"Aku ingin kita menikah??",ucap Bella membuat pergerakan Brayen terhenti.
"Bagaimana dengan suami mu??",tanya Brayen.
"Kami memutuskan untuk bercerai,dia sudah menjatuhkan talak padaku",jawab Bella dengan raut sedih.
Entah apa yang membuatnya sedih,padahal ini semua terjadi juga karena kesalahannya.
"Kenapa bisa???apa dia mengetahui hubungan kita??",tanya Brayen yang kini duduk di sebelah Bella.
"Iya,bahkan Dia juga melihat video panas kita",jawab Bella.
"Bagiamana Aku akan menikahi kamu baby???Kamu harus cerai dulu secara sah dari Dia ",ucap Brayen.
"Iya,tunggu sampai perceraian kita selesai dan masa idah ku selesai,aku harap kamu nggak ingkar janji Bray!!",tekan Bella.
"Tidak akan baby!!!ini yang Aku tunggu dari lama,menikah dengan wanita yang Aku cintai",balas Brayen mencolek dagu Bella.
Bella yang di rayu seperti itu sudah tersenyum kembali.
***
Sementara itu sorenya Jhosua di temani oleh Vaness mencari tempat tinggal baru untuknya.
"Sepertinya ini cocok ,suka nggak Ness???",tanya Jhosua.
"Kok tanya Aku???yang tinggal di sini nanti kan kamu!!",balas Vanessa.
"Siapa tahu besok kamu juga tinggal di sini",jawab Jhosua ambigu.
"Hah??maksudnya???",tanya Vanessa tidak mengerti.
"Nggak ada maksud apa-apa!!",jawab Jhosua yang sepertinya salah bicara.
Vanessa hanya mengangguk mengiyakan.
"Deal ya Pak!! secepatnya surat-suratnya akan saya urus,semog bapak dan ibu betah tinggal di sini!!",ucap pengurus perumahan yang di beli Jhosua.
"Iya Pak sama-sama!!",jawab Jhosua membalas uluran tangannya.
"Apa kalian pengantin baru??",tanya Bapak tersebut.
"Bb-bukan Pak!!!saya hanya rekan kerjanya saja",jawab Vanessa gugup.
Jujur saja pipinya memerah saat di bilang pengantin baru.
"Ooh begitu,baiklah semoga betah,saya permisi dulu!!",pamit Bapak tersebut meninggalkan dua manusia beda gender itu.
"Kenapa wajahmu merah Ness???",tanya Jhosua.
"Hah???masak???",tanya Vanessa memegangi kedua pipinya.
"Apa kamu malau karena omongan Bapak tadi??",goda Jhosua.
"Ya nggak lah!!",jawab Vanessa cemberut.
"Hahahha lucu banget liat kamu malu-malu kayak gini!!!",ucap Jhosua tertawa menarik kedua pipi Vanessa.
Vanessa mematung dengan apa yang di lakukan Jhosua,ini kali kedua pria itu menyentuh dirinya.
"Lama-lama jantung gue bisa copot Jho!!!
"Dasar Jhosua kampret!!!bisa-bisanya bikin gue salah tingkah begini",umpat Vanesa dalam hatinya.
***
Pagi ini Merry tengah sarapan bersama Bella.
"Bagaimana hubungan kamu dengan Brayen??",tanya Merry.
"Aku akan menikah dengannya!!",jawab Bella yang membuat senyum mengembang di wajah wanita tua itu.
"Benar itu Bella????",tanya Merry sumringah.
"Iya Ma,setelah perceraian dan idah ku selesai kita akan menikah",jawab Bella.
"Akhirnya kamu mendengarkan ucapan Mama juga,coba dari dulu kamu menikah dengan Brayen,mungkin kamu tidak perlu menikah dua kali",ucap Merry.
"Maaf Non ini ada surat untuk Non Bella!!",sela pembantu rumah mereka yang baru saja datang dari depan.
"Oh iya bik,makasih!!",jawab Bella.
Bella segera membuka isi surat itu yang ternyata dari pengadilan agama.
"Akhirnya kamu lepas juga dari pria nggak guna itu!!",umpat Merry.
Bella tidak menjawab,dia memilih memasukkan kembali isi surat itu ke dalam amplopnya.
***
Seminggu berlalu sidang pertama perceraian mereka di gelar.Jhosua datang seorang diri karena Vanessa tidak mau ikut menemaninya.Sedangkan Bella datang bersama Merry dan juga Brayen.
Kedua mata mereka bertemu membuat darah Bella berdesir melihat penampilan Jhosua yang sekarang.Namun tidak dengan Jhosua,Dia terlihat biasa-biasa saja karena tidak ada lagi rasa yang tersimpan di hatinya.Semuanya sudah menguap dan hilang karena pengkhianatan yang di lakukan Bella.
