"*Berjanjilah kamu akan setia menunggu ku dah berjanjilah bahwa tidak akan ada pria lain yang mengisi hatimu selain diriku. "
"Iya aku berjanji. "
"Baguslah, aku pun berjanji padamu Aku akan segera datang dan menikahimu kelak , agar kita bisa hidup berdua selamanya. "
"Iya , akan aku pastikan aku setia menunggumu. dan berjanjilah satu hal padaku jangan pernah buka hatimu dan memberikan kesempatan pada wanita lain untuk memasukinya selain diriku. "
"aku berjanji padamu. "
Satu ciuman mesra pun mendarat tepat di kening* .
Andi membuka matanya saat sinar matahari masuk ke dalam kamarnya. Andin duduk di tempat tidurnya dan meneteskan air matanya saat teringat mimpinya tadi , mimpi yang kerap datang padanya sejak lama.
"Siapakah dirimu? Kenapa kamu selalu datang dalam mimpiku dan membuat janji itu bersamaku tampa kamu memberi tahu siapa dirimu sebenarnya. " Batin Andin .
Ceklek
"Sayang kamu sudah bangun ?. "Ucap Azahra yang masuk ke dalam kamar Andin.
"Iya Mah ." Jawab Andin dengan suara khas orang menangis.
"Kamu menangis sayang . "Ucap Azzahra yang kini sudah duduk di hadapan Andin dan memegang wajah Andin agar Azzahra bisa melihat wajah Andin dengan jelas.
"Ada apa ? Katakan pada Mamah ." Ucap Azahra .
Aden pun langsung memeluk Azzahra dengan erat yang membuat Azzahra menjadi bingung apa yang terjadi pada putrinya itu.
Delon yang kebetulan lewat di depan kamar Andin pun masuk saat melihat Andin dan Azzahra berpelukan dengan sangat erat, terlebih lagi saat melihat wajah Azzahra seperti orang yang kebingungan.
"Ada apa ?." Tanya Delon. Azzahra pun hanya menggelengkan kepalanya.
Delon duduk di dekat Andin dan mengelus kepala Putri kesayangannya itu.
"Ada apa sayang coba katakan pada Papah. "Ucap Delon .
Andin pun kini beralih memeluk Delon. Andin memang sangat dekat dengan Delon dari pada Azzahra mungkin karena Delon begitu sayang pada Putri satu-satunya itu sehingga Delon lebih sering memperhatikan Andin dari pada Andra . Namun tetap dengan porsi yang tepat agar tidak ada rasa iri diantara kedua anaknya itu.
"Aku gak papa kok Pah , aku hanya merasa sedih karena aku akan berpisah dengan Kak Andra . Papah kan tahu sendiri aku sangat dekat dengan Kak Andra , bahkan dalam rahim Mamah saja kita berdua ."Ucap Andin.
"Sudahlah sayang kamu jangan sedih , kalau memang kamu mau bersama Kak Andra kamu boleh kok kuliah di Paris juga bareng Kak Andra ."Jawab Delon .
"Gak Pah Andin mau di sini aja ."Jawab Andin .
"Ya sudah kalau begitu Andin gak boleh sedih lagi dong , nanti Kak Andra tambah berat loh ninggalin kamu . Secarakan kamu itu adik kembar kesayangannya Kak Andra ."Ucap Azzahra . Andin pun hanya mengangguk .
"Ya sudah sekarang kamu siap siap dulu gih , sebentar lagi kita akan mengantar Kak Andra ke bandara ." Ucap Azzahra .
"Iya Mah ." ucap Andin .
Azahra dan Delon pun pergi dari kamar Andin . Sebenarnya Andin tidak bermaksud untuk berbohong dan tidak ingin menceraikan tentang mimpinya pada Orang tuanya , hanya saja Andin tidak ingin membuat orang tuanya khawatir .
Andin pun pergi bersiap siap . Setelah sekitar dua puluh menit Andin pun turun dari kamarnya dan menghampiri orang tuanya dan juga Andra .
"Ayo sayang kita sarapan dulu ." Ucap Azzahra pada Andin.
"Iya Mah ." Jawab Andin.
Meraka pun menikmati sarapan mereka dengan tenang . Dan saat semuanya sudah selesai mereka langsung bersiap untuk pergi ke bandara .
Waktu yang mereka tempuh untuk sampai di bandara sekitar satu jam .
Dan kini saatnya Andra untuk berangkat ke Paris bersama dengan Delon , karena Delon perlu memastikan semuanya baik terlebih dahulu sebelum melepas anaknya seorang diri di Paris .
"Mah Andra pergi dulu ya ."Pamit Andra pada Azahra .
"Iya sayang hati hati ya ."Ucap Azahra sambil memeluk putranya itu .
