Bab 8 Ketuk Palu

"Aku ingin kita menikah??",ucap Bella membuat pergerakan Brayen terhenti.

"Bagaimana dengan suami mu??",tanya Brayen.

"Kami memutuskan untuk bercerai,dia sudah menjatuhkan talak padaku",jawab Bella dengan raut sedih.

Entah apa yang membuatnya sedih,padahal ini semua terjadi juga karena kesalahannya.

"Kenapa bisa???apa dia mengetahui hubungan kita??",tanya Brayen yang kini duduk di sebelah Bella.

"Iya,bahkan Dia juga melihat video panas kita",jawab Bella.

"Bagiamana Aku akan menikahi kamu baby???Kamu harus cerai dulu secara sah dari Dia ",ucap Brayen.

"Iya,tunggu sampai perceraian kita selesai dan masa idah ku selesai,aku harap kamu nggak ingkar janji Bray!!",tekan Bella.

"Tidak akan baby!!!ini yang Aku tunggu dari lama,menikah dengan wanita yang Aku cintai",balas Brayen mencolek dagu Bella.

Bella yang di rayu seperti itu sudah tersenyum kembali.

***

Sementara itu sorenya Jhosua di temani oleh Vaness mencari tempat tinggal baru untuknya.

"Sepertinya ini cocok ,suka nggak Ness???",tanya Jhosua.

"Kok tanya Aku???yang tinggal di sini nanti kan kamu!!",balas Vanessa.

"Siapa tahu besok kamu juga tinggal di sini",jawab Jhosua ambigu.

"Hah??maksudnya???",tanya Vanessa tidak mengerti.

"Nggak ada maksud apa-apa!!",jawab Jhosua yang sepertinya salah bicara.

Vanessa hanya mengangguk mengiyakan.

"Deal ya Pak!! secepatnya surat-suratnya akan saya urus,semog bapak dan ibu betah tinggal di sini!!",ucap pengurus perumahan yang di beli Jhosua.

"Iya Pak sama-sama!!",jawab Jhosua membalas uluran tangannya.

"Apa kalian pengantin baru??",tanya Bapak tersebut.

"Bb-bukan Pak!!!saya hanya rekan kerjanya saja",jawab Vanessa gugup.

Jujur saja pipinya memerah saat di bilang pengantin baru.

"Ooh begitu,baiklah semoga betah,saya permisi dulu!!",pamit Bapak tersebut meninggalkan dua manusia beda gender itu.

"Kenapa wajahmu merah Ness???",tanya Jhosua.

"Hah???masak???",tanya Vanessa memegangi kedua pipinya.

"Apa kamu malau karena omongan Bapak tadi??",goda Jhosua.

"Ya nggak lah!!",jawab Vanessa cemberut.

"Hahahha lucu banget liat kamu malu-malu kayak gini!!!",ucap Jhosua tertawa menarik kedua pipi Vanessa.

Vanessa mematung dengan apa yang di lakukan Jhosua,ini kali kedua pria itu menyentuh dirinya.

"Lama-lama jantung gue bisa copot Jho!!!

"Dasar Jhosua kampret!!!bisa-bisanya bikin gue salah tingkah begini",umpat Vanesa dalam hatinya.

***

Pagi ini Merry tengah sarapan bersama Bella.

"Bagaimana hubungan kamu dengan Brayen??",tanya Merry.

"Aku akan menikah dengannya!!",jawab Bella yang membuat senyum mengembang di wajah wanita tua itu.

"Benar itu Bella????",tanya Merry sumringah.

"Iya Ma,setelah perceraian dan idah ku selesai kita akan menikah",jawab Bella.

"Akhirnya kamu mendengarkan ucapan Mama juga,coba dari dulu kamu menikah dengan Brayen,mungkin kamu tidak perlu menikah dua kali",ucap Merry.

"Maaf Non ini ada surat untuk Non Bella!!",sela pembantu rumah mereka yang baru saja datang dari depan.

"Oh iya bik,makasih!!",jawab Bella.

Bella segera membuka isi surat itu yang ternyata dari pengadilan agama.

"Akhirnya kamu lepas juga dari pria nggak guna itu!!",umpat Merry.

Bella tidak menjawab,dia memilih memasukkan kembali isi surat itu ke dalam amplopnya.

***

Seminggu berlalu sidang pertama perceraian mereka di gelar.Jhosua datang seorang diri karena Vanessa tidak mau ikut menemaninya.Sedangkan Bella datang bersama Merry dan juga Brayen.

