"Eh guys, hari ini aku gak ikut gotong royong dulu yah." izin Nina pada teman-temannya yang sedang makan siang.
"Kenapa?" tanya Wulan.
"Ada urusan." jawab Nina.
"Urusan apa?" tanya Wulan.
"Mau ke rumah Bu Lik, Mbak Harum sakit katanya, badannya tiba-tiba panas." jawab Nina. Jahat sekali, kakak sepupunya sampai di bilang sakit demi bisa pergi menemui Candra.
"Kemaren kan udah sehat, kok bisa panas?" tanya Wulan.
"Ya gak tau, makanya aku mau ke rumah Bu Lik mau lihat keadaan Mbak Harum dulu." jawab Nina.
"Aku pergi yah guys. Semangat gotong royongnya." ucap Nina lalu buru-buru keluar dari posko dan tancap gas mengendarai motor Harum.
Sebelum ke rumah Candra, Nina singgah ke warung makan untuk membeli nasi bungkus untuk dirinya dan Candra. Tak lupa juga membeli tolak angin dan koyo untuk Candra.
💋💋💋
Sampailah Nina di rumah Candra.
Tok... Tok... Tok...
Nina mengetuk pintu rumah.
Di dalam kamar, Candra yang sedang rebahan dengan malasnya beranjak dari tempat tidur untuk membuka pintu.
"Siapa sih yang dateng!" gerutu Candra sambil berjalan menuju pintu.
Sebelum membuka pintu, Candra mengintip dari jendela terlebih dulu.
"Nina." cicit Candra lalu membuka pintu.
Ceklek.
"Kamu ngapain kesini Nin? Bukannya kamu sama temen-temen mu mau ngecat pagar jembatan?" tanya Candra.
"Nina mau anter makan siang untuk Mas Candra sama tolak angin." jawab Nina lalu nyelonong masuk kedalam rumah.
"Harusnya kamu gak usah beliin Mas makan siang Nin, Mas bisa beli sendiri kok." ucap Candra sambil mengekori Nina yang berjalan ke dapur.
"Belinya nunggu asam lambung Mas naik, gitu? Yang tadinya Mas cuma masuk angin, gara-gara telat makan jadi penyakit yang lain yang muncul." balas Nina.
"Kamu bawel juga yah ternyata." balas Candra.
Nina mengambil piring untuk wadah nasi bungkus, setelah itu mengambil gelas dan mengisi air minum untuk Candra dan dirinya lalu meletakkannya ke meja makan.
"Udah sini Mas, makan." ucap Nina.
Candra pun menarik kursi makan lalu duduk disana dan diikuti Nina yang duduk di kursi makan di sebelah Candra.
"Kamu belum makan siang juga?" tanya Candra saat melihat nasi bungkus Nina.
"Iya Mas." jawab Nina.
"Ya udah cepet makan, terus balik ke posko, kegiatan mu banyak." perintah Candra.
Sambil melahap makanannya, Nina menggelengkan kepalanya.
"Aku udah izin sama temen-temen hari ini gak ikut kegiatan." ucap Nina.
"Loh kok gitu?" tanya Candra.
"Ya lagi malas aja." jawab Nina. Padahal alasan sebenarnya karena dia ingin menemani Candra di rumah.
"Nanti berkurang loh poin mu." balas Candra.
"Berkurang dikit gak ngaruh lah Mas." jawab Nina.
Candra hanya geleng-geleng kepala mendengar jawaban Nina.
Selesai makan, Candra pindah ke ruang tengah lalu tak lama Nina datang dengan membawa tolak angin dan segelas air hangat untuk Candra.
"Ini Mas, diminum tolak anginnya." ucap Nina sambil menyodorkan tolak angin dan segelas air hangat ke hadapan Candra.
"Makasih." Candra mengambil tolak angin dan gelas dari tangan Nina.
"Nina cuci piring dulu yah Mas." ucap Nina.
"Gak usah Nin, nanti Mas aja yang cuci piring." jawab Candra.
"Gak pa-pa Mas, piringnya dikit kok. Mas istirahat aja." balas Nina lalu berjalan ke dapur untuk mencuci piring dan area dapur yang kotor.
Saat sedang membersihkan dapur, Nina melihat keranjang pakaian kotor di pojokan dekat kamar mandi. Isi keranjang pakaian kotor sudah penuh.
"Mas..." panggil Nina.
"Apa?" jawab Candra dari ruang tengah.
"Nina cuciin juga yah pakaian kotornya." ucap Nina.
Mendengar itu Candra berdiri dari duduknya lalu menyusul Nina ke dapur.
"Gak usah Nin, nanti Mas aja." tolak Candra.
"Gak pa-pa Mas, pake mesin cuci ini. Dari pada makin banyak nanti pakaian kotornya." jawab Nina.
"Tapi masalahnya-"
"Pakaian da.lam? Gak pa-pa Mas, Nina biasa kok nyuci pakaian da.lam bapak dan ibu Nina." potong Nina.
"Tapi-"
"Udah gak pa-pa." potong Nina lagi lalu mengambil keranjang pakaian kotor lalu membawanya masuk ke kamar mandi dimana mesin cuci ada disana.
Candra pun pasrah dan membiarkan Nina mencuci pakaian kotor termasuk pakaian da.lamnya dan Harum yang ada di keranjang pakaian kotor.
💋💋💋
Bersambung...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 145 Episodes
Comments
GOD BLESS
hati hati noh setan datang candra. usir aj tuh si nina
2023-10-21
1
Musniwati Elikibasmahulette
lancang juga ni jalang
2023-10-07
0
Hanik Mukarramah
iya bongkar aja pak b. darmi pasti ngebela anaknya jangan menyimpan bangkai biar gak tambah busuk
2023-10-06
0