aja yah." sahut Arsy.
Mereka bertiga melanjutkan langkah mereka.
Kasihan Mas Candra, pasti Mas Candra kecewa banget karena Mbak Harum keguguran. gumam Nina dalam hati sambil berjalan.
💋💋💋
Bersambung...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 145 Episodes
Comments
Musniwati Elikibasmahulette
lancang
sempat mikir juga kamu ke arah situ
2023-10-08
0
☠ᵏᵋᶜᶟ🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🐝⃞⃟⃝𝕾𝕳ɳҽˢ⍣⃟ₛ♋
dih nina kog gitu pikiran nya
2023-09-16
0
neng ade
Harum terlalu sibuk bahkan filing nya aja diabaikan .. mungkin karena takut kecewa jadi ga buru2 periksakan ..
2023-09-13
1