Kedua mata mereka bertemu membuat darah Bella berdesir melihat penampilan Jhosua yang sekarang.Namun tidak dengan Jhosua,Dia terlihat biasa-biasa saja karena tidak ada lagi rasa yang tersimpan di hatinya.Semuanya sudah menguap dan hilang karena pengkhianatan yang di lakukan Bella.

"Ck!!!sengaja berpenampilan begitu agar Bella mau rujuk lagi ya sama kamu!!!",cibir Merry saat mereka berpapasan akan memasuki ruang sidang.

Jhosua tidak menghiraukan ucapan Merry sedikitpun,Dia memilih seolah tuli tidak mendengar hinaan mantan mertuanya itu.

"Dasar nggak tahu diri!!!miskin tapi belagu!!!",kesal Merry karena merasa di abaikan oleh Jhosua.

"Stop Ma!!!jangan bikin malu di sini!!!",ucap Bella mengingatkan.

Jhosua yang mendengarnya tersenyum menyeringai.

"Nggak ada lagi rasa yang tersisa untuk kamu Bella,semuanya sudah hilang bahkan nama mu saja sudah hilang di dalam hatiku",batin Jhosua.

Lebih kurang satu jam sidang pertama mereka akhirnya selesai juga dan akan dilanjutkan dengan sidang berikutnya.

Bella dari tadi terus memperhatikan Jhosua yang tidak menatap dirinya sedikitpun.

"Apa kamu begitu jijik menatap Aku Mas??",batin Bella yang tiba-tiba saja merasa sesak di dadanya.

"Ayo baby kita pergi sekarang!!",ucap Brayen menyadarkan lamunan Bella.

"Ahh iya",jawab Bella tersenyum.

Jhosua kembali ke rumah sakit karena tadi hanya izin sebentar saja sampai sidangnya selesai.

"Udah balik Jho???",tanya Vanessa saat mendapati Jhosua di ruangannya.

"Kalau belum balik berarti yang sekarang apa??hantu???",seloroh Jhosua.

"Siapa tahu aja!!gara-gara cerai dari istrinya seorang Dokter bunuh diri dan arwahnya gentayangan!!",balas Vanessa konyol.

"Hahah dasa konyol!!!mana mungkin Aku seperti itu,Aku masih waras dan sadar Ness!!",jawab Jhosua tertawa.

"Hahah baguslah!!!kalau sampai itu terjadi ihh ngeri",ucap Vanessa bergidik.

"Kalau Aku jadi hantu,kamu yang pertama kali bakal Aku ganggu ",canda Jhosua.

"Loh kok Aku??",tanya Vanessa.

"Iya lah,hanya kamu yang pikirannya singkat seperti itu",jawab Jhosua.

"Iii takut!!!",jawab Vanessa berdiri dan keluar dari ruangannya.

Jhosua yang melihat tingkah Vanessa tertawa menggelengkan kepalanya.

"Ness Ness,kenapa kamu terlihat menggemaskan akhir-akhir ini",gumam Jhosua tersenyum.

***

Waktu berlalu begitu cepat,akhirnya perceraian mereka sudah ketuk palu.Tidak ada tuntutan apapun dalam perceraian mereka.Namun Jhosua tetap memberikan uang senilai 200 juta untuk Bella sebagai harta selama mereka menikah.Tapi sayang Merry menolaknya dengan keras.

"ck!!punya uang segitu saja sudah sombong!!!

"bawa saja uang mu itu!!kamu lebih membutuhkannya dari pada Bella!!",sarkas Merry membuat Jhosua mengepalkan tangannya kuat.

"Suatu saat kalian akan menerima ganjaran dengan apa yang telah kalian lakukan padaku!!",batin Jhosua mencoba meredam amarahnya.

"Baiklah!!!kalau begitu jangan pernah meminta hak apapun nanti setelah ini,karena kalian sendiri yang menolaknya",ucap Jhosua pergi begitu saja meninggalkan ke tiga manusia itu.

"Enak saja dia kasih kamu cuma 200 juta!!",ucap Merry kesal.

"sudahlah Ma!!!sekarang semuanya sudah selesai sesuai keinginan Mama!!!",ucap Bella.

"Dasar wanita tua matre",batin Brayen menggelengkan kepalanya.

***

Malam ini Jhosua mengajak Vanessa keluar untuk sekedar menemani dirinya.

"Dalam rangka apa kamu mentraktir ku Jho??",tanya Vanesa yang tengah makan mie ayam.

"Dalam rangka merayakan hari duda ku!!",seloroh Jhosua.

"Mana ada orang senang jadi duda",jawab Vanessa.

"hahahaha anggap saja Aku orangnya!!",canda Jhosua tertawa.

"Oh ya Ness,kira-kira siapa ya yang merekomendasikan Aku langsung jadi wakil Direktur???

