PLLAAAK
Tamparan yang sangat keras mendarat tepat di pipi salah satu Dosen yang masih di bilang cukup muda .
Hal itu membuat kaget Kyla , Zoya dan juga
Nafiza . Dan pastinya yang sangat kaget adalah Dosen itu sendiri .
"Kurang ajar kamu ."Bentak Dosen itu .
"Yang kurang ajar itu anda sendiri , bisa bisa anda melakukan hal seperti itu ke salah satu mahasiswa di kampus ini ."Ucap Andin yang membuat ketiga temannya tak mengerti apa yang di maksud Andin .
Karena mereka tidak melihat saat Dosen yang di tampar oleh Andin sudah melakukan satu hal yang tidak pantas pada mahasiswa yang kini hanya menunduk di depan Andin.
"Maksud kamu apa ? Dasar kurang ajar kamu mau saya keluarkan ."Ucap Dosen itu .
"Coba saja kalau bisa lalu setelah itu kita lihat siapa yang akan di keluarkan dari kampus ini saya atau anda Dosen cabul ."Tantang Andin.
Andin pun pergi sambil menarik mahasiswa yang tadi di lecehkan oleh Dosen itu yang pastinya di ikuti oleh ketiga temannya itu .
Mereka duduk di tempat yang sepi . Andin memberikan sebotol minuman pada mahasiswa itu dan memberikan beberapa waktu untuknya agar bisa tenang .
"Siapa nama mu ?."Tanya Andin .
"Wulan ."Jawabnya .
"Sudah berapa lama kamu di perlakukan seperti itu ?."Tanya Andin kembali .
"Sudah beberapa bulan terakhir ."Jawab Wulan lirih .
"Lalu kenapa kamu tidak berusaha untuk melawan atau melaporkannya ."Ucap Andin kembali pada Wulan .
"Aku sudah berusaha melawan , aku juga sudah melaporkannya tapi tidak ada yang berhasil . Malah aku yang terancam di keluarkan dari kampus ini dan bahkan akan di masukan penjara atas tuduhan pencemaran nama baik ."Jelas Wulan .
"Kalau sampai itu terjadi aku tidak tahu harus bagaimana lagi , aku takut ."Sambung Wulan .
"Baiklah aku percaya pada mu dan aku pastikan ini adalah kali terakhir dia melakukan itu pada mu dan kali terakhir pula dia ada di kampus ini ." Ucap Andin dengan penuh percaya diri .
"Andin kalau ngomong tuh yang benar jangan PHP in anak orang , kan kasihan Wulan ."Ucap Nafiza .
"Siapa juga yang PHP , lagian ini tuh gak bisa di biarin begitu aja . Kalau sampai ini di biarin terus yang ada korbannya akan semakin banyak dan bisa saja korbannya itu salah satu dari kalian ."Jawab Andin .
"Ihh aku gak mau ."Saut Zoya . "Tapi Din itu kan gak mudah tadi kamu dengarkan sendiri kan apa kata Wulan , Wulan saja yang sebagi korban tidak di dengar apa lagi kita ."Sambung Zoya .
"Kita lihat saja nanti ."Ucap Andin yang bangkit dari duduknya .
Akhirnya mereka pun pergi menuju kelas mereka begitu pun dengan Wulan Karena sebentar lagi mata kuliah akan di mulai .
Saat tengah fokus membahas mata kuliah
tiba tiba saja nama Andin di panggil melalui pengeras suara dan di pinta untuk datang ke ruangan Dekan .
"Ya ampun Din , kayak ini ada hubungannya sama masalah Wulan dan Dosen itu deh ."Ucap Zoya yang berbisik pada Andin .
"Iya Din gimana dong ."Saut Kyla .
"Udah kalian tentang aja , aku pergi dulu ya ."Ucap Andin .
Andin pun keluar dari kelas dan pergi menuju ruangan Dekan . Saat Andin sampai di ruangan Dekan , Andin pun mengetuk pintu dan langsung masuk kedalam .
Dan sesuai dugaan Andin dalam ruangan Dekan sudah ada Wulan dan juga Dosen itu .
"Permisi Pak nama saya Andin , apa Bapak mencari saya ."Ucap Andin.
"Iya benar , silahkan duduk Andin. "Ucap Dekan .
Setelah semuanya duduk Dekan pun mulai menjelaskan pada Andin kenapa dia di panggil . Dan Dekan menegaskan kalau Andin sudah melakukan tindak kekerasan pada seorang Dosen dan itu sangat fatal karena tindakan itu bisa membuat mahasiswa yang lain menirunya dan karena itu Andin akan di keluarkan dari kampus .
