Vanessa terbangun saat mencium aroma masakan memenuhi indera penciumannya.
"Wangi banget!!!",ucap Vanessa segera bangun dan mencuci wajahnya di kamar mandi.
Karena tidak mungkin Dia mandi di sini,baju dan semua kebutuhannya tidak ada di sini.Selesai mencuci wajahnya Vanessa berjalan keluar kamar dia memilih menuju dapur melihat siapa yang masak pagi ini.
"Eh Non Vanessa sudah bangun??",ucap Bik Tum.
Bik Tum tahu Vanessa karena Vanessa lah yang membawa nya bekerja di rumah ini.
"Sudah Bik!!Bibik masak apa???wangi banget sampai ke cium loh ke kamar",seloroh Vanessa.
"Oh ini Non,tadi Den Jhosua minta di bikinin nasi goreng cumi",jawab Bik Tum tersenyum.
"Jhosua nya sudah bangun Bik???",tanya Vanessa melihat ke seliling rumah.
"Sudah Non,tapi sekarang lagi olahraga lari keliling komplek!!!
"Oh ya,Den Jhosua juga nitip ini sama Bibik buat di kasih ke Non kalau sudah bangun!!!",ucap Bik Tum memberikan paper bag kepada Vanessa.
Vanessa melihat isi paper bag tersebut yang ternyata berisi pakaian ganti untuknya.
"Jhosua yang siapin ini semua Bik???",tanya Vanessa tak percaya.
"Ho oh Non!!!",balasnya tersenyum.
"Makasih ya Bik,kalau gitu Aku mau bersih-bersih dulu!!!",ucap Vanessa yang di angguki oleh Bik Tum.
Vanessa mengeluarkan semua isi paper bag tersebut,matanya membulat seketika dengan benda yang di pegang nya.
"What???dari mana Dia tahu semua ini????Kenapa ukurannya bisa pas gini???",Vanessa kaget karena ukuran dalaman yang di sediakan Jhosua sama dengan ukuran yang di pakainya.
"Aaa Jhosua !!!!!", pekiknya dengan wajah memerah,malu karena ukuran miliknya tidak terlalu besar tapi juga tidak terlalu kecil juga menurutnya.
Jhosua yang baru pulang joging tidak sengaja mendengar pekikan Vanessa membuatnya menyunggingkan senyum.
Vanessa segera mandi dan berganti pakaian.
"Bagus juga selera nya",gumam Vanessa melihat pantulan dirinya di cermin.
Celana jeans biru navy dengan kaos oversize hitam dengan lengan 3/4 pilihan Jhosua.Rambutnya dibiarkan terurai karena masih basah.Beruntung di dalam tas kecilnya ada lip tin yang selalu ia bawa kemana-mana.
"Ya ampun Ness,cantik banget sih lo!!!!hahahaha Vanesa menertawai dirinya sendiri.
Jhosua sudah selesai lebih dulu,saat ini Dia tengah menunggu Vanessa di meja makan untuk sarapan bersama.Mendengar pintu kamar terbuka mengalihkan atensi Jhosua yang sedang bermain ponsel.Seketika senyuman terbit di wajah tampannya yang di rasa Vanessa itu adalah ledekan untuk dirinya.
"Jangan ngeledek Jho!!!",kesal Vanessa duduk di seberang meja Jhosua.
"Siapa yang ngeledek????",tanya Jhosua mengulum senyumnya.
"Ihh nyebelin!!!",kesal Vanessa mengerucutkan bibirnya.
Jhosua menahan senyumnya dan mulai menyantap sarapan yang sudah di sediakan oleh Bik Tum.Vanessa melihat Jhosua yang tampak lahap menyantap sarapannya jadi ikutan ngiler.Vanessa mengambil sepiring nasi goreng untuknya dan segelas air hangat putih.
Vanessa terlihat kesusahan dengan rambut panjangnya saat makan,membuat Jhosua gemas melihatnya.Jhosua pindah duduk di samping Vanessa merapikan rambut panjangnya ke atas membentuk sanggul agar Vanessa lebih leluasa saat makan.
Vanessa melirik Jhosua,namun Jhosua hanya acuh dan asyik menyantap sarapannya kembali.Vanessa tersenyum dengan tindakan manis yang di lakukan Jhosua.
"Lama-lama gue bisa pingsan mendadak dengan perlakuan manis Dia!!!",batin Vanessa.
Jhosua selesai sarapan lebih dulu,di susul dengan Vanessa setelahnya.
"Gimana ukurannya pas kan???",tanya Jhosua yang membuat Vanessa tersedak mendengarnya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 100 Episodes
Comments
Nurul Hikmah
hahaha JD bucin
2023-10-19
1