"Ck!!!sengaja berpenampilan begitu agar Bella mau rujuk lagi ya sama kamu!!!",cibir Merry saat mereka berpapasan akan memasuki ruang sidang.
Jhosua tidak menghiraukan ucapan Merry sedikitpun,Dia memilih seolah tuli tidak mendengar hinaan mantan mertuanya itu.
"Dasar nggak tahu diri!!!miskin tapi belagu!!!",kesal Merry karena merasa di abaikan oleh Jhosua.
"Stop Ma!!!jangan bikin malu di sini!!!",ucap Bella mengingatkan.
Jhosua yang mendengarnya tersenyum menyeringai.
"Nggak ada lagi rasa yang tersisa untuk kamu Bella,semuanya sudah hilang bahkan nama mu saja sudah hilang di dalam hatiku",batin Jhosua.
Lebih kurang satu jam sidang pertama mereka akhirnya selesai juga dan akan dilanjutkan dengan sidang berikutnya.
Bella dari tadi terus memperhatikan Jhosua yang tidak menatap dirinya sedikitpun.
"Apa kamu begitu jijik menatap Aku Mas??",batin Bella yang tiba-tiba saja merasa sesak di dadanya.
"Ayo baby kita pergi sekarang!!",ucap Brayen menyadarkan lamunan Bella.
"Ahh iya",jawab Bella tersenyum.
Jhosua kembali ke rumah sakit karena tadi hanya izin sebentar saja sampai sidangnya selesai.
"Udah balik Jho???",tanya Vanessa saat mendapati Jhosua di ruangannya.
"Kalau belum balik berarti yang sekarang apa??hantu???",seloroh Jhosua.
"Siapa tahu aja!!gara-gara cerai dari istrinya seorang Dokter bunuh diri dan arwahnya gentayangan!!",balas Vanessa konyol.
"Hahah dasa konyol!!!mana mungkin Aku seperti itu,Aku masih waras dan sadar Ness!!",jawab Jhosua tertawa.
"Hahah baguslah!!!kalau sampai itu terjadi ihh ngeri",ucap Vanessa bergidik.
"Kalau Aku jadi hantu,kamu yang pertama kali bakal Aku ganggu ",canda Jhosua.
"Loh kok Aku??",tanya Vanessa.
"Iya lah,hanya kamu yang pikirannya singkat seperti itu",jawab Jhosua.
"Iii takut!!!",jawab Vanessa berdiri dan keluar dari ruangannya.
Jhosua yang melihat tingkah Vanessa tertawa menggelengkan kepalanya.
"Ness Ness,kenapa kamu terlihat menggemaskan akhir-akhir ini",gumam Jhosua tersenyum.
***
Waktu berlalu begitu cepat,akhirnya perceraian mereka sudah ketuk palu.Tidak ada tuntutan apapun dalam perceraian mereka.Namun Jhosua tetap memberikan uang senilai 200 juta untuk Bella sebagai harta selama mereka menikah.Tapi sayang Merry menolaknya dengan keras.
"ck!!punya uang segitu saja sudah sombong!!!
"bawa saja uang mu itu!!kamu lebih membutuhkannya dari pada Bella!!",sarkas Merry membuat Jhosua mengepalkan tangannya kuat.
"Suatu saat kalian akan menerima ganjaran dengan apa yang telah kalian lakukan padaku!!",batin Jhosua mencoba meredam amarahnya.
"Baiklah!!!kalau begitu jangan pernah meminta hak apapun nanti setelah ini,karena kalian sendiri yang menolaknya",ucap Jhosua pergi begitu saja meninggalkan ke tiga manusia itu.
"Enak saja dia kasih kamu cuma 200 juta!!",ucap Merry kesal.
"sudahlah Ma!!!sekarang semuanya sudah selesai sesuai keinginan Mama!!!",ucap Bella.
"Dasar wanita tua matre",batin Brayen menggelengkan kepalanya.
***
Malam ini Jhosua mengajak Vanessa keluar untuk sekedar menemani dirinya.
"Dalam rangka apa kamu mentraktir ku Jho??",tanya Vanesa yang tengah makan mie ayam.
"Dalam rangka merayakan hari duda ku!!",seloroh Jhosua.
"Mana ada orang senang jadi duda",jawab Vanessa.
"hahahaha anggap saja Aku orangnya!!",canda Jhosua tertawa.
"Oh ya Ness,kira-kira siapa ya yang merekomendasikan Aku langsung jadi wakil Direktur???
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 100 Episodes
Comments
Chaning
knp harus nunggu idah kn sblm idah sudah sering kawin, ntar keburu hamil
2024-01-28
0
Nurul Hikmah
andai ada ilustrasi gambar nya lebih top jdnya...
2023-10-19
2