Terpopuler

Comments

Chaning

Chaning

knp harus nunggu idah kn sblm idah sudah sering kawin, ntar keburu hamil

2024-01-28

0

Nurul Hikmah

Nurul Hikmah

andai ada ilustrasi gambar nya lebih top jdnya...

2023-10-19

2

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Dokter Magang
2 Bab 2 Jhosua kecewa
3 Bab 3 Wakil Direktur
4 Bab 4 Perselingkuhan Bella
5 Bab 5 Pil KB
6 Bab 6 Cerai
7 Bab 7 Partner Terbaik
8 Bab 8 Ketuk Palu
9 Bab 9 Brayen Mantan Vanessa
10 Bab 10 Menggoda Vanessa
11 Bab 11 Wakil Direktur
12 Bab 12 Pulang Bersama Bram
13 Bab 13 Berperang Dengan Perasaan Sendiri
14 Bab 14 Dinner
15 Bab 15 Di Paksa Bram
16 Bab 16 Menyelamatkan Vanessa
17 Bab 17 Sepenggal Masa Lalu Vanessa
18 Bab 18 Cerita Masa Lalu Vanessa
19 Bab 19 Sarapan Bersama
20 Bab 20 Jalan Dengan Vanessa
21 Bab 21 Kejujuran Vanessa
22 Bab 22 Memaafkan Vanessa
23 Ban 23 Bau-bau Orang Jatuh Cinta
24 Bab 24 Keramahan Vanessa
25 Bab 25 Bram Lagi
26 Bab 26 Semakin Dekat
27 Bab 27 Forehead Kiss
28 Bab 28 Apa Gue Jatuh Cinta ??
29 Bab 29 Memeriksa Keadaan Mantan Mertua
30 Bab 30 Ingin Bersama Lebih Lama
31 Bab 31 Ungkapan Perasaan
32 Bab 32 Ledekan Edward
33 Bab 33 Ulah Merry
34 Bab 34 Tamparan Untuk Merry
35 Bab 35 Vanessa Sangat Berharga
36 Bab 36 Cemburu
37 Bab 37 Aku Mencintaimu Vanessa
38 Bab 38 Talak Bram
39 bab 39 Duda Memang Meresahkan
40 Bab 40 Lari Pagi
41 Bab 41 Emang Boleh Se Sayang itu ???
42 Bab 42 Orang Asing
43 Bab 43 Will You Marry Me ??
44 Bab 44 Dua Minggu Lagi
45 Bab 45 Manjanya Jhosua
46 Bab 46 Dina Dan Dimas
47 Bab 47 Ingin Melamar Vanessa
48 Bab 48 Obsesi Bram
49 Bab 49 Menjaga Vanessa
50 Bab 50 Kedatangan Bram
51 Bab 51 Kegilaan Bram
52 Bab 52 Vanessa terluka
53 Bab 53 Persiapan Pernikahan
54 Bab 54 Pengumuman
55 Bab 55 Curhatan Dina
56 Bab 56 Lukanya Sovia
57 Bab 57 Sah
58 Bab 58 Resepsi
59 Bab 59 Malam Pertama part 1
60 Bab 60 Malam pertama Part II
61 Bab 61 Dua Pilihan
62 Bab 62 Tingkah Malu-malu Vanessa
63 Bab 63 Kali Ke-Dua
64 Bab 64 Jalan-jalan
65 Bab 65 Pertemuan
66 Episode 66 Bella Panas
67 Bab 67 Keromantisan Pasutri
68 Bab 68 Rahasia Edward
69 Bab 69 Menyembunyikan Nya Dari Vanessa
70 Bab 70 Vanessa kecewa
71 Bab 71 Tidak Salah Memilih
72 Bab 72 Kehamilan Vanessa
73 Bab 73 Mahen dan Sovia
74 Bab 74 Ketahuan Vanessa
75 Bab 75 Perasaan Iri Bella
76 Bab 76 Kekesalan Brayen
77 Bab 77 Papa Baru Maura
78 Bab 78 Edward Pingsan
79 Bab 79 Menemui Brayen
80 Bab 80 Keputusan Edward
81 Bab 81 Memulai Dari Awal
82 Bab 82 Nasehat Edward
83 Bab 83 Bertemu Orang Tua Mahendra
84 Bab 84 Selusin Anak
85 Bab 85 Hot Duda
86 Bab 86 Lebih Dari Sekedar Kenangan
87 Bab 87 Menjalaninya Sama-sama
88 Bab 88 Kembali Bersama
89 Bab 89 Melahirkan
90 Bab 90
91 Bab 91
92 Bab 92
93 Bab 93
94 Bab 94
95 Bab 95
96 Bab 96
97 Bab 97
98 Bab 98
99 Bab 99
100 Bab 100
Episodes

