Pukul 07.30
Sebelum berangkat ke warung, Harum mengurus Candra lebih dulu. Setelah Candra berangkat bekerja, barulah Harum pergi ke warung.
KRIIING... Ponsel Harum berdering.
Panggilan masuk dari Bu Darmi, Ibu Harum.
Melihat nama ibu-nya, cepat-cepat Harum mengangkat telepon ibu-nya.
"Halo Bu." jawab Harum.
"Kamu sudah di warung, Rum?" tanya Bu Darmi.
"Belum Bu, masih di rumah. Mas Candra belum berangkat kerja. Kenapa Bu?" jawab Harum lalu balik bertanya pada Bu Darmi.
"Kamu masih ingat Nina gak?" tanya Bu Darmi.
"Nina anaknya Bude Esti yang di Jebres?" tanya Harum balik.
Bude Esti adalah kakak sepupu Bu Darmi.
"Iya." jawab Bu Darmi.
"Kenapa dia?" tanya Harum.
"Dia katanya mau KKN disini." jawab Bu Darmi.
"Oh." balas Harum.
"Katanya nanti mereka tinggal di rumah kosong yang gak jauh dari kantor camat, tempat kerjanya Nak Candra." kata Bu Darmi lagi.
"Oh lumayan deket dong dari rumah Harum." balas Harum.
"Iya, makanya Bude Esti minta tolong sama Ibu sampein sama kamu tolong lihat-lihat dia kalau nanti Nina dateng. Kamu tau lah anak-anak KKN gimana, karena laki-laki perempuan tinggalnya bareng, takut bablas, apalagi rumah yang mereka tempati gak ada indung semang." balas Bu Darmi.
"Iya Bu, pastilah nanti Harum lihat, apalagi tempat tinggal mereka dekat sama tempat kerja nya Mas Candra udah pasti nanti Harum suruh Mas Candra pantau dia. Lagian kenapa gak tinggal di rumah Pak Kades atau pejabat setempat sih, kayak waktu Harum KKN dulu?"
"Ya mana Ibu tau Rum, katanya yang milihin tempat itu Pak Camat, karena mereka banyak yang KKN di sini."
"Oh memangnya berapa orang mahasiswa yang datang KKN
"Sekitar sepuluh orang. Katanya perempuan tujuh, laki-laki tiga." jawab Bu Darmi.
"Oh." balas Harum.
"Ya sudah, Ibu tutup yah teleponnya, jangan lupa kamu sampein sama Nak Candra." ucap Bu Darmi.
"Iya Bu." balas Harum.
Panggilan berakhir.
"Ibu?" tanya Candra setelah Harum meletakkan kembali ponselnya di atas meja makan. Sekarang Harum dan Candra sedang sarapan.
"Iya Mas." jawab Harum.
"Bilang apa?" tanya Candra.
"Sepupu aku, Nina, katanya mau KKN di sini." jawab Harum.
"Oh mahasiswa yang mau KKN itu salah satunya sepupu kamu toh." ucap Candra.
"Kamu tau Mas?" tanya Harum.
"Iya tau lah kan surat pemberitahuannya masuk minggu lalu." jawab Candra.
"Oh. Kamu nanti bantu pantau sepupu aku yah Mas." ucap Harum.
"Sepupu kamu aja aku gak tau yang mana Rum, udah di suruh mantau." balas Candra.
"Ya nanti kalau dia udah dateng aku kenalin lah Mas." balas Harum.
"Oh kirain." balas Candra.
💋💋💋
Satu minggu kemudian.
Hari ini hari Sabtu dan hari ini adalah hari kedatangan rombongan mahasiswa KKN, ada Nina juga dalam rombongan.
Mahasiswa perempuan datang dengan menggunakan mobil pick up yang juga membawa barang-barang mereka sedangkan mahasiswa laki-laki datang dengan menggunakan motor. Sebelum ke rumah tempat mereka tinggal selama KKN atau biasa di sebut dengan posko, rombongan KKN singgah dulu ke rumah Pak Camat. Setelah dari rumah Pak Camat mereka pun di antar ke posko bersama dengan Pak Camat dan istrinya.
Sesampainya di posko, sudah ada Harum, Candra dan Bu Darmi di sana. Harum sudah menyiapkan makan siang untuk rombongan KKN.
"Bulik." begitu turun dari mobil, Nina langsung berlari menghampiri Bu Darmi dan memeluknya.
"Astaga Nina, udah besar aja kamu. Perasaan waktu Bulik pergi ke rumah kamu, kamu masih SMP, lah sekarang udah KKN aja." ucap Bu Darmi.
"Ya iyalah Bulik, masa mau kecil mulu." jawab Nina sambil melepaskan pelukannya.
Kemudian Nina menoleh ke arah Harum yang berdiri tepat di samping Bu Darmi.
"Ini pasti Mbak Harum?" tebak Nina.
"Iya Nin. Mbak pikir kamu lupa sama Mbak." balas Harum lalu cepika cepiki dengan Nina.
"Hampir lupa Mbak, habisnya Mbak Harum sekarang cantik banget sih, wajahnya glowing, bodynya bagus berisi lagi." balas Nina.
"Bisa aja kamu." balas Harum.
"Oh iya kenalin ini suami Mbak." Harum memperkenalkan Nina pada Candra.
Nina menoleh ke arah Candra yang berdiri disamping Harum lalu menjulurkan tangannya untuk bersalaman dengan Nina dan disambut oleh Candra.
"Harum." Nina memperkenalkan dirinya.
"Candra." balas Candra.
Astaga suaminya Mbak Harum ganteng banget. gumam Nina dalam hati mengagumi fisik Candra.
Hush ngomong apa sih kamu Nin! Ingat suami orang itu! Suaminya Mbak mu sendiri lagi. Jadi gak boleh di kagumi! Kagumnya sama Refal Hady aja. gumam Nina lagi dalam hati menyadarkan dirinya sendiri.
💋💋💋
Bersambung...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 145 Episodes
Comments
Mamah Kekey
masih nyimak kk
2023-12-03
0
Akhmad Soimun
Ooooooooooooo
ini Yang CEwekkk yg karakternya gatelan iniii
pantesan mas Candra klepak klepekk
2023-09-14
0
Ayas Waty
awal jumpa kucing dikasih ikan asin
2023-09-07
0