Setelah selesai makan mereka tidak langsung pergi tapi mengobrol terlebih dahulu di kantin .
"Andin Lo tau nggak ?." Tanya Kyla pada Andin .
"Apa ?." Tanya Andin kembali .
"Lo itu banyak diomongin tahu di kampus ini apa lagi sama senior-senior ." Ucap Kyla .
"Loh kok bisa, memangnya gue salah apa ?. "Tanya Andin yang tidak tahu apa apa .
"Salah lo itu terlalu cantik Andin. "Saut Zoya.
"Hah masa sih, padahal kalian lebih cantik dari aku loh , kok nggak diomongin ." Ucap Andin .
"ngarang lo Din, mana ada kita cantik yang ada burik. "Ucap Nafiza.
Yang kemudian tertawa dengan ucapannya sendiri.
"Eh gue rasa kita cocok deh , kita teman aja yuk. "Usul Kyla.
"Bener tuh. Eh habis dari kampus kalian mau ke mana ?. "Tanya Zoya.
"Kalau gue sih nggak kemana-mana. "Jawab Kyla.
"Sama gue juga. "Saut Nafiza .
" Kalau lo gimana Din ?." Tanya Zoya .
"Gak kemana-mana sih, emangnya kenapa ?. "Tanya Andin.
"Kita jalan yuk ." Ajak Zoya .
" Boleh tuh ." Ucap kompak Kyla dan Nafiza .
"Boleh si , tapi gue gak bawa kendaraan ." Ucap Andin .
"Ah itu si gampang kan ada mobil gue , Lo bisa nebeng sama gue , tenang aja gratis kok ." Saut Zoya .
"Bener tuh , ikut ya Din ." Bujuk Kyla.
"Ok ." Jawab Andin .
Tampa mereka sadari ada sepasang mata yang sedari tadi terus melihat kearah mereka tepatnya melihat pada Andin.
Dan sepasang mata itu adalah milik pria tampan yang bernama Dhafin.
"Cantik ." Batin Dhafin sambil terus melihat ke arah Andin .
"Gue harus jadiin dia cewek gue ." Ucap Dhafin .
Waktu pun cepat berlalu dan kini saatnya para mahasiswa untuk pulang. Sedangkan Andin pergi bersama dengan teman-teman barunya ke salah satu cafe.
Mereka menghabiskan waktu mereka di sana dengan canda dan tawa. Andin melihat kearah luar jendela dan saat itu Andin pun melihat sebuah toko permen . Tiba-tiba saja Andin teringat kalau dia pernah diberikan permen lolipop berbentuk hati , akan tetapi lagi-lagi Andin tidak tahu siapa yang memberikannya.
Andin memegang kepalanya yang terasa sakit.
"Andin lo kenapa ?. "Tanya Zoya yang merasa khawatir pada Andin.
"Gue nggak papa kok cuman pusing aja sedikit. "Ucap Andin.
"Lo yakin ?."Tanya Kyla .Andin pun mengangguk .
Mereka pun akhirnya melanjutkan obrolan dan candaan mereka sampai tak terasa hari semakin sore dan mereka akhirnya memutuskan untuk pulang . Karena Andin tidak membawa kendaraan Zoya pun mengantarkan Andin pulang karena kebetulan searah.
Zoya mengantarkan Andin sampai di depan gang karena mobil tidak bisa masuk.
"Rumah lo yang mana ?. "Tanya Zoya.
"Di dalam gang sana dan itu juga bukan rumah gue karena gue hanya menyewanya. "Jawab Andin.
"Boleh nggak kalau gue mampir bentar sekalian biar gue tahu jadi gampang kalau mau main ke rumah lo. "Ucap Zoya .
"Boleh , ayo. "Jawab Andin.