Updated 100 Episodes

1
Bab 1 Dokter Magang
2
Bab 2 Jhosua kecewa
3
Bab 3 Wakil Direktur
4
Bab 4 Perselingkuhan Bella
5
Bab 5 Pil KB
6
Bab 6 Cerai
7
Bab 7 Partner Terbaik
8
Bab 8 Ketuk Palu
9
Bab 9 Brayen Mantan Vanessa
10
Bab 10 Menggoda Vanessa
11
Bab 11 Wakil Direktur
12
Bab 12 Pulang Bersama Bram
13
Bab 13 Berperang Dengan Perasaan Sendiri
14
Bab 14 Dinner
15
Bab 15 Di Paksa Bram
16
Bab 16 Menyelamatkan Vanessa
17
Bab 17 Sepenggal Masa Lalu Vanessa
18
Bab 18 Cerita Masa Lalu Vanessa
19
Bab 19 Sarapan Bersama
20
Bab 20 Jalan Dengan Vanessa
21
Bab 21 Kejujuran Vanessa
22
Bab 22 Memaafkan Vanessa
23
Ban 23 Bau-bau Orang Jatuh Cinta
24
Bab 24 Keramahan Vanessa
25
Bab 25 Bram Lagi
26
Bab 26 Semakin Dekat
27
Bab 27 Forehead Kiss
28
Bab 28 Apa Gue Jatuh Cinta ??
29
Bab 29 Memeriksa Keadaan Mantan Mertua
30
Bab 30 Ingin Bersama Lebih Lama
31
Bab 31 Ungkapan Perasaan
32
Bab 32 Ledekan Edward
33
Bab 33 Ulah Merry
34
Bab 34 Tamparan Untuk Merry
35
Bab 35 Vanessa Sangat Berharga
36
Bab 36 Cemburu
37
Bab 37 Aku Mencintaimu Vanessa
38
Bab 38 Talak Bram
39
bab 39 Duda Memang Meresahkan
40
Bab 40 Lari Pagi
41
Bab 41 Emang Boleh Se Sayang itu ???
42
Bab 42 Orang Asing
43
Bab 43 Will You Marry Me ??
44
Bab 44 Dua Minggu Lagi
45
Bab 45 Manjanya Jhosua
46
Bab 46 Dina Dan Dimas
47
Bab 47 Ingin Melamar Vanessa
48
Bab 48 Obsesi Bram
49
Bab 49 Menjaga Vanessa
50
Bab 50 Kedatangan Bram
51
Bab 51 Kegilaan Bram
52
Bab 52 Vanessa terluka
53
Bab 53 Persiapan Pernikahan
54
Bab 54 Pengumuman
55
Bab 55 Curhatan Dina
56
Bab 56 Lukanya Sovia
57
Bab 57 Sah
58
Bab 58 Resepsi
59
Bab 59 Malam Pertama part 1
60
Bab 60 Malam pertama Part II
61
Bab 61 Dua Pilihan
62
Bab 62 Tingkah Malu-malu Vanessa
63
Bab 63 Kali Ke-Dua
64
Bab 64 Jalan-jalan
65
Bab 65 Pertemuan
66
Episode 66 Bella Panas
67
Bab 67 Keromantisan Pasutri
68
Bab 68 Rahasia Edward
69
Bab 69 Menyembunyikan Nya Dari Vanessa
70
Bab 70 Vanessa kecewa
71
Bab 71 Tidak Salah Memilih
72
Bab 72 Kehamilan Vanessa
73
Bab 73 Mahen dan Sovia
74
Bab 74 Ketahuan Vanessa
75
Bab 75 Perasaan Iri Bella
76
Bab 76 Kekesalan Brayen
77
Bab 77 Papa Baru Maura
78
Bab 78 Edward Pingsan
79
Bab 79 Menemui Brayen
80
Bab 80 Keputusan Edward
81
Bab 81 Memulai Dari Awal
82
Bab 82 Nasehat Edward
83
Bab 83 Bertemu Orang Tua Mahendra
84
Bab 84 Selusin Anak
85
Bab 85 Hot Duda
86
Bab 86 Lebih Dari Sekedar Kenangan
87
Bab 87 Menjalaninya Sama-sama
88
Bab 88 Kembali Bersama
89
Bab 89 Melahirkan
90
Bab 90
91
Bab 91
92
Bab 92
93
Bab 93
94
Bab 94
95
Bab 95
96
Bab 96
97
Bab 97
98
Bab 98
99
Bab 99
100
Bab 100

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!