"Sekarang saya akan memanggil orang tua atau wali kamu untuk datang dan menjelaskan kenapa kamu di keluarkan dari kampus ."Ucap Dekan .
"Tapi Pak seharusnya Bapak bertanya kepada saya terlebih dahulu apa alasan saya sehingga saya dengan begitu lancang menampar seorang Dosen ."Ucap Andin .
"Bagaimana pun juga Bapak harus mendengarkan dua belah pihak terlebih dahulu sebelum Bapak mengambil keputusan ."Sambung Andin .
"Apa yang kamu katakan memang benar Andin ." Ucap Dekan ." Baiklah kalau begitu sekarang kamu jelas kenapa kamu menampar seorang Dosen ?."Sambung Dekan .
"Karena saya melihat dengan kedua mata saya sendiri kalau Dosen itu tengah berbuat sesuatu yang sangat tidak terpuji dan sangat tidak pantas pada salah satu mahasiswa yang tak lain adalah Wulan ."Ucap Andin .
"Maksud kamu apa Andin ?."Tanya Dekan .
"Dosen itu telah melecehkan Wulan dan itu bukan sekali dua kali ."Jawab Andin .
"Jangan asal bicara kamu ! Apa buktinya kalau saya sudah melakukan itu pada Wulan ."Ucap sang Dosen yang sudah terpancing .
"Wulan ada di sini , kenapa tidak tanyakan saja sendiri padanya ."Ucap Andin .
"Apakah yang di katakan oleh Andin itu benar Wulan ?."Tanya Dekan .
Wulan hanya diam tak menjawab pertanyaan Dekan , Andin pun mengerti kalau Wulan pasti takut karena ancaman dari Dosennya itu apa lagi Wulan tidak yakin kalau Dekan akan mempercayainya karena sebelumnya juga seperti itu .
Andin yang melihat Wulan hanya diam pun langsung memutar rekaman suara Wulan saat mengakui kalau dia sudah sering di lecehkan oleh Dosennya itu beberapa bulan belakangan ini .
Semua orang yang kebetulan ada di ruangan Dekan pun sangat terkejut .
BRRUUGG
"Kurang ajar beraninya kamu , saya akan melaporkan kamu ke polisi atas tuduhan pencemaran nama baik ."Ucap sang Dosen yang sudah sangat marah karena malu .
Dosen itu pun langsung mengeluarkan handphone untuk memanggil polisi . Tidak ada yang berani menghentikan Dosen itu untuk memanggil polisi karena Dosen itu adalah salah satu orang yang memiliki saham di kampus ini .
Sedangkan Andin hanya diam dan melihat apa yang akan di lakukan nya .
Andin juga tahu siapa Dosennya itu karena Andin pernah memeriksa laporan tentang perusahaan Dosennya itu .
Namun tidak dengan Dosen itu yang tidak mengetahui siapa Andin sebenarnya .
"Andin sebaiknya kamu meminta maaf Din , aku gak mau gara gara aku kamu sampai di keluarkan dari kampus bahkan di penjara ."Ucap Wulan .
"Kamu tenang saja Wulan semuanya akan baik baik saja ."Ucap Andin untuk menenangkan Wulan .
Tak lama polisi pun datang . Karena berpapasan dengan jam mata kuliah pertama selesai hingga para mahasiswa pun berbondong bondong ke arah ruangan Dekan untuk melihat apa yang terjadi begitu pula dengan Kyla , Zoya dan Nafiza .
Mereka jalan terburu buru hingga akhirnya mereka bertabrakan dengan beberapa orang .
"Punya mata gak si ."Ucap orang itu yang ternyata adalah Dhafin .
"Maaf , kita lagi buru buru."Ucap Kyla .
"Andin mana kenapa dia gak sama kalian ?."Tanya Dhafin .
"Itu dia kita buru buru mau liat Andin yang dari tadi di ruang Dekan , kita khawatir sama dia , apa lagi tadi kita lihat ada polisi datang ." Jawab Zoya .
Tanpa bertanya apa pun lagi Dhafin langsung berlari menuju ruang Dekan untuk melihat keadaan Andin .
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 110 Episodes
Comments
Wanti Yo
maraton baca nih... seru abis sih👍👍👍
2021-09-21
0
Yeyen Dhevan
bkaln kebongkar nih si andinnn
2021-09-18
0
HNF G
seru nih.....sultan dilawan
2021-08-07
0