Zoya pun mengikuti Andin sampai di depan rumah sewa Andin . Zoya masuk ke dalam rumah Andin yang sudah tertata rapih, Andin tahu pasti Mamahnya lah yang melakukannya dan Andin yakin kalau rumah itu pun pasti sudah di sewa dalam jangka waktu yang sangat lama oleh Mamahnya itu .
"Wow gila walau pun kecil tapi menurut gue nyaman banget loh rumah sewa Lo ini "Ucap Zoya.
"Ya begitulah. "Ucap Andin.
"Udah mau gelap gue langsung balik aja ya , gue cuma sekedar pengen tau aja rumah lo biar gampang nanti kalau main ke rumah lo. "Ucap Zoya .
"Iya , hati-hati ya. "Ucap andin.
"Oh ya besok gue jemput lo ya Din. "Ucap Zoya .
"Kayaknya nggak usah deh, besok gue udah mulai bawa motor sendiri. "Jawab Andin.
"Oh gitu , ya udah gue balik ya. "Ucap Zoya.
"Iya , dah ." Ucap Andin .
Setelah Zoya pergi Andin pun langsung menutup pintu lalu berbalik. Dan saat Andin berbalik , Andin langsung berteriak histeris karena terkejut.
"Aaaaaa."
"Andin, kamu kenapa berteriak seperti itu ?. "Ucap Azzahra.
"Mamah , ya ampun Mamah ngapain sih pakai baju putih rambut diurai dan pakai masker jam segini ?. "Ucap Andin yang kaget saat melihat Azzahra." lagian Mamah ngapain coba di sini. "sambung Andin.
"Habis Mamah bosen di rumah sendirian jadi ya udah Mamah maskeran aja di sini sambil nungguin Andin pulang. "Jawab Azzahra.
"Oh iya bagaimana tadi di kampusnya seru nggak ? Udah punya teman baru ya. "Sambung Azzahra.
"Udah dong, tadi Andin baru aja habis jalan sama mereka. "Jawab Andin.
"Yang tadi antar kamu pulang ya ?. "Tanya Azahra , Andin pun mengangguk.
Andin menceritakan semuanya pada Azahra bagaimana hari pertamanya di kampus. Azzahra pun dengan senang hati mendengarkan Andin layaknya seorang teman yang sedang mendengarkan teman lainnya yang tengah curhat.
Azzahra merekam semua percakapannya dengan Andin agar Azzahra bisa memberi tahu Delon.
Tak terasa malam pun semakin larut, setelah makan malam Andin dan Azzahra pun tertidur agar besok mereka bisa menjalani hari mereka dalam keadaan yang bugar.
_
Sedangkan di tempat lain seorang pria tampan tengah menulis setiap potongan potongan ingatan yang kadang muncul dalam ingatannya.
Pria itupun berjalan ke arah jendela dan menatap pemandangan di luar sana.
"Ke mana aku harus pergi mencari dirimu. "Ucap pria yang bernama Ayden.
"Kak." Panggil Farhan .
Ayden pun menengok ke arah Farhan, Ayden berjalan mendekat dan duduk disamping Farhan.
"Kakak sedang memikirkan apa ? . "Tanya Farhan.
"Memikirkan seseorang yang ingin sekali ku ingat. "Jawab Ayden. " Farhan bisakah kamu menceritakan semuanya padaku tentang dia ?. "Sambung Ayden .
"Bisa saja kak, tapi aku takut Kakak nanti akan merasa kesakitan lagi seperti dulu karena Kakak berusaha untuk mengingatnya tapi Kakak tidak berhasil. "Jelas Farhan.
"Begini saja kamu dengarkan dan ingat saja apa yang dikatakan oleh Farhan, tapi kamu jangan berusaha mengingatnya di pikiranmu. Kamu percaya pada Farhan kan ?. "Ucap Anderson yang tiba-tiba masuk ke dalam kamar Ayden.
"Setelah itu kamu mau bagaimana Ayah akan mendukungmu. "Sambung Anderson.
"Iya aku setuju. Farhan ayo ceritakan semuanya pada ku kembali !. "Ucap Ayden.