"Andin Kak Andra pergi dulu ya , jaga diri kamu baik baik . Dan nanti kamu harus berhati hati saat di kampus kamu tahukan ketampanan aku seperti apa ."Ucap Andra .
"Memangnya apa hubungannya dengan ketampanan Kak Andra ." Ucap Andin .
"Tentu saja ada hubungannya , kamu ini saudara kembar ku jadi otomatis wajah kita sama kamu tahu itu kan . Kalau aku saja setampan ini jadi kamu pun sangat cantik karena mempunyai wajah seperti ku . Ah kamu ini begitu saja masa harus aku jelaskan ." Jelas Andra sedangkan Andin hanya tersenyum mendengar ocehan dari Andra .
"Dan ingat satu hal jangan buka hati mu untuk sebarang pria nanti ." Sambung Andra .
"Iya iya aku tahu , jadi Kak Andra tenang saja ." Ucap Andin .
"Sudah Andra ayo kita harus cepat ."Ucap Delon .
"Sayang Papah pergi antar Kak Andra dulu ya , nanti Papah akan melihat keadaan mu saat Papah sudah kembali ."Ucap Delon yang kemudian mengecup kening Andin .
"Iya , Papah hati hati ya ."Ucap Andin , Delon pun hanya mengangguk .
Delon dan Andra pun akhirnya langsung berangkat menuju Paris . Sedangkan Azzahra dan Andin langsung pergi karena hati ini Andin pun harus masuk kampus .
Saat dalam perjalanan Azahra melihat ke arah Andin yang sedang melamun sambil melihat ke luar jendela .
Azahra pun mengerti apa yang saat ini di rasakan oleh Andin .
Azahra jadi teringat saat di mana Andin jatuh di tangga karena mendengar Raka yang mengalami kecelakan di London , dan mungkin sudah takdir mereka harus sama sama kehilangan ingatan mereka .
Walau sudah berapa kali di ceritakan tentang satu sama lain tapi mereka sama sama tidak bisa mengingatnya . Karena itu Delon ,Azahra dan Anderson memutuskan untuk tidak menceritakan tentang Andin dan Raka pada keduanya karena itu hanya akan menimbulkan rasa sakit untuk mereka .
"Mah , Mamah ."Panggil Andin saat sudah sampai di kediamannya .
"Iya sayang ."Jawab Azahra .
"Kita sudah sampai ."Ucap Andin .
"Oh iya , ya sudah ayo kita masuk . Setelah itu kita langsung bereskan barang barang mu yang akan kamu bawa nanti ."Ucap Azahra .
"Iya Mah ."Saut Andin .
Mereka pun langsung masuk kedalam rumah , Andin langsung naik kedalam kamarnya untuk membereskan barang-barangnya .
Sedangkan Azahra menyuruh orang untuk menyiapkan kendaraan yang akan di pakai oleh Andin setiap harinya nanti .
Andin pernah mengatakan kalau Andin akan menggunakan sepeda motor untuk pulang pergi ke kampus atau kemana pun .
Karena itu Azahra meminta orang untuk menyiapkannya , dan tidak lupa Azahra pun meminta orang kepercayaan untuk memasang alat pelacak , kamera tersembunyi atau pun penyadap suara sesuai keinginan dari Delon .
Tak lama Andin turun dengan salah satu pelayan di belakangnya yang membawa barang milik Andin .
"Kamu sudah siap sayang ?."Tanya Azahra .
"Udah Mah , nanti kita ke rumah sewa ku dulu ya Mah , aku mau menyimpan barang barang ku dulu , abis itu baru kita ke kampus ." Ucap Andin .
"Iya , oh ya nanti motor yang akan kamu pakai akan di antar ke kampus saja ya , sekarang kamu akan di antar Mamah dulu . Karena Mamah harus lihat rumah yang kamu sewa dan lingkungannya ." Ucap Azahra.
"Memangnya kenapa Mah ?."Tanya Andin .
"Ya karena Mamah tidak mau Papah mu marah marah sama Mamah nantinya kalau sampai tidak memastikan tempat mu dengan baik dulu ."Jawab Azahra dan Andin pun hanya mengangguk .
Mereka pun langsung berangkat karena hari sudah semakin siang dan di dalam perjalanan Azahra terus menerus memberi arahan pada Andin sedangkan Andin hanya diam menyimak Mamahnya yang sedang mengoceh itu .
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 110 Episodes
Comments
Larina
Aku ikut bertanya-tanya.....siapa, dan mengapa dia datang dalam mimpi.
selalu dan selalu
2022-01-23
0
Esti Denok
semangat
2021-10-24
0
maura shi
yaaaah.... ank org kaya kok ngampus naek motor,mobil donk thor
2021-10-23
1