"Baiklah ." Jawab Farhan .
Farhan pun menceritakan semuanya secara detail dan tidak ada yang terlewatkan sedikitpun.Tentang pelarian mereka saat mereka masih kecil dan bertemu dengan Arya dan Tasya, hingga masuk dalam keluarga Delon Azzahra dan akhirnya mereka bertemu dengan Andin Andra. setelah itu Farhan pun menceritakan tentang Raka dan Andin.
Saat Farhan menceritakan tentang Raka dan Andin potongan-potongan memori Ayden seperti terpecahkan.
"Berarti maksudmu Raka adalah aku , dan orang yang selama ini aku ingin ingat dan orang yang membuat janji dengan ku dia adalah seorang wanita yang bernama Andin ?. "Tanya Ayden.
" Benar Kak ." Jawab Farhan .
"Di mana dia sekarang ?." Tanya Ayden kembali.
"Indonesia." Jawab Farhan .
"Seperti apa dia sekarang ." Ucap Ayden.
"Ini lihatlah ." ucap Anderson yang menyerahkan handphonenya pada Ayden. Ayden pun mengambil handphone milik Anderson, Ayden melihat foto seorang wanita cantik yang tengah bermain ayunan.
"Dia adalah Andin wanita yang selama ini kamu cari. "Ucap Anderson.
" Apakah dia menungguku ?." Tanya Ayden .
"Dia selalu menunggumu walaupun dia tidak ingat siapa dirimu ." Jawab Anderson .
"Maksud Ayah dia melupakan ku ,tapi tidak dengan janjiku . Tapi bagaimana bisa ?." Tanya Ayden .
"Bukan melupakan yang seperti kamu pikir , tapi dia sama seperti dirimu saat ini . Karena saat kamu mengalami kecelakaan kamu tengah berbicara dengan Andin , dan saat Andin tahu kalau kamu kecelakan Andin berlari ingin menemui orang tuanya . Namun karena terlalu panik Andin pun tidak berhati hati hingga akhirnya membuat dia terjatuh dari tangga dan kehilangan ingatannya ." Jelas Anderson .
"Dan seperti yang kamu bilang , dia mengingat janji kalian untuk bersama walau pun dia sendiri tidak tahu dengan siapa dia membuat janji." Sambung Anderson .
"Ayah boleh aku meminta Foto ini ." Ucap Ayden.
"Tentu saja ." Jawab Anderson .
"Dan ini Kak , ini foto kita dulu saat bersama dengan Kak Andra dan Kak Andin ." Ucap Farhan yang memberikan selembar foto Ayden .
"Sudah larut sebaiknya kita beristirahat . Farhan ayo kita kembali ke kamar kita biarkan Kakak mu beristirahat juga ." Ucap Anderson .
Farhan dan Anderson pun kembali ke kamar mereka . Sedangkan saat ini Ayden tengah menatap foto Andin yang ada handphone nya kini , tanpa Ayden sadari bahwa dirinya tersenyum setelah sekian lama .
"Andin ."Ucap Ayden .
"Walau pun aku belum mengingatmu , tapi aku akan tetep datang sesuai janjiku padamu ." Ucap Ayden yang langsung membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur sambil memeluk handphone nya di mana ada foto Andin di dalamnya .
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 110 Episodes
Comments
Larina
Cinta Amnesia
Atau
Amnesia Cinta
Thor......sad banget, bukan melupakan Cinta, tapi tidak ingat Cinta nya. Dan pasti selalu menyiksa pikiran nya.
Aku sedih Thor
2022-01-29
0
Balgis Febrizha Al-Amrie
dalam setiap novel,pasti selalu ada kalimat "tanpa merek sadari ada seseorang yg mendengar,mengintai,melihat" 😅😅 plus adegan "bruuk" tabrakan tnp sengaja
2022-01-13
0
Nur Aliya
seruu
2022-01-03
0